• Tidak ada hasil yang ditemukan

TANAMAN SEBAGAI UNIT EKOLOGI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TANAMAN SEBAGAI UNIT EKOLOGI"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

TANAMAN SEBAGAI

(2)

APA YANG DIMAKSUD DENGAN LINGKUNGAN ?

Adalah faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan antar-spesies dan inter-spesies sehingga terjadi interaksi, baik yang bersifat:

obligat atau insidental;

saling menguntungkan atau merugikan,

yang dijembatani oleh faktor-faktor fisiko-kimia lingkungan.

dan

Setiap spesies tanaman merupakan kumpulan individu yg dinamis yang mampu merespon setiap perubahan lingkungan,

misalnya:

menebalkan/menipiskan daun menggugurkan daun

(3)

LINGKUNGAN ?

Lingkungan hidup tanaman dibagi atas dua kelompok yaitu

faktor

BIOTIK

dan

ABIOTIK

yang mempengaruhi kehidupan tanaman

BIOTIK :

seluruh komponen hidup dengan sifat interaksinya

misalnya kompetisi, mutualisme, alelopati, parasitisme

ABIOTIK :

semua aspek kimia dan fisika lingkungan yang

mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman

misalnya : tanah, air, hara

Faktor luar yang mempengaruhi kehidupan makhluk hidup

Suatu sistem kompleks yang berada di luar makhluk hidup yang

mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup

(4)

1. Biological interactions result from the fact that organism in an ecosystem interact with each other, in the natural world, no organism is an autonomous entity isolated from its surroundings. It is part of its environment, rich in living and non living elements all of which interact with each other in some fashion.

2. An organism's interactions with its environment are fundamental to the survival of that organism and the functioning of the ecosystem as a whole.

3. In ecology, biological interactions are the relationships between two species in an ecosystem. These relationships can be categorized into many different classes of interactions based either on the effects or on the mechanism of the interaction.

4. Species may meet once in a generation (e.g. pollination) or live completely within another (e.g. endosymbiosis).

5. Effects may range from one species eating the other (predation), to both living together with mutual benefit (mutualism)

(5)

The interactions between two species need not be through direct contact. Due to the connected nature of ecosystems, species may affect each other through intermediaries such as shared resources or common enemies.

Interactions classified by:

1. Effect

2. Mechanism

a.

Neutralism

a. Symbiosis

b. Mutualism

b. Competition

c. Synecrosis

d. Amensalism

e. Commensalism

f. Predation

(6)

Interactions classified by effects

Effect on X Effect on Y

Type of interaction

0

0

Neutralism

-

0

Amensalism

+

0

Commensalism

-

-

Synnecrosis

+

+

Mutualism

+

-

Predation or Parasitism

Some types of relationships listed by the effect they have on each partner. '0' is no effect, '-' is detrimental, and '+' is beneficial

(7)

Interactions classified by mechanism

1. SYMBIOSIS is an obligatory relationship between two populations. Partners in a symbiotic relationship are constantly in contact with each other.

Often one lives inside the other.

It often implies mutualism, but most formal definitions also include other types of relationships like parasitism and commensalism.

2. COMPETITION is an association between two species in which both need some limited environmental factor for growth.

(8)

Interaksi Antar

Komponen Biotik dan Abiotik

Interaksi antara komponen biotik dengan abiotik

membentuk ekosistem. Hubungan antara organisme

dengan lingkungannya menyebabkan terjadinya aliran

energi dalam sistem itu. Selain aliran energi, di dalam

ekosistem terdapat juga struktur atau tingkat trofik,

keanekaragaman biotik, serta siklus materi.

Dengan adanya interaksi-interaksi tersebut, suatu ekosistem dapat mempertahankan keseimbangannya. Pengaturan untuk menjamin terjadinya keseimbangan ini merupakan ciri khas suatu ekosistem. Apabila keseimbangan ini tidak diperoleh maka akan mendorong terjadinya dinamika perubahan ekosistem untuk mencapai keseimbangan baru.

