• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lintas Yang Mengakibatkan Korban Jiwa Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri. Denpasar ( Studi Kasus Nomor: 579/Pid.Sus/2013/PN.DPS ).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Lintas Yang Mengakibatkan Korban Jiwa Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri. Denpasar ( Studi Kasus Nomor: 579/Pid.Sus/2013/PN.DPS )."

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat rahmat serta

kasih-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini yang mengambil

judul “Pemidanaan Terhadap Anak Bawah Umur Dalam Kasus Kecelakaan Lalu

Lintas Yang Mengakibatkan Korban Jiwa Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri

Denpasar ( Studi Kasus Nomor: 579/Pid.Sus/2013/PN.DPS )”. Tujuan penulisan

skripsi ini untuk memenuhi sebahagian syarat memperoleh gelar Sarjana Hukum

bagi mahasiswa program S-1 di program studi Ilmu Hukum Jurusan Hukum

Pidana Universitas Udayana. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari

kesempurnaan, oleh sebab itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat

membangun dari semua pihak demi kesempurnaan skripsi ini. Terselesaikannya

skripsi ini tidak terlepas dari bantuan banyak pihak, sehingga pada kesempatan ini

dengan penuh rasa hormat penulis mengucapkan terima kasih yang

sebesar-besarnya bagi semua pihak yang telah memberikan bantuan moril maupun materil

baik langsung maupun tidak langsung dalam penyusunan skripsi ini hingga

selesai, terutama kepada yang saya hormati:

1. Bapak Prof. Dr. I Gusti Ngurah Wairocana, SH.,MH selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Udayana.

2. Bapak I Ketut Sudiarta, SH.,MH selaku Pembantu Dekan I Fakultas Hukum Universitas Udayana.

3. Bapak I Wayan Bela Siki Layang, SH.,MH selaku Pembantu Dekan II Fakultas Hukum Universitas Udayana.

(2)

4. Bapak I Wayan Suardana, SH.,MH selaku Pembantu Dekan III Fakultas Hukum Universitas Udayana dan juga sebagai Pembimbing akademik penulis.

5. Bapak Dr. Ida Bagus Surya Darmajaya, SH.,MH selaku Ketua Bagian Hukum Pidana Universitas Udayana.

6. Bapak A.A. Gede Oka Parwata, SH.,Msi selaku Ketua Program Ekstensi Fakultas Hukum Universitas Udayana.

7. Bapak Dr. Gde Made Swardhana, SH.,MH selaku dosen pembimbing I skripsi penulis yang telah memberikan kritik dan saran bimbingan maupun arahan yang sangat berguna dalam penyusunan skripsi ini.

8. Bapak I Made Walesa Putra, SH.,M.Kn selaku dosen Pembimbing II penulis yang telah banyak membantu memberi arahan-arahan dalam mengerjakan skripsi penulis.

9. Bapak/Ibu dosen dan staff dilingkungan Fakultas Hukum Udayana, khususnya Program Studi Ilmu Hukum yang telah banyak membantu penulis untuk dapat melaksanakan studi.

10. Ibu/Tante Gusmaniarti, SH di LPPM Udayana yang juga telah memberi motivasi dan semangat untuk menyelesaikan skripsi saya.

11. Teristimewa kepada Orang Tua penulis H. Muchsis Abbas dan Hj. Firza Syofia, kakak-kakak yang tidak pernah berhenti untuk mendoakan, memberikan motivasi dan pengorbanannya baik dari segi moril, materil kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Buat ibu bos saya mba Inge yang tiap hari menanyakan skripsi udah sampe mana, rekan-rekan kantor, sahabat senasib seperjuangan saya Eric, sahabat-sahabat saya di Mireba, Todi, Tyo, Ray, Rama, Exel, Belonx, Nety dan Foeng serta teman-teman PRMI-Bali. Dan khusus buat Foeng yang sudah kasih dukungan dan dorongan kepada saya untuk mengerjakan

(3)

skripsi tiap hari dan Nety jangan lupa kelarin skripsinya. Terima kasih juga kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian skripsi ini yang tidak bisa disebutkan satu persatu.

Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan menjadi bahan masukan dalam dunia pendidikan.

