• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teori Definisi Kota Dan Penataan Ruang Kota Untuk Bahan Tesis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Teori Definisi Kota Dan Penataan Ruang Kota Untuk Bahan Tesis"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

teori definisi kota dan penataan ruang kota untuk bahan tesis

teori definisi kota dan penataan ruang kota untuk bahan tesis

 / Labels:

 / Labels: kota adalahkota adalah,, tata ruang kotatata ruang kota,, teori untuk tesisteori untuk tesis

menurut definisi universal, kota adalah sebuah area urban yang berbeda dari desa ataupun kampung menurut definisi universal, kota adalah sebuah area urban yang berbeda dari desa ataupun kampung berdasarkan ukurannya, kepadatan penduduk, kepentingan, atau status hukum.

berdasarkan ukurannya, kepadatan penduduk, kepentingan, atau status hukum. perkembangan kota mempunyai dinamika yang tinggi

perkembangan kota mempunyai dinamika yang tinggi yang mewakili gambaran proses terjadinyayang mewakili gambaran proses terjadinya pertemuan antara pelaku dan kepentingan dalam

pertemuan antara pelaku dan kepentingan dalam proses pembangunan. wilayah meskipun secaraproses pembangunan. wilayah meskipun secara keruangan sangat besar, faktor-faktor yang

keruangan sangat besar, faktor-faktor yang mempengaruhi dalam menunjang pembangunan tidakmempengaruhi dalam menunjang pembangunan tidak sekompleks di kota. dalam kontelasi itu,

sekompleks di kota. dalam kontelasi itu, diperlukan kebijaksanaan pembangunan tata kota yang lebihdiperlukan kebijaksanaan pembangunan tata kota yang lebih dinamis untuk mengantisipasi perkembangan kota yang dikaitkan

dinamis untuk mengantisipasi perkembangan kota yang dikaitkan dengan pemantapan fungsi dalamdengan pemantapan fungsi dalam ruang kota.

ruang kota.

menurut undang – undang ri nomor 26 tahun 2007 tentang penataan ruang menyebutkan : “ruang menurut undang – undang ri nomor 26 tahun 2007 tentang penataan ruang menyebutkan : “ruang adalah wadah yang meliputi ruang darat, ruang laut dan ruang udara termasuk ruang di dalam bumi adalah wadah yang meliputi ruang darat, ruang laut dan ruang udara termasuk ruang di dalam bumi sebagai satu kesatuan wilayah, tempat manusia dan makhluk

sebagai satu kesatuan wilayah, tempat manusia dan makhluk lain hidup, melakukan kegiatan danlain hidup, melakukan kegiatan dan

memelihara kelangsungan hidupnya. sedangkan tata ruang adalah wujud struktur ruang dan pola ruang” memelihara kelangsungan hidupnya. sedangkan tata ruang adalah wujud struktur ruang dan pola ruang” (setjen dpu, 2007).

(setjen dpu, 2007).

dari segi hukum, nurkholis hidayat (rumah apresiasi.htm: 21 nopember 2007: 2) menyatakan bahwa dari segi hukum, nurkholis hidayat (rumah apresiasi.htm: 21 nopember 2007: 2) menyatakan bahwa “tata ruang kota dan

“tata ruang kota dan wilayah adalah suatu usaha pemegang kebijakan untuk menentukan visi wilayah adalah suatu usaha pemegang kebijakan untuk menentukan visi ataupunataupun arah dari kota yang menjadi tanggung jawab pemgang kekuasaan di wilayah tersebut”.

