• Tidak ada hasil yang ditemukan

Deteksi Hujan Menggunakan Citra Satelit NOAA Frekuensi 137,9 MHz Menggunakan Morfologi Erison

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Deteksi Hujan Menggunakan Citra Satelit NOAA Frekuensi 137,9 MHz Menggunakan Morfologi Erison"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Karakteristik Panjang Gelombang NOAA-AVHRR[2]
Gambar 1. Diagram blok tahapan pra proses citra
Gambar 3.  Crop gambar mempunyai piksel berukuran 84 x 49
Gambar 5. (a) membedakan latar dengan objek laut, (b) membedakan latar dengan daratan, dan (c) membedakan latar dengan awan
+2

Referensi

Dokumen terkait

Pada citra masukkan yang sudah melalui proses grayscaling hingga deteksi tepi akan dilakukan pencarian nilai piksel yang tidak bernilai nol dengan menggunakan fungsi find

Program pengolahan citra untuk deteksi bagian ujung dari biji ginkgo dibuat menggunakan bahasa pemrograman Visual C#, yaitu MSVC# 2010 Express. Proses pertama yang

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas citra dengan membandingkan citra hasil deteksi tepi menggunakan Gaussian Filter dan Bilateral

awan citra MTSAT dengan data curah hujan yang diperoleh dari citra Qmorph. Uji kebenaran atau uji akurasi dilakukan dengan dengan menggunakan

Estimasi Curah Hujan Menggunakan Citra MTSAT dan

Citra hasil konversi akan diuji menggunakan Algoritma SIFT dari kedua citra ini akan dilihat berapa banyak keypoint yang muncul, jumlah keypoint akan dihitung dan dilihat selisih

Pembuatan Peta Curah Hujan dibuat berdasarkan nilai brightness temperature yang terekam dalam kanal inframerah-1 (IR1) pada citra satelit MTSAT. Metode

Program pengolahan citra untuk deteksi bagian ujung dari biji ginkgo dibuat menggunakan bahasa pemrograman Visual C#, yaitu MSVC# 2010 Express. Proses pertama yang