• Tidak ada hasil yang ditemukan

Uji Daya Terima Tempe Biji Kecipir Beras Merah Dan Kandungan Gizinya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Uji Daya Terima Tempe Biji Kecipir Beras Merah Dan Kandungan Gizinya"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran 1

FORMULIR UJI DAYA TERIMA

Nama :

Umur :

Jenis kelamin :

Indikator

Petujuk Penilaian :

Ujilah sampel dibawah ini dengan sebaik – baiknya, dan nyatakan pendapat adik – adik tentang apa yang dirasakan oleh indera. Kemudian beri skor menurut urutan berikut:

Suka : skor 3 Kurang suka : skor 2 Tidak suka : skor 1

Sampel

F0 F

1 F2 F3

(2)

Lampiran 4

Rekapitulasi Data Skor Hasil Penilaian Organoleptik Panelis Terhadap Rasa Tempe Biji Kecipir Tanpa Penambahan Beras Merah Dan Dengan Penambahan

Beras Merah

No Panelis

Jenis kelamin

umur (tahun)

Perlakuan Total Panelis

F0 F1 F2 F3 Yi Y2ij Yi2

1 L 16 2 3 2 3 10 26 100

2 P 16 1 3 3 2 9 23 81

3 P 16 1 2 1 3 7 15 49

4 P 16 2 3 2 3 10 26 100

5 P 16 1 2 3 3 9 23 81

6 P 16 2 1 3 3 9 23 81

7 P 16 1 3 3 3 10 28 100

8 L 16 2 1 3 3 9 23 81

9 L 16 1 2 3 3 9 23 81

10 L 16 2 3 2 2 9 21 81

11 P 15 2 3 2 3 10 26 100

12 P 16 3 3 2 3 11 31 121

13 P 15 1 2 3 3 9 23 81

14 P 16 1 3 2 2 8 18 64

15 P 16 3 2 2 3 10 26 100

16 P 16 1 2 3 3 9 23 81

17 P 16 1 1 2 1 5 7 25

18 L 15 1 2 3 3 9 23 81

19 L 16 1 2 3 2 8 18 64

20 P 16 2 2 3 3 10 26 100

21 L 16 3 2 3 3 11 31 121

22 L 16 2 3 3 3 11 31 121

23 P 16 2 2 3 3 10 26 100

24 P 15 2 2 3 3 10 26 100

25 P 16 2 2 3 3 10 26 100

26 P 15 2 3 3 3 11 31 121

27 P 16 1 3 3 3 10 28 100

28 P 16 2 3 3 3 11 31 121

29 P 16 3 3 2 3 11 31 121

30 P 16 2 2 3 3 10 26 100

Yi 52 70 79 84 285 2757

(3)

Lampiran 5

Uji Barlett Data Organoleptik Rasa Pada Tempe Biji Kecipir a. Varians

Varians total :

(4)

Lampiran 6.

Analisa Sidik Ragam Skor Hasil Uji Organoleptik Panelis Terhadap Rasa Tempe Biji Kecipir

1. Derajat bebas (db)

a. db perlakuan = 4-1 = 3 b. db galat = 4 x (30-1)= 116 c. db jumlah = (4x30)-1 = 119 2. Faktor koreksi (FK)

Faktor koreksi = 676,875 120

2 ) 285 (

=

3. Jumlah kuadrat (JK)

a. jumlah kuadrat total = 739 – 676,875 = 62,13

b. jumlah kuadrat perlakuan = 676,875 19,83

30

7056 6241

4900

2704+ + + =

c. jumlah kuadrat galat = 62,13 – 19,83 = 42,3 4. Kuadrat total (KT)

a. KT perlakuan = 6,61 3

83 , 19

=

b. KT galat = 0,36 116

3 , 42

=

5. F.Hitung

F Hitung = 18,36 36

, 0

61 , 6

(5)

Sumber Keragaman

db JK KT F Hitung F Tabel Keterangan 0,05

Perlakuan s 3 19,8 6,61 18,36 2,68 Ada perbedaan Galat 116 42,3 0,36

Total 119 62,1

Ternyata nilai F Hitung > F Tabel, maka ada perbedaan pada rasa mi sayur yang dihasilkan.

