JETC, Volume 15, Nomor 1, Jun 2020
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI INVENTARIS BARANG BERBASIS WEB DI JURUSAN DAN LABORATORIUM PENDIDIKAN TEKNIK
ELEKTRONIKA
Ummiati Rahmah, Sutarsi Suhaeb, Erawati Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika Fakultas Teknik
Universitas Negeri Makassar
Abstrak
Riset ini bertujuan untuk mengkaji, mendesain, serta implementasi sistem informasi inventaris barang di jurusan dan laboratorium Pendidikan Teknik Elektronika dalam bentuk web. Riset ini menggunakan proses riset Research and Development (R&D) dan berfokus pada model pengembangan Waterfall yang mendeskripsikan rancangan secara terstruktur dan juga berentet pada pembuatan Software dimulai dari tahap analisis, tahap desain, implementasi, tes integrasi, serta tahap operasi dan pemeliharaan. Riset ini menghasilkan sebuah sistem informasi inventaris barang berbasis web dan hasil uji coba sistem dari aspek functionalitiy dan usability memiliki interpretasi yang sangat baik. Sistem ini dibuat berdasarkan kebutuhan di Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika FT-UNM sehingga dapat memudahkan operator jurusan dan penanggung jawab laboratorium untuk mengatur inventaris barang yang ada di jurusan maupun penanggung jawab laboratorium Pendidikan Teknik Elektronika FT-UNM.
Kata Kunci: Sistem informasi, Inventaris Barang, Web.
PENDAHULUAN
Pertumbuhan teknologi dalam aspek informasi dan manajemen saat ini sangat meningkat terlebih dalam pengolahan data menggunakan teknologi komputer. Seiring dengan meningkatnya teknologi informasi inilah, maka semakin dibutuhkan juga suatu sistem informasi untuk membantu menyelesaikan masalah yang terjadi dalam bidang administratif pendidikan salah satunya disebuah
perguruan tinggi, seperti informasi inventarisasi alat/barang.
Inventaris barang merupakan kegiatan pendataan barang sekaligus pengelolaan data persediaan barang yang dimiliki sebuah instansi. Namun eksistensinya belum begitu mendapat perhatian yang mendalam sehingga kedudukan dari inventaris barang belum terlihat secara nyata. Sedangkan seandainya inventaris barang dikelola
JETC, Volume 15, Nomor 1, Jun 2020
dengan baik akan memberikan faedah yang besar bagi suatu instansi seperti kampus.
Berdasarkan masalah diatas, maka peneliti merancang sebuah sistem infromasi yang dapat digunakan untuk pendataan serta pengelolaan inventaris barang berbentuk web yang dapat menjaga keamanan serta meminimalisir adanya kehilangan data.
Inventaris Barang
Inventaris dapat disebut juga list barang, data dan sebagainya. Inventaris secara luas dapat dimaksud sebagai sebuah aktivitas pencatatan mengenai barang inventaris yang digunakan dalam sebuah lingkup instansi, seperti barang tahan lama atau habis pakai. Prinsipnya pencatatan merupakan aktivitas membubuhkan data atau informasi yang semasa-masa diperlukan oleh suatu instansi. Inventaris merupakan daftar yang mencakup semua barang dan semua yang digunakan untuk menyelesaikan tugas sebuah instansi. Daftar berarti ialah list tentang seluruh alat dan bahan yang tersedia untuk digunakan dalam pengolalaan usaha dan pelengkapan operasional perusahan.
Website
Website adalah sebuah kumpulan halaman web yang berkaitan satu sama lain dan terdiri dari beragam informasi beupa tulisan, suara, foto, video, dan lainnya, dimana seluruh data disimpan pada server hosting.
Pengguna yang ingin menggunakan website harus memiliki perangkat berupa komputer atau smartphone yang terhubung ke internet. Format halaman web biasanya berupa dokumen Hyper Text Markup Language (HTML) dan dapat dihubungkan melaui HTTP maupun HTTPS sebagai sebuah perantara dari server website kepada pengguna melalui web browser.
Domain merupakan alamat URL berbeda-beda dan tertentu sebuah website yang dapat diakses menggunaan browser dan internet. Namun terdapat beberapa website yang dapat diakses dengan jaringan lokal.
