KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA PASCASARJANA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
KATA PENGANTAR Bismillahirahmanirahiiim
Perubahan dan peninjauan kurikulum menjadi suatu yang urgen bagi Perguruan Tinggi dalam merespon dinamika masyarakat. Dengan dikembangkannya kurikulum ini akan menjadi tolok ukur bagi lembanga IAIN Pontianak memahami kebutuhan masyarakat, khususnya Kalimantan. Bagi Pascasarjana IAIN Pontianak yang merupakan bagian yang terintegrasi dengan pencapaian visi IAIN Pontianak berupaya untuk terus menghadirkan kurikulum terbaik bagi stakeholders pendidikan.
Kurukulum berbasis pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan standar Nasional Pendidikan Tinggi SNPT pada prodi magister PAI diciptakan sebagai langkah strategis dalam mewujudkan Visi perguruan Tinggi secara berjenjang. Pengembangan kurikulum prodi magister PAI diharapkan menjadi pelopor perubahan dan kemajuan pascasarjana IAIN Pontianak sehingga menjadi Lembaga layanan publik yang unggul dalam bidang ilmu pengetahuan dan ilmu Pendidikan Islam.
Pengembangan kurikulum prodi magister PAI dirancang dengan mengikuti regulasi yang berlaku di lingkungan Riset teknologi dan Pendidikan Tinggi dan Kementerian Agama. Kurikulum ini diproyeksikan untuk meningkatkan kualitas lulusan mahasiswa prodi magister PAI yang memiliki daya saing tinggi, berintegritas dan mampu beradaptasi dalam segala perubahan di masyarakat.
Harapannya dengan pengembangan kurikulum ini, prodi magister PAI berada pada koridor yang benar (on The Track) dalam menjalankan Ucapan terimakasih yang tidak terhingga kepada seluruh pihak yang telah berkonstribusi dalam penyusunan Kurikulum ini. Semoga amal usaha kita bernilai Ibadah di sisi Allah SWT. Amin YRA
Pontianak, 5 Oktober 2017 Tertanda,
KATA PENGANTAR
Puji syukur dipanjatkan ke hadirat Allah SWT, atas nikmat dan karunia-Nya hingga penyusunan kurikulum berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi ini dapat diselesaikan.
Penyususnan revisi kurikulum Magister Pendidikan Agama Islam Pascasarjana IAIN Pontianak upaya mewujudkan visi dan misi IAIN Pontianak. Penyusunan kurikulum ini disesuaikan dengan tuntutan pasar kerja dan masukan dari stakeholder serta beberapa alumni Program Studi, dan dibantu serta didukung oleh sejumlah pihak yang terdiri dari komponen pengelola Program Studi, Pakar Kurikulum, Stakeholder, dan alumni serta dikendalikan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Pontianak Melalui kukrikulum KKNI ini prodi akan menyelenggarakan pendidikan yang bermutu dalam memenuhi sumberdaya manusia di Kalimantan Barat.
Oleh karena itu, Tim penyusun mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada para pihak yang membantu dan mendukung penyusunan kurikulum ini. Kurikulum ini masih banyak kekurangan, untuk itu saran dan koreksi sangat diharapkan untuk penyempurnaan. Semoga bermanfaat
Pontianak, Oktober 2017 Ketua Tim
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL…………. i LEMBAR PENGESAHAN……… ii DAFTAR ISI……….iii DAFTAR TABEL………..iv KATA PENGANTAR………v BAB 1 :PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Pengembangan Kurikulum …. 6 1.2. Tujuan Pengembangan Kurikulum …. 8
1.3. Landasan Yuridis Pengembangan Kurikulum….9 1.4. Analisis Konteks ……… 11
BAB II :VISI, MISI, TUJUAN DAN STRATEGI PENCAPAIAN 2.1. Visi dan Misi IAIN Pontianak ………`13 2.2. visi dan Misi Pascasarjana IAIN Pontianak ………… 13 2.3. Visi dan Misi Prodi Magister PAI S2 IAIN Pontianak ……..14 2.4 Tujuan, Sasaran, dan Strategim Pencapaian ..
2.4.1. Tujuan…14 2.4.2 Sasaran….14
2.4.3. Strategi Pencapaian …15
BAB III :MEKANISME PENYUSUSNAN STRUKTUR KURIKULUM 3.1. Profil Lulusan ... 16 3.2. Rumusan Capaian Pembelajaran, Bahan Kajian dan
Mata kuliah ..16
3.3. Analisis SKS Matakuliah berdasarkan Bahan Kajian, Kedalaman dan Keluasan …28
3.4. Struktur Kurikulum Berdasarkan Urutan Mata Kuliah (Mk) Semester Demi Semester ... 29
3.5. Perubahan Kurikulum yang lama terhadap yang baru beserta alasan 3.6. Capaian Pembelajaran Perkuliahan (Course Learning
Outcomes/CLO)
4.2. Perencanaan proses pembelajaran ………. 46 4.3. Pelaksanaan proses Pembelajaran... 46 4.4. Proses Peni;aian Pembelajajaran …………..49 4.5. Monitoring Pembelajaran ……….. 50
DAFTAR TABLE Table 1 : Profil Lulusan ……… 17
Table 2 : Peta Capaian Pembelajaran Lulusan, Bahan Kajian dan Mata kuliah… 20
Table 3 : Analisis SKS Matakuliah berdasarkan Bahan Kajian, Kedalaman dan Keluasan….29
Tabel 4 : Sturktur Mata Kuliah Prodi Magister PAI ... 30
Table 5 : Perubahan Kuruikulum dan beban studi Prodi Magister PAI ……32 Table 6 : Capaian Pembelajaran Perkuliahan (Course Learning Outcomes/
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pengembangan Kurikulum
Sudah menjadi tuntutan zaman bahwa pengembangan manusia mutlak dilakukan. Menurut data UNESCO tahun 2014 tentang peringkat Indeks Pengembangan Manusia (Human Development Index), yaitu komposisi dari peringkat pencapaian pendidikan, kesehatan, dan penghasilan per kepala, bahwa indeks pengembangan manusia Indonesia makin menurun, termasuk di dalam dunia pendidikan. Di antara 174 negara di dunia, Indonesia menempati urutan ke-110, menurun dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Dalam konteks diatas, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak memiliki peran besar dalam membantu negara dalam meningkatkan Indeks Prestasi Manusia khususnya di Kalimantan Barat. Oleh karena itu, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak melalui Pascasarjana yang berusaha mengembangkan kedirian kemanusiaannya dengan harapan melahirkan insan akademisi dan cendikiawan muslim untuk membangun dan mewujudkan civil society, yang mencerminkan universalitas dan signifikansi Islam ditengah-tengah kehidupan ummat manusia.
Generasi yang ingin diwujudkan memiliki pula kecakapan membangun peradaban dengan berpegang teguh kepada prinsip-prinsip hidup yang wajar dan unggul, seperti keadilan, kebenaran, kebaikan, kedamaian, keteraturan, kenyamanan, persamaan, pluralitas, dan toleransi. Dalam konteks Pendidikan, pencerminan Islam tersebut teraktualisasikan pada profil kepribadian muslim ideal yang seimbang antara aspek intelektualitas dan aspek moral-spiritual, sosial dan individual, dan mengabdi kepada agama, masyarakat, dan bangsa secara kreatif dan penuh tanggung jawab.
Paling tidak ada tiga (3) alasan strategis yang mendasari, yaitu: alasan ideologis, alasan filosofis, dan alasan sosio-psikologis. Secara ideologis, Islam merupakan agama serba mencakup (all-suficient), yang utuh holistik, dan universal. Oleh karena itu, tidak selayaknya ada pemisahan antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum, seperti halnya yang berjalan di dunia pendidikan saat ini, termasuk di dalam penyelenggaraan pendidikan di PTKIN. Atas dasar pandangan dunia Islam yang integrated dan holistik, maka kehadiran Pascasarjana IAIN Pontianak dipandang sebagai kebutuhan yang mendesak.
Alasan filosofisnya adalah pengembangan kepribadian manusia harus dilakukan secara komprehensif dan integral, meliputi aspek intelektual, spiritual, akhlak, dan profesional. Alasan sosio-psikologisnya adalah adanya kesan –dan ini akibat perlakuan atas pandangan dunia Islam secara sempit bahwa lulusan PTKIN selama ini hanya dibekali kemampuan berpartisipasi dibidang pendidikan agama, pengembangan bidang agama. Mereka memang tidak dibekali kemampuan dan keterampilan menjalankan fungsi-fungsi sosial yang lebih luas. Kehidupan masyarakat dalam kenyataannya tidaklah sederhana, dan ada kecenderungan semakin menunjukkan kompleksitasnya. Oleh karena itu, secara tidak terelakkan, diperlukan upaya terencana untuk mengembangkan generasi muda yang memiliki kompetensi tertentu untuk membimbing masyarakat serta membantunya dalam memecahkan berbagai persoalan hidup, mulai dari yang paling praktis hingga yang bersifat sangat intelektual.
Mengingat pentingnya aspek kecerdasan intelektual diintegrasikan dengan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual, maka IAIN Pontianak sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri melalui Pascasarjana berusaha memaksimalkan dirinya menjadi bagian lembaga yang memerankan agar dapat membangun kerangka pengembangan keilmuan, akademik, dan kelembagaan yang selaras. Pengembangan ilmu pengetahuan yang dijejak oleh IAIN Pontianak –dalam hal ini Program Pascasarjana—adalah berupa ilmu pengetahuan berbasis Islam (Islamic based-knowledge) dalam pengertian luas, yakni ilmu pengetahuan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan ayat-ayat kawniyah (alam semesta yang secara epistemologis dijangkau dengan instrumen observasi, eksperimentasi, dan penalaran logis) dan teks ayat-ayat qauliyah (al Qur’an dan al Hadits). Secara akademis, Pascasarjana IAIN Pontianak menekankan sistem akademik yang relevan dan kuat untuk mendukung terwujudnya pengembangan ilmu pengetahuan sebagaimana dimaksudkan serta mewujudkan generasi muda yang memiliki kepribadian, kemampuan, dan keterampilan yang dibutuhkan untuk pengembangan masyarakat menuju kemajuan dan kesejahteraan.
