• Tidak ada hasil yang ditemukan

Oleh : Dwi Murniningsih D SKRIPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Oleh : Dwi Murniningsih D SKRIPSI"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

i

KONSTRUKSI SOSIAL MASYARAKAT TERHADAP SUNGAI ( Studi Fenomenologi mengenai Konstruksi Sosial Masyarakat terhadap

Sungai Pada Masyarakat Bantaran Sungai Tegal Konas Surakarta )

Oleh : Dwi Murniningsih

D 0312030

SKRIPSI

Diajukan Guna Memenuhi Persyaratan Untuk Mencapai Gelar Sarjana Ilmu Sosial dan Politik

Program Studi Sosiologi

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA 2016

(2)

ii ABSTRAK

Dwi Murniningsih. D0312030. 2012. “Konstruksi Sosial Masyarakat terhadap Sungai” (Studi Fenomenologi mengenai Konstruksi Sosial Masyarakat terhadap Sungai Pada Masyarakat Bantaran Sungai Tegal Konas Surakarta). Skripsi. Program Studi Sosiologi. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Penelitian ini mengambil Lokasi di Bantaran Sungai Tegal Konas Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konstruksi sosial yang terbentuk oleh masyarakat bantaran sungai Tegal Konas terhadap sungai juga pola perilaku yang terbentuk atas konstruksi serta berbagai faktor lain yang mempengaruhi.

Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Konstruksi Sosial yang dikemukakan oleh Peter L. Berger. Jenis penelitian ini adalah penelitan kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Data diambil dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dipilih berdasar keriteria usia, jenis kelamin, pekerjaan, serta lamanya tinggal di bantaran sungai. Untuk menjamin validitas data digunakan triangulasi sumber, sedangkan analisis data yang digunakan adalah model interaktif.

Dari hasil penelitian ditemukan bahwa konstruksi sosial tentang sungai yang terbentuk bagi masyarakat bantaran sungai Tegal Konas dipahami dalam dua sudut pandang yang berbeda. Konstruksi sosial terbentuk melalui tiga proses yaitu eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Sumber pengetahuan masyarakat terhadap sungai menunjukkan bahwa kondisi sungai sangat tercemar sehingga masyarakat beranggapan sungai hanya bisa difungsikan sebagai aliran air dan aliran limbah. Pengetahuan tersebut kemudian terobjektivasi hingga membentuk pengetahuan baru tentang sungai yaitu pemanfaatan sungai selain sebagai aliran serta dampak pemfungsian sungai. Kedua proses tersebut membentuk tindakan masyarakat yang tercermin dalam tanggapan masyarakat terhadap sungai. dari ketiga proses tersebut ditemukan dua sudut pandang masyarakat dalam memahami sungai yaitu sudut pandang secara positif dan negatif. Sudut pandang dalam memahami sungai secara positif memaknai sungai sebagai suatu aliran yang apabila rusak atau tercemar akan turut mempengaruhi kehidupan masyarakat. Sudut pandang dalam memahami sungai secara negatif memaknai sungai sebagai wilayah belakang dimana sungai dianggap sebagai aliran untuk mengalirkan limbah yang apabila rusak atau tercemar tidak akan berpengaruh pada kehidupan. Pemaknaan yang berbeda dalam memahami sungai juga turut menghasilkan perilaku yang berbeda. Konstruksi sosial atas sungai terbangun atas realitas yang dialami masyarakat. Konstruksi sosial atas sungai didasari oleh beberapa faktor pembentuk diantaranya faktor lingkungan, sosial budaya, politik dan ekonomi.

(3)

iii

ABSTRACT

Dwi Murniningsih. D0312030. 2012. “Social Construction of Community about the River” (Phenomenology Study about Social Construction of Community about the River in Community of River Banks Tegal Konas River Surakarta). Thesis. Sociology. Faculty of Social and Political. Sebelas Maret University.

This research takes place in the river bank in Tegal Konas Surakarta. This research aims to determine how the social construction of the community formed by the riverbanks Tegal Konas to the river and the pattern of behavior which is formed by construction as well as the other factors that influence it.

Theorythical based in the study is the Social Construction theory stated by Peter L. Berger. The research is a qualitative research using the phenomenological approach. The data are taken by interview, observation, and documentation. Informants are selected based on age, gender, occupation, and length of stay at the riverbanks. To ensure the validity of data used triangulation of sources, while the data analysis used is an interactive model.

The research is found that the social construction about the river formed for the community around the riverbank of Tegal Konas can be understood in two different views. Social construction is formed by three processes. They are externalization, objectivation, and internalization. The source of public knowledge about the river shows that the condition of the river is very polluted so that people think the river can just be operated as a stream and waste streams. This knowledge forms objectivation process to a new knowledge about the river that utilization of the river for the stream as well as the impact of a function of the river. Both processes form a community action reflected in the public response about the river. From these three processes found two views of the community in understanding the river are negative and positive view. The point of view in understanding the river positively interprets the river as a stream. If the stream is polluted, it is going to affect the life of the community. The point of view in understanding the river negatively interprets the river as a waste stream to drain if it is damaged or contaminated will not effect on life. Different interpretation in understanding the river also produce different behaviour. The social construction over the river is built by reality experienced by the community. The social construction over the river forming based on several factors including environmental factors, socio-cultural, political and economics.

(4)
(5)
(6)
(7)

vii

SUSUNAN TIM PENGUJI UJIAN SKRIPSI

KONSTRUKSI SOSIAL MASYARAKAT TERHADAP SUNGAI

( Studi Fenomenologi mengenai Konstruksi Sosial Masyarakat terhadap Sungai pada Masyarakat Bantaran Sungai Tegal Konas Surakarta )

Nama Mahasiswa : Dwi Murniningsih

NIM. : D 0312030

Jurusan : Sosiologi

Ketua : Prof. Dr. R. B. Soemanto, M. A

NIP. 19470914 197612 1 001 Sekretaris : Dra. Hj. Suyatmi, M. S.

NIP. 19520929 198003 2 001 Anggota : Siti Zunariyah, S. Sos, M.Si. NIP. 19770719 200801 2 016

(8)
(9)

ix MOTTO

Jangan begitu mudah menyerah atau kau akan kalah Keep trying

Keep praying Keep positive thinking Allah knows what the best for me Kesulitan dan Kemudahan itu seimbang

Jangan mengeluh ketika berproses Karena hasil tidak akan mengkhianati proses

(10)

x

HALAMAN PERSEMBAHAN

Saya dedikasikan karya skripsi ini untuk : Kedua orang tua saya serta adik yang tercinta Almamater tercinta Universitas Sebelas Maret

Program Studi Sosiologi Pembaca yang budiman.

(11)

xi

KATA PENGANTAR

Penulis memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan semesta alam yang sedalam-dalamnya atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, penulis dapat menyelesiakan skripsi yang berjudul: Konstruksi Sosial Masyarakat terhadap Sungai ( Studi Fenomenologi mengenai Konstruksi Sosial Masyarakat terhadap Sungai ). Penelitian dalam skripsi ini berusaha menjelaskan mengenai konstruksi sosial yang terbentuk dalam masyarakat bantaran sungai Tegal Konas terhadap sungai. Di dalam tulisan ini disajikan bahasan mengenai proses konstruksi sosial yang terbentuk melalui tiga proses yaitu eksternalisasi, objektivasi serta internalisasi yang akhirnya membentuk suatu pemaknaan masyarakat terhadap sungai beserta factor-faktor yang mempengaruhinya. Dari hasil konstruksi sosial tersebut dijabarkan pula mengenai pola perilaku yang terbentuk sebagai hasil dari proses konstruksi.

Penulis menyadari dengan sepenuh hati bahwa penulis mempunyai banyak kekurangan dan keterbatasan, walaupun penulis telah mengerahkan segala kemampuan untuk lebih teliti, tetapi penulis masih merasakan adanya banyak kekurang tepatan dalam penyusunan skripsi ini. Oleh karena itu penulis mengharapkan saran yang membangun agar tulisan ini bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Surakarta, 2016

(12)

xii

UCAPAN TERIMA KASIH

Pertama, penulis memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas kasih sayang, dan karunia-Nya, penulis diberikan kemampuan untuk dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini. Penulis menyadari dengan sepenuh hati bahwa hanya dengan kodrat, irodat, dan pertolongan Tuhan Yang Maha Esa semata-mata penulisan skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik.