PHP (Personal Home Page)
Merupakan bahasa pemrograman yang dioperasikan langsung oleh server. Kode penyusunan program tidak diperlihatkan kepada pengguna sehingga keamanan kode dapat dilindungi. Selain membuat halaman web, PHP juga
JETC, Volume 15, Nomor 1, Jun 2020
berfungsi untuk merancang aplikasi command line dan GUI.
PHP banyak digunakan saat ini karena merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sumber terbuka dan ditunjang banyak web server serta digunakan banyak OS windows, BSD serta linux.
PHP biasanya disatukan dengan database yang memiliki sumber terbuka seperti MySQL dan PostgreSql, namun juga dapat disatukan denagn Microsoft, Access serta SQL.
PHP memiliki kelebihan berupa bahasa pemrograman yang tidak melakukan proses penggabungan dan penafsiran program sumber terbuka menjadi bentuk lain, mudah dibuat, tidak memerlukan biaya, termasuk bahasa poemrograman yang paling sederhana karena mempunyai referensi yang banyak, serta lebih mudah dikembangkan karena banyak creator dan developer yang akan membantu dalam pemgembangannya.
PHP mampu diinstal menjadi bagian dari apache web server maupun sebagai CGI mandiri. Keuntungan menggunakan apche sebagai web server yaitu akses ke sistem luas, cepat dalam
mengeksekusi program serta meminimalisir terjadinya kebocoran kode.
MySQl (My Structured Query Languange)
MySQL merupakan sebuah database dengan kemampuan multipengguna yang memakai bahasa SQL dan berfungsi untuk mengelola, menyimpan dan mengatur data dari server.
MySQL dapat digunakan secara gratid oleh pengguna namun dengan pengguna tidak boleh menjadikan perangkat lunak tersebut dikembangkan secara ilegal dan mendapatkan sebuah keuntungan. MySQL sebetulnya adalah turunan dari SQL (Structured Query License). SQL memiliki rancangan sebagai pelaksanaan basis data, khususnya untuk penetapan atau pemilihan dan penginputan data, yang dapat di operasikan secara otomatis
MySQL dapat dijalankan dengan normal pada beberapa sistem operasi dan disalurkan sebagai perangkat lunak terbuka yang ada dibawah naungan GPL sehingga dapat digunakan tanpa biaya. Dapat pula dioperasikan oleh banyak pengguna dalam satu waktu tanpa adanya gangguan, mempunyai ritme yang tinggi sehingga dapat dapat memproses SQL
JETC, Volume 15, Nomor 1, Jun 2020
yang banyak dalam satu waktu. Selain itu, MySQL memiliki tipe data yang beragam, mempunyai control dan peran penuh dalam menjalankan perintah, memiliki keamanan yang tinggi sehingga mengurangi tingkat kebocoran data, serta memiliki koneksi yang dapat menghubungkan operator dengan klien menggunakan aturan TPC
XAMPP
Merupakan sebuah bagian PHP yang bersifat sumber terbuka yang dikembangkan oleh perkumpulan sumber terbuka. XAMPP merupakan sebuah singkatan dari empat sistem operasi. Sistem ini termasuk dalam lisensi publik umum dan bebas yang merupakan sebuah web yang dapat digunakan dengan sederhan dan dapat menampilkan halaman web yang aktif serta pengguna dapat menghasilkan website tanpa harus memiliki domain dan hosting dahulu.
Data Flow Diagram (DFD)
DFD kerap digunakan untuk mendeskripsikan sebuah sistem yang ada atau sistem yang baru akan di kembangkan. DFD merupakan wujud sistem untuk mendeskripsikan klasifikasi struktur ke bentuk yang lebih rendah. Kelebihan memakai DFD yaitu dapat
mempermudah pengguna memahami sistem yang dijalankan dalam bidang komputer. DFD difungsikan untuk menampilkan sebuah sistem pada beberapa tingkatan. DFD dibagi dalam beberapa tingkatan yang lebih jelas agar informasi dan fungsinya dapat dipahami lebih baik.
Gambar 1. Simbol Data Flow Diagram
METODE PENELITIAN
Riset ini menggunakan proses riset Research and Development (R&D) dan berfokus pada model pengembangan Waterfall yang mendeskripsikan rancangan secara terstruktur dan juga berentet pada pembuatan Software dimulai dari tahap analisis, tahap desain, implementasi, tes integrasi, serta tahap operasi dan pemeliharaan.