Upaya pengembangan kedirian insan akademis dengan aspek kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual yang terencana dan dapat diukur keberhasilannya maka IAIN Pontianak melalui Pascasarjana akan melakukan pengembangan kurikulum. Hal tersebut terbukti oleh Program Studi Pendidikan Agama yang sejatinya berusaha membantu manusia agar berpikir benar dan berbuat benar. Di samping itu, sebagai
Pascasarjana berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor DJ.I/806/2010 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Strata Dua (S2) Pendidikan Agama Islam Pada Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak Tahun 2010 maka sangat rasional Program Studi PAI melakukan pengembangan kurikulum guna menwujudkan cita-cita mulai sebagaimana dikatakan di muka. Adalah Pascasarjana IAIN Pontianak berusaha dan berkewajiban untuk menghasilkan lulusan dengan mutu semakin tinggi serta mampu berdiri setara dalam pergaulan masyarakat dunia, berperan positif dalam penguatan landasan kehidupan keberagaman, peningkatan kesejahteraan, serta menghasilkan karya yang mampu mendorong peningkatan keunggulan bangsa.
Bertolak dari latar belakang dan harapan tersebut, maka pengembangan kurikulum dengan mengutip undang-undang nomor 18 Tahun 2002 mendefinisikan pengembangan adalah kegiatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bertujuan memanfaatkan kaidah dari teori ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah terbukti kebenarannya untuk meningkatkan fungsi, manfaat, dan aplikasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada, atau menghasilkan teknologi baru. Pengembangan secara perlahan dan perubahan secara bertahap.
1.2 Tujuan Pengembangan Kurikulum
Kurikulum yang digunakan oleh Program Studi PAI Pascasarjana IAIN Pontianak dengan beban studi 49 SKS. Kurikulum ini disesuaikan dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) terutama yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Perubahan dan peninjauan terhadap kurikulum ini dimaksudkan untuk keep up dengan dinamika dan perubahan yang terjadi baik disebabkan karena perkembangan pengetahuan dan teknologi atau dinamika masyarakat yang begitu cepat.
1.2.1 Tujuan Umum
Tujuan umum dilakukannya pengembangan kurikulum ini adalah sebagai panduan dasar dalam pelaksanaan pembelajaran di lingkungan Program Studi Pendidikan Agama Islam S2 Pascasarjana agar sesuai dengan kehendak dan tujuan KKNI dan SNPT
1.2.2 Tujuan Khusus
1. Tersusunnya dokumen Program Studi Pendidikan Agama Islam S2 Pascasarjana IAIN Pontianak yang berbasis KKNI dan SNPT
2. Memperbaiki kurikulum sesuai dengan tuntutan KKNI
3. Menetapkan kualifikasi lulusan di prodi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) 4. MenyusunLearning Outcomessesuai dengan deskripsi generic KKNI
5. Menyusun struktur kurikulum Program Studi Pendidikan Agama Islam Pascasarjana IAIN Pontianak yang meliputi macam dan sebaran mata kuliah, memperbaiki sistem pembelajaran dengan strategi dan pendekatamn serta metode, juga memperbaiki sistem evaluasi pembelajaran sesuai dengan tuntutan kurikulum yang telah disusun.
1.3 Landasan Yuridis Pengembangan Kurikulum Prodi.
Berikut beberapa ketentuan yang mendasari mekanisme peninjauan kurikulum program studi PAI Pascasarjana IAIN Pontianak, yaitu: beberapa keputusan telah dikeluarkan oleh Rektor IAIN Pontianak terkait dengan pengembangan, dukungan dan sistem monitoring dan evaluasi pengembangan kurikulum IAIN Pontianak. Keputusan tersebut antara lain:
1. Peraturan Menteri Agama RI Nomor 51 Tahun 2015 tentang Statuta IAIN Pontianak.
2. Keputusan Rektor IAIN Pontianak Nomor 19 Tahun 2014 tentang Pedoman Pengembangan Kurikulum IAIN Pontianak.
3. Keputusan Rektor IAIN Potianak Nomor 201.1 Tahun 2014 tentang Penetapan Hasil Workshop Kurikulum IAIN Pontanak (Mata Kuliah Institut dan Format RPS pada Kurikulum IAIN Pontianak Mengacu KKNI).
4. Keputusan Rektor IAIN Pontianak Nomor 08 Tahun 2016 tentang Format Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi mengacu KKNI dan SNPT IAIN Pontianak.
5. Keputusan Rektor IAIN Pontianak Nomor 316 Tahun 2015 tentang Pedoman Perkuliahan IAIN Pontianak.
6. Keputusan Rektor IAIN Pontianak Nomor 73 Tahun 2015 tentang Pedoman Penilaian Pembelajaran IAIN Pontianak.
7. Keputusan Rektor IAIN Pontianak Nomor 41.1 Tahun 2014 Pontianak tentang Narasumber, Moderator dan Tim Penyusun Kurikulum Berbasis KKNI IAIN Pontianak.
9. Keputusan Rektor IAIN Pontianak tentang Tim Audit Mutu Internal (AMI) IAIN Pontianak.
10. SK Rektor IAIN Pontianak Nomor 148 Tahun 2015 tentang Monitoring dan Evaluasi Pembelajaran Dosen Tahun 2015.
11. Keputusan Rektor IAIN Pontianak Nomor 374 Tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Intermal (SPMI) IAIN Pontianak.
12. Keputusan Rektor IAIN Pontianak Nomor 349 Tahun 2016 tentang Pedoman Akademik IAIN Pontianak.
Peninjauan dan evaluasi kurikulum di program studi PAI Pascasarjana IAIN Pontianak dilakukan dengan mengacu pada beberapa regulasi sebagai berikut:
1. Kesesuaian langkah-langkah dalam penyusunan kurikulum berdasarkan SK Rektor Nomor 202.1 tahun 2014 tentang Penetapan Hasil Workshop Pengembangan Kurikulum IAIN Pontianak.
2. Ketercukupan Mata Kuliah Institut di IAIN Pontianak berdasarkan SK Rektor Nomor 202.1 tahun 2014 tentang Penetapan Hasil Workshop Pengembangan Kurikulum IAIN Pontianak.
Ketepatan Format Kurikulum dengan mengacu pada SK Rekor Nomor 08 tahun 2016 tentang Format Kurikulum PT mengacu KKNI dan SNPT. Selama lima tahun terakhir, peninjauan kurikulum program studi PAI Pascasarjana IAIN Pontianak telah dilakukan sebanyak tiga kali. Dengan rincian sebagai berikut;
1. Peninjauan kurikulum tahap pertama melibatkan, pimpinan IAIN Pontianak, Pimpinan Pascasarjana, Pakar pendidikan UIN Sunan kalijaga Yogyakarta yaitu Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain, Dr. Hermansyah, M.Ag dan Dr. Hj. Lailial Muhtifah, M.Pd, dosen IAIN Pontianak, Kepala sekolah MTsN, SMA, MAN, Kantor Wilayah Kementerin Agama Provinsi kalimantan Barat dan Kota Pontianak. Peninjauan kurikulum yang pertama ini dilakukan pada tanggal 1-3 Oktober 2014 dalam bentuk workshop kurikulum yang di laksanakan di Hotel Borneo dan menghasilkan keputusan bahwa postur kurikulum Program Stusi PAI Pascasarjana sebanyak 45 SKS. Kurikulum ini kemudian di SK kan oleh Rektor IAIN Pontianak nomor 175 tahun 2014.
2. Peninjauan Kurikulum yang kedua dilaksanakan oleh pimpinan Pascasarjana dan Penjamin Mutu Pascasarjana IAIN Pontianak yang dihadiri oleh Dr. Ali Hasmy, M.Si, Dr. Misdah, M.Pd, Dr. Firdaus Achmad, M.Hum, Dr. Ibrahim, M.A, Dr.
Rahmap, M.Ag. Peninjauan kurikulum kedua ini dilaksanakan di Kabupaten Kubu Raya pada tanggal 12 Januari 2017, menghasilkan perubahan struktur kurikulum yang semula 45 SKS menjadi 72 SKS. Alasan perubahan ini didasarkan pada surat edaran Dirjen No. 526/E.E3/MI/2014 tentang penjelasan SN Dikti Program Pascasarjana dan Perpres RI No 8 Tahun 2012. Kurikulum ini kemudian di SK kan oleh Rektor IAIN Pontianak nomor 05.1 tahun 2017.
3. Peninjauan ketiga dilaksanakan oleh Pimpinan Pascasarjana, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Anggota Penjamin Mutu Pascasarjana IAIN Pontianak dan dosen Pascasarjana. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang sidang Pascasarjana IAIN Pontianak pada tanggal 18 Desember 2017. Hal ini dilakukan berdasarkan pertimbangan yang dibahas secara komprehensif dan mendalam tentang kurikulum yang tepat untuk diterapkan sesuai dengan kebutuhan dan mempertimbangkan seluruh aspek dalam perencanaan kurikulum serta upaya untuk menyesuaikan dengan visi dan misi IAIN Pontianak dan Pascasarjana berikut aturan tentang kurikulum maka komposisi dan struktur kurikulum dirampingkan menjadi 49 SKS. Kurikulum ini kemudian di SK kan oleh Rektor IAIN Pontianak nomor 55.5 tahun 2017.