Untuk mengetahui pengaruh perbedaan tiap-tiap perlakuan maka akan dilanjutkan dengan uji ganda Duncan :

Sy =

mpok JumlahKelo

KTGalat

= 30

36 , 0 = 0,02

LSR = ranges x standar error rata-rata (Sy)

Nilai kritis berdasarkan Uji Kurun Ganda Duncan pada beda nyata pada tingkat 5%

p 2 3 4

Range 2,77 2,92 3,02

Least Significant Ranges (LSR) 0,055 0,058 0,060 Keterangan :

P = Banyaknya nilai tengah dalam wilayah yang teruji

Range = Harga nisbah terendah untuk Uji Kurun Ganda Duncan pada beda nyata pada tingkat 5 % dengan derajat bebas galat = ∞

LSR = Range x Standar Error Rata-rata

Kemudian, untuk mengetahui perlakuan terbaik, maka dilakukan kodifikasi terhadap nilai rata-rata pada tabel di atas.

(6)

0,055 + 1,73 = 1,73→ a 0,058 + 2,33 = 2,39→ b 0,060 + 2,63 = 2, 9→ c

Langkah kedua yang dilakukan adalah menentukan nilai rata-rata yang sesuai dengan kode sehingga akan didapatkan mana perlakuan yang terbaik .

Kodifikasi Perlakuan Terhadap Nilai Rata-rata

Perlakuan Rata-rata

F0

F1

F2

F3

1,73 a 2,33 b 2,63 c 2,80 d

(7)

Lampiran 7

Rekapitulasi Data Skor Hasil Penilaian Organoleptik Panelis Terhadap Warna Tempe Biji Kecipir Tanpa Penambahan Beras Merah Dan Dengan Penambahan Beras Merah

No Panelis

Jenis kelamin

Umur

(tahun) Perlakuan

Total Panelis

F0 F1 F2 F3 Yi Y2ij Yi2

1 L 16 2 3 2 2 9 21 81

2 P 16 1 2 3 3 9 23 81

3 P 16 1 3 3 2 9 23 81

4 P 16 1 2 2 3 8 18 64

5 P 16 1 2 2 3 8 18 64

6 P 16 2 2 2 3 9 21 81

7 P 16 2 2 3 2 9 21 81

8 L 16 1 2 3 2 8 18 64

9 L 16 2 1 3 3 9 23 81

10 L 16 1 3 2 1 7 15 49

11 P 15 3 2 3 2 10 26 100

12 P 16 2 3 2 3 10 26 100

13 P 15 2 3 3 2 10 26 100

14 P 16 1 2 1 3 7 15 49

15 P 16 1 2 2 3 8 18 64

16 P 16 1 1 2 3 7 15 49

17 P 16 1 1 3 1 6 12 36

18 L 15 2 2 3 2 9 21 81

19 L 16 1 2 2 2 7 13 49

20 P 16 2 2 3 2 9 21 81

21 L 16 2 3 3 3 11 31 121

22 L 16 2 2 2 2 8 16 64

23 P 16 3 2 2 3 10 26 100

24 P 15 2 2 2 3 9 21 81

25 P 16 2 3 3 3 11 31 121

26 P 15 2 2 2 2 8 16 64

27 P 16 2 3 3 2 10 26 100

28 P 16 2 2 3 3 10 26 100

29 P 16 3 3 2 3 11 31 121

30 P 16 2 3 3 3 11 31 121

Yi 52 67 74 74 267 2429

Y2ij 102 161 192 194 649

(Yi)2 2704 4489 5476 5476

(8)