JETC, Volume 15, Nomor 1, Jun 2020
Gambar 2. Flowchart sistem informasi inventaris barang
HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi Produk Yang Dihasilkan
Riset ini menghasilkan sebuah sistem informasi invetaris barang berbasis web. Sistem informasi ini diawali dengan mengumpulan informasi yang diperoleh dari hasil wawancara, konsultasi atau tinjauan secara langsung untuk mengetahui lebih dalam produk yang akan dikembangkan dan implementasikan seperti kelebihan dan kekurangan dari produk yang telah ada sebelumnya. Langkah selanjutnya yaitu melakukan analisis kebutuhan untuk meihat apa-apa
saja yang dibutuhkan untuk produk yang layak berdasarkan informasi yang telah dikumpulkan sebelumnya. Setelah itu dilakukan perancangan desain sistem informasi yang akan dibuat. Setelah perancangan maka akan dilakukan implementasi dalam pembuatan produk yang dirancang.
Berikut ini tampilan hasil desain sistem informasi inventaris barang berbasis web di jurusan dan laboratorium pendidikan teknik elektronika.
1. Halaman Login
Merupakan halaman awal yang akan terlihat saat kita mengunjungi website. Fitur yang terdapat pada halaman ini yaitu username dan password yang wajib diisi Pengguna.
Gambar 3. Tampilan Halaman Login
2. Halaman Menu Utama
Merupakan halaman yang terlihat setelah pengguna berhasil login. Pada tampilan ini akan tampak fitur untuk
JETC, Volume 15, Nomor 1, Jun 2020
laporan daftar barang masuk dan keluar hari ini.
Gambar 4. Tampilan Halaman Menu Utama
3. Menu Data Barang
Merupakan halaman dimana pengguna dapat mengubah, menambah, menghapus serta mengelola data barang keluar.
Gambar 5. Tampilan Menu Data Barang
4. Menu Tambah Barang
Merupakan menu dimana pengguna dapat menambah data barang yang ada beserta jumlah dan keterangan baik tidaknya sebuah barang.
Gambar 6. Tampilan Menu Tambah Barang
5. Menu Edit Barang
Merupakan tampilan dimana pengguna dapat mengubah data barang seperti kode, nama, tipe, jumlah, serta keterangan barang.
Gambar 7. Tampilan Menu Edit Barang 6. Menu Hapus Barang
Merupakan tampilan dimana pengguna dapat menghapus data barang yang sudah tidak tersedia.
JETC, Volume 15, Nomor 1, Jun 2020
Gambar 8. Tampilan Menu Hapus Barang
7. Menu Barang Keluar
Merupakan tampilan dimana pengguna dapat mengelola data barang yang keluar beserta jumlanya.
Gambar 9. Tampilan Menu Barang Keluar
8. Menu Pengaturan
Merupakan menu untuk mengubah pengaturan website. Fitur yang tersedia yaitu menu mengubah username, password serta profil pengguna.
Gambar 10. Tampilan Menu Pengaturan
9. Menu Laporan
Merupakan tampilan dimana pengguna dapat mengetahui laporan data barang setiap ruangan secara keseluruhan.
Gambar 11. Tampilan Menu Laporan
Hasil Uji Coba
1. Pengujian Functionality
Instrumen functionality berisi 15 pertanyaan terkait fungsi-fungsi dalam website yang dirancang. Instrumen fungsi web akan diberikan kepada 2 dosen expert untuk divalidasi. Jika seluruh fungsi sesuai maka dosen ahli akan memberikan ceklis () pada bagian “Ya” namun apabila fungsi tidak sesuai maka dosen ahli akan memberikan ceklis () pada bagian “Tidak”.
Tabel 1. Hasil Pengujian Aspek Functionality
Butir soal Validator 1 Validator 2 Ya Tidak Ya Tidak 1 2 3 4 5
JETC, Volume 15, Nomor 1, Jun 2020 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
Gambar 12. Diagram Hasil Pengujian Functionality
Persentase untuk masing-masing penilaian adalah:
Ya : (∑Ya/Skor Maksimal) x 100% = (30/30) x 100%
= 100%
Tidak : ( ∑Tidak/Skor Maksimal) x 100%
= (0/30) x 100% = 0%
Perhitungan pengujian functionality yaitu:
A : Fitur yang tidak berjalan dengan baik (Tidak) x Jumlah Validator = 0
B : Fungsi yang berjalan dengan baik (Ya) x Jumlah Validator = 15 x 2 = 30 X: Functionality Sehingga: X = 1 - A/(B ) = 1- 0/30 = 1 – 0 = 1
Dapat disimpulkan bahwa hasil persentase untuk keberhasilan fitur yang diuji adalah sebesar 100% sehingga Sistem Informasi Inventaris Barang Berbasis Web Di Jurusan dan Laboratorium Pendidikan Teknik Elektronika dikatakan baik dan memenuhi aspek functionality menurut ISO 9126.
