MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA. PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 64/Permentan/OT.140/12/2006 TENTANG
Teks penuh
Dokumen terkait
(1) Berdasarkan surat persetujuan Menteri Keuangan mengenai penyelesaian piutang negara pada Petani sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 ayat (1), Direktur Jenderal
(2) Petugas Pelayanan Operasional mempunyai tugas melakukan pemberian pelayanan operasional karantina hewan dan karantina tumbuhan, pengawasan keamanan hayati hewani dan nabati,
Instansi yang berwenang melaksanakan pengawasan hendaknya melakukan pengawasan pada usaha produksi tanaman pangan, baik pada usaha budidaya, panen dan pascapanen, serta
(1) Untuk dapat memasukkan karkas, daging, jeroan, dan/atau olahannya sebelum mendapat izin pemasukan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (5), Pelaku Usaha, Lembaga
(1) Unit usaha dari Negara asal yang telah ditetapkan yang akan melakukan pemasukan karkas, daging, dan jeroan ke dalam wilayah negara Republik Indonesia harus
(3) BUMN dan BUMD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat sewaktu-waktu melakukan pemasukan karkas dan/atau daging potongan sekunder (secondary cut) dari jenis lembu dalam
(1) Penetapan unit usaha sebagai pemasok karkas, daging, jeroan, dan/atau olahannya ke dalam wilayah negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 ayat (1)
(2) Pemasukan karkas unggas dan Mechanically Deboned Meat (MDM) sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus berasal dari peternakan yang terdaftar dan di