• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengujian dan Seleksi Karyawan menggunakan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pengujian dan Seleksi Karyawan menggunakan"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

Pengujian dan Seleksi

Karyawan

Kelompok 5

(2)

Mengapa Seleksi Yang Teliti Itu

Penting?

Banyaknya Jumlah Pelamar

Perusahaan harus menyaringnya dengan

alat alat atau perangkat penyaringan

( Tes/Ujian, Pusat Penilaian dan

Pemeriksaan Latar Belakang)

Mewancarai calon potensial dan memilih

(3)

3 Alasan Utama Memilih

Karyawan yang Tepat

1. Kinerja Perusahaan: sebagian besar bergantung pada kinerja bawahan

2. Biaya: mahalnya biaya perekrutan

(4)

Konsep Pengujian Dasar

Reliabilitas/Keandalan

Validitas

Bagaimana Mensahkan Ujian

Aspek Kesempatan yang Setara atas Pekerjaan

dari Pengujian

Hak Individu dan Keamanan Peserta UjianMenggunakan Ujian di Pekerjaan

(5)

Reliability/Keandalan

Keandalan mengacu pada konsistensi tes

Dapat diukur dengan melakukan tes yang sama

pada kelompok yang sama pada 2 waktu berbeda

(6)

Validitas

Validitas Ujian: Akurasi di mana ujian, wawancara dan lainnya mengukur apa yang seharusnya

diukur atau sesuai dengan fungsi yang dirancang.

Validitas Kriteria: Validitas yang memperlihatkan bahwa nilai pada ujian (alat prediksi)

berhubungan dengan prestasi pekerjaan (kriteria)

(7)

Bagaimana Mensahkan Ujian

1. Menganalisis Pekerjaan, dengan membuat dan

menuliskan deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan.

2. Memilih Ujian. Pilihlah ujian yang menurut Anda dapat mengukur atribut (alat prediksi) yang penting untuk

keberhasilan pekerjaan.

3. Melakukan Ujian

4. Hubungan Nilai Ujian Anda dengan Kriteria.

Menentukan apakah ada hubungan antara nilai (alat prediksi) dan prestasi (kriteria).

5. Validasi-silang dan Validasi Ulang. Memeriksa dengan melakukan validasi-silang, denga sekali lagi melakukan

(8)

Aspek Kesempatan yang Setara

atas Pekerjaan dari Pengujian

Dengan memperhatikan pengujian, harus

mampu untuk membuktikan ujian yang

berhubungan dengan keberhasilan atau

kegagalan pekerjaan (validitas) dan ujian

tidaklah dikriminatif secara tidak adil

(9)

Hak Individu dan Keamanan

Peserta Ujian

Hak kerahasiaan atas hasil ujian tersebut dan hak

(10)

Wawasan Penelitian

Mengikuti ujian yang sesuai; seperti lingkungan

(11)

Menggunakan Ujian di Pekerjaan

Menguji ketrrampilan dasar (didefinisikan sebagai

(12)

Jenis-jenis Ujian

Ujian Kemampuan Kognitif

Ujian Inteligensia

Kemampuan kognitif khusus

Ujian Kemampuan Motorik dan Fisik

Mengukur

(13)

Ujian Kemampuan Kognitif

Ujian kognitif termasuk ujian kemampuan

pemahaman umum (inteligensia) dan ujian kemampuan mental khusus seperti memori dan pemahaman induktif.

Ujian Inteligensia

Adalah ujian kemampuan

intelektual umum. Mereka bukan hanya mengukur ciri tunggal, tetapi lebih ke kisaran kemampuan,

termasuk memori, kosakata, kafasihan bicara, dan kemampuan

(14)

Kemampuan kognitif khusus

Terdapat beberapa ukuran kemampuan mental khusus, seperti pemahaman induktif dan deduktif, pemahaman verbal, memori dan kemampuan berhitung. Psikolog sering menyebut ujian demikian sebagai ujian kecerdasan, karena mereka mempunyai pokok isi untuk mengisi kecerdasan untuk pekerjaan yang dimaksud.

Ujian ini dapat memberikan wawasan pada kemampuan spasial mekanis pelamar. Cara ini dapat digunakan untuk menyaring pelamar untuk pekerjaan seperti desainer, pembuat draft, dan insinyur

Ujian Kemampuan

Motorik dan Fisik

(15)

Mengukur Kepribadian dan Minat

(16)

Ujian Keberhasilan

Ujian keberhasilan mengukur apa yang telah dipelajari seseorang. Kebanyakan dari ujian yang dilaksanakan disekolah adalah ujian keberhasilan. Ujian ini mengukur pengetahuan dalam bidang pekerjaan seperti ekonomi, pemasaran, atau personalia. Sebagai tambahan untuk pengetahuan dalam bidang pekerjaan, ujian keberhasilan mengukur kemampuan pelamar itu.

Pengujian Berbasis Web

(17)

Pusat Penilaian Manajemen

Keranjang Tugas

Adalah suatu tugas yang diberikan kepada oleh pelatih kepada calon karyawan baru dimana tugasnya berakumulasi dari laporan, memo, catatan panggilan masuk, surat, data base dan lain-lain.

Diskusi Kelompok Tanpa

Pemimpin

Diamana pelatih memberikan suatu tugas diskusi kepadakelompok tanpa adanya pemimpin atau ketua dari kelompok dan memberitahu kepada seluruh anggota kelompok untuk mendapatkan keputusan kelompok.

Permainan Manajemen

(18)

Persentasi Perseorangan

Para pelatih mengevaluasi ketrampilan

berkomunikasi, etika berkomunikasi setiap partisipan dengan cara persentasi lisan.

Ujian Obyektif

Adalah suatu pusat memasukan ujian kepribadian, minat, mental.

Wawancara

(19)

Pemeriksaan Latar Belakang dan pemeriksaan referensi.

EFEKTIFITAS: ini adalah cara yang murah dan terus terang

(20)

Pengujian Komputer Interaktif

Para peneliti mengembangkan prosedur pengujian

(21)

PEMERIKSAAN LATAR BELAKANG

DAN METODE SELEKSI LAIN

Pemeriksaan Latar Belakang dan Pemeriksaan

Referensi

Layanan Informasi PrapekerjaanPoligraf dan Uji Kejujuran

GrafologiUji Fisik

(22)

Referensi

Dokumen terkait