(9)

• Tempat untuk tumbuh dan berkembang • Udara yang segar dan cukup jumlahnya

• Air untuk transport nutrisi dan pembentukan makanan • Garam-garam mineral untuk membangun tubuh

(10)
(11)
(12)

KELOMPOK FAKTOR IKLIM

(hujan, angin, cahaya, suhu, kelembaban udara,

panjang hari)

KELOMPOK FAKTOR GANGGUAN

(Hama, Penyakit, dan Gulma)

PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN

KELOMPOK FAKTOR ESSENSIAL

(air, unsur hara, dan cahaya) KELOMPOK FAKTOR BAHAN TANAM (spesies, varietas, kualitas bahan tanam)

(13)

• Cara suatu organisme mengatasi

tekanan lingkungan sehingga mampu bertahan hidup.

Adaptasi

• Perubahan bentuk dalam upaya penyesuain lingkungan.

Modifikasi

Sifat-sifat baru yang muncul tiba-tiba dalam suatu organisme dan tidak diturunkan dari tetuanya, tetapi sifat tersebut dapat

dipindahkan kepada keturunannya.

Mutasi

• Perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu organisme dari satu generasi ke generasi berkutnya.

(14)

Bagaimana jika tidak terjadi

penyesuaian terhadap

(15)

• Hukum minimum

Leibig

• Hukum toleransi

Shelford

Azas faktor

pembatas

• lingkungan tidak

berdiri sendiri

Azas

lingkungan

holocoenotik

(16)

Prinsip Faktor Pembatas

Pertumbuhan organisme yang

baik dapat

tercapai bila faktor lingkungan yang

mempengaruhi pertumbuhan berimbang dan menguntungkan.

Bila salah satu faktor lingkungan

tidak seimbang dengan faktor lingkungan lain,

faktor ini dapat menekan atau kadang-kadang menghentikan pertumbuhan organisme. Faktor lingkungan yang paling tidak

optimum akan menentukan

tingkat produktivitas

(17)

Ada organisme-organisme tertentu yang mendiami

suatu wilayah tertentu pula. Organisme ini disebut

sebagai indikator biologi (indikator ekologi) pada

wilayah tersebut

Faktor pembatas, dapat dianggap menseleksi

organisme yang mampu bertahan dan hidup pada

(18)

PRINSIP UMUM HUBUNGAN ANTARA LINGKUNGAN DAN TANAMAN

The 'LAW' of the MINIMUM

JUSTUS VON LIEBIG

Lahir di Darmstadt, Jerman pada 12 Mei 1803 dan meninggal di Munich, Jerman pada 18 April 1873

Tahun 1824 pada saat umur 21, J.V. LIEBIG menjadi PROFESOR di Univ Giessen, dan 1852-1873 menjadi PROFESOR di Universitas Munich.

Karya terbesarnya :

Organic Chemistry in its Application to Agriculture and Physiology (1840):

menyimpulkan bahwa PERTUMBUHAN DAN HASIL SUATU TANAMAN TERGANTUNG PADA NUTRIEN TANAH YANG JUMLAHNYA TERBATAS.

(19)

KELEMAHAN HUKUM MINIMUM:

1. Tanaman mempunyai batas toleransi (atas dan bawah)

2. Faktor lingkungan mempengaruhi pertumbuhan tanaman secara bersamaan, satu faktor dapat memperbesar/ memperkecil faktor lain.

Konsep HUKUM MINIMUM kemudian dimodifikasi dengan menambahkan faktor-faktor lain, seperti kelembaban, suhu, pengendalian HPT, cahaya, populasi tanaman dan kapasitas

(20)

MODEL PERTUMBUHAN MITSCHERLICH

(pertumbuhan sebagai hasil dari berbagai input)

dy/dx = (A – y).c

dimana : y = hasil; x = jumlah input faktor pertumbuhan; A = potensi hasil maksimum; c = konstanta (faktor efisiensi);

dan dy/dx = perubahan hasil setiap perubahan input.

