PRODUKSI PLASTIK DUNIA
2003
2010
0
400
200
100
300
48
juta
304
juta
(juta ton)
(tahun)
SAMPAH PLASTIK
SURABAYA
335,4 TON/HARI
><
Harga relatif lebih mahal
Terdegradasi 6-10 minggu
Sifat mekanis rendah
Terdegradasi 9 hari
Perpaduan
PENGARUH KOMPOSISI GLUKOMANAN-TAPIOKA
TERHADAP KARAKTERISTIK BIOPOLIMER SEBAGAI
Rumusan Masalah
Bagaimana pengaruh komposisi glukomanan
porang/tapioka terhadap performansi bio
polimer sebagai plastik ramah lingkungan.
Tujuan Penelitian
Melakukan studi eksperimental untuk mengetahui
pengaruh komposisi glukomanan porang/tapioka
terhadap performansi bio-polimer sebagai plastik
ramah lingkungan.
Batasan Masalah
•
Bahan yang digunakan adalah glukomanan
porang yang diproduksi oleh CV. Alif Jaya dan
tepung beras Rose Brand yang diproduksi oleh PT.
Budi Starch and Sweetener Tbk.
•
NaOH 2,5ml yang diperoleh dari Toko SUK dan
Gliserin dari PT. Brataco.
•
Variasi yang digunakan adalah kadar tepung
tapioka sebesar 0%, 10%, 20%, 30%, 40% dan
50% dari total massa 10gr.
•
Uji yang dilakukan adalah uji mekanik (uji tarik),
Metode Penelitian
Mulai
Persiapan Bahan
(Variasi Kadar Tapioka 0%,10%,20%, 30%,40%,50%)
Pembuatan Sampel
Sampel Jadi?
Uji Sampel Bahan
Uji Tarik Uji Biodegradasi Uji FTIR Uji Swelling
Analisa
Kesimpulan
Selesai Ya Tidak
Pembuatan Film Biopolimer
Glukomanan Tepung Tapioka NaOH 1M, 5ml 10ml Gliserin Aquades 85ml 2 rpm, 80oCUji Sampel
•
Uji Tarik
•
Uji Swelling
•
Uji Biodegradasi
Uji Tarik
•
ASTM D638 Type V (l
o
=6cm, w
o
=1cm)
Autograph Dicatat Gaya (F) dan
Hasil Uji Tarik
Kadar Tapioka (%)
σ (kPa)
ε (%) E (kPa)
0
1212,12
15,45
78,45
10
689,66
18,73
36,83
20
416,67
38,88
10,72
30
454,55
27,38
16,60
40
400
24,25
16,49
50
344,83
24,75
13,93
Grafik Tensile Strength
0 10 20 30 40 50 200 400 600 800 1000 1200 T ens ile S tr engt h ( kP a) Kadar Tapioka (%)Grafik Elongasi
0 10 20 30 40 50 15 20 25 30 35 40 E longas i ( % ) Kadar Tapioka (%)Grafik Modulus Elastisitas
0 10 20 30 40 50 10 15 20 25 30 35 40 M odul us E las tis itas ( kP a) Kadar Tapioka (%)Uji Swelling
•
Sampel dipotong menjadi ukuran 2x2cm
Hasil Uji Swelling
Kadar Tapioka (%)
∆m (gr) (%)
0
0.1516 80.8280
10
0.1108 70.8893
20
0.1185 62.7493
30
0.0980 66.5987
40
0.1020 43.8944
50
0,1180
33,1184
Grafik Uji Swelling
0 10 20 30 40 50 30 40 50 60 70 80 D er aj at P enggem bungan ( % ) Kadar Tapioka (%)Uji Biodegradasi
•
Sampel dipotong menjadi ukuran 2x2cm
•
Diamati perubahan dimensi dan massa
Sampel
Pseudomonas sp.
Wadah + Jaring Diamati setiap 24 jam
Hasil Uji Biodegradasi
Grafik Laju Biodegradasi
0 10 20 30 40 50 0.10 0.12 0.14 0.16 0.18 0.20 Laj u D egr adas i ( gr /har i) Kadar Tapioka (%)Uji FTIR
Hasil Uji FTIR
4000 3000 2000 1000 0Tr
ans
m
itans
i (
%
)
Bilangan Gelombang (cm-1) 10% 20% 30% 40% 50% O-H C-H C=O O-H bengkok C-F ulur C-C ulurInterpretasi Hasil
0 10 20 30 40 50 200 400 600 800 1000 1200 1400 % gr/hari% kPa Kuat Tarik
Kadar Tapioka (%) 10 15 20 25 30 35 40 Elongasi 30 40 50 60 70 80 90 Swelling 0,16 0,17 0,18 0,19 0,20 0,21 Laju Biodegradasi
Kesimpulan
•
Semakin besar kadar tepung tapioka, sifat
kekuatan tarik dan modulus elastisitas dan
derajat penggembungan biopolimer cenderung
menurun. Namun elongasi cenderung meningkat.
•
Sampel dengan kadar tapioka 10% merupakan
sampel dengan performansi yang optimal dengan
nilai kuat tarik sebesar 689,66 kPa, elongasi
sebesar 18,73%, modulus elastisitas 36,83 kPa,
derajat penggembungan sebesar 70,8893% dan
laju biodegradasi 0,1725 gr/hari.