2. Pengujian Usability
aspek pengguna memakai instrumen angket kepada calon pengguna untuk mengetahui bagaimana pengguna dapat mengetahui serta mempelajari cara penggunaan produk yang dihasilkan dan mengetahui seberapa puas pengguna terhadap pengoperasiannya. Angket dibagikan kepada 5 responden yaitu operator jurusan serta laboran dan workshop Jurusan Pendidikan Teknik 0
10 20
Validator 1 Validator 2
Hasil Pengujian Functionality
JETC, Volume 15, Nomor 1, Jun 2020
Elektronika. Instrumen usability ini memakai perbandingan Likert sebagai skala pengukuran.
Tabel 2. Hasil Pengujian Aspek Usability Pernyataan SS S TS STS 1 5 0 0 0 2 4 1 0 0 3 3 2 0 0 4 3 2 0 0 5 1 4 0 0 6 4 1 0 0 7 4 1 0 0 8 3 2 0 0 9 3 2 0 0 10 4 1 0 0 11 4 1 0 0 12 3 2 0 0 13 3 2 0 0 14 3 2 0 0 15 2 3 0 0 16 2 3 0 0 17 2 3 0 0 18 3 2 0 0 Total 56 34 0 0
Tabel 3. Perhitungan Total Skor
Jumlah Skor Jumlah x Skor STS 0 1 0 TS 0 2 0 S 34 3 102 SS 56 4 224 Total 326
Gambar 13. Diagram Hasil Pengujian Usability
Nilai maksimal adalah apabila seluruh responden menjawab “Sangat Setuju (SS)” dengan skor 4. Sehingga nilai maksimal bisa dihitung:
Skor maksimal = Jumlah responden x Jumlah pernyataan x 4 = 5 x 18 x 4 = 360 Persentase Kelayakan = 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 𝑥 100% 0 2 4 6
Hasil Pengujian Usability
JETC, Volume 15, Nomor 1, Jun 2020
= 326
360 x 100%
= 90,55 %
Hasil persentase kelayakan Sistem Informasi Inventaris Barang Berbasis Web dari pengujian usability yaitu sebesar 90,55 %. Hasil ini dikonversikan kedalam skala kualitatif sehingga mendapatkan hasil “sangat layak” dan menyanggupi aspek usability.
SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan
Berdasarkan riset yang sudah dilakukan maka didapatkan kesimpulan sebagai berikut :
1. Riset ini menggunakan proses R&D yang berfokus pada model pengembangan Waterfall dan produk yang dihasilkan berupa bentuk data inventaris barang berbasis web yang dapat membantu penanggung jawab jurusan dan laboratorium dalam mengelola dan mengakses dimana saja inventarisasi barang yang ada di jurusan pendidikan teknik elektronika. 2. Bentuk data inventaris barang berbasis
web hanya dapat diakses dengan username dan password yang terdaftar sehingga dapat membatasi hak akses
untuk melihat dan berinteraksi dengan data.
3. Pengujian kelayakan bentuk data inventarsi barang berbasis web meliputi dua aspek yaitu aspek functionality dan aspek usability. Pengujian aspek functionality dilakukan oleh dua validator ahli dan menghasilkan nilai X=1(Baik). Sedangkan pengujian aspek usability dilakukan oleh 5 responden pengguna dan menghasilkan persentase sebesar 90,55% (sangat layak). Berdasarkan hasil pengujian tersebut maka dapat disimpulkan bentuk data inventarsi barang berbasis web di jurusan dan laboratorium Pendidikan Teknik Elektronika layak digunakan.
B. Saran
Melihat adanya keterbatasan yang dimiliki, maka peneliti mengharapkan agar pengembangan riset yang akan datang yaitu:
1. Mengunakan teknik pengujian yang lebih bervariasi untuk pengujian aspek functionality sehingga hasil uji coba dapat lebih merincikan apek functionality perangkat lunak secara menyeluruh.
