DISERTASI
PENGEMBANGAN COMPLIANCE MODEL BAGI PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL PATIENT
SAFETY BERBASIS COMPLIANCE PRESSURE
(STUDI EXPLANATORY DI RSI SAKINAH DAN RSU Dr. WAHIDIN SUDIRO HUSODO MOJOKERTO)
INDAH LESTARI
UNIVERSITAS AIRLANGGA
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT PROGRAM DOKTOR
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN SURABAYA
i DISERTASI
PENGEMBANGAN COMPLIANCE MODEL BAGI PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL PATIENT
SAFETY BERBASIS COMPLIANCE PRESSURE
(STUDI EXPLANATORY DI RSI SAKINAH DAN RSU Dr. WAHIDIN SUDIRO HUSODO MOJOKERTO)
INDAH LESTARI NIM 101217087304
UNIVERSITAS AIRLANGGA
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT PROGRAM DOKTOR
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN SURABAYA
ii
PENGEMBANGAN COMPLIANCE MODEL BAGI PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL PATIENT
SAFETY BERBASIS COMPLIANCE PRESSURE
(STUDI EXPLANATORY DI RSI SAKINAH DAN RSU Dr. WAHIDIN SUDIRO HUSODO MOJOKERTO)
DISERTASI
Untuk memperoleh Gelar Doktor Dalam Program Studi Ilmu Kesehatan
Pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Telah dipertahankan di hadapan
Panitia Ujian Doktor Terbuka Pada hari : Kamis Tanggal : 18 Februari 2016
Pukul : 10.00-12.00
iii
PENGESAHAN
Dipertahankan di depan Tim Penguji Ujian Disertasi Tahap I (Tertutup) Program Studi Ilmu Kesehatan
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga
Dan diterima untuk memenuhi persyaratan guna memperoleh gelar Doktor Pada Tanggal 14 Desember 2015
Mengesahkan
Universitas Airlangga Fakultas Kesehatan Masyarakat
vi
PANITIA PENGUJI DISERTASI
Telah diuji pada Ujian Doktor Tahap I (Tertutup)
Tanggal 14 Desember 2015
Ketua : Dr. Hari Basuki Notobroto, dr.,M.Kes
Anggota : 1. Prof.Dr. Suharto,dr.,M.Sc.,Mp.DK,DTM&H.,Sp.PD
2. Dr. Nyoman Anita Damayanti, drg., MS
3. Dr. Hamidah, MSi.,Psi
4. Dr. Ah.Yusuf, S.Kp.,M.Kes
5. Dr. Dwi Aryani, drg.,MARS
Ditetapkan Dengan Surat Keputusan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat
vii
UCAPAN TERIMA KASIH
Syukur Alhamdulillah saya panjatkan kepada Allah SWT atas rahmat dan
hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan disertasi yang
berjudul “Pengembangan Compliance Model Bagi Perawat dalam Melaksanakan
Standar Prosedur Operasional Patient Safety berbasis Compliance Pressure (Studi
Explanatory di RSI Sakinah dan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto)”.
Disertasi ini tidak akan dapat terselesaikan tanpa peranan, bantuan dan
bimbingan dari berbagai pihak. Perkenankan penulis menyampaikan rasa terima
kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Prof. Dr. Suharto,
dr.,M.Sc.,MPd.K.,DTM&H.,Sp.PD.,FINASIM sebagai Promotor dan Dr. Nyoman
Anita Damayanti, drg.,M.S sebagai Ko Promotor I serta Dr. Hamidah, MSi, Psi
sebagai Ko promotor II yang dengan kesabaran, perhatian, telah memberikan
bimbingan, dorongan, arahan serta masukan sehingga penyusunan disertasi ini
dapat terselesaikan.
Pada kesempatan ini perkenankanlah penulis menyampaikan ucapan
terima kasih yang tulus kepada:
1. Prof. Dr. Moh. Nasich, SE, MT, CMA.CA, selaku Rektor Universitas
Airlangga, yang telah memberikan kesempatan dan fasilitas belajar.
