• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI 4.1 Kesimpulan - Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Model Penyajian Hasil Belajar Berbasis Web dan Tindak Lanjutnya dalam Kelas Online untuk Membantu Siswa Belajar Mandiri

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI 4.1 Kesimpulan - Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Model Penyajian Hasil Belajar Berbasis Web dan Tindak Lanjutnya dalam Kelas Online untuk Membantu Siswa Belajar Mandiri"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

BAB V

KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN REKOMENDASI

4.1

Kesimpulan

Melalui kegiatan penelitian dan pengembangan ini telah

didapatkan:

1. SMP Kristen Satya Wacana belum mempunyai aplikasi

untuk memfasilitasi orang tua agar dapat membantu

siswa belajar mandiri sebagai langkah tindak lanjut

dari hasil belajar anaknya. Penyajian hasil belajar

dilakukan secara berkala setiap akhir dan mid

semester (4 kali) yang menyebabkan frekuensi interaksi

orangtua dengan guru dalam pembelajaran siswa

dibatasi sebanyak 4 kali. Penyajian hasil belajar

disajikan secara konvensional menggunakan media

cetak. Kegiatan remediasi/ tindak lanjut bagi siswa

yang nilainya belum tuntas dalam pelaporan hasil

belajar diberi waktu khusus dengan batas waktu 1

bulan dan untuk pelaporan yang diberikan merupakan

raport sementara. Muatan remidiasi/ tindak lanjut bagi

siswa yang nilainya belum tuntas dalam pelaporan

hasil belajar dengan tahapan diberi tugas sementara

yang kemudian diberikan tes ulang kemudian nilai dari

tes tersebut menjadi nilai akhir.

2. Model penyajian hasil belajar berbasis WEB dan tindak

(2)

belajar mandiri yang layak diterapkan dan efektif,

meliputi: (1) hasil belajar yang dilaporkan; (2) penyajian

hasil belajar; (3) penyajian tindak lanjut dari hasil

belajar; (4) pelaporan hasil belajar dari siswa namun

tidak secara konvesional (laporan cetak) melainkan

secara online, yang diakses menggunakan fasilitas

internet berbasis website sehingga orang tua siswa

maupun siswa dapat mengaksesnya kapan saja dan

dimana saja menggunakan media berbasis internet.

Selain itu dengan pemanfaatan internet, dalam

pelaporan hasil belajar ini dimaksudkan agar tindak

lanjut yang ada jika memang diperlukan (remedial)

dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa dapat

dilakukan secara langsung di kelas online yang telah

disediakan oleh guru, dengan kata lain siswa dapat

belajr mandiri di kelas online tersebut dengan

didampingi atau dipantau oleh orang tua sesuai

ketentuan yang telah diberikan guru dalam menindak

lanjuti nilai yang telah didapat; (5) pelaksanaan model

penyajian hasil belajar berbasis web dan tindak

lanjutnya dalam kelas online untuk membantu siswa

belajar mandiri ini disediakan aplikasi yang berbasis

website yang dapat diakses dengan mengunjungi

alamat website www.hbtlonline.com yang didalamnya

terdapat fasilitas-fasilitas yang menunjang model

tersebut dalam penyampaian hasil belajar maupun

(3)

4.2

Implikasi

Implikasi dari hasil penelitian ini meliputi implikasi

teoretis dan implikasi praktis.

4.2.1 Implikasi Teoretis

a. Penelitian ini menggunakan teori manajemen

pendidikan yaitu fungsi pengkomunikasian atau

komunikasi salah satunya terkait dengan orang tua

peserta didik, salah satunya komunikasi dalam hal

penyampaian hasil belajar peserta didik dalam bentuk

laporan hasil belajar. Berdasarkan ruang lingkup

manajemen pendidikan maka fungsi manajemen

pendidikan sebagai pengkomunikasian atau

komunikasi masuk pada ruang lingkup pelaksana.

