• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab 3 Kalsifikasi Bureau Veritas

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Bab 3 Kalsifikasi Bureau Veritas"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III BAB III

PROSES SURVEY KLASIFIKASI PROSES SURVEY KLASIFIKASI 3.1

3.1 Kegiatan Klasifikasi KapalKegiatan Klasifikasi Kapal

Klasifikasi kapal merupakan sebuah kewajiban bagi para pemilik kapal Klasifikasi kapal merupakan sebuah kewajiban bagi para pemilik kapal  berbendera Indonesia ataupun berbend

 berbendera Indonesia ataupun berbendera Asing sesuai dengan peraturan berlaku yangera Asing sesuai dengan peraturan berlaku yang menyatakan bahwa kapal-kapal yang wajib di klaskan adalah kapal dengan ketentuan menyatakan bahwa kapal-kapal yang wajib di klaskan adalah kapal dengan ketentuan sebagai berikut : sebagai berikut : ❖ ❖ Panjang > 20 mPanjang > 20 m ❖ ❖ Tonase > 100 m3Tonase > 100 m3 ❖

❖ Mesin penggerak > 100 PKMesin penggerak > 100 PK ❖

❖ Kapal yang melakukan pelayaran internasional meskipun telah memilikiKapal yang melakukan pelayaran internasional meskipun telah memiliki sertifikat dari biro klasifikasi asing

sertifikat dari biro klasifikasi asing Klasifikasi kapal melingkupi :

Klasifikasi kapal melingkupi : ❖

❖ Lambung kapal, instalasi mesin, instalasi kelistrikan, perlengkapan jangkarLambung kapal, instalasi mesin, instalasi kelistrikan, perlengkapan jangkar ❖

❖ Instalasi pendingin yang terpasang permanen dan merupakan bagian dari kapalInstalasi pendingin yang terpasang permanen dan merupakan bagian dari kapal ❖

❖ Semua perlengkapan dan permesinan yang di pakai dalam operasi kapalSemua perlengkapan dan permesinan yang di pakai dalam operasi kapal ❖

❖ Sistem konstruksi dan erlengkapan yang menentukan tipe kapalSistem konstruksi dan erlengkapan yang menentukan tipe kapal

Sebelum kapal dapat di daftarkan ke badan klasifikasi, maka kapal tersebut harus Sebelum kapal dapat di daftarkan ke badan klasifikasi, maka kapal tersebut harus memenuhi persyaratan dan peraturan teknik badan klasifikasi yang akan di masuki. memenuhi persyaratan dan peraturan teknik badan klasifikasi yang akan di masuki. Pemenuhan tersebut melalui proses persetujuan gambar yang selanjutnya akan di Pemenuhan tersebut melalui proses persetujuan gambar yang selanjutnya akan di lakukan

lakukan surveysurvey di lapangan. di lapangan.

Untuk kapal yang dibangun sesuai dengan persyaratan peraturan klasifikasi Untuk kapal yang dibangun sesuai dengan persyaratan peraturan klasifikasi akan ditetapkan notasi klas (

akan ditetapkan notasi klas (class notationclass notation) kapal tersebut pada saat selesainya) kapal tersebut pada saat selesainya  pemeriksaan

 pemeriksaan keseluruhan keseluruhan melaluimelalui surveysurvey  klasifikasi dengan hasil yang memuaskan.  klasifikasi dengan hasil yang memuaskan. Untuk kapal yang sudah dioperasikan, badan klasifikasi juga melaksanakan

Untuk kapal yang sudah dioperasikan, badan klasifikasi juga melaksanakan surveysurvey secara periodik untuk menjamin bahwa kapal masih memenuhi persyaratan klasifikasi secara periodik untuk menjamin bahwa kapal masih memenuhi persyaratan klasifikasi tersebut. Apabila terjadi kerusakan diantara masa

tersebut. Apabila terjadi kerusakan diantara masa  periodic periodic surveysurvey  maka  maka owner owner  kapal/operator harus menginformasikan ke badan klasifikasi yang digunakan untuk di kapal/operator harus menginformasikan ke badan klasifikasi yang digunakan untuk di lakukannya

(2)

Dalam melaksanakan proses klasifikasi, badan klasifikasi mengimplementasikan  peraturan teknik, meliputi :

❖ Evaluasi teknis terhadap rencana desain dan dokumen yang berkaitan dengan kapal yang akan dibangun untuk memeriksa pemenuhan terhadap peraturan yang berlaku.