Lampiran 8

Uji Barlett Data Organoleptik Warna Pada Tempe Biji Kecipir b. Varians

Varians total :

(9)

Lampiran 9

Analisa Sidik Ragam Skor Hasil Uji Organoleptik Panelis Terhadap Warna Tempe Biji Kecipir

6. Derajat bebas (db)

d. db perlakuan = 4-1 = 3 e. db galat = 4 x (30-1)= 116 f. db jumlah = (4x30)-1 = 119 7. Faktor koreksi (FK)

Faktor koreksi = 594,08 120

2 ) 267 (

=

8. Jumlah kuadrat (JK)

d. jumlah kuadrat total = 649 – 594,08 = 54,92

e. jumlah kuadrat perlakuan = 594,08 10,75

30

5476 5476

4489

2704+ + + =

f. jumlah kuadrat galat = 54,92 – 10,57 = 44,17 9. Kuadrat total (KT)

c. KT perlakuan = 3,58 3

75 , 10

=

d. KT galat = 0,38 116

(10)

10.F.Hitung

F Hitung = 9,42 38

, 0

58 , 3

=

Sumber Keragaman

db JK KT F Hitung F Tabel Keterangan 0,05

Perlakuan 3 10,75 3,58 9,42 2,68 Ada perbedaan Galat 116 44,17 0,38

Total 119 54,92

Ternyata nilai F Hitung > F Tabel, maka ada perbedaan pada warna mi sayur yang dihasilkan.

Untuk mengetahui pengaruh perbedaan tiap-tiap perlakuan maka akan dilanjutkan dengan uji ganda Duncan :

Sy =

mpok JumlahKelo

KTGalat

= 30

38 , 0 = 0,02

LSR = ranges x standar error rata-rata (Sy)

Nilai kritis berdasarkan Uji Kurun Ganda Duncan pada beda nyata pada tingkat 5%

p 2 3 4

Range 2,77 2,92 3,02

Least Significant Ranges (LSR) 0,055 0,058 0,060 Keterangan :

P = Banyaknya nilai tengah dalam wilayah yang teruji

Range = Harga nisbah terendah untuk Uji Kurun Ganda Duncan pada beda nyata pada tingkat 5 % dengan derajat bebas galat = ∞

(11)

Kemudian, untuk mengetahui perlakuan terbaik, maka dilakukan kodifikasi terhadap nilai rata-rata pada tabel di atas.

Langkah pertama yang dilakukan adalah menentukan kode yang akan digunakan terhadap nilai rata-rata.

0,055 + 1,73 = 1,785 → a 0,058 + 2,23 = 2,288 → b 0,060 + 2,47 = 2,53 → c

Langkah kedua yang dilakukan adalah menentukan nilai rata-rata yang sesuai dengan kode sehingga akan didapatkan mana perlakuan yang terbaik .

Kodifikasi Perlakuan Terhadap Nilai Rata-rata

Perlakuan Rata-rata

F0 F1 F2 F3

1,73 a 2,23 b 2,47 c 2,47 d

(12)

Lampiran 10

Rekapitulasi Data Skor Hasil Penilaian Organoleptik Panelis Terhadap Aroma Tempe Biji Kecipir Tanpa Penambahana Beras Merah Dan Dengan Penambahan Beras Merah