1.4 Analisis Konteks
1.4.1 Berdasarkan Kepmenag Nomor 353 Tahun 2004 Bab II tentang Tujuan dan Isi Perguruan Tinggi Agama Islam Pasal 3. ayat 1 dan 2 dijelaskan bahwa: Program magister diarahkan pada hasil lulusan yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
a. mempunyai kemampuan mengembangkan dan memutakhirkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau kesenian dengan cara menguasai dan memahami, pendekatan, metode, kaidah ilmiah disertai ketrampilan penerapannya;
b. mempunyai kemampuan memecahkan permasalahan di bidang keahliannya melalui kegiatan penelitian dan pengembangan berdasarkan kaidah ilmiah:
c. mempunyai kemampuan mengembangkan kinerja profesionalnya yang ditunjukkan dengan ketajaman analisis permasalahan, keserbacakupan
1.4.2 Program Studi Pendidikan Agama Islam menghasilkan dan mencetak lulusan yang akan menduduki pekerjaan sebagai guru atau pendidik bidang Pendidikan Agama Islam. Berdasarkan undang-undang SISDIKNAS tahun 2003 pada bab XI pasal 39 ayat 2 di sebutkan bahwa pendidik harus memiliki kompetensi: a) menguasai karakter peserta didik; b) menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pemmbelajaran; c) mengembangkan kurikulum terkait dengan mata pelajaran yang diajarkanya; d) melaksanakan pem,bnelajaran yang mendidik dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk keperluan pembelajaran; e) memfasilitasi perkembangan potensi siswa, sehingga mampu mengaktualisasikan potensi diri secara maksimal; f) mampu berkomunikasi secara efektif, santun dan simpatik dengan peserta didik; g) melakukan penilain secara outentik terhadap hasil belajar siswa; h) mengembangkan tindakan reflektif, untuk meningkatkan mutu pembelajaran; i) menampilkan diri sebagai pribadi yang stabil, jujur religious, mantap, bijak, adil dan berwibawa; j) menjunjung tinggi etika profesi guru; k) mampu beradaptasi ditempat tugas diseluruh wilayah Indonesia; l) mampu berkomunikasi secara efektif dengan komunitas profesi sendiri; m) bertindak objektif, bersikap inklusif, serta tidak diskriminatif; n) menguasi materi struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung pelajaran.
BAB II
VISI DAN MISI, TUJUAN DAN SASARAN KELEMBAGAAN 2.1 Visi dan Misi IAIN Pontianak
2.1.1 Visi IAIN Pontianak
Ulung dan Terbuka dalam Kajian dan Riset Keilmuan, Keislaman serta Kebudayaan Borneo
2.1.2 Misi IAIN Pontianak
a. Menyelenggarakan Pendidikan Tinggi yang Ulung dalam Kajian Keilmuan, Keislaman, serta Kebudayaan Borneo.
b. Mengembangkan Kajian Keilmuan, Keislaman, Kebudayaan Borneo dengan basis Riset.
c. Meningkatkan peran Pengabdian dalam upaya penyelesaian persoalan kemasyarakata.
d. Membentuk insan kademik yang mandiri dan bermanfaat bagi bangsa dan kemanusiaan
e. Memperkuat dan memperluas jaringan kerjasama institusional dalam upaya mengembangkan dan melestarikan temuan ilmu pengetahuan teknologi dan / atau seni keagamaan Islam Borneo.
2.2 Visi dan Misi Pascasarjana IAIN Pontianak 2.2.1 Visi Pascasarjana IAIN Pontianak
Menuju Pascasarjana yang Ulung dan Terbuka dalam Kajian dan riset Keilmuan, Keislaman serta Kebudayaan Borneo tahun 2025
2.2.2 Misi Pascasarjana IAIN Pontianak
1. Menyelenggarakan pembelajaran dan Pendidikan dengan pendekatan Inter dan Multidisipliner untuk mengembangkan Kajian dan Riset Keilmuan, Keislaman, serta Kebudayaan Borneo.
2. Menyelenggarakan Kajian dan Riset Keilmuan, Keislaman, Kebudayaan Borneo yang memberikan manfaat bagi Bangsa dan Kemanusiaan.
Keilmuan, Keislaman, Kependidikan serta Kebudayaan Borneo. 2.3. Visi dan Misi Program Studi PAI S2 Pascasarjana IAIN Pontianak 2.3.1.Visi Program Studi PAI S2 Pascasarjana IAIN Pontianak
Menjadi Program Studi Pendidikan Agama Islam yang ulung dan terbuka dalam kajian dan Riset Keilmuan, Keislaman, serta kebudayaan Borneo Tahun 2025. 2.3.2 Misi Program Studi PAI S2 Pascasarjana IAIN Pontianak
a. Menyelenggarakan pembelajaran dan Pendidikan Agama Islam dengan pendekatan Inter dan Multidisipliner untuk mengembangkan kajian dan riset Keilmuan, keislaman, serta kebudayaan Borneo.
b. Menyelenggarakan Kajian dan Riset Keilmuan, Keislaman, Kebudayaan Borneo yang memberikan manfaat bagi Bangsa dan Kemanusiaan.
b. Menyelenggarakan Pengabdian pada Masyarakat Berbasis Kajian dan Riset Keilmuan, Keislaman, Kependidikan serta Kebudayaan Borneo.
2.4. Tujuan, sasaran dan strategi Pencapaian 2.4.1. Tujuan Prodi
a.menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing dalam mengembangkan Pendidikan Agama Islam di masyarakat.
b. Menghasilkan lulusan yang mempunyai kemampuan meneliti dalam mengembangan bidang keilmuan Pendidikan Islam.
c.Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan dalam mengabdikan diri pada Lembaga Pendidikan Islam dan masyarakat secara umum.
d. Menghasil lulusan program studi yang dapat menyelesaikan studi tepat waktu yang berakhlak mulia unggul dan kompetitif.
2.4.2. Sasaran
a. Meningkatkan wawasan dan kualitas mahasiswa melalui kegiatan bidang akademik dan non akademik
b. Meningkatkan wawasan dan kualitas dosen melalui keikutsertaan dalam program bertaraf nasional dan internasional dalam bentuk seminar, konsorsium, shortcourse bidang keilmuan dosen.
c. Mempublikasikan karya ilmiah dosen dan mahasiswa dalam bidang Pendidikan Islam kepada seluruh alumni dan pemangku kepentiangan secara luas.
d. Meningkatkan kapasitas kelembagaan prodi Magister PAI dengan Lembaga-lembaga baik dalam negeri maupun luar negeri.
2.4.3. Strategi Pencapaian
a. melakukan review kurikulum prodi magister Pendidikan Agama Islam secara periodic
b. melakukan asesemen yang terintegrasi dan komprehensif c. melakukan pembelajaran secara aktif dan partisipatif d. mendatangkan pakar atau dosen ahli dalam dan luar negeri
e. memfasilitasi mahasuiswa dalam kegiatan peningkatan mutu akademik dan non akademik berbasis kearifan lokal
f.pemanfaatan laboratorium untuk mengembangkan kompetensi lulusan
g. memaksimalkan potensi intelektual akademik mahasiswa melalui publikasi ilmiah dalam level local, nasional dan internasional
BAB III
MEKANISME PENYUSUSNAN STRUKTUR KURIKULUM 3.1. Profil Lulusan
Profil utama lulusan Prodi Magister Pendidikan Agama Islam Pascasajana IAIN Pontianak adalah Tenaga Pendidik, peneliti, konsultan, manajer lembaga Pendidikan yang berintegitas tinggi, berpengetahuan luas serta bertanggungjawab dalam melaksanakan tugas yang menjadi kewenanganya.
Tabel 1: Profil lulusan Prodi Magister PAI Kategori Profil Lulusan Deskripsi Profil
Utama Pendidik (master
Teacher) PAI Mampu dalam mengembangkan materistrategi pembelajaran dan penilaian bidang pendidikan agama Islam secara kreatif, inovatif berbasis multikultural dan trandisipliner
Tambahan Peneliti mampu mengembangkan dan
mempublikasikan pengetahuan dalam bidang pendidikan agama Islam melalui riset dalam rangka menghasilkan karya kreatif, inovatif dan berbasis IT.
Manajer/supervisor Mampu mengelola Lembaga Pendidikan dengan penuh tanggungjawab yang didukung dengan ilmu pengetahuan dalam bidang manajemen Pendidikan yang Mutahir, dan mampu melakukan supervise pembelajaran dengan secara bijak, objektif, empatik dan toleran dalam implementasi keahliannya.
Konsultan/trainer Memiliki kemampuan kerja, penguasaan pengetahuan, kemampuan manajerial dan tanggung jawab sebagai pengembang bahan ajar dalam bidang Pendidikan Agama Islam 3.2. Rumusan Capaian Pembelajaran (Learning Outcomes), Bahan Kajian dan
Matakuliah
Capaian pembelajaran lulusan Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam IAIN Pontianak adalah sebagai berikut:
Sikap (S):
Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja organisasi.
Tabel 2: Deskripsi KKNI dan Capaian Pembelajaran Lulusan Code CP Deskripsi KKNI dan Capaian Pembelajaran Lulusan S01 Bertakwa kepada Allah dan mampu menunjukkan sikap Islami;
S02 Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika
S03 Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
S04 Bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
S05 Menunjukkan sikap taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
S06 Berkontribusi dalam peningkatan mutu Kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila; S07 Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air,
memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;
S08 Menginternalisasikan nilai, norma, dan etika akademik dalam kehidupan di masyarakat dan di negara;
S09 Bertanggung jawab sepenuhnya terhadap nilai-nilai akademik yaitu kejujuran, kebebasan dan otonomi akademik yang diembannya.
S010 Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat.
S011 Bersikap inklusif, bertindak objektif dan tidak deskriminatif berdasarkan pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga dan status sosial ekonomi.
S012 Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan Keterampilan Umum (KU):
mampu memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternatif solusi secara mandiri dan kelompok
KU01 Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya;
KU02 Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik
KU03 Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri.
KU04 Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data
KU05 Menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi.
KU06 Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengaman-kan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi
KU07 Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur Keterampilan Khusus (KK):
Mampu mengaplikasikan bidang keahliannya dan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni pada bidangnya dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi.