Pelaksana dalam komunikasi dengan orang tua terkait

dengan hasil belajar dilakukan seorang guru. Dengan

demikian dapat dikatakan bahwa pelaporan hasil

belajar yang dilakukan oleh guru kepada orang tua

diperlukan manajemen yang baik agar fungsi

manajemen sebagai sara komunikasi dapat berjalan

dengan baik. Perlu perencanaan, pengorganisasian,

pelaksanaan dan evaluasi agar proses komunikasi

berjalan dengan baik sehingga hasil belajar yang

dilaporkan dapat dimengerti dan ditindak lanjuti oleh

orang tua sesuai tuntutan kompetensi yang telah

(4)

b. Hasil belajar merupakan salah satu komponen yang

dapat digunakan untuk melihat keberhasilan

pembelajaran di kelas. Hasil belajar ini wajib

diinformasikan kepada peserta didik maupun kepada

orangtua sebagai bentuk pertanggung jawaban

sekolah kepada mereka. Pola penyajian hasil belajar

sangat beragam perkembangannya. Mulai dari berupa

angka sampai dengan angka dilengkapi dengan

deskripsi dan disajikan dalam laporan cetak yang

diberikan kepada orangtua. Cara penyajian ini

diberikan setiap tengah semester dan akhir semester

yang kemudian ditanda tangani orangtua. Sehingga

peserta didik dan orangtua hanya melihat saat hasil

itu dibagikan tanpa memahami betul bagaimana arti

dari hasil tersebut. Jika ada yang kurang bagi

anaknya, tidak semua orangtua mampu memberikan

dampingan dan/ atau memberikan solusi terhadap

masalah tersebut. Sehingga perlu disajikan pola

penyajian hasil belajar yang diatur dengan pola

manajemen yang baik. Tujuannya peserta didik dan

orangtua mendapat informasi yang lengkap dari hasil

tersebut sehingga dapat melakukan tindakan untuk

mengatasi jika ada hasil anaknya yang belum sesuai

kriteria dalam bentuk penyajian berbasis web yang

mudah diakses, kapan saja dan dimana saja.

Selain hasil belajar, report dan petunjuk tindak

(5)

dikemas dalam kegiatan pembelajaran kelas online

untuk membantu peserta didik belajar mandiri.

Fasilitas ini juga akan memberi wahana bagi orangtua

untuk mendampingi dan membantu siswa belajar

secara mandiri. Peserta didik yang mendapat hasil

tidak sesuai dengan kriteria dapat belajar mandiri dan

akhirnya mandapatkan hasil sesuai kriteria seperti

yang diharapkan.

c. Model penyajian hasil belajar berbasis web dan tindak

lanjutnya dalam kelas online untuk membantu siswa

belajar mandiri merupakan pelaporan hasil belajar

dari siswa namun tidak secara konvesional (laporan

cetak) melainkan secara online, yang diakses

menggunakan fasilitas internet. Pemanfaatan

teknologi internet ini yang memungkinkan orangtua

siswa ataupun siswa tersebut dapat mengaksesnya

kapan saja dan dimana saja menggunakan media

berfasilitas internet. Selain itu dengan pemanfaatan

internet, dalam pelaporan hasil belajar ini

dimaksudkan agar tindak lanjut yang ada jika

memang diperlukan (perbaikan/ tindak lanjut) dalam

upaya meningkatkan hasil belajar siswa dapat

dilakukan secara langsung di kelas online yang telah

disediakan oleh guru, dengan kata lain siswa dapat

belajar mandiri di kelas online tersebut dengan

(6)

ketentuan yang telah diberikan guru dalam menindak

lanjuti nilai yang telah didapat.

Pelaksanaan model penyajian hasil belajar berbasis

web dan tindak lanjutnya dalam kelas online untuk

membantu siswa belajar mandiri ini disediakan

aplikasi yang berbasis website yang dapat diakses

dengan mengunjungi alamat website

www.hbtlonline.com yang didalamnya terdapat

fasilitas-fasilitas yang menunjang model tersebut

dalam penyampaian hasil belajar maupun kelas online

sebagai kegiatan tindak lanjutnya.

4.2.2 Implikasi Praktis

Impikasi secara praktis, sekolah terutama pihak – pihak

yang terkait langsung dengan model penyajian hasil belajar

memiliki acuan untuk melaksanakan model penyajian hasil

belajar berbasis web dan tindak lanjutnya dalam kelas online

untuk membantu siswa belajar mandiri.

5.3.