Denpasar, Januari 2016

(4)
(5)

ABSTRACT

Traffic accident is an incident or event on the road to the unexpected and unintentional involving a vehicle with other road users, resulting in loss of life or property. The high number of motor vehicle accidents is not new problems in Indonesia. Many accidents occur, but the case of traffic accidents involving minors is of particular concern. The involvement of minors in a criminal case to make the government issued the law No. 11 of 2012 concerning juvenile justice system that aims to protect and to obtain restorative justice that put the interests of children. What about the criminal responsibility of the perpetrators of minor accidents which cause fatalities? And what is the responsibility of judges in criminalize minors in traffic accidents that resulted in fatalities.

This research is empirical, where the approach is the approach of law and fact approach. For the interview techniques used in this study as the primary data source and using the research literature as secondary data sources. In principle, the duties and authority of the juvenile justice together with other criminal cases. Although the principle is the same, but the protection of children should be kept. Through Law No. 11 of 2012 on Road Traffic and Road Transportation set of special treatment for juvenile delinquents that criminal acts are different from adults.

Accountability imposed on minors half of an adult sentence. Moreover, the perpetrators of traffic accidents by minors can be accounted for by the return of the child to the parent / guardian, or to the State for guidance. In deciding the case the judge has the authority to do judgment, and judgment must be based on a sense of justice is not solely based on legal considerations but must be in accordance with the facts contained in the trial. However, consideration of the judge in solving the criminal acts of minors should receive special attention.

(6)

ABSTRAK

Kecelakaan lalu lintas adalah suatu kejadian atau peristiwa di jalan yang tidak terduga dan tidak disengaja melibatkan kendaraan dengan pengguna jalan lain yang mengakibatkan korban manusia atau harta benda. Tingginya angka kecelakaan kendaraan bermotor bukanlah permasalah yang baru di Indonesia. Banyak kasus kecelakaan yang terjadi, namun kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak dibawah umur masih menjadi perhatian khusus. Terlibatnya anak dibawah umur dalam sebuah kasus pidana membuat pemerintah menerbitkan undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak yang bertujuan untuk melindungi dan untuk mendapatkan keadilan restoratif yang mengutamakan kepentingan anak. Bagaimanakah pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku kecelakaan dibawa humur yang menimbulkan korban jiwa? Dan apakah yang menjadi pertanggungjawaban hakim dalam menjatuhkan pidana bagi anak dibawah umur dalam kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban jiwa.

Penelitian ini bersifat empiris, dimana pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan dan pendekatan fakta. Untuk itu digunakan teknik wawancara dalam penelitian ini sebagai sumber data primer dan menggunakan penelitian kepustakaan sebagai sumber data sekunder. Pada prinsipnya tugas dan kewenangan pengadilan anak sama dengan perkara pidana lainnya. Meskipun prinsipnya sama namun perlindungan terhadap anak harus sangat diperhatika, perlakuan khusus terhadap anak-anak nakal yang tindak pidananya berbeda dengan orang dewasa.

Pertanggung jawaban yang dikenakan kepada anak dibawah umur adalah setengah dari hukuman orang dewasa. Selain itu, pelaku kecelakaan lalu lintas oleh anak dibawah umur dapat dipertanggung jawabkan dengan dikembalikannya anak kepada orang tua / wali, ataupun kepada Negara untuk mendapatkan pembinaan. Dalam memutuskan kasus hakim memiliki wewenang untuk melakukan pertimbangan, dan pertimbangan tersebut harus didasari rasa keadilan tidak semata-mata hanya berlandaskan pertimbangan hukum melainkan harus sesuai dengan fakta-fakta yang ada dalam persidangan. Namun pertimbangan hakim dalam upaya penyelesaian tindak pidana anak dibawah umur harus mendapatkan perhatian khusus.

(7)

DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL DEPAN ………. i

HALAMAN SAMPUL DALAM………... ii

HALAMAN PRASYARAT GELAR SARJANA HUKUM………. iii

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING……… iv

HALAMAN PENETAPAN PANITIA PENGUJI SKRIPSI………. v

HALAMAN KATA PENGANTAR………..vi

HALAMAN SURAT PERNYATAAN KEASLIAN……….... ix

ABSTRACT……… x

ABSTRAK..………... xi

DAFTAR ISI………... xii

BAB I PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang Masalah………. 1

1.2.