2. Prof. Dr. Fasich, Apt, mantan Rektor Universitas Airlangga, yang telah
memberikan kesempatan dan fasilitas belajar.
3. Prof. Dr. Tri Martiana, dr.,M.S selaku Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Airlangga yang telah memberikan kesempatan dan fasilitas
belajar.
4. Dr. Nyoman Anita Damayanti, drg.,M.S selaku Ketua Program Studi S3 Ilmu
Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga yang
senantiasa memberikan motivasi, semangat dan arahan selama menempuh
proses pendidikan .
5. Ketua Yayasan YKWP PNI Mojokerto, H. Sugeng, S.sos.,M.MKes dan
Ketua Stikes Bina Sehat PPNI, Windu Santoso, M.Kep, atas kesempatan dan
viii
6. Direktur RSI Sakinah dan Direktur RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo, atas
kesempatan dan fasilitas yang diberikan selama saya mengambil data.
7. Segenap dosen pada Program Studi S3 Ilmu Kesehatan Fakultas Kesehatan
Masyarakat Universitas Airlangga yang telah berkenan membagikan ilmu
dengan professional.
8. Prof. Dr. Stefanus Supriyanto, dr.,MS yang senantiasa memberi kesempatan
berdiskusi, memberikan arahan dan dorongan bagi peneliti.
9. Prof.Dr.Suharto,dr.,M.Sc.,DTM&H.,Sp.PD.,FINASIM, Dr. Nyoman Anita
Damayanti, drg.,M.S, Dr. Hamidah, MSi, Psi, Prof. Dr. Pribadiyono, Ir.,MS,
Dr. Hari Basuki Notobroto, dr., M.Kes, Dr. A.Yusuf, S.Kp.,M.Kes, Dr. Dwi
Aryani, drg, MARS, Widodo J.P., dr.,M.S.,M.Ph.,Dr.PH, Dr.M.Bagus
Qomaruddin, drs.,M.Sc, yang telah berkenan menjadi penguji mulai dari
kualifikasi sampai disertasi. Trimakasih atas ilmu dan analisis pemikiran yang
telah bapak ibu berikan selama proses.
10. Kabid Keperawatan, Kasi keperawatan, Komite keperawatan, Seluruh Kepala
ruangan rawat inap di RSI Sakinah dan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo
Mojokerto yang telah memberikan fasilitas dan bantuan selama pengambilan
data.
11. Seluruh perawat di kedua rumah sakit yang menjadi responden pada
penelitian ini, terimakasih atas segala bantuannya selama proses pengambilan
data.
12. Seluruh tim reviewer, terimakasih atas semua bantuan dan kerjasama baik
selama proses penelitian.
13. Bu Dian, Pak Ambar, Bu Yayuk, staf di sekretariat Program Studi S3 Ilmu
Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga yang
banyak memberikan bantuan dan dukungan.
14. Kedua orang tuaku, Mudjito dan Hj. Sutji Rahayu, terimakasih ananda
haturkan untuk malam-malam panjang dan doa yang tak pernah putus,
semoga pencapaian ini memberikan kebahagiaan pada bapak ibu. Kedua
mertuaku, Rupadji (Alm) dan Suntikah, terimakasih atas doa bapak ibu
ix
15. Bagi suamiku, Hariyono, S.Kep.,Ns.,M.Kes, trimakasih setulusnya atas
banyak hal baik moral maupun material, atas banyak waktu yang
kutinggalkan, semoga kita bisa meletakkan dasar pendidikan yang baik bagi
anak anak. Kedua permata kami, Alfiona Syafira Putri Arinda dan Defa
Aditya Putra Arinda, terima kasih untuk support dan doa yang telah kalian
berikan.
16. Keluarga besarku tercinta, yang telah memompakan semangat dan dukungan
tiada henti.