❖ Melaksanakan survey  dan pemeriksaan proses konstruksi kapal di galangan kapal oleh surveyor   klasifikasi dan juga pemeriksaan pada fasilitas produksi yang menghasilkan komponen utama kapal, seperti pelat baja, permesinan, generator,  propeller   dan lainnya untuk menjamin bahwa kapal dan komponennya dibangun sesuai dengan persyaratan klasifikasi.

❖ Pada saat selesainya pembangunan tersebut diatas dan berdasarkan laporan hasil  pemeriksaan selama pembangunan, bila seluruh persyaratan dipenuhi, maka

Badan Klasifikasi akan menerbitkan sertifikat klasifikasi.

❖ Pada saat kapal tersebut beroperasi/berlayar, pemilik kapal harus mengikuti  program periodic survey dan diluar periodic survey untuk memeriksa kondisi kapal tersebut agar tetap sesuai dengan kondisi dan persyaratan untuk mempertahankan klasifikasinya.

Kapal yang sudah memiliki klasifikasi, diwajibkan untuk terus melaksanakan survey yang dipersyaratkan untuk mempertahankan status klasifikasinya. Jenis-jenis periodic survey ini antara lain adalah survey pembaruan kelas (class renewal), survey tahunan (annual survey), survey antara (intermediate survey) dan survey dok (docking/bottom survey). Selain itu apabila terjadi kerusakan sebelum waktu survey  maka di lakukan occasional survey.

Klasifikasi kapal dilaksanakan berdasarkan pengertian bahwa kapal dimuati, dioperasikan dan dirawat dengan cara yang benar oleh awak kapal yang kompeten dan  berkualifikasi. Pemilik kapal bertanggung jawab untuk menjamin bahwa perawatan kapal dilakukan dengan cara yang benar hingga  periodic survey  berikutnya sesuai  persyaratan. Juga menjadi kewajiban pemilik kapal atau yang mewakilinya untuk menginformasikan kepada surveyor  klasifikasi saatsurvey diatas kapal, semua kejadian atau kondisi yang berpengaruh terhadap status klasifikasi.

(3)

Bila kondisi mempertahankan klasifikasi ini tidak dipenuhi, maka badan klasifikasi akan menangguhkan (suspend ) atau mencabut (withdrawn) status klasifikasinya  berdasarkan referensi persyaratan klasifikasi. Kapal mungkin akan kehilangan status

klasifikasinya untuk sementara atau secara permanen.

Demikian juga, kapal yang tidak melaksanakan  periodic survey  tepat waktu sesuai dengan peraturan klasifikasi, maka badan klasifikasi akan menangguhkan (suspend ) status klasifikasinya.

Surveyor Klasifikasi dalam melaksanakan survey meliputi :

❖ Keseluruhan pemeriksaan item survey sesuai dengan daftar isian yang didesain sesuai dengan persyaratan klasifikasi

❖ Pemeriksaan yang lebih mendetail terhadap bagian-bagian tertentu

❖ Menyaksikan (witness) proses pengujian (testing), pengukuran (measurement ) dan percobaan (trial) untuk meyakinkan pemenuhan terhadap persyaratan klasifikasi

Bilamana surveyor   menemukan korosi, kerusakan struktur atau kerusakan lambung kapal, permesinan dan peralatan terkait dimana menurut opini surveyor   akan mempengaruhi status klasifikasi kapal tersebut, maka surveyor   akan mengeluarkan rekomendasi untuk mengatasi ketidaksesuaian tersebut. Rekomendasi tersebut wajib dilaksanakan oleh pemilik kapal untuk melakukan ti ndakan perbaikan dan repair  pada  periode waktu tertentu dalam rangka mempertahankan klasifikasinya.

Semua status klasifikasi kapal, berupa sertifikat dan laporan survey yang dikeluarkan oleh Badan Klasifikasi dijadikan referensi dalam pengambilan keputusan oleh pihak- pihak yang terlibat dalam operasional kapal tersebut. Pihak asuransi mempergunakannnya untuk menetapkan premi asuransi dan klaim asuransi, pihak  pemilik muatan mempergunakannya untuk jaminan bahwa muatannya diangkut oleh kapal yang layak, pihak pemilik kapal mempergunakannya untuk mengetahui status kondisi kapal dan perawatannya serta untuk kepentingan komersial memasarkan  jasanya angkutannya dan pihak Pemerintah mempergunakannya sebagai law

enforcement untuk memberikan clearance atau surat ijin berlayar.