KK01 Mampu merancang pembelajaran PAI yang kreatif dan inovatif yang teruji secara ilmiah atau didukung teori ilmiah dengan pendekatan interdisipliner atau multidisipliner untuk memacahkan problematika pembelajaran PAI
Tabel 2:
Peta Capaian Pembelajaran Lulusan, Bahan Kajian dan Matakuliah No Kode
1 S01 Bertakwa kepada Allah dan mampu
menunjukkan sikap Islami;
Konsep Akhlak dalam Al-Quran dan Hadits (BK-S01)
Sejarah pembentukan akhlak umat Islam (BK-S02)
Ruanglingkup kajian akhlak dalam Islam (BK-S03)
Metode pembelajaran akhlak (BK-S04)
Pendidikan Akhlak 2 S02 Menjunjung tinggi nilai
kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika 3 S03 Menghargai
keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan
KK02 Mampu memecahkan masalah pengembangan kurikulum yang terkaitan dengan bidang Pendidikan Agama Islam dengan menggunakan multi pendekatan (Filosofis, Psikologis, TeknologisSosiologis, dan yuridis) KK03 Mampu memecahkan masalah evaluasi pembelajaran PAI serta
mengembangkan sistem evaluasi dalam PAI melalui pemanfaatan teori ilmiah
KK04 Mampu memanfaatkan teknologi untuk kegiatan pembelajaran, riset, dan pengembangan profesional dalam bidang PAI.
KK05 Mampu mengembangkan keilmuan bidang Pendidikan Agama Islam melalui penelitian ilmiah.
KK06 Mampu mengelola Lembaga Pendidikan dengan memafaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi
KK07 Mampu mengembangkan model penyelenggaraaan Pendidikan Agama Islam dan memberikan alternatif solutif terhadap masalah-masalah pendidikan Islam
KK08 Mampu memanfaatkan teknologi untuk kegiatan pembelajaran, riset, dan pengembangan profesional dalam bidang PAI secara berkelanjutan, mandiri dan kolektif.
KK09 Mampu menggunakan teks bahasa arab dan bahasa inggris dalam mengembangkan keilmuan bidang Pendidikan Islam
Analisis kritis perkembangan akhlak era modern (BK-S05) Konsep penegmbangan kearifan local (BK-T01) Landasan pengembangan kearifan lokal dalam pendidikan (BK-T02)
Bentuk kearifan local (BK-T03)
Peran dan fungsi
kearifan local (BK-T04) 4 S04 Bekerjasama dan
memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
5 S05 Menunjukkan sikap taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara; 6 S06 Berkontribusi dalam peningkatan mutu Kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;
Islam dan Kearifan Lokal
7 S07 Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa; 8 S08 Menginternalisasikan
nilai, norma, dan etika akademik dalam kehidupan di masyarakat dan di negara; 9 S09 Bertanggung jawab sepenuhnya terhadap nilai-nilai akademik yaitu kejujuran,
kebebasan dan otonomi akademik yang
diembannya. 10 S010 Menampilkan diri
sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. 11 S011 Bersikap inklusif,
bertindak objektif dan tidak deskriminatif berdasarkan pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga dan
status sosial ekonomi. 12 S012 Menginternalisasi
semangat kemandirian, kejuangan, dan
kewirausahaan Keterampilan Umum (KU):
Mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis informasi dan data, dan mampu memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternatif solusi secara mandiri dan kelompok
1 KKU 01
Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang
keahliannya;
Konsep metode
penafsiran ayat al-Quran (BK-A01)
Analisis teks ayat-ayat tematik Pendidikan (BK-A02)
Studi Al-Quran
Konsep analisis hadits (BK-B01) menggunakan hadits tentang Pendidikan dalam pembelajaran PAI (BK-B02) Studi Haditas Pendekatan dalam pengembanagan model pembelajaran (BK-C01) Model-model Pembelajaran aktif (BK-C02) Strategi Pembelajaran Inovasi Pembelajaran (BK-D01) Desain Perangkat pembelajaran PAI (BK-D02) Pengembangan Pembelajaran PAI Analisis dan pengembangan materi PAI (BK-E05) Pengembangan Kurikulum dan Materi PAI 2 KKU 02 Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai
humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam
Inovasi Pembelajaran (BK-D01) Desain Perangkat pembelajaran PAI (BK-D02) Pengembangan Pembelajaran PAI Desain Perangkat pembelajaran PAI (BK-D02) Pengembangan Kurikulum PAI Konsep dasar media
solusi, gagasan, desain
atau kritik Pembelajaran (BK-G02)Lembar kerja Siswa PAI (BK-G03) Pendekatan dalam pengembanagan model pembelajaran (BK-C01) Model-model Pembelajaran aktif (BK-C02 Pengembangan Strategi Pembelajaran PAI Konsep teoritik pengukuran, penilaian, dan evaluasi (BK-F01) Penilaian Autentik Konstruksi Instrumen tes (BK-F02) Pengembangan Evaluasi PAI
3 KKU 03 Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri. Konsep teoritik pengukuran, penilaian, dan evaluasi (BK-F01) Penilaian Autentik (BK-F02) Konstruksi Instrumen tes (BK-F03) Pengembangan Evaluasi Pembelajaran PAI
Konsep dasar media Pembelajaran (BK-G01) Macam-macam media Pembelajaran (BK-G02) Lembar kerja Siswa PAI (BK-G03)
Pengembangan Media
Pembelajaran PAI
4 KKU 04 Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks
penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data Konsep teoritik penelitian Pendidikan (BK-H01) Paradigma penelitian Analisis Model (BK-H02) Penegmbangan penelitian PAI (BK-H03) Metode penelitian Pendidikan
5 KKU 05 Menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi.
Desain Penelitian tesis (BK-I01)
Pengembangan Proposal Tesisi (BK-I02)
Presentasi Proposal tesis (BK-I03) Seminar Proposal Tesis 6 KKU 06 Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengaman-Konsep teoritik penelitian Pendidikan (BK-H01) Metode penelitian Pendidikan
kan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi Paradigma penelitian Analisis Model (BK-H02) Penegmbangan penelitian PAI (BK-H03)
Desain Penelitian tesis (BK-I01)
Pengembangan Proposal Tesisi (BK-I02)
Presentasi Proposal tesis (BK-I03)
Seminar Proposal Tesis
Keterampilan Khusus (KK):
Mampu mengaplikasikan bidang keahliannya dan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni pada bidangnya dalam penyelesaian masalah serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi.
1 KK01
Mampu merancang pembelajaran PAI yang kreatif dan inovatif yang teruji secara ilmiah atau didukung teori ilmiah dengan pendekatan interdisipliner atau multidisipliner untuk memacahkan problematika pembelajaran PAI Konsep teoritik pengukuran, penilaian, dan evaluasi (BK-F01) Penilaian Autentik Konstruksi Instrumen tes (BK-F02) Pengembangan pembelajaran PAI
Konsep dasar media Pembelajaran (BK-G01) Macam-macam media Pembelajaran (BK-G02) Lembar kerja Siswa PAI (BK-G03)
Pengembangan Media
Pembelajaran PAI
Desain Penelitian tesis (BK-I01)
Pengembangan Proposal Tesisi (BK-I02)
Presentasi Proposal tesis (BK-I03)
Seminar tesis
2 KK02 Mampu memecahkan masalah pengembangan kurikulum yang terkaitan dengan bidang
Pendidikan Agama Islam dengan menggunakan multi pendekatan (Filosofis, Psikologis, TeknologisSosiologis, dan yuridis) Landasan Pengembangan Kurikulum Model Pengembangan Kurikulum Analisis dan pengembangan materi PAI Pengembangan Kurikulum dan materi PAI 3 KK03 Mampu memecahkan masalah evaluasi pembelajaran PAI serta
Konsep teoritik pengukuran, penilaian, dan evaluasi (BK-F01) Pengembangan Evaluasi Pembelajaran PAI
evaluasi dalam PAI melalui pemanfaatan teori ilmiah F02) Konstruksi Instrumen tes (BK-F03) 4 KK04 Mampu memanfaatkan teknologi untuk kegiatan pembelajaran, riset, dan pengembangan
profesional dalam bidang PAI.
Konsep dasar media Pembelajaran (BK-G01) Macam-macam media Pembelajaran (BK-G02) Lembar kerja Siswa PAI (BK-G03) Pengembangan Media Pembelajaran PAI Konsep teoritik pengukuran, penilaian, dan evaluasi (BK-F01) Penilaian Autentik Konstruksi Instrumen tes (BK-F02) Pengembangan Pembelajaran PAI 4 KK05 Mampu mengembangkan keilmuan bidang
Pendidikan Agama Islam melalui penelitian ilmiah. Konsep teoritik penelitian Pendidikan (BK-H01) Paradigma penelitian Analisis Model (BK-H02) Penegmbangan penelitian PAI (BK-H03) Metode Penelitian Pendidikan 6 KK06 Mampu mengelola Lembaga Pendidikan dengan memafaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi Konsep manajemen Lembaga Pendidikan (BK-J01) Ruanglingkum manajemen Pendidikan (BK-J02) Fungsi manajemen (BK-J03) Mamajemen Pendidikan Islam Konsep kepemimpinan (BK-K01) Gaya kepemimpinan (BK-K02) Karakter pemimpin Pendidikan Islam (BK-K03) Kepemimpinan Pendidikan Islam KK07 Mampu mengembangkan model penyelenggaraaan
Pendidikan Agama Islam dan memberikan
alternatif solutif terhadap masalah-masalah pendidikan Islam Konsep teoritik edupreneurship (BK-L01) Pengembangan minat entrepreneurship (BK-L02 Strategi pengembangan Entrepreneurship (BK-L03) Entrepreneurship Pendidikan ISlam
KK08 Mampu memanfaatkan teknologi untuk kegiatan pembelajaran, riset, dan pengembangan
profesional dalam bidang PAI secara berkelanjutan, mandiri dan kolektif.
