• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENYUSUNAN PROGRAM DAN RENCANA KERJA/TEKNIS/PROGRAM DR. WAHYU WIBAWA,MP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENYUSUNAN PROGRAM DAN RENCANA KERJA/TEKNIS/PROGRAM DR. WAHYU WIBAWA,MP"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

PENYUSUNAN PROGRAM DAN RENCANA

KERJA/TEKNIS/PROGRAM

DR. WAHYU WIBAWA,MP

BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN BENGKULU

2014

(2)

ii

LEMBAR PENGESAHAN

1. Judul RKTM : Penyusunan Program dan Rencana Kerja/Teknis/Program 2. Unit Kerja : Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bengkulu

3. Alamat Unit Kerja : Jl. Irian Km. 6,5 Bengkulu 4. Sumber Dana : DIPA BPTP Bengkulu TA. 2012 5. Status Penelitian (L/B) : Lanjutan (L)

6. Penanggung Jawab :

a. Nama : Dr. Wahyu Wibawa, MP b. Pangkat/Golongan : Penata/IIIC

c. Jabatan : Koordinator Program 7. Lokasi : BPTP Bengkulu 8. Agroekosistem : -

9. Tahun Mulai : Tahunan 10. Tahun Selesai : -

11. Output Tahunan : - Matriks Program

- Dokumen RPTP/RDHP/RKTM

- Rencana operasional (ROPP/RODHP)

- Petunjuk Teknis (JUKNIS) dan Petunjuk Pelaksanaan (JUKLAK) tahun 2012

- Sinkronisasi dan umpan balik kegiatan

- Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga dan DIPA

- Pedoman Umum, arahan dan perbaikan hasil Rapat Kerja (Raker), koordinasi lingkup Badan Litbang Pertanian, BBP2TP dan workshop

-

Seminar perencanaan dan seminar hasil/litkaji bangrap

12. Output Akhir :

Koordinator

Program dan Evaluasi

Dr. Wahyu Wibawa, MP NIP. 19610427 199803 1 001 Penanggung Jawab RKTM Dr. Wahyu Wibawa, MP NIP. 19610427 199803 1 00 Mengetahui

Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian

Dr. Ir. Agung Hendriadi,M.Eng NIP. 19610802 198903 1 011

Kepala BPTP Bengkulu

Dr. Ir. Dedi Sudandi, MP NIP. 19590206 198603 1 002

(3)

RINGKASAN

1 Judul : Penyusunan Program dan Rencana Kerja/Teknis/Program 2 Unit kerja : BPTP Bengkulu

3 Lokasi : Provinsi Bengkulu dan Luar Provinsi

3 Tujuan : Untuk menyusun Rencana Anggaran Kerja Tingkat Manajemen dan kegiatan Litkajibangrap tahun anggaran 2014 di BPTP Bengkulu.

4 Keluaran : a. Matriks Program tahun 2014

b. Dokumen perencanaan RPTP/RDHP/RKTM/Juknis/Juklak TA. 2014

c. Rencana operasional (ROPP/RODHP) kegiatan tahun 2014

d. Petunjuk Teknis (JUKNIS) dan Petunjuk Pelaksanaan (JUKLAK) tahun 2014

e. Sinkronisasi dan umpan balik kegiatan Tahun 2013/2014

f. Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga dan DIPA TA. 2014

g.

Seminar perencanaan dan seminar hasil/litkaji bangrap 5 Prosedur : a. Penyusunan Rencana Kerja (Renja)

b. Penyusunan, Pembahasan dan Penajaman Matrik Program;

c. Menyusun Rencana Kegiatan Anggaran – Kementrian Negara/Lembaga (RKA-KL) dan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA);

d. Penyusunan dan pembahasan proposal (RPTP/RDHP) serta padu padan dalam rangka mensinergiskan kegiatan BPTP Bengkulu dengan Pemda dan stakeholders.

