Pendapatan nasional bertambah 240 trilyun. - Konsumsi rumah tangga bertambah 180 trilyun.
- Ini berarti kecondongan konsumsi = 180/240 = 0,75 → = MPC.
· Pada gambar fungsi tabungan, titik D menunjukkan bahwa pada saat pendapatan nasional 360 trilyun, besarnya tabungan adalah nol (S = 0). Titik E menunjukkan bahwa pada saat pendapatan nasional 600 trilyun, besarnya tabungan adalah 60 trilyun. Dengan demikian pergerakan titik D ke titik E menunjukkan :
· Faktor-faktor lain yang mempengaruhi konsumsi dan tabungan adalah : - Kekayaan yang telah terkumpul
- Tingkat bunga - Sikap hemat
- Keadaan perekonomian - Distribusi pendapatan
- Tersedia tidaknya dana pensiun yang mencukupi
INVESTASI (PENANAMAN MODAL)
PENGERTIAN
· Investasi adalah pengeluaran perusahaan untuk pembelian barang-barang modal guna meningkatkan kemampuan produksinya.
· Dalam prakteknya, investasi meliputi :
- Pembelian berbagai jenis barang modal (mesin dan peralatan produksi) untuk mendirikan industri baru.
- Perbelanjaan untuk membangun rumah, kantor, pabrik, dll. - Pertambahan stok barang-barang yang belum terjual.
FUNGSI INVESTASI
· Fungsi investasi adalah kurva yang menunjukkan hubungan antara tingkat investasi dengan tingkat pendapatan nasional.
· Terdapat dua macam investasi yaitu investasi otonom (autonomous investment) dan investasi terpengaruh (induced investment).
· Investasi otonom adalah investasi yang besarnya tidak terpengaruh oleh tingkat pendapatan nasional.
· Investasi terpengaruh adalah investasi yang besarnya dipengaruhi oleh tingkat pendapatan nasional.
- Keuntungan yang diperoleh perusahaan-perusahaan.
INVESTASI, KEUNTUNGAN DAN TINGKAT BUNGA
· Dari enam penentu tingkat investasi di atas, dua penentu yaitu keuntungan yang diramalkan dan tingkat bunga merupakan faktor-faktor yang paling mampu menerangkan perubahan tingkat investasi.
· Investasi dilakukan di depan, sehingga nilai sekarang dari investasi sama dengan besarnya nilai modal yang diinvestasikan pada saat itu (M).
· Pendapatan dari investasi akan diterima dalam waktu beberapa tahun ke depan. · Investasi akan memperoleh keuntungan bila nilai sekarang dari pendapatan di masa mendatang lebih besar daripada nilai sekarang dari investasi.
(1+r) (1+r)2 (1+r)3 (1+r)n NS = nilai sekarang dari pendapatan
Y1---Yn = pendapatan neto (keuntungan) tahun ke 1 sampai tahun ke n. r = tingkat bunga
· Investasi akan menguntungkan bila NS > M.
· Untuk menentukan menguntungkan atau tidaknya investai juga dapat dilakukan dengan menghitung tingkat pengembalian modal, dengan rumus :
Y1 Y2 Y3 Yn Rumus : M = + + + ... + (1+R) (1+R)2 (1+R)3 (1+R)n M = nilai modal yang diinvestasikan
Y1---Yn = pendapatan neto (keuntungan) tahun ke 1 sampai tahun ke n. R = tingkat pengembalian modal.
· Dalam rumus di atas yang dihitung adalah R karena M dan Y sudah diketahui. · Investasi akan mengutungkan bila R > tingkat bunga.
EFISIENSI MODAL MARGINAL (MEI)
- Investasi sebesar I0 akan menghasilkan pengembalian modal sebesar R0, I1 menghasilkan R1 dan I2 menghasilkan R2.
- Semakin besar investasi maka proporsi pengembalian modal akan semakin kecil.
TINGKAT BUNGA DAN TINGKAT INVESTASI
· Investasi hanya akan dilakukan bila tingkat pengembalian modal lebih besar atau sama dengan tingkat bunga.
· Untuk menentukan besarnya investasi perlu dihubungkan kurva MEI dengan tingkat bunga, seperti pada kurva di bawah ini.
Tingkat bunga
r0
Tingkat Bunga dan Tingkat Investasi r1
r2
I 0 I0 I1 I2 Investasi (yang dilakukan) - Bila tingkat bunga r0 maka investasi yang dilakukan adalah I0, bila r1 adalah I1 dan bila r2 adalah I2.
- Semakin rendah tingkat bunga maka besarnya investasi yang dilakukan semakin tinggi.
INVESTASI DAN PENDAPATAN NASIONAL
Investasi terpengaruh
I1 Ii
I0
0 Y0 Y1