TANAMAN SEBAGAI
APA YANG DIMAKSUD DENGAN LINGKUNGAN ?
Adalah faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan antar-spesies dan inter-spesies sehingga terjadi interaksi, baik yang bersifat:
obligat atau insidental;
saling menguntungkan atau merugikan,
yang dijembatani oleh faktor-faktor fisiko-kimia lingkungan.
dan
Setiap spesies tanaman merupakan kumpulan individu yg dinamis yang mampu merespon setiap perubahan lingkungan,
misalnya:
menebalkan/menipiskan daun menggugurkan daun
LINGKUNGAN ?
Lingkungan hidup tanaman dibagi atas dua kelompok yaitu
faktor
BIOTIK
dan
ABIOTIK
yang mempengaruhi kehidupan tanaman
BIOTIK :
seluruh komponen hidup dengan sifat interaksinya
misalnya kompetisi, mutualisme, alelopati, parasitisme
ABIOTIK :
semua aspek kimia dan fisika lingkungan yang
mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman
misalnya : tanah, air, hara
Faktor luar yang mempengaruhi kehidupan makhluk hidup
Suatu sistem kompleks yang berada di luar makhluk hidup yang
mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup
1. Biological interactions result from the fact that organism in an ecosystem interact with each other, in the natural world, no organism is an autonomous entity isolated from its surroundings. It is part of its environment, rich in living and non living elements all of which interact with each other in some fashion.
2. An organism's interactions with its environment are fundamental to the survival of that organism and the functioning of the ecosystem as a whole.
3. In ecology, biological interactions are the relationships between two species in an ecosystem. These relationships can be categorized into many different classes of interactions based either on the effects or on the mechanism of the interaction.
4. Species may meet once in a generation (e.g. pollination) or live completely within another (e.g. endosymbiosis).
5. Effects may range from one species eating the other (predation), to both living together with mutual benefit (mutualism)
The interactions between two species need not be through direct contact. Due to the connected nature of ecosystems, species may affect each other through intermediaries such as shared resources or common enemies.
Interactions classified by:
1. Effect
2. Mechanism
a.
Neutralism
a. Symbiosis
b. Mutualism
b. Competition
c. Synecrosis
d. Amensalism
e. Commensalism
f. Predation
Interactions classified by effects
Effect on X Effect on Y
Type of interaction
0
0
Neutralism
-
0
Amensalism
+
0
Commensalism
-
-
Synnecrosis
+
+
Mutualism
+
-
Predation or Parasitism
Some types of relationships listed by the effect they have on each partner. '0' is no effect, '-' is detrimental, and '+' is beneficial
Interactions classified by mechanism
1. SYMBIOSIS is an obligatory relationship between two populations. Partners in a symbiotic relationship are constantly in contact with each other.
Often one lives inside the other.
It often implies mutualism, but most formal definitions also include other types of relationships like parasitism and commensalism.
2. COMPETITION is an association between two species in which both need some limited environmental factor for growth.
Interaksi Antar
Komponen Biotik dan Abiotik
Interaksi antara komponen biotik dengan abiotik
membentuk ekosistem. Hubungan antara organisme
dengan lingkungannya menyebabkan terjadinya aliran
energi dalam sistem itu. Selain aliran energi, di dalam
ekosistem terdapat juga struktur atau tingkat trofik,
keanekaragaman biotik, serta siklus materi.
Dengan adanya interaksi-interaksi tersebut, suatu ekosistem dapat mempertahankan keseimbangannya. Pengaturan untuk menjamin terjadinya keseimbangan ini merupakan ciri khas suatu ekosistem. Apabila keseimbangan ini tidak diperoleh maka akan mendorong terjadinya dinamika perubahan ekosistem untuk mencapai keseimbangan baru.
• Tempat untuk tumbuh dan berkembang • Udara yang segar dan cukup jumlahnya
• Air untuk transport nutrisi dan pembentukan makanan • Garam-garam mineral untuk membangun tubuh
KELOMPOK FAKTOR IKLIM
(hujan, angin, cahaya, suhu, kelembaban udara,
panjang hari)
KELOMPOK FAKTOR GANGGUAN
(Hama, Penyakit, dan Gulma)
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN
KELOMPOK FAKTOR ESSENSIAL
(air, unsur hara, dan cahaya) KELOMPOK FAKTOR BAHAN TANAM (spesies, varietas, kualitas bahan tanam)
• Cara suatu organisme mengatasi
tekanan lingkungan sehingga mampu bertahan hidup.
Adaptasi
• Perubahan bentuk dalam upaya penyesuain lingkungan.
Modifikasi
• Sifat-sifat baru yang muncul tiba-tiba dalam suatu organisme dan tidak diturunkan dari tetuanya, tetapi sifat tersebut dapat
dipindahkan kepada keturunannya.
Mutasi
• Perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu organisme dari satu generasi ke generasi berkutnya.
Bagaimana jika tidak terjadi
penyesuaian terhadap
• Hukum minimum
Leibig
• Hukum toleransi
Shelford
Azas faktor
pembatas
• lingkungan tidak
berdiri sendiri
Azas
lingkungan
holocoenotik
Prinsip Faktor Pembatas
Pertumbuhan organisme yang
baik dapat
tercapai bila faktor lingkungan yang
mempengaruhi pertumbuhan berimbang dan menguntungkan.
Bila salah satu faktor lingkungan
tidak seimbang dengan faktor lingkungan lain,
faktor ini dapat menekan atau kadang-kadang menghentikan pertumbuhan organisme. Faktor lingkungan yang paling tidak
optimum akan menentukan
tingkat produktivitas
Ada organisme-organisme tertentu yang mendiami
suatu wilayah tertentu pula. Organisme ini disebut
sebagai indikator biologi (indikator ekologi) pada
wilayah tersebut
Faktor pembatas, dapat dianggap menseleksi
organisme yang mampu bertahan dan hidup pada
PRINSIP UMUM HUBUNGAN ANTARA LINGKUNGAN DAN TANAMAN
The 'LAW' of the MINIMUM
JUSTUS VON LIEBIGLahir di Darmstadt, Jerman pada 12 Mei 1803 dan meninggal di Munich, Jerman pada 18 April 1873
Tahun 1824 pada saat umur 21, J.V. LIEBIG menjadi PROFESOR di Univ Giessen, dan 1852-1873 menjadi PROFESOR di Universitas Munich.
Karya terbesarnya :
Organic Chemistry in its Application to Agriculture and Physiology (1840):
menyimpulkan bahwa PERTUMBUHAN DAN HASIL SUATU TANAMAN TERGANTUNG PADA NUTRIEN TANAH YANG JUMLAHNYA TERBATAS.
KELEMAHAN HUKUM MINIMUM:
1. Tanaman mempunyai batas toleransi (atas dan bawah)
2. Faktor lingkungan mempengaruhi pertumbuhan tanaman secara bersamaan, satu faktor dapat memperbesar/ memperkecil faktor lain.
Konsep HUKUM MINIMUM kemudian dimodifikasi dengan menambahkan faktor-faktor lain, seperti kelembaban, suhu, pengendalian HPT, cahaya, populasi tanaman dan kapasitas
MODEL PERTUMBUHAN MITSCHERLICH
(pertumbuhan sebagai hasil dari berbagai input)
dy/dx = (A – y).c
dimana : y = hasil; x = jumlah input faktor pertumbuhan; A = potensi hasil maksimum; c = konstanta (faktor efisiensi);
dan dy/dx = perubahan hasil setiap perubahan input.
1 unit yang menyebabkan kenaikan hasil sebesar 50% disebut unit BAULE.
disebut juga:
'The LAW of DIMINISHING RETURNS'
atau
Versi Logaritma:
Log (A-y) = Log A – 0,301 x
The THEORY of TOLERANCE
VICTOR SHELFORD (1913) seorang ahli Ekologi Hewan AS mengusulkan perbaikan The 'LAW' of the MINIMUM
kemudian
dijelaskan oleh RONALD GOOD (1931, 1953) yang menyatakan bahwa:
"SETIAP SPESIES TANAMAN AKAN MAMPU HIDUP & BERKEMBANG DENGAN BAIK PADA KONDISI LINGKUNGAN TERTENTU"
Hukum toleransi Shelford
“Setiap organisme mempunyai suatu batasan
minimum dan maksimum ekologis, yang
merupakan batas bawah dan batas atas dari
kisaran toleransi organisme itu terhadap
kondisi faktor lingkungannya”
Selang toleransi untuk: pH tanah Kelembaban tanah Suhu tanah/udara Intensitas cahaya Intensitas grazing Habitat Potensial
Catatan:
1. Kisaran toleransi untuk beberapa faktor dapat lebar tetapi sempit untuk faktor lain,
2. Kisaran toleransi dapat berubah selama evolusi, tetapi
perubahan berjalan lambat seiring dengan perubahan lingkungan.
HASIL PENELITIAN SAAT INI menyimpulkan bahwa:
FAKTOR BIOTIK
(Kompetisi, Predasi, Simbiosis, Tempat Bersarang, modifikasi habitat)
dan
ABIOTIK/FISIKO-KIMIA LINGKUNGAN
(Suhu, Kelembaban, Cahaya Matahari, pH, Salinitas, Atmosfer, dll)