No Panelis

Jenis kelamin

umur

(tahun) Perlakuan

Total Panelis

F0 F1 F2 F3 Yi Y2ij Yi2

1 L 16 2 2 2 1 14 13 196

2 P 16 2 1 2 2 7 13 49

3 P 16 1 3 3 2 18 23 324

4 P 16 1 2 3 3 9 23 81

5 P 16 2 2 3 2 20 26 400

6 P 16 2 2 3 3 10 26 100

7 P 16 1 2 1 1 12 7 144

8 L 16 2 1 1 3 7 15 49

9 L 16 1 2 2 2 17 13 289

10 L 16 1 3 3 3 10 28 100

11 P 15 2 2 2 2 18 16 324

12 P 16 3 2 2 2 10 26 100

13 P 15 1 3 3 2 17 23 289

14 P 16 2 2 2 2 8 16 64

15 P 16 2 1 2 1 16 10 256

16 P 16 1 3 3 3 10 28 100

17 P 16 1 1 1 1 12 4 144

18 L 15 1 2 2 3 8 18 64

19 L 16 1 1 1 1 9 4 81

20 P 16 1 1 2 1 5 7 25

21 L 16 2 3 1 1 17 15 289

22 L 16 2 3 3 2 10 26 100

23 P 16 2 2 3 3 20 26 400

24 P 15 2 2 3 3 10 26 100

25 P 16 1 2 3 3 21 23 441

26 P 15 3 3 3 2 12 36 144

27 P 16 2 2 3 2 18 21 324

28 P 16 1 3 2 3 9 23 81

29 P 16 2 2 2 2 18 16 324

30 P 16 1 3 3 3 10 28 100

Yi 48 63 69 64 244 5325

Y2ij 88 147 175 154 564

(Yi)2 2304 3969 4761 4096

(13)

Lampiran 11

Uji Barlett Data Organoleptik Aroma Pada Tempe Biji Kecipir c. Varians

Varians total :

(14)

Lampiran 12

Analisa Sidik Ragam Skor Hasil Uji Organoleptik Panelis Terhadap Aroma Tempe Biji Kecipir

11.Derajat bebas (db)

g. db perlakuan = 4-1 = 3 h. db galat = 4 x (30-1)= 116 i. db jumlah = (4x30)-1 = 119 12.Faktor koreksi (FK)

Faktor koreksi = 496,13 120

2 ) 244 (

=

13.Jumlah kuadrat (JK)

g. jumlah kuadrat total = 564 – 496,13 = 67,87

h. jumlah kuadrat perlakuan = 496,13 8,20

30

4096 4761

3969

2304+ + + =

i. jumlah kuadrat galat = 67,87 – 8,20 = 59,67 14.Kuadrat total (KT)

e. KT perlakuan = 2,73 3

20 , 8

=

f. KT galat = 0,51 116

67 , 59

=

15.F.Hitung

F Hitung = 5,35 51 , 0

73 , 2

(15)

Sumber Keragaman

db JK KT F Hitung F Tabel Keterangan 0,05

Perlakuan 3 8,20 2,73 5,35 2,68 Ada perbedaan Galat 116 59,67 0,51

Total 119 67,87

Ternyata nilai F Hitung > F Tabel, maka ada perbedaan pada aroma mi sayur yang dihasilkan.

Untuk mengetahui pengaruh perbedaan tiap-tiap perlakuan maka akan dilanjutkan dengan uji ganda Duncan :

Sy =

mpok JumlahKelo

KTGalat

= 30

51 , 0 = 0,02

LSR = ranges x standar error rata-rata (Sy)

Nilai kritis berdasarkan Uji Kurun Ganda Duncan pada beda nyata pada tingkat 5%

p 2 3 4

Range 2,77 2,92 3,02

Least Significant Ranges (LSR) 0,055 0,058 0,060 Keterangan :

P = Banyaknya nilai tengah dalam wilayah yang teruji

Range = Harga nisbah terendah untuk Uji Kurun Ganda Duncan pada beda nyata pada tingkat 5 % dengan derajat bebas galat = ∞

LSR = Range x Standar Error Rata-rata

(16)

Langkah pertama yang dilakukan adalah menentukan kode yang akan digunakan terhadap nilai rata-rata.

0,055 + 1,6 = 1,655 → a 0,058 + 2,1 = 2,158 → b 0,060 + 2,1 = 2,16 → c

Langkah kedua yang dilakukan adalah menentukan nilai rata-rata yang sesuai dengan kode sehingga akan didapatkan mana perlakuan yang terbaik .