3.2 Tanda Kelas dan Notasi Kelas 3.2.1 Tanda Kelas Lambung

(4)

Class Symbol oleh PT. Bureau Veritas

I

Simbol klas ini di berikan ke kapal yang memenuhi semua persyaratan atau rules yang di berikan klasifikasi dan mengikuti aturan klasifikasi. Periode dari tanda klas I (Interval antara survey  pembaharuan klas) adalah maksimal 5 tahun.

II

Simbol klas ini di berikan kepada kapal yang tidak memenuhi semua persyaratan yang di berikan dan  periode masa berlakunya klas ini adalah maksimal 3

tahun.

Construction Marks

Tanda ini di berikan ke kapal ketika survey  yang dilakukan oleh klas pada saat proses pembangunan kapal  baru dan sesuai prosedur yang berlaku. [detail at NR 467

Part A Ch 1, Sec 2 [3.2]]

Tanda ini di berikan pada bagian kapal ketika konstruksi kapal sudah selesai dan sesuai prosedur yang berlaku. [detail at NR 467 Part A Ch 1, Sec 2 [3.2]]

3.2.2 Tanda Kelas Mesin

Instalasi mesin dan semua yang mencakup memenuhi  persyaratan dan seuai peraturan yang berlaku.

Instalasi mesin dan semua yang mencakup ada yang tidak memenuhi persyaratan dan peraturan yang berlaku.

3.2.3 Tanda Kelas Instalasi Pendingin

REF-CARGO

 Notasi ini di berikan kepada kapal yang membawa cargo/muatan yang harus didinginkan. Unit pendingin di set pada temperatur tetap dan selalu menyala serta memiliki satu unit pendingin yang dipasang secara

(5)

REF-CONTAINER

Di berikan ke kapal yang memiliki sistem pendingin hanya untuk menyediakan (supply) ke container   yang muatannya harus di dinginkan.

REF-STORE Sistem pendingin yang hanya untuk pasokan domestik (domestic supply).

3.2.4 Notasi

Dalam pembuatan kapal terdapat juga notasi yang di gunakan untuk material  pembuatannya seperti pada tabel di bawah ini.

NOTASI KETERANGAN

HTS High Tansile Steel

AL Aluminium FRP Fiber Reinforced K kayu 3.2.5 Jenis Kapal 3.2.5.1 Material 3.2.5.2 Notasi Tambahan AUT-CCS

AUT-CCS diberikan pada kapal yang menggunakan sistem permesinan dan diamati (monitoring)  dari Centralized Control Station.

AUT-IMS

AUT-IMS diberikan pada kapal yang dilengkapi dengan instalasi permesinan pada ruang mesin yang tidak perlu di awasi dalam kondisi berlayar atau pada saat manuver (otomatis).

AUT-PORT

AUT-PORT diberikan pada kapal yang dilengkapi dengan pengoperasian otomatis pada saat di  pelabuhan dan pengoperasian jangkar.

AUT-UMS

AUT-UMS diberikan pada kapal yang dilengkapi dengan sistem otomatis pada ruang mesin dan tidak  perlu diawasi secara periodik pada saat berlayar di

(6)

VCS

 Notasi ini diberikan pada kapal yang memerlukan sistem pengatur tekanan uap dalam cargo seperti pada kapal oil tanker, combination carrier, liquefied gas carrier, chemical tanker  dan lainnya.

DYNAPOS  Notasi ini hanya diberikan pada kapal yang memiliki  Dynamic Position System(DPS).

Etc. Etc.

3.3 Masa Berlakunya Kelas

❖ Masa belakunya sertifikat klasifikasi lambung termasuk perlengkapan jangkar dan instalasi mesin termasuk instalasi listrik tidak lebih dari 5 tahun. Untuk kapal dengan tanda II, masa berlaku sertifikat klasifikasi tidak lebih dari 3 tahun.