arah dari kota yang menjadi tanggung jawab pemgang kekuasaan di wilayah tersebut”. sedangkan berdasarkan kacamata lingkungan, menurut slamet darwani dari

sedangkan berdasarkan kacamata lingkungan, menurut slamet darwani dari walhi menyebutkanwalhi menyebutkan bahwa : “tata ruang

bahwa : “tata ruang kota dan wilayah itu adalah kota dan wilayah itu adalah menentukan, merencanakan, dan memastikanmenentukan, merencanakan, dan memastikan bagaimana penggunaan ruang secara proporsional sehingga area –

bagaimana penggunaan ruang secara proporsional sehingga area – area yang ada dapat memenuhiarea yang ada dapat memenuhi berbagai apek kegiatan ekonomi, sosial, dan

berbagai apek kegiatan ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup pada kawasan kota tersebut lingkungan hidup pada kawasan kota tersebut ketiga aspek ketiga aspek  tesebut sangat penting bagi keamanan, kesejahteraan, dan kemajuan

tesebut sangat penting bagi keamanan, kesejahteraan, dan kemajuan pada masyarakat yang tinggal padapada masyarakat yang tinggal pada kawasan tersebut” (rumah apresiasi.htm: 21 nopember 2007).

kawasan tersebut” (rumah apresiasi.htm: 21 nopember 2007). pada dasarnya kebijakan pengembangan sistem tata kota

pada dasarnya kebijakan pengembangan sistem tata kota meliputi upaya menyelenggarakanmeliputi upaya menyelenggarakan pembangunan perkotaan dengan mempertimbangkan peranan dan fungsi

pembangunan perkotaan dengan mempertimbangkan peranan dan fungsi kota serta keterkaitannyakota serta keterkaitannya dalam menunjang kawasan yang mempunyai potensi ekonomi

dalam menunjang kawasan yang mempunyai potensi ekonomi tinggi dalam sektor strategis,tinggi dalam sektor strategis, mendukung penyebaran kegiatan ekonomi sekaligus sebagai penyangga aglomerasi pertumbuhan mendukung penyebaran kegiatan ekonomi sekaligus sebagai penyangga aglomerasi pertumbuhan ekonomi di kawasan perkotaan yang berkembang

ekonomi di kawasan perkotaan yang berkembang dengan cepat.dengan cepat.

berdasarkan asumsi diatas, maka dapat disimpulkan bahwa penataan ruang

berdasarkan asumsi diatas, maka dapat disimpulkan bahwa penataan ruang adalah suatu sistem prosesadalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang dan

perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang dan pengendalian ruang. sedangkan implementasi tatapengendalian ruang. sedangkan implementasi tata ruang adalah upaya pencapaian tujuan dari

ruang adalah upaya pencapaian tujuan dari penataan ruang melalui pelaksanaan tata ruang,penataan ruang melalui pelaksanaan tata ruang, pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang.

(2)
(3)

Perencanaan Tata Ruang

Perencanaan tata ruang dilakukan untuk menghasilkan:

rencana umum tata ruang; dan

rencana rinci tata ruang.

Rencana umum tata ruang sebagaimana dimaksud di atas secara berhierarki terd

Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional;

rencana tata ruang wilayah provinsi; dan

rencana tata ruang wilayah kabupaten dan rencana tata ruang wilayah kota

Rencana rinci tata ruang sebagaimana dimaksud di atas terdiri atas:

rencana tata ruang pulau/kepulauan dan rencana tata ruang kawasan strat

rencana tata ruang kawasan strategis provinsi; dan

rencana detail tata ruang kabupaten/kota dan rencana tata ruang kawasan

Rencana rinci tata ruang sebagaimana dimaksud di atas disusun sebagai perangk

Rencana rinci tata ruang sebagaimana dimaksud di atas disusun apabila:

rencana umum tata ruang belum dapat diadikan dasar dalam pelaksanaan

rencana umum tata ruang mencakup wilayah perencanaan yang luas dan s

Rencana detail tata ruang sebagaimana dimaksud di atas diadikan dasar bagi pe

Cakupan Rencana Tata Ruang

(4)

Peninjauan Kembali Rencana Tata Ruang

Rencana tata ruang dapat ditinau kembali. Peninauan kembali rencana tata ruan

rencana tata ruang yang ada dapat tetap berlaku sesuai dengan masa berla

rencana tata ruang yang ada perlu direvisi.

