• Tidak ada hasil yang ditemukan

Produk Hukum • Info Hukum per 11 men 2005

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Produk Hukum • Info Hukum per 11 men 2005"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERI KANAN NOMOR PER.11/ MEN/ 2005

TENTANG

ORGANI SASI DAN TATA KERJA

LOKA RI SET BUDI DAYA I KAN HI AS AI R TAWAR

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERI KANAN,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka menunjang pelaksanaan kegiatan riset dan pengembangan di bidang budidaya ikan hias air tawar, dipandang perlu membentuk Loka Riset Budidaya I kan Hias Air Tawar;

b. bahwa untuk itu perlu ditetapkan Organisasi dan Tata Kerja Loka Riset Budidaya I kan Hias Air Tawar dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1994 tentang Pengesahan United Nations Convention on Biological Diversity (Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Keanekaragaman Hayati);

2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup;

3. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan;

4. Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 1990 tentang Pengendalian Pencemaran Air;

5. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran dan/ atau Perusakan Laut;

(2)

7. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Kementerian Negara Republik I ndonesia;

8. Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2005 tentang Unit Organisasi dan Tugas Eselon I Kementerian Negara Republik I ndonesia sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2005;

9. Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 62/ KEP/ M.PAN/ 7/ 2003 tentang Pedoman Organisasi Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Departemen dan Lembaga Pemerintah Non Departemen;

10. Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor KEP. 24/ MEN/ 2002 tentang Tata Cara dan Teknik Penyusunan Peraturan Perundangan Departemen Kelautan dan Perikanan;

11. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER. 07/ MEN/ 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Kelautan dan Perikanan;

Memperhatikan : Persetujuan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dalam surat Nomor B/ 1588/ M.PAN/ 8/ 2005, tanggal 24 Agustus 2005;

MEMUTUSKAN:

(3)

BAB I

KEDUDUKAN, TUGAS, DAN FUNGSI

Pasal 1

(1) Loka Riset Budidaya I kan Hias Air Tawar adalah unit pelaksana teknis di bidang riset budidaya ikan hias air tawar yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Pusat Riset Perikanan Budidaya.

(2) Loka Riset Budidaya I kan Hias Air Tawar dipimpin oleh seorang Kepala.

Pasal 2

Loka Riset Budidaya I kan Hias Air Tawar mempunyai tugas melaksanakan kegiatan riset strategis di bidang budidaya ikan hias air tawar.

Pasal 3

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, Loka Riset Budidaya I kan Hias Air Tawar menyelenggarakan fungsi:

a. pelaksanaan penyusunan program dan kerja sama riset;

b. pelaksanaan riset pemuliaan, sistem, dan teknologi budidaya di bidang: genetika, pemuliaan, pengembangan teknologi produksi benih dan induk, analisis komoditas, serta sistem dan teknologi budidaya di kolam dan Keramba Jaring Apung (KJA);

c. pelaksanaan riset komponen teknologi pemuliaan, sistem, dan teknologi perikanan air tawar;

d. pelaksanaan teknik dan penyebarluasan hasil riset;

e. pengelolaan urusan keuangan, rumah tangga, dan tata usaha.

BAB I I

SUSUNAN ORGANI SASI

Pasal 4

Loka Riset Budidaya I kan Hias Air Tawar terdiri atas: a. Petugas Tata Usaha;

(4)

Pasal 5

Petugas Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan administrasi keuangan, kepegawaian, persuratan, kearsipan, rumah tangga, dan perlengkapan, serta pengelolaan sarana riset.

BAB I I I

KELOMPOK JABATAN FUNGSI ONAL

Pasal 6

Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pasal 7

(1) Kelompok Jabatan Fungsional terdiri dari jabatan fungsional Peneliti, Perekayasa, Teknisi Litkayasa, Arsiparis, Pranata Komputer, Pustakawan, dan jabatan fungsional lain berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(2) Masing-masing Kelompok Jabatan Fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikoordinasikan oleh seorang tenaga fungsional yang ditetapkan oleh Kepala.

(3) Jumlah tenaga fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja.

(5)

BAB I V

TATA KERJA

Pasal 8

Dalam melaksanakan tugas, Kepala, Petugas, dan Kelompok Jabatan Fungsional wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi, baik di lingkungan Loka Riset Budidaya I kan Hias Air Tawar maupun dengan instansi lain di luar Loka Riset Budidaya I kan Hias Air Tawar sesuai dengan tugas masing-masing.

Pasal 9

Kepala wajib mengawasi pelaksanaan tugas bawahan dan apabila terjadi penyimpangan wajib mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pasal 10

Kepala bertanggung jawab memimpin dan mengkoordinasikan bawahan dan memberikan bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahan.

Pasal 11

Petugas dan Kelompok Jabatan Fungsional wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk dan bertanggung jawab kepada Kepala atau koordinator serta menyampaikan laporan berkala tepat pada waktunya.

Pasal 12

Setiap laporan yang diterima oleh Kepala dari bawahan wajib diolah dan dipergunakan sebagai bahan penyusunan laporan lebih lanjut dan untuk memberikan petunjuk kepada bawahan.

Pasal 13

(6)

Pasal 14

Kepala dalam melakukan tugasnya dibantu oleh Petugas dan Kelompok Jabatan Fungsional, dan dalam rangka pemberian bimbingan kepada bawahan wajib mengadakan rapat berkala.

BAB V

ESELONI SASI

Pasal 15

Kepala Loka Riset Budidaya I kan Hias Air Tawar adalah jabatan struktural eselon I V a.

BAB VI

LOKASI

Pasal 16

Loka Riset Budidaya I kan Hias Air Tawar berlokasi di Jalan Perikanan Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat.

BAB VI I

KETENTUAN PENUTUP

Pasal 17

(7)

Pasal 18

Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 29 Agustus 2005

MENTERI KELAUTAN DAN PERI KANAN,

ttd

FREDDY NUMBERI

Disalin sesuai dengan aslinya Kepala Biro Hukum dan Organisasi,

Referensi

Dokumen terkait

Kelompok jabatan fungsional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) huruf d di lingkungan BPPP mempunyai tugas melaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan serta

Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan pemeriksaan hama, penyakit ikan, dan lingkungannya, serta kegiatan lain yang

Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, maka dalam rangka penanganan tindak pidana di bidang perikanan perlu dibentuk Forum Koordinasi Penanganan Tindak Pidana di

Dalam melaksanakan tugasnya, setiap Pimpinan dan Unit Organisasi dan Kelompok Jabatan Fungsional wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi baik

(1) Dalam melaksanakan tugas Inspektur, Sekretaris, IRBAN, Kepala Sub Bagian dan Kelompok Jabatan Fungsional, wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi

Dalam melaksanakan tugasnya, setiap Pimpinan dan Unit Organisasi dan Kelompok Jabatan Fungsional wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi baik dalam

Dalam melaksanakan tugasnya, setiap pimpinan dan unit organisasi dan kelompok jabatan fungsional wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi baik dalam

Dalam melaksanakan tugasnya, Camat dan unit organisasi serta Kelompok Jabatan Fungsional wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi baik dalam