Kodifikasi Perlakuan Terhadap Nilai Rata-rata

Perlakuan Rata-rata

F0 F1 F3 F2

1,6 a 2,1 b 2,1 c 2,3 d

(17)

Lampiran 13

Rekapitulasi Data Skor Hasil Penilaian Organoleptik Panelis Terhadap Tekstur Tempe Biji Kecipir Tanpa Penambahan Beras Merah Dan Dengan Penambahan Beras Merah

No Panelis

Jenis kelamin

umur (tahun)

Perlakuan Total Panelis

F0 F1 F2 F3 Yi Y2ij Yi2

1 L 16 2 3 3 2 10 26 100

2 P 16 1 2 3 3 9 23 81

3 P 16 1 2 3 3 9 23 81

4 P 16 1 2 2 3 8 18 64

5 P 16 1 2 3 3 9 23 81

6 P 16 2 2 3 3 10 26 100

7 P 16 1 1 2 1 5 7 25

8 L 16 2 1 2 2 7 13 49

9 L 16 2 2 2 3 9 21 81

10 L 16 2 2 3 1 8 18 64

11 P 15 2 2 3 1 8 18 64

12 P 16 2 3 3 3 11 31 121

13 P 15 1 3 1 3 8 20 64

14 P 16 1 2 1 3 7 15 49

15 P 16 1 2 2 3 8 18 64

16 P 16 1 2 3 3 9 23 81

17 P 16 1 1 2 2 6 10 36

18 L 15 2 3 3 2 10 26 100

19 L 16 1 2 1 2 6 10 36

20 P 16 3 2 2 2 9 21 81

21 L 16 2 2 2 2 8 16 64

22 L 16 2 3 2 3 10 26 100

23 P 16 2 2 2 3 9 21 81

24 P 15 2 2 2 3 9 21 81

25 P 16 2 3 3 3 11 31 121

26 P 15 2 3 2 3 10 26 100

27 P 16 2 2 3 2 9 21 81

28 P 16 2 2 3 2 9 21 81

29 P 16 2 3 2 3 10 26 100

30 P 16 2 3 3 3 11 31 121

Yi 50 66 71 75 262 2352

Y2ij 92 156 181 201 630

(Yi)2 2500 4356 5041 5625

(18)

Lampiran 14

Uji Barlett Data Organoleptik Tekstur Pada Tempe Biji Kecipir d. Varians

Varians total :

(19)

Lampiran 15

Analisa Sidik Ragam Skor Hasil Uji Organoleptik Panelis Terhadap Tekstur Tempe Biji Kecipir

16.Derajat bebas (db)

j. db perlakuan = 4-1 = 3 k. db galat = 4 x (30-1)= 116 l. db jumlah = (4x30)-1 = 119 17.Faktor koreksi (FK)

Faktor koreksi = 572,03 120

2 ) 262 (

=

18.Jumlah kuadrat (JK)

j. jumlah kuadrat total = 630 – 572,03 = 57,97

k. jumlah kuadrat perlakuan = 572,03 12,04

30

5625 5041

4356

2500+ + + =

l. jumlah kuadrat galat = 57,97 – 12,04 = 45,93 19.Kuadrat total (KT)

g. KT perlakuan = 4,01 3

04 , 12

=

h. KT galat = 0,40 116

93 , 45

=

20.F.Hitung

F Hitung = 10.03 40

, 0

01 , 4

(20)

Sumber Keragaman

db JK KT F Hitung F Tabel Keterangan 0,05

Perlakuan 3 12,04 4,01 10,03 2,68 Ada perbedaan Galat 116 45,93 0,40

Total 119 57,97

Ternyata nilai F Hitung > F Tabel, maka ada perbedaan pada tekstur mi sayur yang dihasilkan.

