Keanekaragaman dan Kelimpahan Gastropoda Ekosistem Mangrove Desa Lamu Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Nilai indeks keanekaragaman jenis yang tergolong sedang pada setiap stasiun pengamatan menunjukkan bahwa stasiun pengamatan mulai mengalami tekanan ekologis sehingga
Dari hasil perhitungan indeks keseragaman gastropoda ekosistem mangrove dan lamun pulau dompak mempunyai nilai yang tidak jauh berbeda dimana ekosistem mangrove
Faktor lain yang diduga memicu sedikitnya spesis yang ditemukan di lokasi ini adalah kondisi substrat yang tidak digenangi air, sehingga spesis yang ditemukan pada
Arbi (2012), menjelaskan tinggi rendahnya nilai indeks keanekaragaman jenis dapat disebabkan oleh jumlah jenis atau individu yang didapat berdasarkan kondisi
Kepadatan Jenis Gastropoda Pada stasiun 1 yang memiliki jumlah tertinggi adalah Chicoreus capucinus dengan Kepadatan 14000 individu/ha dan terendah pada jenis Littoraria
Keanekaragaman echinodermata di pesisir pulau Karimunjawa rendah, hal ini didapatkan dari perhitungan indeks keanekaragaman yang bernilai kurang dari 2 yaitu pada stasiun 1,
Grafik kelimpahan relatif stasiun I Hasil analisis kelimpahan relatif pada stasiun II dengan nilai tertinggi yaitu spesies Episesarma sebesar 0,200 %, sedangkan untuk nilai yang paling
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan, nilai indeks ekologi terdiri dari indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominansi makrozoobentos serta pengaruh kerapatan mangrove