Daftar Pustaka
• Al Ummah, Nathiqoh. 2013.“Uji Ketahanan Biodegradable Plastic Berbasis Tepung Biji Durian (Durio
Zibethinus Murr) Terhadap Air dan Pengukuran Densitasnya”. Skripsi Jurusan Fisika, FMIPA,
Universitas Negeri Semarang.
• Arifin, M. A. 2001. “Pengeringan Umbi Iles Iles secara Mekanik untuk Meningkatkan Mutu Keripik
Iles”. Program Pascasarjana, IPB, Bogor.
• ASTM D570. 2002. “Standard Test Method for Water Absorption of Plastics”. Annual Books of ASTM
Standards, USA
• Avérous, Luc dan Pollet, Eric. 2012. “Environmental Silicate Nano-Biocomposites”. Chapter 2, Green
Energy and Technology, DOI: 10.1007/978-1-4471-4108-2_2, Springer-Verlag London.
• Callister, William. D. 2007. “Material Science and Engineering An Introduction Seventh Ed”. New
York: John Wiley & Sons, Inc.
• Cheng, L.H. , A. Abd Karim, Norziah, M.H., Fazilah, A., and C.C. Seow. 2006. “Interactive Effect Of
Water-Glycerol And Water-Sorbitol On Physical Properties Of Konjac Glucomannan Films”. J Food Sci 71, 2:E62-7.
• Coates, John. 2000. “Interpretation of infara red spectra A practical approach,” dalam Encyclopedia
of analytical chemistry, USA: John Wiley & Sons
• Dasuki Z., Muhammad dan Mawarani, Lizda J. 2014. “Pengaruh Penambahan NaOH Terhadap
Karakteristik Bioplastik Tepung Porang”. Tugas Akhir Jurusan Teknik Fisika, FTI, ITS
• Gledhill, W.E. 1974. “Linear Alkylbenzene Sulfonate : Biodegradation and Aquatic Interaction”.
• Koeswara, S. 2006. “Iles-iles dan Hasil Olahannya”, <URL:
http://www.scribd.com/doc/70498974/Iles-Iles-Dan-Hasil-Olahannya>, akses tanggal 2 September 2013.
• Lepoittevin, Bénédicte, Xiaolu Wang, Jean-Pierre Baltaze, Hefang Liu, Jean-Marie Herry d,
Marie-Noëlle Bellon-Fontaine d, Philippe Roger. 2011. “Radical polymerization and preliminary
microbiological investigationof new polymer derived from myrtenol”. European Polymer Journal 47 1842–1851
• Merisianto, Ganda dan Mawarani, Lizda J. 2013. “Pengembangan Plastik Photobiodegradable
Berbahan Dasar Umbi Ubi Jalar”. Jurnal Teknik Pomits Vol. 2, No. 1,.
• Nurjanah, Zakiah. 2010. “Kajian Proses Pemurnian Tepung Glukomanan Dari Umbi Iles-Iles Kuning
(Amorphophallus Oncophyllus) Dengan Menggunakan Enzim α-Amilase” Fakultas Teknologi Pertanian, IPB, Bogor.
• Pradipta, I Made D. dan Mawarani, Lizda J. 2012. “Pembuatan dan Karakterisasi Polimer Ramah
Lingkungan Berbahan Dasar Glukomanan Umbi Porang”. Tugas Akhir Jurusan Teknik Fisika, FTI, ITS
• Rohaeti, Eli (2009), “Karakterisasi Biodegradasi Polimer”, Prosiding Seminar Nasional Penelitian,
Pendidikan dan Penerapan MIPA, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta,
• Sanjaya, I Gede dan Tyas Puspita. 2011. “ Pengaruh Penambahan Khitosan dan Plasticizer Gliserol
Pada Karakteristik Plastik Biodegradable Dari Pati Limbah Kulit Singkong”. Tugas Akhir Jurusan Teknik Kimia, FTI, ITS
• Smith, William F. 1990. “Principle of Materials Science and Engineering-2nd Ed”. Singapore:
McGraw-Hill, Inc.
• Steven, Malcolm. P. 2001. “Kimia Polimer”. Diterjemahkan oleh Dr. Ir. Iis S. Jakarta: Pradnya
Paramita.
• Sumbono, Aung. 2010. “Differential Scanning Calorimetry & Thermo-Gravimetric Analysis”.
http://ecimansorong.blogspot. com/2010/05/differential-scanning-calorimetry.html diakses 29 januari 2014 pukul 13.15 WIB)
• Syaefullah, S. 1990. “Studi Karakteristik Glukomannan dari Sumber “Indigenous” Iles Iles
(Amophophallus Oncophyllus) dengan Variasi Proses Pengeringan dan Basis Perendaman”. Tesis Teknologi Pasca Panen, Fakultas Pascasarjana IPB, Bogor.
• Xu, Changgang, Xuegang Luo, Xiaoyan Lin, Xiurong Zuo, Lili Liang. 2009. “Preparation and
characterization of polylactide/thermoplastic konjac glucomannan blends”. Polymer 50, 3698– 3705.
•
http://olahsampah.com/index.php/teknologi/47-menyulap-sampah-plastik-menjadi-bbm-tidak-harus-mahal, diakses pada tanggal 3 Juni 2013 pukul 21.30 WIB
• http://www.dephut.go.id/alus_assets/INFORMASI/Web%20HHBK/Porang1.html, diakses pada
tanggal 6 Juni 2013 pukul 13.30 WIB
• https://www2.chemistry.msu.edu/faculty/reusch/VirtTxtjml/polymers.htm, diakses pada tanggal 26