• Tidak ada hasil yang ditemukan

MUTASI INDUKSI UNTUK MEREDUKSI TINGGI TANAMAN PADI GALUR KI 237. Sobrizal

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MUTASI INDUKSI UNTUK MEREDUKSI TINGGI TANAMAN PADI GALUR KI 237. Sobrizal"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.  Frekuensi mutasi khlorofil pada populasi  M 2  (RKI 237) sebagai akibat iradiasi sinar  gamma dosis 200 Gy
Tabel 2.  Frekuensi mutan pendek dan semi-pendek  pada populasi M 2  RKI 237.
Gambar 1. Mutan padi pendek dan semi-pendek ditemukan  pada populasi M 2 , dibanding kontrol
Tabel 3.  Panjang ruas batang, malai dan gabah mutan pendek,  mutan semi-pendek dan KI 237

Referensi

Dokumen terkait

Program pengembangan varietas unggul gandum di Indonesia telah dilakukan sejak tahun 1985, tetapi sangat terbatas pada wilayah dataran tinggi (>1000 m dpl). Saat

tujuan khusus penelitian ini adalah: mendapatkan metode induksi kalus embriogenik, embrio somatik dan proliferasi dari tiga varietas gandum (Dewata, Selayar dan Nias),

Frekuensi aplikasi PGPR paling rendah dapat meningkatkan hasil produksi tanaman padi varietas Diah Suci, sehingga untuk hasil produksi tanaman padi yang lebih tinggi lagi

Selisih tersebut terjadi karena dengan menggunakan sistem model sistem tanam jajar legowo 2:1 jumlah populasi tanaman per satuan luas yang ada pada lahan jauh lebih tinggi

Aplikasi iradiasi sinar gamma dosis rendah pada kalus embriogenik varietas Dewata yang dilanjutkan dengan seleksi in vitro ketahanan terhadap suhu tinggi

Hasi uji multilokasi menunjukkan bahwa galur-galur harapan padi rawa memiliki potensi hasil yang lebih tinggi dibandingkan varietas IR42 dan sebanding dengan

Jumlah biji per malai diperkirakan menjadi sifat yang lebih penting dibandingkan jumlah malai karena menjadi jalur pengaruh tidak langsung positif tinggi tanaman,

Jumlah biji per malai diperkirakan menjadi sifat yang lebih penting dibandingkan jumlah malai karena menjadi jalur pengaruh tidak langsung positif tinggi tanaman,