• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab 2 Alat Penjernih Air

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Bab 2 Alat Penjernih Air"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

I. Pendahuluan

Bab ini membahas tentang alat penjernih air yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Air merupakan sumber kehidupan yang harus bersih dan layak untuk dikonsumsi. Dalam konteks pendidikan, pemahaman tentang penjernihan air tidak hanya meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya air bersih, tetapi juga memperkenalkan mereka pada teknik dan metode yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan nyata. Dengan demikian, tujuan pendidikan dalam bab ini adalah untuk mengembangkan keterampilan praktis dan pengetahuan ilmiah siswa mengenai pengolahan air.

II. Sumber Air dan Masalah Kualitas

Sumber air yang ada di sekitar kita sering kali tercemar, baik oleh limbah industri maupun aktivitas manusia. Dalam bab ini, siswa diajak untuk mengamati dan menganalisis kondisi sumber air di lingkungan mereka. Melalui tugas pengamatan, siswa dapat belajar untuk mengidentifikasi masalah kualitas air dan pentingnya menjaga kebersihan sumber air. Hal ini relevan dengan tujuan pendidikan untuk mengembangkan rasa tanggung jawab lingkungan di kalangan siswa.

III. Penjernih Air dari Bahan Alami

Bagian ini menjelaskan berbagai teknik penjernihan air menggunakan bahan alami. Proses penjernihan ini meliputi penyaringan dan pengendapan yang dapat dilakukan dengan bahan yang mudah ditemukan. Teknik seperti saringan kain katun dan biji kelor memberikan siswa pemahaman tentang solusi praktis yang dapat mereka terapkan. Dengan mempelajari metode ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga keterampilan yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

3.1. Teknik Penyaringan

Teknik penyaringan air menggunakan berbagai bahan seperti kain katun, kapas, dan pasir. Masing-masing teknik memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipahami siswa. Dengan melakukan eksperimen, siswa dapat melihat secara langsung bagaimana proses penyaringan dapat meningkatkan kualitas air. Ini mendukung tujuan pendidikan untuk mendorong siswa berinovasi dan mencoba solusi kreatif terhadap masalah air bersih.

3.2. Teknik Pengendapan

Pengendapan menggunakan bahan seperti tawas dan kapur gamping juga dijelaskan. Siswa diajarkan cara kerja pengendapan dan bagaimana bahan tersebut dapat membantu menghilangkan kotoran dalam air. Melalui pemahaman ini, siswa dapat menyadari pentingnya memilih metode yang tepat berdasarkan kondisi air yang ada. Ini mengembangkan kemampuan analitis mereka dalam memilih solusi yang efektif.

IV. Penjernih Air dari Bahan Buatan

Di bagian ini, siswa diperkenalkan pada teknik penjernihan air menggunakan bahan buatan. Penjelasan tentang penggunaan bahan kimia seperti tawas dan kaporit memberikan wawasan tentang cara modern dalam mengolah air. Siswa diajak untuk memahami bagaimana bahan kimia dapat berfungsi dalam proses penjernihan dan pentingnya mengikuti petunjuk penggunaan untuk mencegah dampak negatif. Ini menciptakan kesadaran akan keselamatan dan kesehatan dalam penggunaan bahan kimia.

4.1. Teknik dan Prosedur Pembuatan

Prosedur pembuatan alat penjernih air menggunakan bahan buatan dijelaskan secara rinci. Siswa diajarkan langkah-langkah praktis dalam membuat alat tersebut, yang mencakup pemilihan bahan dan teknik pembuatan. Ini memberikan siswa pengalaman langsung dalam penerapan teori ke praktik, mendukung tujuan pendidikan untuk meningkatkan keterampilan teknis dan kreativitas.

V. Kesimpulan dan Rangkuman

Bab ini mengajak siswa untuk merefleksikan pengetahuan yang telah mereka pelajari tentang penjernihan air. Melalui berbagai teknik dan metode yang telah dibahas, siswa diharapkan dapat memahami pentingnya air bersih dan bagaimana cara-cara sederhana dapat diterapkan untuk memperbaiki kualitas air di lingkungan mereka. Ini sejalan dengan tujuan pendidikan untuk membentuk individu yang peduli lingkungan dan memiliki keterampilan praktis yang bermanfaat.

Referensi Dokumen

  • Dokumen Kemdikbud

Gambar

Gambar 2.1.Sumber air
Gambar 2.3. Tawas
Gambar 2.2.Contoh penyaringan air
Gambar 2.7. Contoh penyaringan air
+7

Referensi

Dokumen terkait

Pada pengujian ini digunakan sepuluh bahan uji air yang diambil secara acak , air tersebut kemudian akan disaring dan dibandingkan lama waktu penyaringan antara

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa instalasi penjernih air yang digunakan di daerah Jambangan Surabaya dapat memperbaiki kualitas air

pada media karbon aktif yang dapat digunakan sebagai material fotokatalis pada sistem penjernih air yang tercemar bakteri E. 1.3

Tahapan yang dilaksanakan adalah memasang instalasi penjernih air (pemasangan mesin air jet pump, tabung media dan sistem perpipaan), pemasangan instalasi

Sedangkan pada air setelah proses penyaringan menggunakan karbon aktif berbahan dasar batu bara menunjukkan nilai pH 4.2, menunjukkan tidak adanya perbedaan nilai pH

Pada pengujian ini digunakan sepuluh bahan uji air yang diambil secara acak , air tersebut kemudian akan disaring dan dibandingkan lama waktu penyaringan antara

68 Lufira, Zuhriyah, Muktiningsih, Rahayu, Fauzi : Model Penjernih Air Hujan Untuk Air Bersih minum untuk detergen yaitu 0 mg/L yang artinya air tersebut harus terbebas dari campuran

Serba-serbi kegiatan sosialisasi Tahap Sosialisasi Pembuatan Alat Penjernihan Air Kegiatan selanjutnya adalah sosialisasi pembuatan alat penjernih air yang dilakukan pada bulan