Konsep Pendidikan luar sekolah (BK-M01) Model Pendidikan luar sekolah (BK-M01) Analisis pelaksanaan PAI luar sekolah (BK-M01)
Pendidikan PAI luar Sekolah
KK09
Mampu menggunakan teks bahasa arab dan bahasa inggris dalam mengembangkan keilmuan bidang Pendidikan Islam
Struktur kalimat dalam bahsa arab (BK-N01) Konsep terjemah teks dalam bahsa Arab (BK-N02)
Analisis teks Ilmiah berbahasa Arab (BK-N03)
Bahasa Arab
Struktur kalimat dalam bahsa Inggris (BK-P01) Konsep translite teks dalam Bahasa Inggris (BK-P02)
Analisis teks ilmiah dalam bahsa Inggris (BK-P03)
Bahasa Inggris
Pengetahuan (P):
Mampu Menguasai konsep teoretis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebut secara mendalam, serta mampu memformulasikan penyelesaian bidang pengetahuan secara prosedural.
1 P01
Menguasai konsep-konsep teoretis dan landasan keilmuan pendidikan secara mendalam sebagai titik tolak dalam
pengembangan
pembelajaran PAI yang kreatif dan inovatif dengan menerapkan pendekatan
interdisipliner dan multidisipliner serta berdasarkan kajian teoretis yang shahih dan mutakhir
Konsep dasar media Pembelajaran (BK-G01) Macam-macam media Pembelajaran (BK-G02) Pengembangan Lembar kerja Siswa PAI (BK-G03) Pengembangan Media Pendidikan Islam Pendekatan dalam pengembanagan model pembelajaran (BK-C01) Model-model Pembelajaran aktif (BK-C02) Keunggulan dan kelemahan model pembelajaran (BK-C03) Pengembangan Strategi Pembelajaran PAI
pembelajaran (BK 1101) Inovasi pembelajaran PAI (BK 1102) Pengembangan produk inovatif pembelajaran PAI (BK 1103) Pembelajaran PAI Sistem Pendidikan Nasional Landasan Filosofis (BK-O01) Landasan Sosial-budaya (BK-O02) Landasan psikologis (BK-O03) Landasan Iptek (BK-O04) Landasan Pendidikan
Makna dan batasan filsafat ilmu (BK-U01) Ontology ilmu (BK-U02) Epistemology ilmu Aksiologi ilmu BK-U03) Filsafat Ilmu 2 P01 Menguasai konsep teoretis pengembangan kurikulum PAI dan pemecahan masalah-masalah PAI yang berdasarkan multi pedekatan (Filosofis, Psikologis, Teknologi-Sosiologis dan Yuridis)
Landasan Pengembangan Kurikulum Prinsip pengembangan PAI (BK 404) Model Pengembangan Kurikulum Analisis dan pengembangan materi PAI Pengembangan Kurikulum dan Materi PAI 3 P01 Menguasai konsep teoritis, Teknik dan pengembangan dalam asesmen Pendidikan Islam Konsep teoritik pengukuran, penilaian, dan evaluasi (BK-F01) Penilaian Autentik (BK-F02) Konstruksi Instrumen tes (BK-F03) Pengembangan Evaluasi Pembelajaran PAI 4 P01 Menguasai teori-teori metodologi penelitian dan mengaplikasikannya untuk menjawab tantangan-tantangan di bidang pendidikan agama Islam Konsep teoritik penelitian Pendidikan (BK-H01) Paradigma penelitian Analisis Model (BK-H02) penegmbangan Metode Penelitian Pendidikan
penelitian PAI (BK-H03)
Desain Penelitian tesis (BK-I01)
Pengembangan Proposal Tesisi (BK-I02)
Presentasi Proposal tesis (BK-I03) Seminar Proposal Tesis Statistik Deskriptif (BK-Q01) Statistik Inverensial (BK-Q02) Koleksi data (BK-Q03) Analisis Data Kuantitaif Penyajian data R01) Reduksi data (BK-R02) Verifikasi/simpulan (BK-R03) Analisis data Kualitatif 5 P01 Menguasai pengetahuan yang mendukung bidang Pendidikan Agama Islam dan mengembangkanya
Konsep dasar kurikulum
- BK 401 PengembanganKurikulum PAI
6 P01
Menguasai teori-teori aplikatif dalam pengelolaan Lembaga Pendidikan Islam era modern Konsep manajemen Lembaga Pendidikan (BK-J01) Ruanglingkum manajemen Pendidikan (BK-J02) Fungsi manajemen (BK-J03) Mamajemen Pendidikan Islam Konsep kepemimpinan (BK-K01) Gaya kepemimpinan (BK-K02) Karakter pemimpin Pendidikan Islam (BK-K03) Kepemimpinan Pendidikan Islam Konsep teoritis Supervisi Pendidikan (BK-T01) Instrument supervisi Pendidikan BK-T02) Tindak lanjut supervise (BK-T03)
Supervisi
3.3. Analisis SKS Matakuliah berdasarkan Bahan Kajian, Kedalaman dan Keluasan
3.4. Table 3: SKS Matakuliah berdasarkan Bahan Kajian, Kedalaman dan Keluasan No Nama Mata Kuliah Kedalaman Keluasan Beban SKS
Sementara SKS
1 Studi Al-Quran 3 5 15 1,633 2
2 Studi Hadits 4 4 16 1,733 2
3 Islam 5 4 20 2,425 2
4 Islam dan Kearifan Lokal 5 4 20 2,625 3
5 Pendidikan Akhlak 4 4 16 1,733 2
6 Landasan Pendidikan 3 6 18 2,122 2
7 Pengembangan Materi dan
Kurikulum PAI 5 4 20 2,425 2 8 Pengembangan Media Pembelajaran PAI 4 5 20 2,425 2 9 Pengembangan Evaluasi Pembelajaran PAI 4 5 20 2,425 2 10 Pengembangan Strategi Pembelajaran PAI 4 5 20 2,425 2 11 Pengembangan Pembelajaran PAI 4 5 20 2,425 2
12 Manajemen Pendidikan Islam 4 5 20 2,425 2
13 Kepemimpinan pendidikan
Islam 4 5 20 2,425 2
14 Metode Penelitian Pendidikan 4 5 20 2,425 2
15 Seminar Proposal Tesis 4 5 20 2,425 2
16 Pendidikan Luar Sekolah 4 4 16 1,733 2
17 Analisis Data Kuantitaif 3 5 15 1,633 2
18 Analisis data Kualitatif 4 5 20 2,425 2
19 Entrepreneurship Pendidikan Islam 4 5 20 2,425 2 20 Bahasa Arab 3 5 15 1,633 2 21 Bahasa Inggris 3 5 15 1,633 2 22 Filsafat Ilmu 3 5 15 1,633 2 23 Penulisan Tesis 7 6 42 5,478 6 Total Sks 49 sks
3.4. Analisis Soft Skills (aspek Sikap)
Berdasar deskripsi pada BAB III, yang terdapat pada table 2 beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi khususnya aspek sikap dan beberapa keterampilan umum (soft skills)
yang tidak memunculkan bahan kajian dan matakuliah. Capaian kompetensi tersebut diintegrasikan dalam proses pembelajaran yang berlangsung pada tiap semester
No Mata kuliah Capaian Pembelajaran Lulusan
SO1-SO11 KU 01 KU02 KU03
2 Studi Al-Qur’an v v
3 Studi Hadits v v
4 Filsafat Ilmu v v
3.5. Struktur Kurikulum Berdasarkan Urutan Mata Kuliah (Mk) Semester Demi Semester Tabel 4: Sturktur Mata Kuliah Prodi Magister PAI Smt Kode MK Nama Mata Kuliah(1) Bobot
SKS
SKS MK dalam
Kurikulum Kelengkapan(3) Unit/ Jur/ Fak Penyelenggara Inti(2)
Insti-tusional Deskripsi Silabus SAP
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
I MKP-8001 Bahasa Arab 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana
MKP-8002 Bahasa Inggris 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana
MKP-8004 Kajian Islam Komprehensif 3 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana
PAI-8001 Landasan Pendidikan (Filosofis,Historis, Sosiologis, Psikologis) 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana
PAI-8002 Filsafat Ilmu 3 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana
PAI-8013 Metode Penelitian Kualitatif*) 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana PAI-8014 Metode Penelitian Kuantitatif*) 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana
Jumlah 14
II PAI-8003 Studi al-Quran 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana
PAI-8004 Studi al-Hadist 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana
PAI-8005 Pendidikan Akhlak 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana
PAI-8006 Pengembangan Materi danKurikulum PAI 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana PAI-8007 Pengembangan StrategiPembelajaran PAI 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana
PAI-8011 Manajemen Mutu Pendidikan Islam 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana
PAI-8015 Analisis Data Kualitatif**) 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana
PAI-8016 Analisis Data Kuantitatif**) 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana
Jumlah 14
III PAI-8008 Pengembangan Media PembelajaranPAI 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana PAI-8009 Pengembangan EvaluasiPembelajaran PAI 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana PAI-8012 Kepemimpinan dan Supervisi PAI 3 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana
PAI-8015 Pendidikan Luar Sekolah***) 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana
PAI-8016 EnterpreneurshipIslam***) Pendidikan 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana PAI-8017 Konsultan Pendidikan Islam***) 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana MKP-8003 Isu-Isu Budaya dan Kearifan Lokal 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana
MKP-8005 Penyusunan Proposal Tesis 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana
Jumlah 13
IV PAI-8009 Pengembangan Pembelajaran PAI 2 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana
MKP-8006 Penyusunan Tesis 6 √ √ √ √ Prodi PAI Pascasarjana
Jumlah 8
3.7. Perubahan Kurikulum yang lama terhadap yang baru beserta alasan
Peninjauan kurikulum dari kurikulum dengan beban studi 72 menjadi 49, uraiannya sebagai berikut: Table 5: Perubahan Kuruikulum lama dan beban studi baru Prodi Magister PAI No . No. MK Nama MK MK Baru/ Lama/Hapus Perubahan pada Alasan Peninjauan Atas Usulan/ Masukan dari Berlaku Mulai Sem./Th. Sila bus/ SAP Buk u Ajar (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) 1 PAI-8005 Strategi Pembelajaran PAI (teori dan
aplikasi)
MK Baru
Untuk penguatan kepada calon magister pendidikan Islam tentang bagaimana strategi pembelajaran PAI yang tepat,
baik secara teori maupun aplikasi Stake Holder IAIN Pontianak danuser Angkatan 12 semester Ganjil Tahun 2016
2 PAI-801 Studi Al Quran MK Lama: Tafsir Tarbawi MK Baru: Studi Al Quran
Agar secara keilmuan mahasiswa Pascasarjana mendapatkan pemahaman pendekatan ilmu al qur’an
secara komprehensif Stake Holder IAIN Pontianak danuser Angkatan 15 semester 2 Ganjil 2017/2018 3 PAI-8002 Hadits Tarbawi Mk Baru: Studi Hadis
Agar secara keilmuan mahasiswa Pascasarjana mendapatkan pemahaman pendekatan ilmu al qur’an
secara komprehensif Stake Holder IAIN Pontianak danuser Angkatan 15 semester 2 Ganjil 2017/2018 4 MKP-8006 Karya Ilmiah (Artikel/Makala h) MK di Hapus
Karena adanya pengurangan jumlah beban studi yang cukup signifikan dari 72 SKS menjadi
49 SKS Stake Holder IAIN Pontianak danuser Angkatan 15 semester 2 Ganjil 2017/2018 5 MKP-8007 Seminar (Nasional/Intern asional) MK di Hapus
Karena adanya pengurangan jumlah beban studi yang cukup signifikan dari 72 SKS menjadi
49 SKS Stake Holder IAIN Pontianak danuser Angkatan 15 semester 2 Ganjil 2017/2018
6 PAI-8003
Landasan
Pendidikan MK di Hapus
Karena adanya pengurangan jumlah beban studi yang cukup signifikan dari 72 SKS menjadi
49 SKS Stake Holder IAIN Pontianak danuser Angkatan 15 semester 2 Ganjil 2017/2018 7 PAI-8004 Filsafat Pendidikan Islam MK di Hapus
Karena adanya pengurangan jumlah beban studi yang cukup signifikan dari 72 SKS menjadi
49 SKS Stake Holder IAIN Pontianak danuser Angkatan 15 semester 2 Ganjil 2017/2018 8 PAI-8006 Perencanaan dan Pengembangan Kurikulum MK di Hapus
Karena adanya pengurangan jumlah beban studi yang cukup signifikan dari 72 SKS menjadi
49 SKS Stake Holder IAIN Pontianak danuser Angkatan 15 semester 2 Ganjil 2017/2018 9 PAI-8009 Evaluasi Pembelajaran Tingkat Lanjut MK di Hapus
Karena adanya pengurangan jumlah beban studi yang cukup signifikan dari 72 SKS menjadi
49 SKS Stake Holder IAIN Pontianak danuser Angkatan 15 semester 2 Ganjil 2017/2018
10 PAI-8007
Strategi Pembelajaran PAI (Teori dan
Aplikasi)
MK Baru
Untuk penguatan kepada calon magister pendidikan Islam tentang bagaimana strategi pembelajaran PAI yang tepat,
baik secara teori maupun aplikasi Stake Holder IAIN Pontianak danuser Angkatan 15 semester Ganjil 2017/2018 11 PAI-8010 Pengembangan Strategi Pembelajaran PAI MK Lama: Kepemimpinan pendidikan Islan dan Supervisi Pendidikan Islam. MK Baru: Pengembangan Strategi Pembelajaran PAI
Untuk penguatan kepada calon magister pendidikan Islam tentang bagaimana strategi
pembelajaran PAI Stake Holder IAIN Pontianak danuser Angkatan 15 semester Ganjil 2017/2018 12 PAI-8012 Kepemimpinan dan supervisi Pendidikan Islam MK Baru
Untuk penguatan kepada calon magister pendidikan Islam
tentang bagaimana Kepemimpinan dan supervisi
Pendidikan Islam Stake Holder IAIN Pontianak danuser Angkatan 15 semester Ganjil 2017/2018
13 PAI-8015 Pendidikan Akhlak MK Baru: Pendidikan Akhlak MK Lama: Pendidikan Nilai Dan Karakter
Untuk penguatan kepada calon magister pendidikan Islam tentang Pendidikan Akhlak
Stake Holder IAIN Pontianak danuser Angkatan 15 semester Ganjil 2017/2018 14 PAI-8018 Enterpreneurship Pendidikan Islam***) MK Baru
Untuk penguatan kepada calon magister pendidikan Islam
tentang Enterpreneurship Pendidikan Islam***) Stake Holder IAIN Pontianak danuser Angkatan 15 semester Ganjil 2017/2018 15 PAI-8019 Konsultan Pendidikan Islam***) MK Baru
Untuk penguatan kepada calon magister pendidikan Islam tentang Konsultan Pendidikan
Islam***) Stake Holder IAIN Pontianak danuser Angkatan 15 semester Ganjil 2017/2018 16 PAI-8006 Pengembangan Materi dan Kurikulum PAI MK Baru Memberikan keterampilan kepada calon magister pendidikan Islam tentang Pengembangan Materi dan
Kurikulum PAI Stake Holder IAIN Pontianak danuser Angkatan 15 semester Ganjil 2017/2018
17 PAI-8007 Pengembangan Strategi Pembelajaran PAI MK Baru Memberikan keterampilan kepada calon magister pendidikan Islam tentang
Pengembangan Strategi Pembelajaran PAI Stake Holder IAIN Pontianak danuser Angkatan 15 semester Ganjil 2017/2018 18 PAI-8008 Pengembangan Media Pembelajaran PAI MK Baru Memberikan keterampilan kepada calon magister pendidikan Islam tentang
Pengembangan Media Pembelajaran PAI Stake Holder IAIN Pontianak danuser Angkatan 15 semester Genap Tahun 2018 19 PAI-8009 Pengembangan Evaluasi Pembelajaran PAI MK Baru Memberikan keterampilan kepada calon magister pendidikan Islam tentang
Pengembangan Evaluasi Pembelajaran PAI Stake Holder IAIN Pontianak danuser Angkatan 15 semester Genap Tahun 2018
3.8. Capaian Pembelajaran Perkuliahan (Course Learning Outcomes/CLO) Table 6: Capaian Pembelajaran Perkuliahan (Course Learning Outcomes/CLO) Kode Mata
Kuliah Mata Kuliah RumusanOutcomes/CLOCapaian) Pembelajaran/Perkuliahan (Course Learning MKP-8001 Bahasa Arab Mata kuliah ini mengkaji/menganalisis konsep kebahasaan khususnya Bahasa
Arab dalam pembelajaran dengan basis riset kearifan lokal Borneo.
MKP-8002 Bahasa Inggris Mata kuliah ini mengkaji/menganalisis konsep kebahasaan khususnya Bahasa Inggris dalam pembelajaran dengan basis riset kearifan lokal Borneo.
MKP-8003 Isu-Isu Budaya dan KearifanLokal Mata kuliah ini membahas tentang Konsep budaya lokal yang berkearifan dalammasyarakat Borneo sehingga mahasiswa dapat mengkritisi Konsep Islam dalam dialektika budaya
MKP-8004 Kajian Islam Komprehensip Mata kuliah ini membahas tentang Pendidikan Islam secara komprehensif sehingga mahasiswa dapat mengkritisi cara terhadap Islam sebagai produk Sejarah sampai pada diskursus Pendidikan Islam dalam semua aspek kehidupan
MKP-8005 Penyusunan Proposal Tesis Mahasiswa secara praktis dapat merancang proposal tesis dengan “warna risetKeislaman berbasis kebudayaan Borneo” MKP-8006 Penyusunan Tesis Mahasiswa secara praktis diarahkan agar dapat menghasilkan karya akhir studidalam bentuk tesis tentang tema Pendidikan Agama Islam dengan “warna riset
Keislaman berbasis kebudayaan Borneo” PAI-8001 Landasan Pendidikan
(Filosofis, Historis, Sosiologis, Psikologis)
Matakuliah ini berisikan landasan pendidikan dalam dimensi filsafat, hukum, agama, sejarah, sosial-budaya, psikologi dan ekonomi sehingga mahasiswa diharapkan dapat membangun tradisi keilmuan dan nilai pendidikan yang kuat. PAI-8002 Filsafat Ilmu Mata kuliah ini berisi Teori dan Konsep-konsep Filsafat Ilmu dan kaitannya
dengan Kajian Keislaman sehingga mahasiswa dapat mengklasifikasi konsep ilmu menurut Paradigma Al-Quran, Prototype, Kontribusi dan Desainnya di masa depan.
PAI-8003 Studi al-Quran
Mata kuliah ini membahas tentang Corak Penafsiran Al-Quran mulai dari Era Klasik, Kontemporer, sampai perkembangannya di Indonesia sehingga mahasiswa dapat mengkritisi dinamika corak tafsir yang lebih humanis dan solutif terhadap persoalan kekinian.
PAI-8004 Studi al-Hadist Mata kuliah ini membahas tentang Corak Penafsiran terhadap Hadis sehinggamahasiswa mengkorelasikan terhadap persoalan keumatan di Indonesia sehingga membuka ruang adanya solusi.
PAI-8005 Pendidikan Akhlak
Mata kuliah ini berisi tentang konseptual pendidikan akhlak yang meliputi makna, ruang lingkup, urgensi dan tujuan, materi dan metode serta menganalisis faktor yang mempengaruhi pembentukan akhlak sehingga mahasiswa dapat membuat kajian riset pendidikan akhlak berbasis kearifan local
PAI-8006 Pengembangan Materi danKurikulum PAI
Mata kuliah ini berisi tentang konseptual materi dan kurikulum PAI untuk dikembangkan berdasarkan teori dan pendapat pakar pendidikan Islam sehingga mahasiswa dapat menyusun kurikulum PAI secara mikro pada satuan pendidikan tertentu yang berbasis kearifan lokal.
