• Tidak ada hasil yang ditemukan

Surat Edaran Kepala Badan Pertanahan Republik Indonesia Nomor 500-529 Tanggal 7 Maret 2003

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Surat Edaran Kepala Badan Pertanahan Republik Indonesia Nomor 500-529 Tanggal 7 Maret 2003"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

Jakarta, 7 Maret 2003 Nomor

Lampiran Perihal

: : :

500-529 ---

Peningkatan Pelayanan di bidang Pertanahan

Yth.

Kepada

1. Sdr. Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Propinsi 2. Sdr. Kepala Kantor Pertanahan

Kabupaten/Kota Di

Seluruh Indonesia

Sebagai tindak lanjut Instruksi Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 Tahun 1998 tentang Peningkatan Efisiensi dan Kualitas Pelayanan masyarakat di Bidang Pertanahan, serta memperhatikan Peraturan Pemerintah Nomor 46 tahun 2002 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Pertanahan Nasional, dengan ini diminta kembali kepada Saudara untuk meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat sebagaimana telah diatur dalam Instruksi Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 Tahun 1998 tersebut di atas dan lebih ditekankan terutama terhadap:

Transparansi biaya.

Kejelasan dan kepastian waktu penyelesaian. Kejelasan prosedur dan persyaratan pelayanan.

Untuk itu diminta kepada Saudara Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Propinsi agar selalu memberikan arahan dan bimbingan kepada Kepala Kantor Pertanahan dalam wilayah kerjanya, serta mengadakan evaluasi setiap 3 (tiga) bulan dan melaporkan hasilnya kepada Kepala Badan Pertanahan Nasional.

Selanjutnya terhadap berkas Permohonan Hak Atas Tanah yang disampaikan kepada kami sering ditemukan, baik didalam Risalah Panitia Pemeriksaan Tanah maupun pertimbangan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Propinsi/Kepala Kantor Pertanahan, tidak secara tegas mencantumkan pertimbangannya, yaitu dikabulkan atau ditolaknya suatu Permohonan hak tersebut.

Sehubungan dengan hal tersebut, dengan ini ditegaskan kembali agar di dalam Kesimpulan Panitia Pemeriksaan Tanah dan Pengantar Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Propinsi/Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota harus menyatakan secara tegas dikabulkan atau ditolaknya suatu Permohonan Hak Atas Tanah.

Demikian untuk maklum dan perhatiannya.

KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL

ttd.

Prof. Ir. LUTFI I. NASOETION, Msc., Ph.D NIP. 130 367 083

Referensi

Dokumen terkait

5) Secara periodik membuat laporan mengenai penyelesaian sengketa yang diterima oleh Kantor Menteri Negara Agraria/Badan Pertanahan Nasional kepada Menteri Negara Agraria/Kepala

MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG/ KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL.. PERATURAN MENTERI AGRARIA DAN

Selain itu Pasal 2 ayat (2) Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 7 Tahun 1996 juga memberi batasan mengenai rumah tempat tinggal atau

K.26-25/V.7-46/99 tanggal 1998 perihal Tata Cara Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil sebagai Pelaksana Tugas telah diberi penegasan dengan surat Menteri Negara

Unit kerja di lingkungan Badan Pertanahan Nasional, Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Propinsi dan Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota yang telah melaksanakan

Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 Tahun 1998 tentang Pemanfaatan Tanah Kosong untuk Tanaman Pangan;... Kepala Kantor Wilayah

MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG/ KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL PERATURAN MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG/ KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29 TAHUN 2021

Menimbang: bahwa sebagai tindak lanjut Pasal 8 Peraturan Presiden Nomor 48 Tahun 2020 tentang Badan Pertanahan Nasional, perlu menetapkan Peraturan Menteri