Kedua, penulis menyadari sebagai manusia dengan segala keterbatasan yang penulis miliki, bahwa penyelesaian penyusunan skripsi ini dibantu oleh berbagai pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu. Namun secara khusus dalam kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa hormat yang setulus-tulusnya, dan yang setinggi-tingginya kepada:

1. Rektor Universitas Sebelas Maret, Bapak Prof. Dr. Ravik Karsidi, M.S. 2. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti N., M.Si. 3. Wakil Dekan bidang akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Bapak Drs.

Sudarmo, M.A. , Ph.D.

4. Ketua Program Studi Sosiologi Bapak Dr. Ahmad Zuber, S.Sos, D.E.A. 5. Bapak Drs. Thomas Aquinas Gutama, M.Si. selaku pembimbing akademik. 6. Ibu Siti Zunariyah, S.Sos, M.Si selaku pembimbing skripsi yang telah

memberikan arahan, bimbingan serta dukungan dalam proses penyusunan skripsi ini dari awal hingga terselesaikannya skripsi ini.

7. Lurah beserta staff Kelurahan Kedung Lumbu dan Sangkrah yang telah menerima kehadiran saya dengan baik serta memberikan bantuan untuk kelancaran penelitian skripsi ini.

8. Masyarakat Kelurahan Kedung Lumbu dan Sangkrah yang telah menerima saya dengan baik dan memberikan bantuan dalam penelitian skripsi ini.

9. Sujud dan terima kasih yang dalam penulis persembahkan kepada Ayah dan Ibu atas dorongan yang kuat, kebijaksanaan dan do’a.

(13)

xiii

11. Teman-teman angkatan 2012 Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret yang telah memotivasi dan telah banyak membantu dalam memperlancar penelitian dan penulisan skripsi ini yang tidak bias penulis sebutkan namanya satu per satu.

12. Teman-teman KKN Desa Sukowidi, Magetan tahun 2015, Rifka, Wulan, Hebri, Apri, Mbak Rizky, Husain, Dody, Fauzi, Ucup.

13. Teman-teman kos pondok baru 4 atas Asti, Tuti, Mak Febri, Mbak Ika, yang selalu menemani dan memberikan dukungan selama proses pengerjaan skripsi 14. Yang terkasih Navis Majid yang telah memberikan dukungan dan semangatnya

dalam segala situasi serta motivasi hingga penulis mampu menyelesaikan penulisan skripsi ini.

Semoga amal dan budi baik semua yang telah membantu dan memberikan dorongan, semangat, serta do’a pada diri penulis akan mendapatkan balasan dari sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kemudian semoga hasil karya ini memenuhi harapan sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai, juga memberikan manfaat bagi diri penulis, pembaca serta pemerhati masalah-masalah Lingkungan. Aamiin

Surakarta, 2016

(14)

xiv DAFTAR ISI

Halaman Judul ... i

Abstrak ( Bahasa Indonesia ) ... ii

Abstrak ( Bahasa Inggris )... iii

Persetujuan Nama Pembimbing ... iv

Persetujuan ... v

Pengesahan ... vi

Susunan Tim Penguji ... .. vii

Pernyataan Orisinalitas Skripsi ... viii

Motto ... ix

Halaman Persembahan ... x

Kata Pengantar ... xi

Ucapan Terima Kasih ... xii

Daftar Isi... xiv

Daftar Tabel ... xvii

Daftar Bagan ... xviii

Daftar Matrik ... ix

Daftar Gambar ... xx

Daftar Peta ... xxi

I. PENDAHULUAN... 1

A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Rumusan Masalah ... 5

C. Tujuan Penelitian ... 6

D. Manfaat Penelitian ... 6

II. TINJAUAN PUSTAKA ... 7

A. Definisi Konsep dan Batasan Konsep ... 7

1. Definisi Konsep ... 7

2. Batasan Konsep ... 11

(15)

xv

C. Landasan Teori ... 19

D. Kerangka Pemikiran ... 27

III. METODE PENELITIAN ... 30

A. Deskripsi Lokasi dan Waktu Penelitian ... 30

B. Jenis Penelitian ... 31

C. Teknik Pengambilan Informan ... 32

D. Data dan Sumber Data ... 34

E. Teknik Pengumpulan Data ... 36

F. Validitas Data ... 37

G. Teknik Analisis Data ... 39

H. Profil Informan ... 40

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN ... 44

A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian ... 44

1. Sejarah Sungai dan Kampung : Kedung Lumbu dan Sangkrah ... 44

a. Sejarah Sungai Tegal Konas ... 44

b. Kelurahan Kedung Lumbu ... 48

c. Kelurahan Sangkrah ... 50

2. Kondisi Geografis ... 52

a. Letak Wilayah dan Luas Wilayah... 52

3. Kondisi Demografis ... 52

a. Distribusi Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin 53 b. Distribusi Penduduk Menurut Mata Pencaharian ... 55