17. Seluruh teman teman angkatan 2012, yang saling support selama ini.
Terimakasih untuk persahabatan dan persaudaraan yang kita jalin bersama.
18. Serta semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah
banyak membantu penulis.
Semoga Alloh SWT membalas budi baik Bapak Ibu dan rekan rekan
semuanya, dengan kerendahan hati saya memohon kritik dan saran yang
membangun bagi penulisan selanjutnya.
Surabaya, April 2016
x
RINGKASAN
PENGEMBANGAN COMPLIANCE MODEL BAGI PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL PATIENT
SAFETY BERBASIS COMPLIANCE PRESSURE
(STUDI EXPLANATORY DI RSI SAKINAH DAN RSU Dr. WAHIDIN SUDIRO HUSODO MOJOKERTO)
Insiden keselamatan pasien sebagaimana dilaporkan KKPRS (Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit) masih cukup tinggi. Jawa timur berada di urutan ke-4 dengan angka kejadian tak diinginkan 11%. Kondisi di atas dipengaruhi oleh banyak faktor, namun kesalahan terhadap keselamatan sering disebabkan oleh faktor manusia terkait ketrampilan dan sebagai akibat kegagalan sistem di mana individu bekerja.
Masalah di RSI Sakinah dan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo, masih tingginya angka kejadian tak diinginkan (KTD), seperti flebitis (6,6%), dekubitus (5,7%), infeksi (3,5%), pasien cidera jatuh (0.19%), melebihi standar minimal ≤ 1,5%. Hasil observasi didapatkan pemasangan infus tanpa sarung tangan, abocath
juga disentuh serta cuci tangan dilakukan tanpa desinfektan. Hal ini menunjukkan kurangnya kepatuhan perawat terhadap SPO keselamatan pasien (patient safety), meskipun pedoman baku dan standar prosedur sudah diterapkan di rumah sakit. Kondisi ini mencerminkan pentingnya organisasi mengetahui dan menerapkan berbagai indikator tekanan kepatuhan (compliance pressure) untuk membangun kepatuhan perawat dan memperbaiki perilaku kerja.
Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model kepatuhan
(compliance model) bagi perawat dalam melaksanakan SPO patient safety
berbasis compliance pressure. Dasar teori penelitian ini adalah compliance model
dari Interligi (2010), yang dikembangkan dengan mengintegrasikan culture of compliance (terdiri dari komunikasi, koreksi dan konfirmasi) dan institutional
theory sebagai compliance pressure. Motivasi dan komitmen merupakan variabel
mediasi pengaruh compliance pressure terhadap kepatuhan perawat. Populasi pada penelitian adalah semua perawat di ruang rawat inap RSI Sakinah dan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo yang berjumlah 296 orang, dengan kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan sampel 225 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Variabel penelitian terdiri dari compliance
pressure (variabel eksogen), kepatuhan perawat (variabel endogen), motivasi dan
komitmen (variabel mediasi). Pengambilan data penelitian dilakukan selama 4 bulan (Januari – April 2015) melalui dua tahap yaitu tahap I dengan cara interview mendalam bertujuan mendapatkan indikator kunci sebagai dasar membangun kuesioner compliance pressure. Tahap II dilakukan pengambilan data terhadap semua variabel dengan menggunakan kuesioner dan observasi. Analisis data penelitian menggunakan SEM (Structural Equation Modeling) dengan AMOS.
Hasil dan temuan baru pada penelitian ini yang pertama adalah menemukan indikator compliance pressure yaitu aturan dan kebijakan, standar prosedur, komunikasi, koreksi dan konfirmasi, standar akreditasi, standar profesi,
xi
indikatornya komunikasi, koreksi dan konfirmasi berkontribusi paling besar sebagai compliance pressure. Ketiga, menemukan model kepatuhan (compliance
model) dengan tiga jalur model yaitu compliance pressure secara langsung
mempengaruhi kepatuhan perawat, compliance pressure yang dikuatkan oleh komitmen mempengaruhi kepatuhan perawat, dan compliance pressure bersinergi dengan motivasi dan komitmen mempengaruhi kepatuhan perawat.