1 unit yang menyebabkan kenaikan hasil sebesar 50% disebut unit BAULE.

disebut juga:

'The LAW of DIMINISHING RETURNS'

atau

Versi Logaritma:

Log (A-y) = Log A – 0,301 x

(21)

The THEORY of TOLERANCE

VICTOR SHELFORD (1913) seorang ahli Ekologi Hewan AS mengusulkan perbaikan The 'LAW' of the MINIMUM

kemudian

dijelaskan oleh RONALD GOOD (1931, 1953) yang menyatakan bahwa:

"SETIAP SPESIES TANAMAN AKAN MAMPU HIDUP & BERKEMBANG DENGAN BAIK PADA KONDISI LINGKUNGAN TERTENTU"

(22)

Hukum toleransi Shelford

“Setiap organisme mempunyai suatu batasan

minimum dan maksimum ekologis, yang

merupakan batas bawah dan batas atas dari

kisaran toleransi organisme itu terhadap

kondisi faktor lingkungannya”

(23)
(24)

Selang toleransi untuk: pH tanah Kelembaban tanah Suhu tanah/udara Intensitas cahaya Intensitas grazing Habitat Potensial

(25)

Catatan:

1. Kisaran toleransi untuk beberapa faktor dapat lebar tetapi sempit untuk faktor lain,

2. Kisaran toleransi dapat berubah selama evolusi, tetapi

perubahan berjalan lambat seiring dengan perubahan lingkungan.

HASIL PENELITIAN SAAT INI menyimpulkan bahwa:

FAKTOR BIOTIK

(Kompetisi, Predasi, Simbiosis, Tempat Bersarang, modifikasi habitat)

dan

ABIOTIK/FISIKO-KIMIA LINGKUNGAN

(Suhu, Kelembaban, Cahaya Matahari, pH, Salinitas, Atmosfer, dll)

(26)

TUGAS !!!

Masing-masing mahasiswa mencari contoh

tulisan tentang hubungan antara tanaman

dengan lingkungan (biotik atau abiotik) yang

menggambarkan salah satu bentuk:

INTERACTIONS CLASSIFIED BY EFFECT

OR

Referensi

Dokumen terkait

berbobot (Soeharjan, 1994:22). Jumlah literatur yang disitir tergantung dari kebutuhan penulis dalam menunjang karya tulisnya. baik skripsi, tesisi dan disertasi memang

Mengingat penyelenggara ujian sertifikasi tidak hanya satuan kerja pemerintah, tetapi juga lembaga pendidikan swasta dan Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia, maka untuk

Hasil fermentasi beras, dengan menggunakan kapang Monascus purpureus melalui metode fermentasi fasa padat, yaitu beras merah hasil fermentasi atau lebih dikenal

Dari lima sampel yang ada menunjukkan semakin rendah proporsi tepung tacca yang digunakan maka kesukaan terhadap rasa semakin tinggi, dikarenakan masih terdapat rasa pahit

Dari hasil uji kualitatif pewarna es lilin yang bewarna merah, zat pewarna merah yang digunakan dalam sampel es lilin warna merah tersebut diketahui merupakan campuran

itu berorientasi kepada pertumbuhan dan perubahan. c) Pembangunan mengarah kepada modernisasi artinya sebagai cara hidup yang baru dan lebih baik dari pada sebelumnya serta

Berdasarkan hasil pengolahan data serta pembahasan mengenai pengaruh Perputaran Piutang ( Account Receivable Turnover ) terhadap profitabilitas perusahaan farmasi

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis kontribusi etos kerja dan motivasi guru terhadap kinerja guru SMP Negeri di Selat Panjang. Penelitian ini bersifat