Untuk mengetahui pengaruh perbedaan tiap-tiap perlakuan maka akan dilanjutkan dengan uji ganda Duncan :

Sy =

mpok JumlahKelo

KTGalat

= 30

40 , 0 = 0,02

LSR = ranges x standar error rata-rata (Sy)

Nilai kritis berdasarkan Uji Kurun Ganda Duncan pada beda nyata pada tingkat 5%

p 2 3 4

Range 2,77 2,92 3,02

Least Significant Ranges (LSR) 0,055 0,058 0,060 Keterangan :

P = Banyaknya nilai tengah dalam wilayah yang teruji

Range = Harga nisbah terendah untuk Uji Kurun Ganda Duncan pada beda nyata pada tingkat 5 % dengan derajat bebas galat = ∞

LSR = Range x Standar Error Rata-rata

Kemudian, untuk mengetahui perlakuan terbaik, maka dilakukan kodifikasi terhadap nilai rata-rata pada tabel di atas.

(21)

0,055 + 1,67 = 1,73→ a 0,058 + 2,2 = 2,26→ b 0,060 + 2,37 = 2,43→ c

Langkah kedua yang dilakukan adalah menentukan nilai rata-rata yang sesuai dengan kode sehingga akan didapatkan mana perlakuan yang terbaik .

Kodifikasi Perlakuan Terhadap Nilai Rata-rata

Perlakuan Rata-rata

F0 F1 F2 F3

1,67 a 2,2 b 2,37 c 2,5 d

(22)

Lampiran 16

Analisis Kandungan Gizi Tempe Biji Kecipir Tanpa Penambahan Beras Merah Dan Dengan Penambahan Berbagai Variasi Beras Merah Yang Dihitung Berdasarkan DKBM (Daftar Komposisi Bahan Makanan)

Pada penelitian ini, bahan yang digunakan untuk setiap pembuatan tempe yaitu biji kecipir 300 gram, ragi 0,6 gr dan dengan berbagai variasi penambahan beras merah. Berikut adalah kandungan gizi tempe biji kecipir per 100 gr bahan kering :

No

. Zat Gizi

Kandungan Gizi

Tempe Biji Kecipir

Tempe Biji Kecipir Dengan Penambahan Beras Merah

10%

Tempe Biji Kecipir Dengan Penambahan Beras Merah

20%

Tempe Biji Kecipir Dengan Penambahan Beras Merah

30% 1 Energi (kka l) 1218,808 1326,508 1434,208 1541,908 2 Karbohidrat (gr) 109,584 132,864 156,144 179,424

3 Protein (gr) 99,604 101,854 104,104 106,354

4 Lemak (gr) 51,067 51,337 51,877 52,687

5 Vitamin B mgr) 168,09 168,153 168,216 168,279

6 Kalsium (mg) 243,92 248,72 258,32 272,72

1. Perhitungan Kalori Tempe Biji Kecipir

Cara perhitungan kalori tempe biji kecipir tanpa penambahan beras merah dan tempe biji kecipir dengan penambahan beras merah sebesar 10%, 20% dan 30% :

Tanpa Penambahan Beras Merah Penambahan Beras Merah 10%

Bahan Jumlah Bahan Jumlah

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

300/100x 405 = 1215 2,8/100x136= 3,808

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

30 gr beras merah

(23)

Penambahan Beras Merah 20% Penambahan Beras Merah 30%

Bahan Jumlah Bahan Jumlah

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

60 gr beras merah

300/100 x 405 = 1215 2,8/100 x 136 = 3,808 60/100 x 359 = 215,4

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

90 gr beras merah

300/100 x 405 = 1215 2,8/100 x 13 = 3,808 90/100 x 359 = 323,1 Total Kalori 1434,208 Total Kalori 1542,908

2. Perhitungan Karbohidrat Tempe Biji Kecipir

Cara perhitungan karbohidrat tempe biji kecipir tanpa penambahan beras merah dan tempe biji kecipir dengan penambahan beras merah sebesar 10%, 20% dan 30% :

