• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dinamika Potensi Biomassa Karbon pada Lanskap Hutan Bekas Tebangan di Hutan Penelitian Malinau

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Dinamika Potensi Biomassa Karbon pada Lanskap Hutan Bekas Tebangan di Hutan Penelitian Malinau"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Deskripsi plot sampel permanen dan plot perlakuan di Hutan Penelitian Malinau, Kalimantan Timur
Gambar 1. Lokasi plot penelitian di Hutan Penelitian Malinau, Provinsi Kalimantan Timur Figure 1
Gambar 2. Dinamika kerapatan jenis tanah pada hutan bekas tebangan setelah 5 tahun, 10 tahun dan 30 tahun di Hutan Penelitian Malinau, Kalimantan Timur
Tabel 3 tersebut mengindikasikan bahwa hasil penelitian di Hutan Penelitian Malinau memilikiet al
+3

Referensi

Dokumen terkait

Biomasa pohon di hutan primer, hutan bekas tebangan tahun 2000, dan hutan bekas tebangan tahun 1998 memiliki persentase paling besar dibandingkan dengan komponen lainnya

Dari Tabel 18, dapat dinyatakan bahwa korelasi yang tinggi pada regresi linear dengan satu peubah (model W = aD b ) pada hutan gambut bekas tebangan di Merang terdapat pada

Penulis menyusun tesis sebagai salah satu syarat untuk memperoleh Gelar Magister Sains dengan judul ” Potensi Karbon Terikat di Atas Permukaan Tanah pada Hutan Gambut

Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis Pendugaan Biomassa dan Potensi Karbon Terikat di Atas Permukaan Tanah Pada Hutan Gambut Merang Bekas Terbakar di Sumatera Selatan

Pendugaan Biomassa dan Potensi Karbon Terikat di Atas Permukaan Tanah pada Hutan Rawa Gambut Bekas Terbakar di Sumatera Selatan.Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan dan potensi biomassa dan karbon yang tersimpan pada tegakan hutan tanaman jenis mangium, serta potensinya dalam

Berdasarkan hasil analisis Indeks Dominansi Jenis (C) sebagaimana terdapat pada Lampiran 1, menunjukkan bahwa pada hutan bekas tebangan terdapat beberapa jenis yang

Banyaknya biomassa dan kandungan karbon pada hutan rawa galam dengan metode destructive sampling Tingkat Pertumbuhan Biomassa ton/Ha Kandungan Karbon ton/Ha Pancang 0,477 0,239