4. Sarana dan Prasarana Air Bersih ... 56

B. Hasil Penelitian dan Pembahasan ... 57

1. Gambaran Ekologi Masyarakat dan Sungai Tegal Konas ... 57

a. Kondisi Sungai ... 58

1) Aspek Fisik ... 59

(16)

xvi

3) Aspek Sosial ... 74

b. Pengelolaan Limbah dan Sampah ... 82

2. Konstruksi Sosial Masyarakat Bantaran Sungai Tegal Konas terhadap Sungai ... 89

a. Proses Eksternalisasi ... 90

b. Proses Objektivasi ... 97

c. Proses Internalisasi ... 105

3. Faktor Pembentuk Konstruksi Sosial Masyarakat terhadap Sungai ... 111

a. Faktor Lingkungan ... 112

b. Faktor Sosial Budaya ... 113

c. Faktor Politik ... 114

d. Faktor Ekonomi ... 116

4. Pola Perilaku Masyarakat terhadap Sungai ... 116

a. Perilaku Positif ... 117 b. Perilaku Negatif ... 118 C. Analisis ... 125 V. PENUTUP ... 136 A. Kesimpulan ... 136 B. Implikasi ... 138 1. Implikasi Teoritis ... 138 2. Implikasi Metodologis ... 139 3. Implikasi Empiris ... 139 C. Saran ... 140 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

(17)

xvii

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu ... 17 Tabel 3.1 Agenda Penelitian ... 31 Tabel 3.2 Profil Informan ... 41 Tabel 4.1 Jumlah Penduduk dalam Kelompok Umur dan Jenis Kelamin Kelurahan Sangkrah ... 53 Tabel 4.2 Jumlah Penduduk dalam Kelompok Umur dan Jenis Kelamin Kelurahan Kedung Lumbu ... 54 Tabel 4.3 Mata Pencaharian Penduduk Sangkrah ... 55 Tabel 4.4 Mata Pencaharian Penduduk Kedung Lumbu ... 56

(18)

xviii

DAFTAR BAGAN

Bagan 2.1 Kerangka Pemikiran... 29 Bagan 3.1 Model Analisis Interaktif ... 40

(19)

xix

DAFTAR MATRIK

Matrik 4.1 Pengetahuan Masyarakat tentang Kondisi Sungai Tegal Konas ... 81

Matrik 4.2 Pengelolaan Limbah Masyarakat Bantaran Sungai ... 87

Matrik 4.3 Eksternalisasi (Pengetahuan) Tentang Sungai ... 96

Matrik 4.4 Obyektivasi (Sikap) Masyarakat ... 105

Matrik 4.5 Internalisasi (Tindakan) Masyarakat ... 108

Matrik 4.6 Konstruksi Sosial Masyarakat terhadap Sungai ... 111

Matrik 4.7 Pola Perilaku Masyarakat terhadap Sungai ... 124

Matrik 4.8 Pengetahuan Sikap dan Tindakan Masyarakat Bantaran Sungai Tegal Konas Terhadap Sungai ... 132

(20)

xx

DAFTAR GAMBAR

Gambar 4.1 Akses Jalan Biasa ... 60

Gambar 4.2 Ruas Jalan Paling Sempit ... 60

Gambar 4.3 Sungai Sebelum Hujan ... 62

Gambar 4.4 Sungai Setelah Hujan ... 62

Gambar 4.5 Tanggul Pembatas Yang Telah Diurug ... 64

Gambar 4.6 Tanggul Pembatas ... 64

Gambar 4.7 Pagar Pembatas ... 66

Gambar 4.8 Sisi Sungai Tanpa Pembatas ... 67

Gambar 4.9 Jembatan ... 68

Gambar 4.10 Fungsi Jembatan ... 69

Gambar 4.11 Bangunan Menjorok ke Sungai ... 70

Gambar 4.12 Bangunan di Atas Sungai ... 72

Gambar 4.13 MCK Umum ... 73

Gambar 4.14 Ledeng Umum ... 73

Gambar 4.15 Poskamling ... 77

Gambar 4.16 Ruang Publik ... 78

Gambar 4.17 Tempat Sampah di Dekat Poskamling ... 84

Gambar 4.18 Larangan Membuang Sampah ... 84

Gambar 4.19 IPAL ... 87

Gambar 4.20 Fungsi Sungai Untuk Mengalirkan Limbah ... 93

(21)

xxi

DAFTAR PETA

Peta 4.1 Peta Kelurahan Kedung Lumbu ... 50 Peta 4.2 Peta Kelurahan Sangkrah ... 51 Peta 4.3 Peta Sungai Tegal Konas ... 57

Gambar

Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu ................................................................................

