• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN - Pemutusan Hubungan Kerja Akibat Mogok Kerja Yang Sah Menurut Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan (Study Kasus Putusan Pengadilan Hubungan Industrial Nomor 65/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Bdg dan Putusan Mahkamah Agung Nomo

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN - Pemutusan Hubungan Kerja Akibat Mogok Kerja Yang Sah Menurut Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan (Study Kasus Putusan Pengadilan Hubungan Industrial Nomor 65/Pdt.Sus-PHI/2015/PN.Bdg dan Putusan Mahkamah Agung Nomo"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja/Buruh menurut Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, apabila terjadi pemutusan hubungan kerja, maka menurut Pasal 152 UU

PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA PENGURUS SERIKAT PEKERJA YANG DILAKUKAN PERUSAHAAN TERHADAP PENGURUS SERIKAT PEKERJA YANG.. DIATUR UNDANG-UNDANG NOMOR 13

Berdasarkan Pasal 1 angka (30) Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan yang untuk selanjutnya disebut (UU Ketenagakerjaan) menyatakan: "Upah adalah

Pasal 69 ayat (2) huruf c Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan mengatur, bahwa pekerja anak maksimal bekerja selama 3 jam. Ketentuan tersebut sering

Perjanjian kerja menurut pasal 1 angka 14 Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan Perjanjian Kerja adalah perjanjian antara pekerja dengan pengusaha atau

Penelitian ini focus pada peraturan tertulis mengenai perlindungan hokum bagi pekerja atau buruh berdasarkan UU No 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.3 Berdasarkan uraian di atas

Tindakan Pemutusan Hubungan Kerja secara sepihak yang dilakukan Tergugat terhadap Para Penggugat jelas-jelas bertentangan dengan ketentuan Pasal 151 Undang Undang 13 Tahun 2003, yang

Menurut Pasal 1 Angka 30 Undang – Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan upah adalah: “Hak pekerja/buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari