MUTASI INDUKSI UNTUK MEREDUKSI TINGGI TANAMAN PADI GALUR KI 237. Sobrizal
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Program pengembangan varietas unggul gandum di Indonesia telah dilakukan sejak tahun 1985, tetapi sangat terbatas pada wilayah dataran tinggi (>1000 m dpl). Saat
tujuan khusus penelitian ini adalah: mendapatkan metode induksi kalus embriogenik, embrio somatik dan proliferasi dari tiga varietas gandum (Dewata, Selayar dan Nias),
Frekuensi aplikasi PGPR paling rendah dapat meningkatkan hasil produksi tanaman padi varietas Diah Suci, sehingga untuk hasil produksi tanaman padi yang lebih tinggi lagi
Selisih tersebut terjadi karena dengan menggunakan sistem model sistem tanam jajar legowo 2:1 jumlah populasi tanaman per satuan luas yang ada pada lahan jauh lebih tinggi
Aplikasi iradiasi sinar gamma dosis rendah pada kalus embriogenik varietas Dewata yang dilanjutkan dengan seleksi in vitro ketahanan terhadap suhu tinggi
Hasi uji multilokasi menunjukkan bahwa galur-galur harapan padi rawa memiliki potensi hasil yang lebih tinggi dibandingkan varietas IR42 dan sebanding dengan
Jumlah biji per malai diperkirakan menjadi sifat yang lebih penting dibandingkan jumlah malai karena menjadi jalur pengaruh tidak langsung positif tinggi tanaman,
Jumlah biji per malai diperkirakan menjadi sifat yang lebih penting dibandingkan jumlah malai karena menjadi jalur pengaruh tidak langsung positif tinggi tanaman,