Rekomendasi

Berdasarkan simpulan seperti yang telah dikemukakan

diatas, berikut disampaikan 5 rekomendasi:

a. Bagi sekolah, dalam mengembangkan pola penyajian

hasil belajar dan tindak lanjutnya hendaknya: (1)

memberikan informasi kepada orang tua tentang hasil

belajar siswa, (2) mendorong siswa, orang tua dan guru

(7)

komunikasi agar belajar menguasai TIK dan

menggunakannya dalam pembelajaran dan

pengembangan diri, (3) meningkatkan sarana teknologi

informasi dan komunikasi agar dapat memenuhi

kebutuhan guru dan siswa serta staf sekolah lainnya

dalam mengakses informasi melalui internet dan secara

khusus dapat mengikuti tindak lanjut dalam

pembelajaran online, (4) membuat perencanaan pola

penyajian hasil belajar dan tindak lanjutnya yang

didasarkan pada analisis kebutuhan siswa dan orang

tua terhadap laporan hasil belajar dan tindak lanjutnya

yang akan ditingkatkan.

b. Bagi guru hendaknya: (1) memotivasi diri untuk

senantiasa mengembangkan dirinya dalam berusaha

menciptakan menggunakan teknologi informasi dan

komunikasi sebagai upaya dalam meningkatkan

kompetensi dan mengembangkan kompetensi

profesionalnya, (2) memberi pelaporan hasil belajar

siswa berbasis web kepada orang tua, kondisi

pembelajaran yang kondusif antara lain dengan

penggunaan metode pembelajaran yang disesuaikan

dengan kebutuhan siswa, (3) mampu menyajikan

metode pembelajaran yang membangkitkan motivasi

belajar siswa sehingga siswa bergairah untuk belajar

dan nantinya diharapkan hasil belajarpun akan

(8)

dapat berperan dalam proses tindak lanjut dari hasil

belajar siswa.

c. Bagi orang tua hendaknya: (1) memotivasi diri untuk

senantiasa membantu putra-purinya belajar mandiri,

(2) semangat dalam mengikuti perkembangan hasil

belajar anaknya secara online dan memberikan

dampingan pada anaknya yang membutuhkan dalam

kegiatan tindak lanjut, (3) memanfaatkan setiap

kesempatan untuk mengetahui perkembangan hasil

belajar anaknya dimanapun dan kapanpun, (4)

memotivasi diri untuk senantiasa meningkatkan

kemampuannya dalam menggunakan teknologi

informasi dan komunikasi melalui belajar sendiri

maupun kursus.

d. Bagi siswa hendaknya memotivasi diri untuk

senantiasa mengembangkan dirinya melalui kegiatan

belajar secara mandiri dimanapun dan kapanpun

sebagai upaya meningkatkan hasil belajarnya.

e. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti: (1)

model penyajian ini lebih lanjut apakah model ini layak

untuk dipublikasikan; (2) peningkatan hasil belajar

peserta didik dalam menggunakan model penyajian

hasil belajar berbasis web dan tindak lanjutnya dalam

kelas online; (3) peningkatan kemandirian belajar siswa

dalam menggunakan model penyajian hasil belajar dan

Referensi

Dokumen terkait

Sesuai dengan ketentuan dalam Perpres Nomor 70 Tahun 2012, kepada Rekanan yang berkeberatan atas pengumuman ini, Diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan secara

Ada beberapa tahapan yang dilakukan pada proses pembuatan biodiesel yaitu proses degumming minyak biji kapuk, esterifikasi, transesterifikasi, pemisahan dan

Unilever Indonesia, Tbk pada tahun 2009 yaitu sebesar 82,21% yang menunjukkan bahwa kinerja perusahaan dalam mengelola modal yang tersedia untuk mendapatkan laba

Ditinjau dari beberapa kriteria yang harus diperhatikan dalam pemanfaatan bahan pangan lokal untuk suplementasi, yaitu mempunyai nilai gizi yang dipersyaratkan; aman di konsumsi;

• Presiden Donald Trump semakin bersemangat melakukan kesepakatan dengan China untuk meningkatkan pasar keuangan yang telah merosot di tengah kekhawatiran perang perdagangan,

Perkara-perkara yang sering menjadi isu pertikaian yang sering berbangkit dari hak h a da nah dan perwalian dapat dikategorikan kepada beberapa aspek; iaitu membabitkan sikap

• Penguatan Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan selama dua hari berturut - turut disinyalir terjadi karena adanya ekspektasi bahwa suku bunga acuan FED tidak akan naik dalam

Salah satu penyedia layanan KIA adalah Bidan Praktik Mandiri (BPM) tetapi PPIA belum dilaksanakan di Bidan Praktik Mandiri karena belum adanya protap yang mengatur pelaksanaan