Paket Pekerjaan : Survey Pemetaan Kawasan FTZ Senggarang
Kegiatan : Penyusunan Bahan Perencanaan Pengembangan Wilayah FTZ Senggarang dan Dompak Pagu Anggaran : Rp119,475,000.00
HPS : Rp119,130,000.00
Sumber Dana : APBD Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2015
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Demikian Berita Acara ini dibuat untuk dapat dipergunakan seperlunya.
Panitia Pengadaan Barang dan jasa Badan Pengusahaan Kawasan
Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kota Tanjungpinang
Tahun Anggaran 2015
Panitia Pengadaan Barang/Jasa Badan Pengusahaan Kawan Dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kota Tanjungpinang akan mengumumkan jadwal Pelelangan Ulang paket tersebut di atas
Konsultan yang mendaftar sebanyak 10 (Sepuluh) perusahaan dan meng-upload dokumen penawaran sebanyak 1 (Satu) perusahaan;
Dokumen Penawaran yang diupload oleh penyedia dalam hal ini CV. Bina Lestari tidak dapat dideskripsi oleh Apendo
Berkenaan dengan poin-poin di atas, maka Seleksi sederhana Paket Pekerjaan Survey Pemetaan Kawasan FTZ Senggarang di nyatakan GAGAL;
PANITIA PENGADAAN BARANG DAN JASA BADAN PENGUSAHAAN KAWASAN PERDAGANGAN BEBAS DAN PELABUHAN BEBAS BINTAN WILAYAH KOTA TANJUNGPINANG
TAHUN ANGGARAN 2015 BERITA ACARA GAGAL LELANG Nomor : 4142304/BA-GAGAL/SS/X/2015
Pada hari ini, Kamis tanggal Lima Belas Bulan Oktober Tahun Dua Ribu Lima Belas, yang bertanda tangan di bawah ini, Panitia
Pengadaan Barang dan jasa Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kota
Tanjungpinang Tahun Anggaran 2015, telah mengadakan rapat Pembukaan Dokumen Penawaran dengan cara men-download
dokumen penawaran peserta lelang melalui website www.lpse.tanjungpinang.go.id dengan hasil sebagai berikut :
Berdasarkan Dokumen Pengadaan BAB III Huruf D Nomor 26.2 yang berbunyi "Terhadap file penawaran yang tidak dapat dibuka (didekripsi), Pokja ULP menyampaikan file penawaran tersebut kepada LPSE untuk mendapat keterangan bahwa file yang bersangkutan tidak dapat dibuka dan bila dianggap perlu LPSE dapat menyampaikan file penawaran tersebut kepada LKPP. dan Nomor 26.3 "Berdasarkan keterangan dari LPSE atau LKPP, apabila file penawaran tidak dapat dibuka/ didekripsi maka Pokja ULP dapat menetapkan bahwa file penawaran tersebut tidak memenuhi syarat sebagai penawaran dan peserta yang mengirimkan file penawaran tersebut dianggap tidak memasukkan penawaran. Apabila dapat dibuka, maka Pokja ULP akan melanjutkan proses atas penawaran yang bersangkutan."