❖ Lambung dan instalasi mesin selalu diberi periode berlakunya klas yang sama. Klas akan dipertahankan selama lambung kapal dan instalasi mesin menjalani survey yang ditentukan, dan perbaikan dan/atau penggantian yang perlu telah dilaksanakan dengan baik.

❖ Klas yang diberikan oleh Biro Klasifikasi misalnya BV hanya berlaku untuk sarat yang ditetapkan dan daerah pelayaran yang disetujui.

3.4 Penangguhan Kelas

❖ Jika pemilik kapal tidak melaksanakan survey dan visa sertifikat / rekomendasi survey  pada tanggal jatuh temponya, maka kelas kapal secara otomatis akan ditangguhkan.

❖ Jika pemilik atau nahkoda kapal mengetahui sesuatu cacat, kekurangan atau kerusakan pada suatu bagian kapal termasuk instalasi dan perlengkapan yang tercakup dalam klasifikasi, Klas pusat/cabang atau perwakilan setempat harus diberitahu secara rinci. Dalam hal terjadinya kerusakan, kandas atau sejenisnya, Klas Pusat/kantor cabang atau perwakilan setempat harus segera diberitahu dan survey harus dilaksanakan paling lambat pada waktu kapal tiba di pelabuhan  berikutnya.

❖ Bilamana kedapatan bahwa lambung kapal atau instalasi mesin tidak lagi memenuhi persyaratan, Peraturan atas dasar mana kelas ditetapkan, atau jika

(7)

 pemilik tidak melaksanakan perbaikan atau perubahan yang dianggap perlu oleh Klas dalam waktu tertentu yang disetujui, maka kapal akan kehilangan klasnya. ❖ Dalam hal khusus, setelah pemeriksaan pada lambung kapal, instalasi mesin dan  perlengkapan maka perbaikan yang diperlukan agar kapal tetap mempertahankan klasnya, dapat ditiadakan jika pemilik menyetujui penurunan klas atau pembatasan daerah pelayarannya, atau penetapan lambung timbul yang lebih besar.

❖ Jika perbaikan yang diisyaratkan oleh Klas telah dilaksanakan, dan kapal menjalanisurvey penerimaan klas kembali, maka tanda kelas sebelumnya dapat diberikan kembali. Survey  ini dilaksanakan sesuai dengan persyaratan untuk survey  pembaharuan klas. Atas permohonan, Klas dapat menyetujui tanggal survey penerimaan klas kembali dijadikan awal untuk perhitungan periode klas  berikutnya.

❖ Perbaikan dan perombakan kapal klas harus dilaksanakan dibawah pengawasan Biro Klasifikasi untuk menjamin klas kapal dipertahankan atau ditetapkan klasnya kembali. Secara teknis, bagian yang diperbaiki diperlakukan sama seperti bangunan baru, baik untuk lambung, instalasi mesin termasuk instalasi listrik, sistem gas inert ataupun sistem otomasi.

❖ Jika sesudah perombakan besar, dilaksanakan penetapan tanda kelas atau notasi  baru sehingga harus diterbitkan sertifikat baru, maka permulaan dari periode

klas baru dapat disetujui.

❖ Jika karena suatu alasan klas telah habis masa berlakunya atau telah dicabut oleh Biro Klasifikasi, maka hal ini akan dicatat dalam buku register.

❖ Bila kapal kehilangan klasnya dan/atau pemilik tidak berminat untuk mempertahankan klas atau dalam penerimaan klas kembali dari kapalnya, maka Klas harus diberitahu. Sertifikat Klasifikasi harus dikembalikan ke Klas.

3.5 Kehilangan Kelas

❖ Kapal dapat kehilangan klas bila tidak mengikuti aturan yang sudah di tetapkan oleh badan klasifikasi seperti survey berkala.

3.6 Jangka Waktu Pengedokan

Berikut adalah jadwal pengedokan (pelimbungan) setiap jenis kapal untuk pelaksanaan  pemeliharaan:

(8)

NO. JENIS KAPAL PERSYARATAN PENGEDOKAN (PELIMBUNGAN)

1. Kapal Penumpang

Pengedokan (pelimbungan) pada pemeriksaan  pembaharuan (renewal survey) setiap 1 (satu)

tahun sekali.