$pabila peninauan kembali rencana tata ruang menghasilkan rekomendasi sebag

&etentuan lebih lanut mengenai kriteria dan tata cara peninauan kembali rencan

Muatan Rencana Tata Ruang

'uatan rencana tata ruang mencakup rencana struktur ruang dan rencana pola r

Rencana struktur ruang sebagaimana dimaksud meliputi rencana sistem pusat p

Rencana pola ruang meliputi peruntukan kawasan lindung dan kawasan budi daya

Peruntukan kawasan lindung dan kawasan budi daya sebagaimana dimaksud meli

(alam rangka pelestarian lingkungan sebagaimana dimaksud di atas# dalam renc

Penyusunan rencana tata ruang harus memperhatikan keterkaitan antarwilayah#

&etentuan lebih lanut mengenai tata cara penyusunan rencana tata ruang yang

(5)

Penetapan Rencana

Penetapan rancangan peraturan daerah provinsi tentang rencana tata ruang wila

Penetapan rancangan peraturan daerah kabupaten/kota tentang rencana tata rua

&etentuan mengenai muatan# pedoman# dan tata cara penyusunan rencana tata r

(6)
(7)

Perencanaan Tata Ruang Wilayah Kota

Penyusunan rencana tata ruang wilayah kota mengacu pada:

Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional dan rencana tata ruang wilayah provi

pedoman dan petunuk pelaksanaan bidang penataan ruang; dan

rencana pembangunan angka panang daerah.

Penyusunan rencana tata ruang wilayah kota harus memperhatikan:

perkembangan permasalahan provinsi dan hasil pengkaian implikasi penat

upaya pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi kota ;

keselarasan aspirasi pembangunan kota ;

daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup;

rencana pembangunan angka panang daerah;

rencana tata ruang wilayah kota yang berbatasan; dan

rencana tata ruang kawasan strategis kota.

(8)

Rencana tata ruang wilayah kota memuat:

tuuan# kebiakan# dan strategi penataan ruang wilayah kota ;

rencana struktur ruang wilayah kota yang meliputi sistem perkotaan di wila

rencana pola ruang wilayah kota yang meliputi kawasan lindung kota dan

penetapan kawasan strategis kota;

arahan peman!aatan ruang wilayah kota yang berisi indikasi program utam

ketentuan pengendalian peman!aatan ruang wilayah kota yang berisi kete

Rencana tata ruang wilayah kota menadi pedoman untuk:

penyusunan rencana pembangunan angka panang daerah;

penyusunan rencana pembangunan angka menengah daerah;

peman!aatan ruang dan pengendalian peman!aatan ruang di wilayah kota;

mewuudkan keterpaduan# keterkaitan# dan keseimbangan antarsektor;

penetapan lokasi dan !ungsi ruang untuk investasi; dan

penataan ruang kawasan strategis kota.

Rencana tata ruang wilayah kota menadi dasar untuk penerbitan peri"inan lokas

 angka waktu rencana tata ruang wilayah kota adalah * +dua puluh, tahun.

(9)

(alam kondisi lingkungan strategis tertentu yang berkaitan dengan bencana alam

Rencana tata ruang wilayah kota ditetapkan dengan peraturan daerah kota.

Rencana rinci tata ruang sebagaimana dimaksud di atas ditetapkan dengan perat

Ruang Terbuka !ijau

&etentuan perencanaan tata ruang wilayah kabupaten sebagaimana dimaksud di

rencana penyediaan dan peman!aatan ruang terbuka hiau;

rencana penyediaan dan peman!aatan ruang terbuka nonhiau; dan

rencana penyediaan dan peman!aatan prasarana dan sarana aringan peal

Ruang terbuka hiau sebagaimana dimaksud di atas terdiri dari ruang terbuka hia

Proporsi ruang terbuka hiau pada wilayah kota paling sedikit )* +tiga puluh, pers

Proporsi ruang terbuka hiau publik pada wilayah kota paling sedikit * +dua puluh

(istribusi ruang terbuka hiau publik sebagaimana dimaksud di atas disesuaikan d

(10)
(11)

Perencanaan Tata Ruang Wilayah Kabupaten

Penyusunan rencana tata ruang wilayah kabupaten mengacu pada:

Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional dan rencana tata ruang wilayah provi

pedoman dan petunuk pelaksanaan bidang penataan ruang; dan

rencana pembangunan angka panang daerah.