Tanpa Penambahan Beras Merah Penambahan Beras Merah 10%

Bahan Jumlah Bahan Jumlah

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

300/100 x 36,5 = 109,5 2,8/100 x 3 = 0,084

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

30 gr beras merah

300/100x 36,5 =109,5 2,8/100 x 3 = 0,084 30/100 x77,6= 23,28 Total Karbohidrat 109,584 Total Karbohidrat 132,864

Penambahan Beras Merah 20% Penambahan Beras Merah 30%

Bahan Jumlah Bahan Jumlah

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

60 gr beras merah

300/100 x 36,5= 109,5 2,8/100 x 3 = 0,084 60/100 x 77,6 = 46,56

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

90 gr beras merah

(24)

3. Perhitungan Protein Tempe Biji Kecipir

Cara perhitungan protein tempe biji kecipir tanpa penambahan beras merah dan tempe biji kecipir dengan penambahan beras merah sebesar 10%, 20% dan 30% :

Tanpa Penambahan Beras Merah Penambahan Beras Merah 10%

Bahan Jumlah Bahan Jumlah

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

300/100 x32,8 = 98,4 2,8/100 x 43 = 1,204

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

30 gr beras merah

300/100 x 32,8 = 98,4 2,8/100 x 43 = 1,204 30/100 x 7,5 = 2,25 Total Protein 99,604 Total Protein 101,854

Penambahan Beras Merah 20% Penambahan Beras Merah 30%

Bahan Jumlah Bahan Jumlah

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

60 gr beras merah

300/100 x 32,8 = 98,4 2,8/100 x 43 = 1,204 60/100 x 7,5 = 4,5

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

90 gr beras merah

300/100 x 32,8= 98,4 2,8/100 x43 =1,204 90/100 x 7,5 = 6,75 Total Protein 104,104 Total Protein 106,354

4. Perhitungan Vitamin B Tempe Biji Kecipir

Cara perhitungan Vitamin B tempe biji kecipir tanpa penambahan beras merah dan tempe biji kecipir dengan penambahan beras merah sebesar 10%, 20% dan 30% :

Tanpa Penambahan Beras Merah Penambahan Beras Merah 10%

Bahan Jumlah Bahan Jumlah

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

300/100 x 0,03 = 0,09 2,8/100 x 6000 = 168

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

30 gr beras merah

(25)

Penambahan Beras Merah 20% Penambahan Beras Merah 30%

Bahan Jumlah Bahan Jumlah

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

60 gr beras merah

300/100 x 0,03 = 0,09 2,8/100 x 6000 = 168 60/100 x 0,21= 0,126

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

90 gr beras merah

300/100x 0,03= 0,09 2,8/100 x 6000 = 168 90/100x0,21= 0,189 Total Vitamin B 168,216 Total Vitamin B 168,279 5. Perhitungan Lemak Tempe Biji Kecipir

Cara perhitungan lemak tempe biji kecipir tanpa penambahan beras merah dan tempe biji kecipir dengan penambahan beras merah sebesar 10%, 20% dan 30% :

Tanpa Penambahan Beras Merah Penambahan Beras Merah 10%

Bahan Jumlah Bahan Jumlah

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

300/100 x 17 = 51 2,8/100 x 2,4 = 0,0672

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

30 gr beras merah

300/100 x 17 = 51 2,8/100 x 136= 0,0672 30/100 x 0,9 = 0,27 Total Lemak 51,0672 Total Lemak 51,3372

Penambahan Beras Merah 20% Penambahan Beras Merah 30%

Bahan Jumlah Bahan Jumlah

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

60 gr beras merah

300/100 x 17 = 51 2,8/100x2,4= 0,0672 60/100 x 0,9 = 0,54

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

90 gr beras merah

(26)

6. Perhitungan Kalsium Tempe Biji Kecipir

Cara perhitungan Kalsium tempe biji kecipir tanpa penambahan beras merah dan tempe biji kecipir dengan penambahan beras merah sebesar 10%, 20% dan 30% :