JETC, Volume 15, Nomor 1, Jun 2020
2. Diharapkan pada peneliti selanjutnya agar dapat menyempurnakan riset ini dengan memperbaiki bentuk data ini sehingga yang dihasilkan lebih baik dan mengembangkan fitur website agar dapat lebih lengkap dan
memudahkan kita dalam
penggunaannya.
DAFTAR PUSTAKA
Abdul Wahab solichin. (1997).Analisis kebijaksanaan, dari Formulasi Ke implementasi kebijaksanaan Negara, Jakarata: Edisi Kedua, Bumi Aksara.
Adimayuda, Rizal. (2013). Penerapan Model Pembelajaran Koperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) Berbantuan Animasi dan Simulasi unyuk Meningkatkan Prestasi belajar Siswa. Skripsi Jurusan Pendidikan Fisika FPMIPA UPI. Al-Bahra. 2005. Analisis dan Desain
Sistem Informasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Anisya. 2013. Aplikasi Sistem Database Rumah Sakit Terpusat Pada Rumah Sakit Umum (RSU) 'Aisyiyah Padang Dengan Me nerapkan Open Source (PHP-MYSQL). Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Padang. Jurnal Momentum Vol.15 No.2. Agustus 2013 ISSN : 1693-752X Arip Saripudin. 2010. Sistem Informasi
Inventaris Pengadaan Barang Berbasis Intanet. Jurusan teknik
informatika fakultas sains dan teknologi universitas islam negeri syarif hidayatullah. Skripsi
Arnida, Hadi Putra. 2015. Sistem Informasi Jurusan Teknik Elektronika Berbasis SMS (Short Message Service) Gateway. Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika Fakultas Teknik Universitas Nergeri Makassar Bimo Sunarfri hantono, 2002.
“Pengertian PHP & MySQL“. Bandung. Informatika.
Budi Winarno. 2002. Kebijakan Publik: Teori dan Proses. Yogyakarta, Media Presindo.
Hanif Al Fatta. 2007. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi. Yogyakarta, Andi.
Hatta, Gemala R. 2009. Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di saranapelayanan kesehatan. Jakarta. UI.
Ian Sommerville. 2011. Software Engineering (Rekayasa Perangkat Lunak). Jakarta: Erlangga.
Indrajit, 2001, Analisis dan Perancangan Sistem Berorientasi Object. Bandung, Informatika.
Jogiyanto, H.M., 2005, Analisa dan Desain Sistem Informasi: Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktik Aplikasi Bisnis, Yogyakarta , Andi.
Muhammad Ali. 2000. Penelitian Kependidikan Prosedur dan Strategi, Bandung: Angkasa
JETC, Volume 15, Nomor 1, Jun 2020
Muharto dan Arisandy Ambarita, 2016, "Metode Penelitian Sistem Informasi", Yogyakarta: CV Budi Utama.
Murniati. 2010. Pengembangan Sistem Informasi Penjualan Pada Pd. Hikmah Jaya Jakarta Barat. Program Studi Sistem Informasi Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Nana Syaodih Sukmadinata. 2012. Metode Penelitian Pendidikan.Bandung. PT. Remaja Rosdakarya.
Prasetyo. (2013). Data Mining : Konsep Dan Aplikasi Menggunakan Matlab.Yogyakarta: Andi Publisher.
Pressman. 2012, Rekayasa Perangkat Lunak (Pendekatan Praktisi) Edisi 7 : Buku 1“, Yogyakarta: Andi. Setyaningtiyas, Bianti. 2013. Sistem
Informasi Inventaris Barang Berbasis Web Pada Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Dan
Komputer. Amikom Yogyakarta. Yogyakarta.
Sidik. (2014). Pemrograman Web Dengan Php. Solo:Santika Kencana.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif dan R&D . Bandung: Alfabeta
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta, CV
Supardi, Yanuar. Analisis dan Desain Sistem Informasi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama. 2010 Sutabri.2005. Analisis Sistem Informasi.
Andi. Yogyakarta.
Wicaksono Dimas Prasetyo. 2017. Sistem Informasi Inventaris Desa Berbasis Web. Program Studi Informatika Fakultas Komunikasi dan Informatika Univeristas Muhammmadiyah Surakarta. Skripsi
Yuniati, Arif & Victor. 2016. Perancangan Sistem Infornasi Inventaris Berbasis Web Mobile. Program Studi Sistem Informasi, STMIK Provinsi Semarang