PAI-8007 Pengembangan StrategiPembelajaran PAI
Mata kuliah ini berisi tentang konseptual strategi Pembelajaran PAI untuk dikembangkan berdasarkan teori dan pendapat pakar pendidikan Islam sehingga mahasiswa dapat merancang dan menemukan strategi baru yang berbasis kearifan lokal.
PAI-8008 Pengembangan Media
Pembelajaran PAI Mahasiswa memahami konsep dasar inovasi, media dan teknologi pendidikan,Model Pembelajaran PAI serta mengembangkan seluruh ranah kepribadiannya juga dapat merancang pembelajaran PAI Preskriptif yang inovatif sesuai dengan media dan teknologi pendidikan serta proposal penelitian PAI
PAI-8009 Pengembangan EvaluasiPembelajaran PAI
Mata kuliah ini berisi tentang konseptual evaluasi pembelajaran PAI untuk dikembangkan berdasarkan teori dan pendapat pakar pendidikan Islam sehingga mahasiswa dapat menganalisis pencapaian pembelajaran PAI yang lebih holistik dan berbasis kearifan lokal.
PAI-8010 Pengembangan PembelajaranPAI
Mata kuliah ini membahas tentang pengembangaan model-model Pendidikan Islam yang humanis, behavioristik, sibernetik, psikoanalisis, psikosufistik sehingga mahasiswa secara kreatif dapat merancang dan menemukan pembelajaran yang lebih inovatif.
PAI-8011 Manajemen Mutu Pendidikan
Islam Matakuliah ini dikembangkan agar potensi mahasiswa dalam bidang kemampuanmemanej sekolah dalam menunjang proses pembelajaran dalam stuatu institusi pendidikan Islam sehingga dapat terlaksana dengan berorientasi pada manajemen dan standar mutu sehingga dapat bersaing dengan institusi pendidikan umum PAI-8012 Kepemimpinan PendidikanIslam Mata kuliah ini berisi konseptual kepemimpinan terhadap mekanisme pendidikanIslam dalam sebuah lembaga pendidikan dengan mengedepankan mutu terpadu
sehingga mahasiswa dapat menerapkan kepemimpinan yang humanis.
PAI-8013 Supervisi Pendidikan Islam Mata Kuliah ini berisi konseptual pengawasan terhadap mekanisme pendidikanIslam dalam sebuah lembaga pendidikan dengan mengedepankan mutu terpadu sehingga mahasiswa dapat menerapkan pengawasan yang humanis-teologis.
PAI-8014 Metode PenelitianKualitatif*)
Mata kuliah berisi cara membuat rancangan penelitian melalui kerangka naturalistik-fenomenologis untuk karya tulis akhir dengan kajian pendidikan Islam atau pendidikan Agama Islam berbasis kebudayaan Borneo dalam proposal thesis berdasarkan kaedah pedoman penulisan thesis IAIN Pascasarjana IAIN Pontianak. PAI-8015 Metode PenelitianKuantitatif*)
Mata kuliah berisi cara membuat rancangan penelitian kerangka untuk karya tulis akhir dengan kajian pendidikan Islam atau pendidikan Agama Islam berbasis kebudayaan Borneo dalam proposal thesis berdasarkan kaedah pedoman penulisan thesis IAIN Pascasarjana IAIN Pontianak.
PAI-8016 Analisis Data Kualitatif**)
Mata kuliah berisi cara melakukan analisis penelitian melalui kerangka naturalistik-fenomenologis untuk karya tulis akhir dengan kajian pendidikan Islam atau pendidikan Agama Islam berbasis kebudayaan Borneo dalam proposal thesis berdasarkan kaedah pedoman penulisan thesis IAIN Pascasarjana IAIN Pontianak PAI-8017 Analisis Data Kuantitatif**)
Mata kuliah berisi cara melakukan analisis penelitian melalui kerangka positifisme-empiris untuk karya tulis akhir dengan kajian pendidikan Islam atau pendidikan Agama Islam berbasis kebudayaan Borneo dalam proposal thesis berdasarkan kaedah pedoman penulisan thesis IAIN Pascasarjana IAIN Pontianak
PAI-8018 Pendidikan Luar Sekolah***) Mata kuliah ini berisi konsep pendidikan yang dilaksanakan di luar persekolahansehingga mahasiswa dapat dipersiapkan menjadi tenaga trainer yang dapat memberdayakan pusat kegiatan masyarakat.
PAI-8019 EnterpreneurshipIslam***) Pendidikan Mata kuliah ini berisi konsep partnership, peluang kerja, dan komunikasi dalampendidikan Agama Islam sehingga mahasiswa dapat dipersiapkan menjadi tenaga trainer.
PAI-8020 Konsultan PendidikanIslam***)
Mata Kuliah ini membahas dan menganalisis tentang Kebijakan-kebijakan Pendidikan Islam di Indonesia, sehingga mahasiswa dapat mengembangkan alternatif Kebijakan tersebut melalui simulasi-simulasi kasus yang terjadi baik di lembaga pendidikan Umum, Agama dan Pondok Pesantren
BAB IV
PROSES PEMBELAJARAN, PENILAIAN DAN MONITORING
Proses pembelajaran merupakan bagian kriteria minimal pelaksanaan pembelajaran pada prodi dalam mencapai kompetensi lulusan yang diharapkan. Standar proses pembelajaran merupakan kriteria minimal tentang pelaksanaan pembelajaran pada program studi untuk memperoleh capaian pembelajaran lulusan. Standar proses pembelajaran di pascasarjana IAIN Pontianak mencakup: (a) karakteristik proses pembelajaran, (b) perencanaan proses pembelajaran, (c) pelaksanaan proses pembelajaran dan (d) beban belajar mahasiswa dan proses e Penilaian pembelajaran dan monitoring
4.1. Karakteristik Pembelajaran di Pascasarjana IAIN Pontianak
a. Integrative. Capaian pembelajaran lulusan akan dicapai secara keseluruhan dalam satu kesatuan yang dilakukan menggunakan pendekatan interdisipliner b. Holistic. Pembelajaran yang holistic adalah pembelaajran dengan pendekatan
interdisipliner yang isinya komprehensif dan terintegrasi budaya local, nasional dan internasional.
c. Interaktif.
Pembelajaran interaktif adalah pembelajaran yang mengutamakan interaksi edukatif multi arah antara dosen, mahasiswa, dan sumber lain yang relevan dengan prinsip keterbukaan informasi.
d. sumber belajar
e. Saintifik. Proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik merupakan proses pembelajaran yang mengedepankan prinsip dan prosedur kerja secara ilmiah sehingga tercipta suasana akademik yang berlandaskan pada nilai-nilai agama dan budaya luhur bangsa Indonesia.
f. Kontekstual. Proses pembelajaran kontekstual adalah proses pembelajaran yang diarahkan untuk mencapai kompetensi lulusan sesuai dengan bidang keahliannya dengan cara mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu pengetahuan untuk menyelesaikan berbagai masalah dengan cara baru dan mendapatkan kemanfaatan yang besar.
g. Kolaboratif. Proses pembelajaran kolaboratif merupakan cara belajar yang melibatkan keseluruhan pembelajar dalam kelompok, sehingga dihasilkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam menyelesaikan suatu masalah secara tepat, dan validitas yang lebih tinggi.
h. Berpusat pada mahasiswa. Dalam mencapai kompetensi lulusan proses dipusatkan pada mahasiswa. Kegiatan diarahkan pada pengembangan kreatifitas, sikap dan kebutuhan mahasiswa, serta mengembangkan kemandirian dalam mengkonstruksi pengetahuan, nilai dan keterampilan.
4.2. Perencanaan Proses Pembelajaran
Rencana pembelajaran pada prodi dilakukan oleh setiap dosen prodi magister PAI IAIN Pontianak. Rencana pembelajaran diwujudkan dalam bentuk rencana pembelajran semester (RPS) yang dikembangkan secara mandiri oleh doses PS atau melalui konsorsium bidang ilmu dengan merujuk pada aturan. Pada RPS setidaknya memuat hal-hal pokok sebagai berikut: a) identitas, b) capaian pembelajaran lulusan, c) kompetensi akhir yang dicapai, d) bahan kajian yang sesuai dengan CPL, strategi/metode pembelajaran, e) pengalaman belajar, f) waktu untuk belajara, g) indicator penilaian, h) sumber referensi/rujukan materi kuliah. 4.3. Pelaksanaan Proses Pembelajaran
Prodi Magister PAI Pelaksanaan proses pembelajaran dalam bentuk interaksi antara dosen dengan mahasiswa, mahasiswa dengan mahasiswa, dan mahasiswa dengan sumber belajar dalam lingkungan belajar tertentu. Proses pembelajaran di setiap matakuliah dilaksanakan sesuai RPS atau silabus matakuliah dengan karakteristik sebagaimana diuraikan di atas.
Kegiatan pembelajaran dilakukan oleh dosen dilakukan secara sistematis dan terukur. Dosen wajib mengelola pembelajaran secara dinamis melalui berbagai pendekatan dan metode pembelajaran aktif yang merangsang pola pikir dan perilaku produktif sehingga mengasilkan pengetahuan, nilai dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan zaman.
