• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gerakan Sosial Budha Tzu Chi di Kota Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Gerakan Sosial Budha Tzu Chi di Kota Medan"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

1

GERAKAN SOSIAL BUDHA TZU CHI DI KOTA MEDAN

TESIS

OLEH

RHOLAND MUARY

147047003

SEKOLAH PASCASARJANA

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

2017

(2)

2

GERAKAN SOSIAL BUDHA TZU CHI DI KOTA MEDAN

TESIS

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Magister

Sosial dalam Program Studi Sosiologi Pada Sekolah Pascasarjana

Universitas Sumatera Utara

Oleh

RHOLAND MUARY

147047003

SEKOLAH PASCASARJANA

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

2017

(3)

3

Judul Tesis : GERAKAN SOSIAL BUDHA TZU CHI

DI KOTA MEDAN

Nama Mahasiswa : Rholand Muary

Nomor Pokok : 147047003

Program Studi : Magister Sosiologi

Menyetujui, Komisi Pembimbing

(Prof. Dra. Pujiati, M.Soc.Sc, PhD) (Drs. Muba Simanihuruk, M.Si)

Ketua Anggota

Ketua Program Studi, Dekan,

(Prof. Rizabuana Ismail, M.Phil., PhD) (Dr. Muryanto Amin, S.Sos, M.Si)

Tanggal Lulus: 05 April 2017

(4)

4 Telah diuji pada

Tanggal: 05 April 2017

PANITIA PENGUJI TESIS

Ketua : Dr. Hadriana Marheni Munthe, M.Si Anggota : 1. Prof. Dra. Pujiati, M.Soc.Sc., PhD

2. Drs. Muba Simanihuruk, M.Si

3. Prof. Rizabuana Ismail, M.Phil., PhD 4. Dra. Ria Manurung, M.Si

(5)

5

PERNYATAAN

Judul Tesis

GERAKAN SOSIAL BUDHA TZU CHI

DI KOTA MEDAN

Dengan ini penulis menyatakan bahwa tesis ini disusun sebagai syarat untuk memperoleh gelar Magister Sosial pada Program Sosiologi Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara adalah benar merupakan hasil karya penulis sendiri.

Adapun pengutipan-pengutipan yang penulis lakukan pada bagian-bagian tertentu dari hasil karya orang lain dalam penulisan tesis ini, telah penulis cantumkan sumbernya secara jelas sesuai dengan norma, kaidah, dan etika penulisan ilmiah.

Apabila dikemudian hari ternyata ditemukan seluruh atau sebagian disertasi ini bukan hasil karya penulis sendiri atau adanya plagiat dalam bagian-bagian tertentu, penulis bersedia menerima sanksi pencabutan gelar akademik yang penulis sandang dan sanksi-sanksi lainnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

(6)

vi

GERAKAN SOSIAL BUDHA TZU CHI DI KOTA MEDAN

ABSTRAK

Penelitian ini membahas tentang gerakan sosial yang dilakukan oleh organisasi Tzu Chi di Kota Medan. Menggunakan teori gerakan sosial dengan tiga faktor utama pada gerakan sosial; struktur kesempatan politik, pembingkaian aksi kolektif serta teori mobilisasi sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kedudukan Tzu Chi pada agama Budha serta melihat pola gerakan sosial dan keagamaannya. Menggunakan metode penelitian kualitatif, dimana peneliti langsung mengamati dengan orang yang diteliti dan mencoba menganalisis setiap pengalaman subjektif dan objektif dalam pendekatan sosiologis. Informan kunci pada penelitian ini yakni pengurus struktural organisasi Tzu Chi, karena dianggap representatif dan memiliki pengalaman dalam organisasi, sementara informan tambahan adalah para relawan biasa. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pasca reformasi, telah membuka kesempatan untuk Tzu Chi melakukan gerakan sosial yang kian berkembang dan mendapatkan dukungan yang berasal dari lintas agama dan etnis. Tzu Chi yang diisi oleh mayoritas etnis Tionghoa menjadikan organisasi ini sebagai wadah dalam menunjukkan identitasnya untuk menjaga stabilitas dan keharmonisan sosial ditengah masyarakat kota Medan yang beragam. Jaringan pendanaan mereka yang dihimpun melalui jaringan bisnis, kekerabatan serta motivasi spiritual ajaran Budha membuat sumber daya organisasi kian bergerak untuk memperluas visi dan misi organisasi. Beberapa anggota Tzu Chi memutuskan untuk bergabung dengan alasan diantaranya melihat minimnya peran pemerintah dalam mengatasi masalah-masalah sosial kemanusiaan, ketidakpercayaan pada organisasi masyarakat lain serta ketokohan pendiri Tzu Chi dengan ajaran-ajaran moralitasnya. Anggota Tzu Chi juga dilarang untuk ikut dalam politik praktis, berdemonstrasi dan menjadikan pemerintah sebagai mitra kerja. Tzu Chi membingkai gerakan kemanusiaannya lewat stasiun televisi milik organisasi yakni DAAI TV. Dalam konteks sosial keagamaan, Tzu Chi juga melakukan gerakan purifikasi (pemurnian) bagi pengikutnya yang beragama Budha dan menerapkan pola managmen organisasi dengan sistem 4 in 1 yang dianggap modern, meminimalisir konflik organisasi serta mampu menghadapi tantangan zaman.

Kata kunci : Gerakan Sosial, Struktur Kesempatan Politik, Pembingkaian Aksi Kolektif, Mobilisasi Sumber Daya, Gerakan Purifikasi

(7)

vii

SOCIAL MOVEMENT OF TZU CHI BUDDIST IN MEDAN

ABSTRACT

This study discusses the social movements carried out by Tzu Chi as organization in Medan. The theory used in this research is the theory of social movements with three main factors in social movements; political opportunity structure, framing collective action and resource mobilization theory. This study aims to reveal the position of Tzu Chi in Buddhism as well as a pattern of social and religious movements. Qualitative methods used in this research, which the researchers directly observed by the people who researched and tried to analyze every subjective experience and objective in the sociological approach. The key informants in this study is the management of structural organization Tzu Chi, as it is considered representative and has experience in the organization, while the additional informants are regular volunteers. The results of this study reveal that after the reform, Tzu Chi was growing and getting support from the inter-faith and ethnic. The member of Tzu Chi is filled by majority of Chinese. It makes this organization into a media for showing social identity to maintain stability and social harmony in the diverse community of Medan. Their funding networks collected through business networks, kinship and Buddhist spiritual motivation make organizational resources increasingly move to broaden the vision and mission of the organization. The several members decided to join Tzu Chi because the lack of government's role in addressing the problems of social humanity, distrust of other community organizations as well as the figure of the founder of Tzu Chi with the teachings of morality. Tzu Chi members also forbidden to take part in practical politics, demonstrate and make the government as a partner. Tzu Chi framed the humanitarian movement through the organization's television station TV DAAI. In the context of social religious, Tzu Chi also do a movement of purification (purification) for Buddhist and implement a system 4 in 1 as organization managment, which considered minimizing conflicts of organization and capable to face challenges of the times.

Keywords: Social Movements, Political Opportunity Structures, Collective

Action Frames, Resource Mobilization, Movement of Purification

(8)

viii

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah hirobbil alamin, puji dan syukur saya ucapkan kepada

Allah Subhanallahu Wa Ta‟ala, Tuhan yang Maha Esa karena sampai saat ini saya

masih diberikan kesehatan dan keselamatan untuk dapat menyelesaikan penulisan

tesis ini. Sesungguhnya dalam pengerjaan tesis ini bukanlah hanya sebagai syarat

akademik untuk menyelesaikan studi, namun jauh lebih dalam menuntun saya

menjadi pribadi yang terus belajar khususnya dalam kajian Sosiologi.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah banyak

membantu dan memberikan kontribusinya dalam merampungkan tesis ini. pada

kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada Dekan FISIP

USU, Bapak Dr. Muryanto Amin, S.Sos, M.Si, Ketua program studi magister

Sosiologi FISIP USU, Bapak Prof. Drs. Rizabuana Ismail, M.Phil, Ph.D beserta

sekretaris program studi Bapak Drs. Henri Sitorus, M.Si dan sekretaris program

studi periode sebelumnya Ibu Dra. Ria Manurung, M.Si. Tidak lupa penulis juga

mengucapkan terima kasih atas kontribusi baik itu masukan, kritik dan

bimbingannya selama ini dari dosen pembimbing tesis saya, Ibu Prof. Dra. Pujiati,

M.Soc.Sc, Ph.D dan juga bapak Drs, Muba Simanuhuruk, M.Si dan segenap

civitas akademika FISIP USU yang telah membantu saya selama ini.

Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar saya

terkhusus kepada orang tua tercinta, Eddy Munadjad dan Rosna Lelawati serta

mertua saya, Dr. Irwansyah, M.Ag dan Dr Aisyah, M.Ag yang telah memberikan

banyak motivasi dan pengetahuan hidup disaat penulis mengalami kebuntuaan

(9)

ix

dan jenuh dalam menyelesaikan tesis ini. Penghargaan yang setinggi-tingginya

serta doa yang tulus senantiasa penulis berikan kepada mereka. Kepada adik-adik

saya, Mery Lovenia dan keluarga, Laura Nadyla, Ziyarah Marwah, Ade Kisty dan

Muhammad Harsa, besar harapan penulis untuk tetap semangat belajar dan terima

kasih atas bantuannya selama ini.

Kepada teman-teman satu almamater Magister Sosiologi, Bapak Salamat

Sinaga, Bapak Barus, Bang Zimi, Bang Hanief, Bang Iqbal, Bang Zaky Syahreza,

Bang Razali, Kak Iad, Kak Badariah, Kak Elida, Bu Netty, Bang Jonny, Pak

Agus, Pak Yohanes, Irma, Efentinus Ndruru, Reza, Rudi, Boni, Nanda, Putri,

Nana, Amel, Desti dan teman-teman lain yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Besar harapan penulis para sahabat dapat menyelesaikan studinya dan bagi sudah

menyandang magister semoga ilmunya bermanfaat bagi masyarakat. Terkhusus

kepada lembaga Kajian Sosiologi Indonesia (LKSI) USU, yang menjadi

laboratorium sekaligus ruang berdiskusi ide-ide liar mengenai kajian sosiologi.

Semoga lembaga ini menjadi besar sesuai dengan harapan kita bersama.

Segenap pengurus yayasan Budha Tzu Chi Kota Medan dan juga

pihak-pihak yang telah memberikan relasi kepada penulis dalam menyelesaikan tesis ini

saya haturkan terima kasih. Semoga tesis ini dapat memberikan pembelajaran

yang berharga bagi masyarakat dalam membangun hubungan yang harmonis

antara semua pihak dan menempatkan isu kemanusiaan sebagai isu bersama

melintasi suku, agama dan bangsa.

Special ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada istri tercinta, Indah

Fikria Aristy yang selama ini mendampingi dan memberikan kontribusi yang

sangat berharga bagi penulis baik dalam keadaan suka maupun duka, dan telah

(10)

x

menjadi teman hidup buat penulis. Semoga tesis ini menjadi motivasi bagi istri

tersayang untuk menyelesaikan magisternya juga.

Akhirnya dengan kerendahan hati, penulis juga tidak luput dari kesalahan

dalam menulis tesis ini dan berharap adanya kritikan dan saran yang membangun

untuk menulis karya ilmiah dikemudian hari. Semoga tesis ini memberikan

manfaat bagi pembacanya. Terima Kasih

Medan, Maret 2017

Penulis

Rholand Muary

(11)

xi

RIWAYAT HIDUP

Nama : Rholand Muary

Jenis Kelamin : Laki-Laki

Alamat : Jalan Selamat No 77 B Medan Amplas

Tempat/Tanggal Lahir : Tebing Tinggi/ 11 September 1989

Kewarganegaraan : Indonesia

Agama : Islam

No HP : 0852-6267-8409

Alamat E-mail : [email protected]

Pendidikan Formal

1994-1995 Taman Kanak-Kanak : TK Swasta Kemala Bhayangkari Tebing

Tinggi

1995-2001 Sekolah Dasar (SD) : SD Negeri No 164525 Kota Tebing Tinggi

2001-2004 Sekolah Menengah

Pertama (SMP) : SMP Negeri 1 Kota Tebing Tinggi

2004-2007 Sekolah Menengah Atas

(SMA) : SMA Negeri 1 Tebing Tinggi

2007-2011 S1 Perguruan Tinggi : Ilmu Kesejahteraan FISIP USU

2014-2017 S2 Perguruan Tinggi : Magister Sosiologi FISIP USU

Pendidikan Non Formal

Emotional Spiritual Question (ESQ) Training, Medan Pelatihan Kader I (Basic Training) HMI, Medan

Pelatihan Kader II (Intermediate Training) HMI, Palembang Training of Trainer (TOT) TB - HIV, TB MDR, Jakarta

Training of Trainer (TOT) Advokasi, Komunikasi, Mobilisasi Sosial, Jakarta Training of Trainer (TOT) Monev Komunitas TB-HIV Aisyiyah, Jakarta Pelatihan SPSS di Universitas Sumatera Utara, Medan

Pelatihan Analisis Wacana Kritis (CDA) USU, Medan

Taining of Trainer (TOT) Advocacy and Fundraising Skill, Jakarta

Pengalaman Organisasi

2008-2009 : Pengurus Ikatan Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan FISIP USU

2008-2009 : Sekretaris Biro Perpustakaan HMI Koms FISIP USU

2009-2011 : Departemen Pembinaan Anggota (PA) HMI Koms FISIP USU

2009-2011 : Wakil Bendahara Umum HMI Koms FISIP USU

2011-2012 : Ketua Umum HMI Koms FISIP USU

2012-2013 : Anggota MPKPK HMI Koms FISIP USU

2012-2014 : Pengurus Solidaritas Buruh Sumatera Utara (SBSU)

2016-2020 : Pengurus Kelompok Masyarakat Peduli TB Sumut

2016-2018 : Pengurus Lembaga Kajian Sosiologi Indonesia-USU

2016-2019 : Pengurus KAHMI Kota Tebing Tinggi

(12)

xii Pengalaman Kerja

2010-2013 : Volounter Yayasan Kolektif 2010-2011 : Volounter Yayasan Sintesa

2010-2011 : Volounter di Serikat Petani Indonesia

2012-2013 : Jurnalis di Harian Media Indonesia (MI) Medan 2013-2014 : Jurnalis di Harian Seputar Indonesia (Sindo) Medan

2014-2016 : Staf Advokasi, Komunikasi dan Mobilisasi Sosial TB-HIV Care

„Aisyiyah Sumut- Global Fund (GF-ATM)

(13)

xiii

2.1.1. Political Opportunity Structure ... 12

2.1.2. Resource Mobilization Theory... 14

2.1.3. Collective Action Frames ... 17

2.2. Gerakan Sosial Keagamaan ... 18

2.3. Konsep Gerakan Keagamaan Baru ... 22

(14)

xiv

4.3. Aliran-Aliran dalam Agama Budha ... 51

4.3.1. Aliran Hinayana ... 52

4.3.2. Aliran Mahayana ... 53

4.3.3. Perbedaan Aliran Hinayana dan Mahayana ... 55

4.4. Masuknya Ajaran Budha ke Indonesia ... 58

4.5. Tzu Chi Non Aliran dan Sekterian ... 60

5.3.3. Fase Memperluas Misi Kemanusiaan (1987-Sekarang) ... 68

(15)

xv

5.7. Sejarah Masuknya Tzu Chi di Indonesia-Medan ... 93

BAB VI. GERAKAN SOSIAL TZU CHI BAGI MASYARAKAT KOTA MEDAN ... 97

6.1. Gerakan Sosial ... 97

6.1.1. Kesempatan Politik Pasca Reformasi ... 99

6.1.2. Mobilisasi Sumber Daya ... 106

6.1.3. Membangun Framing Gerakan Kemanusiaan ... 110

6.1.4. DAAI TV Sebagai Media Framing ... 116

BAB VII. GERAKAN BUDHISME MODERN ... 120

7.1. Gerakan Sosial Keagamaan ... 120

7.2. Gerakan Purifikasi Ajaran Budha ... 120

7.3. Modernisasi Ajaran Budha ... 125

7.4. Minimalisir Konflik dengan Sistem 4 in 1 ... 128

7.4.1. Sistem Kerja Relawan 4 in 1 ... 129

7.4.2. Tidak Mengenal Atasan dan Bawahan ... 130

7.4.3. Relawan Setiap Xie Li dalam 4 in 1 ... 131

7.5. Loyalitas Relawan Cinta Kasih ... 134

7.6. Tipologi Keanggotaan Tzu Chi ... 137

(16)

xvi

DAFTAR TABEL

NO Judul Halaman

2.1. Tipe Hubungan antara Diferensiasi Agama dan Organisasi Keagamaan . 34

5.1. Data Jumlah Bakti Sosial Tahun 2015 ... 70

5.2. Data Pemberian Bantuan Bencana 2015 ... 72

5.3. Data Bedah Kampung Tzu Chi di Indonesia ... 76

5.4. Data Baksos Kesehatan Tzu Chi 2015 ... 79

5.5 Struktur Kepengurusan Tzu Chi ... 92

7.1 Struktur 4 in 1 Tzu Chi ... 130

(17)

xvii

DAFTAR GAMBAR

NO Judul Halaman

5.1. Pendiri Tzu Chi Master Cheng Yen ... 62

5.2. Celengan Bambu Tzu Chi yang Modern ... 65

5.3. Ketua TIMA Tzu Chi Mou dengan Aisyiyah Sumut ... 80

5.4. Kantor DAAI TV Medan ... 86

5.5. Beberapa Buku Master Cheng Yen di Jing Si Book dan Café ... 87

5.6. Logo Tzu Chi ... 91

5.7. Kantor Yayasan Budha Tzu Chi ... 95

6.1. Suasana Tapping Program DAAI TV Medan ... 118

7.1. Puluhan Relawan Tzu Chi yang Beragama Budha Berdoa Bersama ... 125

(18)

xviii

DAFTAR LAMPIRAN

NO Judul Halaman

1. Panduan Observasi ... 153

2. Panduan Wawancara ... 155

3. Daftar Informan ... 161

Referensi

Dokumen terkait

Sebagaimana yang diungkapkan oleh Rahmat Abdul Rahman, gerakan dakwah Wahdah Islamiyah adalah gerakan purifikasi atau pemurnian dan penyucian sifat tauhid dan akidah umat

Diantara komunitas atau organisasi yang fokus dalam gerakan dialog keagamaan di kota Bandung ialah Jaringan Kerja Antar Umat Beragama (JAKATARUB), Paguyupan Anti