Penyusunan rencana tata ruang wilayah kabupaten harus memperhatikan:

perkembangan permasalahan provinsi dan hasil pengkaian implikasi penat

upaya pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi kabupaten;

keselarasan aspirasi pembangunan kabupaten;

daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup;

rencana pembangunan angka panang daerah;

rencana tata ruang wilayah kabupaten yang berbatasan; dan

rencana tata ruang kawasan strategis kabupaten.

(12)

Rencana tata ruang wilayah kabupaten memuat:

tuuan# kebiakan# dan strategi penataan ruang wilayah kabupaten;

rencana struktur ruang wilayah kabupaten yang meliputi sistem perkotaan

rencana pola ruang wilayah kabupaten yang meliputi kawasan lindung kabu

penetapan kawasan strategis kabupaten;

arahan peman!aatan ruang wilayah kabupaten yang berisi indikasi program

ketentuan pengendalian peman!aatan ruang wilayah kabupaten yang berisi

Rencana tata ruang wilayah kabupaten menadi pedoman untuk:

penyusunan rencana pembangunan angka panang daerah;

penyusunan rencana pembangunan angka menengah daerah;

peman!aatan ruang dan pengendalian peman!aatan ruang di wilayah kabup

mewuudkan keterpaduan# keterkaitan# dan keseimbangan antarsektor;

penetapan lokasi dan !ungsi ruang untuk investasi; dan

penataan ruang kawasan strategis kabupaten.

Rencana tata ruang wilayah kabupaten menadi dasar untuk penerbitan peri"inan

 angka waktu rencana tata ruang wilayah kabupaten adalah * +dua puluh, tahun

Rencana tata ruang wilayah kabupaten sebagaimana dimaksud ditinau kembali 0

(13)

(alam kondisi lingkungan strategis tertentu yang berkaitan dengan bencana alam

Rencana tata ruang wilayah kabupaten ditetapkan dengan peraturan daerah kabu

Rencana rinci tata ruang sebagaimana dimaksud di atas ditetapkan dengan perat

(14)
(15)

Perencanaan Tata Ruang Wilayah Pro"insi

Penyusunan rencana tata ruang wilayah provinsi mengacu pada:

Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional;

pedoman bidang penataan ruang; dan

rencana pembangunan angka panang daerah.

Penyusunan rencana tata ruang wilayah provinsi harus memperhatikan:

perkembangan permasalahan nasional dan hasil pengkaian implikasi penat

upaya pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi provinsi;

keselarasan aspirasi pembangunan provinsi dan pembangunan kabupaten/

daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup;

rencana pembangunan angka panang daerah;

rencana tata ruang wilayah provinsi yang berbatasan;

rencana tata ruang kawasan strategis provinsi; dan

rencana tata ruang wilayah kabupaten/kota.

(16)

Rencana tata ruang wilayah provinsi memuat:

tuuan# kebiakan# dan strategi penataan ruang wilayah provinsi;

rencana struktur ruang wilayah provinsi yang meliputi sistem perkotaan dal

rencana pola ruang wilayah provinsi yang meliputi kawasan lindung dan ka

penetapan kawasan strategis provinsi;

arahan peman!aatan ruang wilayah provinsi yang berisi indikasi program ut

arahan pengendalian peman!aatan ruang wilayah provinsi yang berisi indik

Rencana tata ruang wilayah provinsi menadi pedoman untuk:

penyusunan rencana pembangunan angka panang daerah;

penyusunan rencana pembangunan angka menengah daerah;

peman!aatan ruang dan pengendalian peman!aatan ruang dalam wilayah p

mewuudkan keterpaduan# keterkaitan# dan keseimbangan perkembangan a

penetapan lokasi dan !ungsi ruang untuk investasi;

penataan ruang kawasan strategis provinsi; dan

penataan ruang wilayah kabupaten/kota.

 angka waktu rencana tata ruang wilayah provinsi adalah * +dua puluh, tahun.