Rumusan Masalah.……….. 4

1.3.

Ruang Lingkup Masalah ……… 4

1.4.

Tujuan Penelitian……….... 5

a. Tujuan Umum………. 5

b. Tujuan Khusus……… 5

1.5.

Manfaat Penelitian... 5

a. Manfaat Teoritis……….. 5

b. Manfaat Praktis………... 6

1.6.

Landasan Teoritis……….... 6

(8)

1.7.

Metode Penulisan………. 9

a. Jenis Penelitian……….. 10

b. Jenis Pendekatan………... 10

c. Sumber Bahan Hukum/Data ……….... 10

d. Teknik Pengumpulan Data……… 11

e. Teknik Pengolahan dan Analisis Data……….. 13

BAB II

TINJAUAN KECELAKAAN LALU LINTAS, ANAK

DIBAWAH UMUR, KORBAN JIWA

2.1.

Tinjauan Kecelakaan Dalam Berlalu Lintas………. 14

2.2.

Pengertian Tentang Anak Dibawah Umur...…………... 16

2.2.1 Hak-hak Tersangka/Terdakwa Anak………….. 23

2.2.2 Ketentuan Pidana dan Pemidanaan Terhadap

Anak Bawah Umur………. 26

2.3

Tinjauan Tentang Korban Jiwa Dalam Kecelakaan Lalu

Lintas... 30

BAB III

PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA ANAK BAWAH UMUR

DALAM KECELAKAAN LALU LINTAS DI WILAYAH

HUKUM PENGADILAN NEGERI DENPASAR

3.1.

Tindak Pidana Kecelakaan Lalu Lintas Di Pengadilan

Negeri Denpasar…...……….33

(9)

3.2.

Pertanggung jawaban Pidana Anak Bawah Umur Dalam

Kecelakaan Lalu Lintas di Pengadilan Negeri Denpasar...35

BAB IV

PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN

PIDANA BAGI ANAK DIBAWAH UMUR ATAS

KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN

KORBAN JIWA

4.1.

Penyelesaian Perkara Pidana Anak Dibawah Umur Di

Pengadilan Negeri Denpasar……….41

4.2.

Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Pidana

Bagi Anak Bawah Umur Kasus Kecelakaan Lalu Lintas

Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Denpasar... 45

BAB V

PENUTUP

5.1.

Simpulan………... 49

5.2.

Saran-saran……….... 50

DAFTAR BACAAN……… 51

DAFTAR INFORMAN DAN RESPONDEN……… 55

Referensi

Dokumen terkait

dukungan moral dan finansial yang telah diberikan kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan masa studi dengan skripsi yang baik ini.. Terimakasih telah mendidik saya menjadi

Di depan masing-masing komputer tersebut terdapat monitor yang menampilkan gambar hasil pengambilan ketiga kamera maupun yang berasal dari play out yang nantinya akan

Begitu juga dengan responden perempuan bukan Melayu, ada yang menggunakan kata ganti nama ‘awak’ sebagai cara berbudi bahasa dalam perbualan sementara responden

Kesimpulan dari penelitian Putz-Bankuti et al ini yaitu terdapat hubungan signifikan dari 25(OH)D dengan derajat disfungsi hati dan memberi kesan bahwa rendahnya kadar

Masalah Sturm-Liouville singular memiliki beberapa sifat yaitu memuat operator yang bersifat self-adjoint, mempunyai nilai eigen real, dan fungsi eigen dari nilai eigen yang

Abstrak : Membekali pada mitra dengan ilmu pengetahuan dan teknologi dan memberikan keterampilan dasar tentang pembuatan arsip dokumen digital pada skala kelurahan

• Anak cenderung mengambil keputusan bahwa titik artikulasi terdepan yang dipilih, misalnya /t, d/ adalah konsonan alveolar atau konsonan. dental, tetapi anak memilih memproduksi

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Korporasi dapat dikenakan sebagai pelaku turut serta atau penyertaan terhadap perbuatan organ-organ yang ada didalamnya,