e. Menghadiri Raker,Rakor lingkup Badan Litbang dan BBP2TP

6 Capaian : Matriks Program tahun 2014, Dokumen perencanaan RPTP/RDHP/RKTM/Juknis/Juklak TA. 2014, Rencana operasional (ROPP/RODHP) kegiatan tahun 2014, Petunjuk Teknis (JUKNIS) dan Petunjuk Pelaksanaan (JUKLAK) tahun 2014, Sinkronisasi dan umpan balik kegiatan Tahun 2014/2015, Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga dan DIPA TA. 2014, Pedoman Umum, arahan dan perbaikan hasil Rapat Kerja (Raker), koordinasi lingkup Badan Litbang Pertanian, BBP2TP dan Seminar perencanaan dan seminar hasil/litkaji bangrap

7 Manfaat : Program dan rencana kerja lebih tersusun dan terarah sehingga tepat sasaran dan bermanfaat bagi kinerja Balai dan stakeholders.

(4)

iv

8 Dampak : Dampak yang diharapkan dari kegiatan ini adalah pelaksanaan kegiatan BPTP Bengkulu dalam aspek manajemen maupun Litkajibangrap lebih terarah, terukur dan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan serta adanya peningkatan pelayanan internal dan eksternal . 9 Jangka Waktu :

1 (satu) tahun

(5)

I. PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Sebagai Unit Pelaksana Teknis Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bengkulu mempunyai tugas pokok melaksanakan kegiatan Pengkajian dan Perakitan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi di daerah. Dalam pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) BPTP Bengkulu sebagai lembaga penghasil rakitan teknologi spesifik lokasi. Fungsi perencanaan merupakan salah satu unsur penting untuk menunjang keberhasilan Tupoksi Balai. Oleh karena itu, perencanaan program harus dirancang, dilaksanakan dan dievaluasi dengan baik dan konsisten agar dapat diukur kemajuan dan keberhasilan program yang telah disusun. Hal ini penting agar apabila terjadi kendala/hambatan yang dapat menyebabkan kegagalan program dapat diantisipasi dengan tepat.

Dalam upaya mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi BPTP perlu keterpaduan dan keserasian antara instansi terkait dalam proses penyiapan dan penerapan paket teknologi. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan secara terus-menerus dan berkesinambungan agar program dan kegiatan yang telah dihasilkan oleh BPTP Bengkulu dapat diadopsi oleh pengguna dan dimonitor penerapannya. Mengingat begitu banyaknya kebutuhan teknologi pertanian oleh pengguna, sedangkan anggaran dan sumberdaya manusia BPTP Bengkulu terbatas, maka perlu penyusunan prioritas dan disain pengkajian yang tepat dan terarah. Hal ini dilakukan agar permasalahan yang penting dan urgen dapat dilaksanakan terlebih dahulu tanpa mengabaikan permasalahan lain yang berkembang di daerah.

Dalam pelaksanaan program, diperlukan penyusunan progress report. Hal ini dilakukan untuk tindaklanjut dan sinkronisasi kegiatan, baik di tingkat pusat (dalam Raker Badan Litbang dan pejabaran program di Balai Besar Pengkajian), maupun di tingkat daerah yang mengarah pada perbaikan program pengkajian dan diseminasi di masa yang akan datang.

(6)

1.2 Tujuan

a. Untuk menyusun rencana anggaran kegiatan Kinerja Tingkat Manajemen dan Litkajibangrap TA. 2014 di BPTP Bengkulu

1.3. Keluaran

b. Matriks Program tahun 2014

c. Dokumen perencanaan RPTP/RDHP/RKTM/Juknis/Juklak TA. 2014 d. Rencana operasional (ROPP/RODHP) kegiatan tahun 2014

e. Petunjuk Teknis (JUKNIS) dan Petunjuk Pelaksanaan (JUKLAK) tahun 2014 f. Sinkronisasi dan umpan balik kegiatan Tahun 2013/2014

g. Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga dan DIPA TA. 2014

h. Pedoman Umum, arahan dan perbaikan hasil Rapat Kerja (Raker), koordinasi lingkup Badan Litbang Pertanian, BBP2TP dan workshop pada tahun 2014

i. Seminar perencanaan dan seminar hasil/litkajibangrap

1.4. Perkiraan Manfaat dan Dampak 1.4. 1. Manfaat

Manfaat yang akan diperoleh yaitu Program dan rencana kerja lebih tersusun dan terarah sehingga tepat sasaran dan bermanfaat bagi kinerja Balai dan stakeholders.