Tanpa Penambahan Beras Merah Penambahan Beras Merah 10%

Bahan Jumlah Bahan Jumlah

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

300/100 x 80 = 240 2,8/100x140= 3,92

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

30 gr beras merah

300/100 x 80 = 240 2,8/100 x140= 3,9 30/100 x 16 = 4,8 Total Kalsium 243,92 Total Kalsium 248,72

Penambahan Beras Merah 20% Penambahan Beras Merah 30%

Bahan Jumlah Bahan Jumlah

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

60 gr beras merah

300/100 x 80 = 240 2,8/100x140= 3,92 60/100 x 16 = 9,6

300 gr biji kecipir 2,8 gr ragi

90 gr beras merah

(27)

Lampiran 17

Gambar 1. Menyortir biji kecipir Gambar 2. Menimbang biji kecipir

Gambar 3. Pencucian 1 biji kecipir Gambar 4. Perebusan I biji kecipir

(28)

Gambar 7. Pengupasan kulit biji kecipir Gambar 8. Pencucian II biji kecipir

Gambar 9. Perebusan II biji kecipir Gambar 10. Penirisan keping biji kecipir

(29)

Gambar 13. Pengukusan beras merah Gambar 14. Pendinginan keping biji kecipir, pencampuran beras merah dan penaburan ragi

Gambar 15. Pembungkusan tempe Gambar 16. Pemeraman tempe dalam goni

(30)

Gambar 18 . Tempe biji kecipir tanpa penambahan Gambar 19. Tempe biji kecipir dengan

beras merah yang telah digoreng penambahan beras merah 10% yang telah digoreng

Gambar 20 . Tempe biji kecipir dengan penambahan Gambar 21 . Tempe biji kecipir dengan penambahan

beras merah 20% yang telah digoreng beras merah 30% yang telah digoreng

(31)

Gambar 24 . Tempe biji kecipir dengan penambahan Gambar 25. Tempe biji kecipir dengan penambahan beras merah 20 % beras merah 20 %

Gambar 26 . Pelaksanaan Uji Daya Terima

Gambar 27. Bunga dan Daun Tanaman Kecipir Gambar 28. Buah Kecipir yang tua

Gambar

Gambar 1. Menyortir biji kecipir                                                        Gambar 2
Gambar 11. Menimbang ragi                               Gambar 12. Perendaman beras merah
Gambar 13. Pengukusan beras merah                                             Gambar 14
Gambar 18 . Tempe biji kecipir tanpa penambahan                      Gambar  19. Tempe biji kecipir dengan
+2

Referensi

Dokumen terkait

Implementasi dari gagasan dan konsep deepening democracy dalam konteks demokrasi desa adalah dilaksanakannya musrenbang desa melalui proses yang bersifat bottom up,

Ahmad, 2000, Hubungan Persalinan Lama dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum pada Bayi Baru Lahir di RSUD Dr.. Child

Rerata jumlah koloni jamur Trichoderma sp pada berbagai perlakuan kompatibilitas berbagai macam filtrat kompos dengan berbagai macam pupuk organik pada medium.

Kepercayaannya semakin goyah semenjak ia mulai kenal dengan Kartini, wanita yang membuatnya jatuh hati. Hasan yang tadinya membatasi pergaulan dengan perempuan, merasa kaget

audio visual yang dirancang untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pelajaran fisika khususnya materi wujud zat. Dimana

Pengarahan pesan visual yang akan digunakan pada Perancangan Media Komunikasi Visual ini adalah dengan menggunakan konsep gaya desain American post modern/

7.2 Kondisi untuk penyimpanan yang aman, termasuk ketidakcocokan Bahan atau campuran tidak cocok.. Pertimbangan untuk nasihat lain •

Faktor keluarga yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pengaruh pihak-pihak yang memiliki hubungan darah secara langsung serta kerabat dekat terhadap status anak