18
Bab III
Metode Penelitian
Metode penelitian merupakan cara ilmiah yang digunakan untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu (Sugiono, 2001). Dengan metode penelitian ini dibuktikan dan dikembangkan suatu
pengetahuan, sehingga dapat digunakan untuk
memahami, memecahkan, dan mengantisipasi masalah.
3.1. Jenis Penelitian
Menurut Supramono dan Utami (2004)
19
3.2 Populasi dan Sampel
Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian (Arikunto, 2002). Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai yang berada di kantor Secretaria de Estado das Obras Públicas Dili, yang berjumlah kurang dari 100 orang, sehingga dapat diambil secara keseluruhan. Menurut Arikunto (2002) bahwa jika populasinya kurang dari 100 orang lebih baik diambil semuanya, sehingga penelitian ini merupakan penelitian populasi. Disamping itu menurut Supramono dan Utami (2010) memang tidak menutup kemungkinan karena besaran populasi diteliti atau dikenal sebagai metode complete enumeration atau sensus.
Karena jumlah populasi dalam penelitian ini relatif kecil, maka teknik sampel yang digunakan adalah sampling jenuh yaitu semua elemen populasi dijadikan sampel (Sugiyono, 2010). Dengan demikian jumlah populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang berada di kantor Secretaria de Estado das Obras Públicas, berjumlah 50 pegawai.
3.3 Variabel Penelitian
20
variabel X2 (independent variable). Sedangkan kinerja pegawai merupakan variabel Y (dependent variable).
3.4. Metode Pengukuran Data
Pengukuran data untuk masing – masing variabel penelitian ini yaitu variabel motivasi, variabel disiplin kerja, dan variabel kinerja pegawai menggunakan indikator yang diuraikan dalam tabel berikut :
Tabel 3.1 Variabel, Konsep dan Indikator
Penelitian
Variabel Indikator
Kinerja didefinisikan sebagai hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dapat
dicapai oleh seseorang
pegawai dalam
melaksanakan tugas sesuai dengan tanggungjawab yang
diberikan kepadanya.
Mangkunegara (2001)
a. Kualitas kerja pegawai. b. Kuantitas kerja
pegawai.
c. Ketepatan waktu
penyelesaian pekerjaan. d. Efektifitas dalam
bekerja. e. Kemandirian dalam
bekerja.
21
Lanjutan Tabel 3.1 Variabel, Konsep dan Indikator Penelitian
Variabel Indikator
Motivasi merupakan
kondisi yang mendorong
atau menjadi sebab
seseorang melakukan
sesuatu perbuatan atau
kegiatan yang berlangsung
secara sadar. Wursanto
dalam Isnan (2005) Disiplin yaitu sebagai sikap
mental yang tercermin
dalam perbuatan atau
tingkah laku perorangan, kelompok atau masyarakat
berupa ketaatan
(obedience) terhadap
peraturan – peraturan atau ketentuan yang ditetapkan
pemerintah atau etik,
norma dan kaidah yang berlaku dalam masyarakat
untuk tujuan tertentu.
Sinungan (2000).
a.Ketepatan waktu b.Tanggung jawab yang
tinggi
c.Pemanfaatan sarana kantor
22
3.5 Metode Pengumpulan Data
3.5.1 Jenis dan Sumber Data
Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini dapat digolongkan sebagai berikut : a. Data Primer
Data Primer adalah data yang diperoleh secara langsung dari lapangan melalui hasil pembagian
kuesioner yang diberikan peneliti kepada
responden. Dalam penelitian ini yang menjadi responden adalah semua pegawai yang ada di kantor Secretaria de Estado das Obras Públicas. b. Data Sekunder
Data sekunder merupakan data yang tidak langsung diperoleh dari lapangan. Data sekunder dalam penelitian ini bersumber dari referensi atau literature dari berbagai buku dan internet.
3.5.2 Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini
dilakukan dengan menggunakan metode angket
(kuesioner) dengan penjelasan sebagai berikut :
23
disediakan jawabannya, sehingga responden tinggal memilih jawaban yang telah tersedia. Metode ini digunakan untuk mengumpulkan data dari responden tentang pengaruh variabel motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai.
Skala pengukuran variabel dalam penelitian ini adalah skala likert, yaitu sebagai alat yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang
atau sekelompok orang tentang fenomena
social (Sugiono, 2001). Dalam melakukan penelitian ini terhadap variabel-variabel yang akan diuji, pada setiap jawaban pertanyaan diberi skor satu sampai dengan lima sebagai berikut :
Jawaban Angket Penelitian Skor
Sangat Tidak Setuju 1
Tidak Setuju 2
Ragu – ragu 3
Setuju 4
Sangat Setuju 5
3.6 Metode Analisis Data
Analisis data merupakan suatu proses
24
yang diberikan oleh responden, sehingga data yang
berbentuk angka tersebut dapat diolah dengan
menggunakan metode statistik.
3.6.1 Uji Validitas dan Uji Reliabilitas
Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dinyatakan
valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu
mengungkapkan sesuatu yang akan diukur untuk kuesioner tersebut (Ghozali, 2006).
Sedangkan uji reliabilitas merupakan alat yang digunakan untuk mengukur kuesioner yang merupakan indikator dari variabel atau konstruk. Suatu kuesioner dikatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pernyataan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu (Ghozali, 2006).
Metode yang akan digunakan untuk melakukan uji validitas adalah dengan melakukan korelasi pearson antar skor butir pertanyaan dengan total skor konstruk atau variabel. Suatu kuesioner dinyatakan valid jika nilai r hasil > r tabel.
Sedangkan untuk uji reliabilitas dengan
menggu na ka n uji statistik Cronbach Alpha. Suatu konstruk atau variabel dinyatakan reliabel jika nilai
25 3.6.2 Uji Asumsi Klasik
Sebelum melakukan pengujian hipotesis, terlebih dahulu akan dilakukan pengujian asumsi klasik agar memenuhi criteria estimasi yang BLUE (Best Linier
Unbiased Estimator) sehingga dapat menghasilkan
parameter penduga yang sahih. 1). Uji Normalitas
Uji normalitas bertujuan untuk mendeteksi normalitas data. Model regresi yang baik adalah distribusi data normal atau mendekati normal. Uji
normalitas dilakukan dengan menggunakan
Kolmogorov Smirnov.
2). Uji Heteroskedastisitas
Uji heterokedastisitas bertujuan untuk
26
residual satu pengamatan ke pengamatan lain
bersifat tetap. Adanya heterokedastisitas
mengindikasikan varians yang tidak konstan menghasilkan model estimator yang bisa.
3.6.3 St at i st ik Deskript if
Statistik deskriptif bertujuan untuk memberikan gambaran tentang keadaan subyek yang diuji pada penelitian ini. U ntuk memperoleh gambaran tersebut, terlebih dahulu dibuat kategori responden dengan menentukan interval terlebih dahulu yang dihitung dengan rumus :
Skor tertinggi – skor terendah Interval =
Banyaknya kategori 5 – 1
Interval = = 0,8
5
Dengan membuat lima kategori mulai dari sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah, dan sangat rendah dengan interval 0,8 diperoleh susunan kategori sebagai berikut :
Kategori Range
Sangat tinggi 4,21 – 5,0
Tinggi 3,41 – 4,2
27
Kategori Range
Rendah 1,81 – 2,6
Sangat rendah 1,00 – 1,8
Selanjutnya memasukkan skor rata – rata yang diperoleh subyek ke dalam kategori tersebut dan memberikan ilustrasi.
3.6.4. Analisis Regresi
Model regresi dalam penelitian ini menggunakan
regresi linier berganda yang ditujukan untuk
menganalisis pengaruh motivasi, disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, dengan bantuan aplikasi paket software SPSS.
Model regresi linier berganda adalah regresi linier dimana variabel bebas (variabel X) lebih dari satu. Dalam penelitian ini variabel bebas terdiri dari variabel motivasi dan variabel disiplin kerja sedangkan variabel terikat (variabel Y) berupa variabel kinerja pegawai. Persamaan regresi dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
Y = a + b1.X1 + b2.X2 Keterangan :
Y = Kinerja pegawai
28
X2 = Disiplin
a = Konstanta
b = Koefisien veriabel
3.6.5 Pengujian Hipotesis
Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji t yang digunakan untuk menguji pengaruh variabel motivasi dan disiplin kerja terhadap variabel kinerja pegawai secara parsial. Hipotesis yang telah dirumuskan akan dibuktikan diterima atau ditolak.
Adapun taraf signifikansi dalam penelitian ini
menggunakan : 0,05. Pengambilan keputusannya
sebagai berikut :
Ho : Tidak ada pengaruh yang signifikan Ha : Ada pengaruh yang signifikan
Dasar pengambilan keputusan :
1). Ho diterima dan menolak Ha : bila t hitung dicapai pada tingkat probabilitas < 0,05 atau t hitung < t tabel.
29
3.6.6 Analisis Koefisien Determinasi (R Square)