2. Kapal selain kapal  penumpang (umum)

a)  Notasi klas II atau yang setara

• Pengedokan (pelimbungan) pada  pemeriksaan pembaharuan (renewal

survey) setiap 3 (empat) tahun sekali;

• Pengedokan (pelimbungan) pada  pemeriksaan antara (intermediate survey)  pada tahun ke-2 (dua).

 b)  Notasi klas I atau yang setara

• Pengedokan (pelimbungan) pada  pemeriksaan pembaharuan (renewal

survey) setiap 5 (lima) tahun sekali;

• Pengedokan (pelimbungan) pada  pemeriksaan antara (intermediate survey) di antara tahun ke 2 (dua) dan tahun ke 3 (tiga).

3.

Kapal selain kapal  penumpang yang dirancang sejak awal untuk tidak melaksanakan

 pengedokan (pelimbungan) terkait

 pemeriksaan antara (intermediate survey)

Pemeriksaan dengan UWILD dilaksanakan pada saat pemeriksaan antara (intermediate survey) untuk kapal dengan periode maksimum 10 (sepuluh) tahun sejak tanggal diluncurkan.

a)  Notasi kelas II atau yang setara

• Pengedokan (pelimbungan) pada  pemeriksaan pembaharuan (r enewal

(9)

NO. JENIS KAPAL PERSYARATAN PENGEDOKAN (PELIMBUNGAN)

• UWILD pada pemeriksaan antara (intermediate survey) pada tahun ke 2 (dua).

 b)  Notasi kelas I atau yang setara

• Pengedokan (pelimbungan) pada  pemeriksaan pembaharuan (renewal

survey) setiap 5 (lima) tahun sekali;

• UWILD pada pemeriksaan antara (intermediate survey) di antara tahun ke 2 (dua) dan tahun ke 3 (tiga).

4.

Kapal dengan operasional khusus yang dirancang

sejak awal untuk tidak melaksanakan

 pengedokan (pelimbungan)

a) Melaksanakan pengedokan (pelimbungan) setelah berusia 15 (lima belas) tahun dari tanggal peluncurannya;

 b) Melaksanakan UWILD setiap 2 (dua) tahun 6 (enam) bulan hingga 15 (lima belas) tahun kewajiban pengedokan (pelimbungan) tercapai; c) Dapat diperpanjang dengan jangka waktu yang ditetapkan setelah dilakukan penilaian kondisi kapal pada saat pengedokan (pelimbungan).

5.

Kapal dengan operasional khusus setelah

 perombakan

a) Melaksanakan pengedokan (pelimbungan) setelah mencapai jangka waktu yang telah ditetapkan saat perombaan atau maksimum 10 (sepuluh) tahun setelah perombakan;

 b) Melaksanakan UWILD  setiap 2 (dua) tahun 6 (enam) bulan hingga kewajiban pengedokan (pelimbungan) tercapai;

c) Dapat diperpanjang dengan jangka waktu yang ditetapkan setelah dilakukan penilaian kondisi

(10)

NO. JENIS KAPAL PERSYARATAN PENGEDOKAN (PELIMBUNGAN)

kapal pada pengedokan di tahun ke 15 (lima  belas) usia kapal tersebut;

d) Dapat diperpanjang dengan jangka waktu yang ditetapkan setelah dilakukan penilaian kondisi kapal pada saat pengedokan.

6. Kapal yang tidak terkena kewajiban klas

Pengedokan (pelimbungan) pada pemeriksaan  pembaharuan (renewal survey) setiap 1 (satu)

tahun sekali.

3.7 Sertifikat

Sertifikat dan Dokumen Kapal Menurut Konvensi Internasional SOLAS 74

1.  Hull and mach certificate

2.  International load line certificate

3.  International tonnage certificate (1969)

4.  International load line exemption certificate

5.  Intact stability booklets

6.  Minimum safe manning documen

7. Certificates for master officers or ratings

8.  International oil pollution prevention certificate

9. Oil record book 

10. Damage control booklet 

11. Ship oil polution emergency plan

12. Garbage management plant 

13. Garbage record book 

14. Cargo securing manual

15. Document of compliance

16. Safety management certificate

17. Exemption certificate

18. Special trade passanger ships

(11)

20. Search and rescue co-operation plan 21. List of operational limitations

22. Decision support system for master  23. Cargo ship safety construction certificate 24. Cargo ship safety equipment certificate

Referensi

Dokumen terkait