Proses pembelajaran suatu matakuliah dapat menggunakan satu atau gabungan dari beberapa metode pembelajaran sebagaimana disebutkan di atas
dalam suatu rangkaian pembelajaran. Bentuk pembelajaran dapat berupa: (a) kuliah tatap muka, (b) responsi dan tutorial, (c) seminar, dan (d) praktikum, praktik studio, praktik bengkel, atau praktik lapangan. Bentuk pembelajaran berupa penelitian, perancangan, atau pengembangan tersebut merupakan kegiatan mahasiswa di bawah bimbingan dosen dalam rangka pengembangan sikap, pengetahuan, keterampilan, pengalaman otentik, serta meningkatkan kesejahteran masyarakat dan daya saing bangsa. Bentuk pembelajaran selain itu berupa pengabdian kepada masyarakat. Model pembelajaran seperti ini harus dibimbing oleh dosen pascasarjana yang memiliki bidang keahlian spesifik agar tujuan pembelajaran dapat dicapai sesuai dengan maksud pengabdian pada masyarakat. Untuk membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.
Prinsipnya pembelajaran yang diterapkan program studi PAI Pascasarjana IAIN Pontianak dilaksanakan dengan strategi dan pendekatan kontekstual. Namun secara khusus, ada beberapa matakuliah yang sifat pembelajarannya tidak hanya kontekstual melainkan adanya korelasi terhadap nilai-nilai lokal. Hal ini dilakukan dalam rangka mengusung dan menyukseskan visi dan misi IAIN Pontianak secara keseluruhan yakni melalui pengkajian khas Kebudayaan Borneo. Dengan kata lain, proses yang melibatkan strategi dan pendekatan dalam pembelajaran diarahkan pada basis kearifan lokal.
Beberapa matakuliah yang masuk dalam kategori ini seperti Kajian Islam Komprehensif, Pengembangan Media Pembelajaran PAI, Pengembangan Evaluasi Pembelajaran PAI, Pengembangan Strategi Pembelajaran PAI, Pengembangan Materi dan Kurikulum PAI. Beberapa matakuliah ini sangat dinamis dan rentan mengalami berbagai revisi bahkan perubahan teoritik. Percepatan dan perubahan bidang kajian keilmuan menghendaki perubahan dalam penentuan bobot dan syarat perkuliahan. Untuk itu, pengembangan bahan dan materi ujian-ujian yang dilakukan untuk beberapa matakuliah ini didesain sangat lentur. Bahkan dalam beberapa konteks bahan ujiannya dapat saja tidak harus sesuai dengan konten kurikulum yang senyatanya tidak lagi sesuai dengan dinamika dan percepatan kemajuan keilmuan. Artinya desain pembelajaran dengan strategi dan pendekatan yang harus mengikuti perkembangan keilmuan.
Program Studi PAI Pascasarjana IAIN Pontianak telah mewajibkan setiap dosen agar membuat bahan ajar: buku referensi, slide power point, media audio visual dan media lain sesuai kebutuhan matakuliah. Jurnal (penulisan dan ketersediannya) dan kemudahan aksesnya juga menjadi unsur penting penunjang perkuliahan. Pemanfaatan media (multimedia) pembelajaran sangat beragam. Pemanfaatan penggunaan media pembelajaran yang dirancang para pengampu matakuliah dapat dilihat pada RPS setiap mata kuliah. Selain itu penyediaan hot spot yang digunakan untuk mengakses materi kuliah melalui SIAKAD maupun sumber online lain, seperti e-book, e-journal, blog dan sebagainya serta memberikan akses Jurnal Online (melalui perpustakaan nasional online).
Sementara itu, proses pembelajaran atau perkuliahan di Program Studi PAI pascasarjana IAIN Pontianak telah dilakukan dengan sistem tatap muka dengan mengikuti jadwal yang sudah ditetapkan oleh Program Studi. Perkuliahan dimulai sejak ada pemberitahuan bahwa perkuliahan perdana di Prodi PAI akan dilaksanakan. Perkuliahan di Pascasarjana IAIN Pontianak dilaksanakan dengan sistem kredit semester (SKS). perkuliahan dilalui dengan cara responsi klasikal selama 50 menit per-sks, 60 menit untuk tugas terstruktur dan 60 menit untuk belajar mandiri per-pekan per semester. bentuk lain proses pembelajaran di pasca adalah seminar. Kegitan pembelajaran berbentuk seminar dialokasikan untuk tatap muka (100 menit/minggu/semester) dan belajar mandiri 70 menit/minggu/semester. Proses pembelajaran juga terbuka dengan memberlakukan pembelajaran atau perkuliahan secara e-learning meski prevalensinya masih terjadi di matakuliah tertentu.
4.4. Proses Penilaian Pembelajaran
Standar penilaian dalam pembelajaran merupakan rangkian mencapai hasil dari proses pembelajaran mahasiswa dalam satuan wantu tertentu. Proses penialaian dilakukan secara berkala sesuai dengan regulasi yang ditetapkan oleh Pascasarjana dalam pedoman akademik. Dalam proses penilaian hasil belajar mahasiswa pascasarjana dilakukan dengan prosesdur yang linier dimulai dengan penyusunan instrument, pelaksanaan penilaian dan pelaporan penialain yang diungah di SIAKAD IAIN Pontianak. Secara umum dalam melakukan penilaian
proses dan hasil belajar memperhartikan hal-hal seperti: (a) prinsip penilaian, (b) teknik dan instrumen penilaian, (c) mekanisme dan prosedur penilaian, (d) pelaksanaan penilaian, (e) pelaporan penilaian, dan (f) kelulusan mahasiswa.
Proses penilaian pembelajaran di pasca dengan mengikuti prinsip objektif, akuntabel, transparan. Selain itu pendekatan dalam melakukan evaluasi adalah pendekata yang bersifat edukatif dan otentik. Hal ini agar lulusan mampu mengembangkan kopentensi dalam dirinya sesuai dengan kebutuhan zaman. Adapun Teknik penilaian hasil belajar atau proses pembelajaran terdiri atas observasi, partisipasi, unjuk kerja, tes tertulis, tes lisan, dan angket.
Instrumen penilaian terdiri atas penilaian proses dalam bentuk lembar obervasi dan/atau penilaian dalam bentuk unjuk kerja (performance) atau hasil karya (product) serta rubrik penilaian. Penilaian sikap dapat menggunakan teknik penilaian observasi. Dosen dalam upaya mencapai kompetensi lulusan mahasiswa dapat menggunakan beragam Teknik penilaian yang relevan dengan matakuliah.
Adapun sistem evaluasi pembelajaran yang diberlakukan pada program studi PAI Pascasarjana IAIN Pontianak adalah:
1. Penilaian mata kuliah dilaksanakan oleh dosen mata kuliah setelah melalui kegiatan tatap muka sekurang-kurangnya 75 % dari jumlah kehadiran dosen atau sama dengan sekuang kurangnya 12 kali pertemuan dan sebanyak-banyaknya 14 kali perkuliahn di luar PTS dan PAS dalam satu semester.
2. Penilaian ujian mata kuliah dapat dilakukan dalam bentuk tes dan non tes
3. Komponen penilaian terdiri atas; penilaian aktivitas tatap muka, penilaian tugas-tugas, penilaian tengah semester (PTS) dan penilaian akhir semester (PAS) 4. Penilaian mata kuliah diukur secara kuantitatif dalam bentuk score 0 – 100 dan
bobot 0 4 serta secara kualitatif diadaptasi dari International Grading System dalam bentuk huruf A, A-, B+, B, B-, C+, C, C-, D+, D, D-, E+, E.
5. Perbaikan nilai mata kuliah hanya dapat dilakukan dengan mengikuti kembali perkuliahan dalam mata kuliah yang sama pada semester atau tahun berikutnya. Jika mahasiswa mengulang maka nilai yang dipakai adalah nilai tertinggi.
Secara umum Penilaian Tengah Semester (PTS) dilaksanakan sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Pascasarjana tetapi ada juga dosen yang melaksankannya pada pertemuan ke-8 dan Penilaian Akhir Semester (PAS) dilaksankan pada
pertemuan ke-16. Untuk aktivitas dikelas dan penyelesaian tugas-tugas dilaksanakan secara mandiri oleh setiap dosen dengan berpedoman pada silabus. Hasil ujian dalam bentuk take home assesment dikumpulkan sesuai dengan jadwal ujian atau di luar jadual sesuai dengan kesepakatan dan peserta ujian harus menandatangani daftar hadir ujian. Jika ada mahasiswa berhalangan mengikuti ujian pada waktu yang ditentukan, maka diadakan ujian susulan dengan persyaratan tertentu.
4.5. Monitoring Pembelajaran
Sistem perkuliahan mempersyaratkan kesesuaian antara perencanaan yang telah disusun oleh program studi pada saat menentukan penawaran matakuliah sekaligus penentuan dosen pengampu. Untuk memperkuat mutu perkuliahan maka dalam pelaksanaan perkuliahan itu dipersyaratkan untuk menggunakan berbagai metode dan strategi maupun pendekatan yang mutakhir yang disesuaikan dengan dinamika perkembangan teori pembelajaran. Program Studi Pendidikan Agama Islam Pascasarjana telah menerapkan system perkuliahan yang berorientasi
Untuk menjamin tercapainya ketentuan persyaratan perkuliahan seperti yang sudah ditetapkan maka dilakukan monitoring perkuliahan secara berkala. Sebagaimana tertuang dalam buku Pedoman Akademik Pascasarjana IAIN Pontianak tahun 2016 bahwa persyaratan perkuliahan di Pascasarjana IAIN Pontianak memberlakukan perkuliahan yang berpusat pada mahasiswa (Student Centered learning) dan berbasis penelitian (research-base learning). Perkuliahan berbasis penelitian mengutamakan: 1) referensi yang berasal dari hasil penelitian, 2) dilaksanakan dengan berorientasi pada penelitian 3) pemberian tugas dan penelitian melalui praktek penelitian. Oleh karena itu kebutuhan referensi berupa buku, jurnal dan hasil penelitian yang berkorelasi dengan perkembangan ilmu mutlak dibutuhkan dan pihak pengelola Pascasarjana telah memfasilitasi serta mendorong kearah yang dimaksud seperti penyediaan buku referensi di Perpustakaan Pascasarjana IAIN Pontianak.