• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMODELAN TURBIN CROSS FLOW UNTUK DIAPLI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PEMODELAN TURBIN CROSS FLOW UNTUK DIAPLI"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

PEMODELAN TURBIN CROSS-FLOW UNTUK

DIAPLIKASIKAN PADA SUMBER AIR DENGAN TINGGI

JATUH DAN DEBIT KECIL

Oleh:

Mokhamad Tirono

ABSTRAK : Telah dilakukan suatu upaya memodifikasi dan rekayasa turbin jenis cross-flow. Rekayasa dilakukan dengan merubah jumlah sudut dan hubungannya dengan jumlah putaran, daya turbin, dan efisiensi turbin. Rekayasa juga dilakukan terhadap bentuk saluran yang digunakan yaitu saluran terbuka berbentuk persegi, setengah lingkaran dan trapesium. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil beberapa input yang disesuaikan dengan kebanyakan yang ada di lapangan. Input yang diambil adalah kecepatan alir, tinggi jatuh, kemiringan saluran, lebar penampang saluran, jari-jari saluran, diameter luar turbin, dan lebar turbin. Sementara itu besaran yang dibuat variabel adalah jumlah sudu pada turbin cross-flow. Penampang sebagai saluran air dipakai persegi, setengah lingkaran, dan trapesium dan ketiganya dibuat terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan asumsi lebar penampang 4 m, tinggi jatuh 2 m, jari-jari 2 m, kemiringan 1/√3, kecepatan aliran 2 m/s, diameter luar turbin 0,75 m, dan lebar turbin 4,3 m, maka turbin dengan jumlah sudu 12 memiliki jumlah putaran, daya turbin, dan efisiensi turbin yang paling besar. Bilamana jumlah sudu diperbanyak, maka jumlah putaran, daya turbin, dan efisiensi turbin semakin kecil. Sementara itu penelitian untuk menentukan jenis penampang saluran didapatkan bahwa jenis saluran dengan penampang trapesium dihasilkan jumlah putaran, daya turbin, dan efisiensi turbin yang paling besar disusul jenis persegi dan setengah lingkaran.

Kata Kunci : Energi air, Turbin cross-flow, Jumlah sudu

Full Text download disini :

Referensi

Dokumen terkait

Metode pengujian yaitu menggunakan model penampang baling-baling airfoil dan pengujian rangkaian charging, sehingga didapatkan daya yang optimum pada rotor turbin

Pada penelitian ini, didapatkan peningkatan nilai putaran, torsi statis, dan coefficient of power yang dihasilkan oleh turbin apabila pada depan sisi returning

Gambar 4 Grafik Daya Turbin dengan Putaran Turbin pada debit 10 gpm Daya terbesar dihasilkan pada saat posisi sudut serang sebesar 30 o yaitu daya maksimum mencapai 0,901

Semakin tinggi kecepatan runner turbin maka daya output turbin akan semakin besar namun ketika mencapai titik kerja optimalnya dengan kecepatan yang tinggi, daya

Posisi Vertikal Turbin Cross Flow dan Sudut Pengarah Aliran (guide vane) Terhadap Daya Poros yang Dihasilkan Pada Sistem Pemulihan Energi Terintegrasi dengan Menara Pendingin

Metode pengujian yaitu menggunakan model penampang baling-baling airfoil dan pengujian rangkaian charging, sehingga didapatkan daya yang optimum pada rotor turbin

ketiga model wells turbin maka didapatkan wells turbin yang menghasilkan daya tertinggi yaitu wells turbin dengan jumlah blade 8 dengan kecepatan 40 m/s 2241.72 watt. Semakin

Generator digunakan untuk mengukur putaran poros dan daya yang dihasilkan oleh turbin aliran silang (crossflow).. Skema