1.4. 2. Dampak

Dampak yang diharapkan dari kegiatan ini adalah pelaksanaan kegiatan BPTP Bengkulu dalam aspek manajemen maupun Litkajibangrap lebih terarah, terukur dan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan serta adanya peningkatan pelayanan internal dan eksternal .

(7)

II. PROSEDUR PELAKSANAAN a. Lokasi kegiatan dan waktu

Kegiatan perencanaan program dan Rencana Kerja dilakukan di Provinsi Bengkulu dan di tingkat pusat (Jakarta dan Bogor). Kegiatan perencanaan dimulai dari bulan Januari – Desember 2014.

b. Cakupan Kegiatan

Kegiatan perencanaan program, di lingkup BPTP Bengkulu. Kegiatan Program dan perencanaan dimulai dari bulan Januari sampai Desember 2014. Kegiatan ini sifatnya rutin dan selalu dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini mencakup: 1) Evaluasi dan pendokumentasian proposal (RDHP, RPTP, RKTM; RODHP, ROPP, ROKTM tahun 2014); 2). penyusunan matrik kegiatan litkaji dan diseminasi tahun 2014; 3). penyusunan rencana kerja (renja); 4). Penyusunan RKAKL sebagai bahan dasar penyusunan DIPA tahun 2014. 5). Mengumpulkan dan mereview laporan kegiatan litkaji dan manajemen tahun 2014.

c. Pelaksanaan kegiatan

 Evaluasi dan pendokumentasian proposal (RDHP, RPTP, RKTM; RODHP, ROPP, ROKTM) dilaksanakan pada bulan Januari 2014.

 Pertemuan dengan stakeholders untuk menjaring umpan balik kebutuhan teknologi dari daerah. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Februari-Maret 2014, sebelum penyusunan matrik kegiatan litkaji.

 Penyusunan matrik kegiatan litkaji dan diseminasi tahun 2014. Matrik disusun berdasarkan usulan dari Tim Peneliti/pengkaji melalui Kelji. Peran ketua Kelji diperlukan untuk mendorong anggotanya mengusulkan judul RPTP/RDHP untuk tahun 2014 dalam bentuk matrik litkaji. Sebelum disampaikan ke Program hendaknya matrik sudah di telaah di tingkat kelji. Matrik litkaji diharapkan sudah disusun pada bulan Maret, sehingga jika ada permintaan dari Balai Besar maupun Badan Litbang Pertanian materi sudah siap.

 Penyusunan rencana kerja (renja) untuk menelaah matrik ataupun proposal yang diusulkan untuk dibiayai pada tahun 2014.

 Penyusunan RKAKL sebagai bahan dasar penyusunan DIPA tahun 2014. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Mei-Juni 2014. Output dari penyusunan

(8)

biasanya akan terbit pada bulan Juni, sedangkan pagu definitif diterbitkan pada bulan Oktober 2014.

Mengumpulkan dan mereview laporan

III. TENAGA DAN ORGANISASI PELAKSANAAN

3.1 Tenaga yang terlibat dalam kegiatan No Penjab

Kegiatan/Anggota Peneliti/Gelar

NIP Jabatan

dalam Tim Uraian Tugas Alokasi Waktu (%) 1. Dr. Wahyu

Wibawa, MP 196904271998031001 Koordinator Program Mengkoordinir kegiatan mulai perencanaan sampai pelaporan 15 2. Yong Farmanta,

SP,M.Si 19790116 200312 1002 Anggota Membantu pelaksanaan kegiatan 3. Dr. Umi Pudji

Astuti, MP 19610531 199003 2 001 Anggota 4. Bunaiyah Honorita,

SP 19890530 201101 2 009 Anggota 5. Sri Hartati. A 19780403 200812 2001 Anggota 3.2 Jangka Waktu kegiatan

Jangka waktu kegiatan Penyusunan Program dan Rencana Kerja adalah setiap tahun dari Januari s/d Desember .

(9)

3.4 Jadual Kegiatan

DAFTAR PUSTAKA

Kementerian Pertanian. 2012. Peraturan Menteri Pertanian No. 44/Permentan No. 44/Permentan/OT.140/8/2011 tentang Pedoman umum Perencanaan Penelitian dan Pengembangan. Kementerian Pertanian.

No Uraian kegiatan 1 2 3 4 5 6 Bulan 7 8 9 10 11 12 1 Penyusunan RDHP dan pembahasan perbaikan

RODHP

2 Penyusunan rencana kerja/renja

3 Penyusunan Matrik dan program Litkaji

4 Penyusunan RKAKL 5 Laporan bulanain 6 Laporan tengah tahun 7 Laporan akhir tahun

(10)

Mekanisme umum perencanaan program dan anggaran penelitian dan pengembangan pertanian serta mekanisme penyusunan, evaluasi, dan persetujuan proposal penelitian dangan pengembangan disajikan pada Gambar 1.

Januari- Maret PEMBAHASAN INTERN Maret April Mei Juni-Juli Sept-Nov Okt-Nov Des Jan-Des thn brkt

Sumber : Peraturan Menteri Pertanian No. 44/Permentan No.44/Permentan/OT/140/8/2011 tentang Pedoman Umum Perencanaan Penelitian dan Pengembangan

Gambar 1. Mekanisme Perencanaan Program dan Anggaran Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Kebijakan Pembangunan Pertanian (Renstra Kementan)

Kebijakan Perencanaan Program Litbang Pertanian (Renstra Litbang/UK/UPT) BALAI PENELITIAN: RPTP/RDHP RPTP/RDHP BPTP: PUSLITBANG/BB RPTP/RDHP RPTP/RDHP BBP2TP Pagu Indikatif

Renja Badan Litbang, Pembahasan dan Penetapan RKT

Penyusunan RKA-KL

Penyusunan Konsep Nota Keuangan Litbang Pertanian

Penalaahan Pagu Anggaran Alokasi Anggaran (Eksekutif-Legislatf)

Penelaahan RKA-KL : DJA (SP-RKA-KL, DNA)

DIPA dan POK

PK – Pelaksanaan, Revisi, Monev, dan Laporan Hasil Kegiatan – LAKIP, SAI Umpan

Gambar

Gambar 1.  Mekanisme Perencanaan Program dan Anggaran Penelitian dan Pengembangan  Pertanian

Referensi

Dokumen terkait

Unit PT PLN (PERSERO) yang akan membangun SCADA harus mengacu pada SPLN S3.001: 2008 Peralatan SCADA Sistem Tenaga Listrik. Jumlah yang dijelaskan pada tabel 6 dan tabel 7

Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa (1) Teknologi asap cair merupakan salah satu cara alternatif dalam pengolahan ikan asap yang baru

Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai uji-t antara pretest dan posttest latihan fartlek terhadap peningkatan daya tahan paru jantung yang memiliki nilai t hitung 4,007

si kualitas dan jenis, tergantung pada siapa, kapan, dan dimana jasa tersebut dihasilkan, sehingga tidak ada output penyampaian jasa yang sama persis, dari produsen ke

Sebuah benda tegas yang digantung dari suatu titik yang bukan merupakan pusat massanya akan berosilasi ketika disimpangkan dari posisi kesetimbangannya.. Sistem

Berdasarkan jenis batuan, peninggalan Situs Megalitik Pajar Bulan mempunyai perbedaan yaitu di Desa Kotaraya Lembak jenis batuannya terdiri dari batuan andesit,

Penggunaan simulasi tiga dimensi diharapkan dapat memberikan informasi secara lebih akurat mengenai distribusi kecepatan, suhu, dan konsentrasi di sepanjang zona pembakaran,

Setelah perbaikan jalan, yang ditandai dengan permukaan jalan angkut produksi terpelihara, lebar jalan memenuhi syarat lebar minimum jalan angkut, drainase berfungsi dengan baik