Rencana tata ruang wilayah provinsi sebagaimana dimaksud di atas ditinau kem

(17)

(alam kondisi lingkungan strategis tertentu yang berkaitan dengan bencana alam

Rencana tata ruang wilayah provinsi ditetapkan dengan peraturan daerah provins

Rencana rinci tata ruang sebagaimana dimaksud ditetapkan dengan peraturan da

Perencanaan Tata Ruang Wilayah #asional

(18)

Perencanaan Tata Ruang Wilayah #asional

Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional harus memperhatikan:

Wawasan Nusantara dan &etahanan Nasional;

Perkembangan permasalahan regional dan global# serta hasil pengkaian i

2paya pemerataan pembangunan dan pertumbuhan serta stabilitas ekon

$spek lain yang harus menadi perhatian dalam penyusunan Rencana Tata Ruan

&eselarasan aspirasi pembangunan nasional dan pembangunan daerah;

(aya dukung dan daya tampung lingkungan hidup;

Rencana pembangunan angka panang nasional;

Rencana tata ruang kawasan strategis nasional; dan

Rencana tata ruang wilayah provinsi dan rencana tata ruang wilayah kabu

(19)

Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional memuat:

 Tuuan# kebiakan# dan strategi penataan ruang wilayah nasional;

Rencana struktur ruang wilayah nasional yang meliputi sistem perkotaan

Rencana pola ruang wilayah nasional yang meliputi kawasan lindung nasi

Renetapan kawasan strategis nasional;

$rahan peman!aatan ruang yang berisi indikasi program utama angka m

$rahan pengendalian peman!aatan ruang wilayah nasional yang berisi ind

Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional menadi pedoman untuk:

penyusunan rencana pembangunan angka panang nasional;

penyusunan rencana pembangunan angka menengah nasional;

peman!aatan ruang dan pengendalian peman!aatan ruang di wilayah nasi

mewuudkan keterpaduan# keterkaitan# dan keseimbangan perkembangan

penetapan lokasi dan !ungsi ruang untuk investasi;

penataan ruang kawasan strategis nasional; dan

penataan ruang wilayah provinsi dan kabupaten/kota.

 angka waktu Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional adalah * +dua puluh, tahu

Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional sebagaimana dimaksud pada ayat +0, diti

(alam kondisi lingkungan strategis tertentu yang berkaitan dengan bencana ala

Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional diatur dengan peraturan pemerintah.

Referensi

Dokumen terkait

 Struktur pemanfaatan ruang dan sistem pusat-pusat pelayanan; rencana kepadatan dan distribusi penduduk.  Pola pemanfaatan ruang yang meliputi kawasan- kawasan terbangun

(6) Ketentuan lebih lanjut mengenai tingkat ketelitian peta perencanaan umum ruang dan rencana rinci tata ruang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dalam

Rencana detil tata ruang kawasan reklamasi pantai meliputi rencana struktur ruang dan pola ruang. Struktur ruang di kawasan reklamasi pantai antara lain meliputi jaringan jalan,

Rencana umum tata ruang kota (RUTK) : rencana pemanfaatan ruang kota,rencana struktur dan strategi pengembangan kota, kebijaksanaan pengembangan kota, pengelola pembangunan

Adapun pola ruang yang digunakan dalam skenario forward looking meliputi pola ruang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Batam Tahun 2008-2028, Rencana Tata Ruang

Selain rencana pengembangan Struktur Ruang dan Pola Ruang, Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi ini juga menetapkan kriteria Struktur Ruang, Pola Ruang, Kawasan

(1) Rencana pola pemanfaatan ruang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (3) huruf b meliputi rencana pola pemanfaatan kawasan lindung, rencana pola pemanfaatan kawasan

Tata ruang adalah wujud struktur ruang dan pola ruang, dimana struktur ruang adalah susunan pusat-pusat permukiman dan sistem jaringan prasarana dan sarana yang