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan kedudukannya, ditemukan adanya sapaan yang digunakan kepada kerabat dan bukan kerabat. Kerabat di sini terbagi lagi menjadi dua, yaitu kerabat yang terbentuk karena

Hasil dari penelitian dan didukung penelitian terdahulu, total keseluruhan yaitu 21 informan yang terdiri dari 2 (dua) sudut pandang yang berbeda yaitu pelaku

Berdasarkan hasil penelitian telah ditemukan beberapa hal sebagai berikut, konstruksi sosial nikah muda di kalangan para pelaku pada Komunitas Klinik Nikah Malang terbentuk dari

Selain itu, pendidikan lokal yang dimiliki merupakan rel yang sesuai dengan identitas kultural yang terbentuk dari konstruksi sosial budaya Sedulur Sikep

Gadget adalah hal yang sangat populer saat ini. Hampir setiap orang menggunakan gadget untuk berbagai keperluan. Salah satu fungsinya adalah berkomunikasi dan mencari informasi dengan cepat. Gadget membutuhkan sebuah program yang berfungsi untuk mengatur berjalannya perangkat tersebut. Menurut Yulikuspartono (2009:29) mengemukakan bahwa “ program merupakan sederetan instruksi atau statement dalam bahasa yang dimengerti oleh komputer yang bersangkutan”. Program merupakan sebuah elemen inti untuk kinerja suatu perangkat. Program inilah yang akan mengolah dan menjalankan perintah yang diberikan oleh user agar dapat di kelola oleh perangkat/device. Program juga dibuat oleh manusia, dan orang yang membuat program ini disebut dengan Programmer. Seorang programmer membuat program dengan menggunakan bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman inilah yang disusun dengan berdasarkan logika atau algoritma menusia yang di terjemahkan ke algoritma manusia yang di terjemahkan ke perangkat. Bahasa pemrograman ini dibuat untuk memudahkan manusia dalam membuat suatu aplikasi atau program. Bahasa pemrograman bisa di klasifikasikan dari beberapa sudut pandang. Salah satu pengklasifikasian bahasa pemrograman adalah pendekatan dari notasi bahasa pemrograman tersebut, apakah lebih dekat ke bahasa mesin atau ke bahasa manusia. Dengan cara ini, bahasa pemrograman dapat di kelompokan menjadi dua yakni bahasa tingkat rendah (low level languages) dan bahasa tingkat tinggi (high level language). Bahasa tingkat tinggi adalah bahasa yang mudah dipahami oleh manusia, C++ merupakan salah satu contoh dari bahasa tingkat tinggi. Contoh lain dari bahasa tingkat tinggi ini seperti Pascal, Perl, Java, dan lain-lain sebagainya. Sedangkan bahasa tingkat rendah adalah bahasa mesin atau bahasa assembly. Secara sederhana sebuah komputer hanya dapat mengeksekusi program yang ditulis dalam bentuk bahasa mesin. Oleh karena itu, jika suatu program ditulis dalam bahasa tingkat tinggi maka program tersebut harus diproses terlebih dahulu sebelum bisa dijalankan dengan komputer. Hal ini merupakan salah satu kekurangan bagi bahasa tingkat tinggi dimana diperlukan waktu untuk memproses suatu program sebelum program tersebut di jalankan. Sebagai bahasa yang beraras tinggi, yang menggunakan perintah-perintah yang mudah dimengerti oleh manusia, C++ mempunyai keunggulan yakni bersifat universal. Sebagai bahasa yang universal, C++ bisa dijumpai di berbagai platform (Linux, Unix, Windows, Mac, dan lain-lain). Artinya, jika kita menguasai C++ di platform PC, sangat mudah untuk berpindah di Linux ataupun system operasi yang lain.