Kesimpulan penelitian adalah compliance pressure, motivasi dan komitmen merupakan determinan kepatuhan perawat dalam melaksanakan SPO
patient safety. Indikator compliance pressure merupakan instrumen kontrol yang
baik bagi perawat dan bahwa pressure tidak selalu bermakna negatif ataupun sebuah perilaku yang negatif. Perlunya penguatan terhadap proses internalisasi agar menghasilkan motivasi dan komitmen kerja yang tinggi terhadap pelayanan berbasis keselamatan pasien.
Manajemen hendaknya mengaplikasikan mekanisme komunikasi, koreksi dan konfirmasi sebagai budaya compliance. Memastikan aturan dan kebijakan, standar prosedur, standar profesi, standar akreditasi di terpakan di lingkungan kerja. Menyediakan sarana dan fasilitas yang mengakomodasi standar patient
safety. Menciptakan lingkungan kerja yang kondusif antara pimpinan dan
bawahan, membangun positive value, penguatan hubungan interpersonal dan
co-worker support diantara karyawan di lingkungan kerja. Melakukan monitoring
xii SUMMARY
DEVELOPMENT OF COMPLIANCEMODEL FOR NURSE IN IMPLEMENTING STANDARD PROCEDURE OPERATING OF
PATIENT SAFETY BASED ON COMPLIANCE PRESSURE (EXPLANATORY STUDY IN RSI SAKINAH AND RSU Dr. WAHIDIN SUDIRO HUSODO MOJOKERTO)
Patient safety incidents that was reported by Committee of Hospital’s Patient Safety still quite high. In East Java was fourth with the number of 11 % unexpected incidents. The condition were influenced by many factors, but the fault on safety were often caused by human factors related to skills and as a result of the failure of a system in which individual works.
Problems in RSI Sakinah and RSU Dr. Wahidin, still had high rate of adverse event as phlebitis (6,6%), pressure sores (5,7%), infections (3,5%) exceeding minimum standards ≤ 1.5%. The result of observation obtained infusion without gloves, abocath also touched as well as hand washing is done without disinfectant. This matter show the lack of nurse compliance to patient safety SPO, although the standard guidelines and standard procedures have been implemented in the hospitals. This condition reflects the importance of organization identifying it and implemented various indicators of compliance pressure to build nurse compliance and repair work behavior.
xiii
The result and new findings in this study was the first to find indicators of compliance pressure: rules and policies, standards, procedures, communication, correction and confirmation, accreditation standards, professional standards, values and co-worker support. Second, communication, correction and confirmation are the indicators of mimetic pressure, which contributes most as compliance pressure. Third, to find compliance model with three pathways of compliance model namely compliance pressure directly affects nurses compliance, compliance pressure affects the compliance of nurses through commitment, compliance pressure together with motivation and commitment influencing of adherence nurse.
The conclusions on research is compliance pressure, motivation and commitment are determinant of compliance model for nurses in implementing the SPO patient safety. Indicators of compliance pressure is an instrument of control for the nurse and that pressure does not always mean a negative or a negative behavior. The need for strengthening internalization process in order to generate motivation and commitment to service of a high work-based patient safety.
xiv ABSTRAK
Berbagai bentuk aturan dan kebijakan yang diterapkan rumah sakit belum sepenuhnya dapat menjamin kepatuhan perawat dalam melaksanakan SPO patient
safety. Bukti menunjukkan masih tingginya angka kejadian tak diinginkan, seperti
flebitis, dekubitus, infeksi dan kejadian risiko jatuh. Tujuan penelitian adalah mengembangkan compliance model bagi perawat dalam melaksanakan SPO
patient safety berbasis compliance pressure. Populasi penelitian adalah semua perawat di ruang rawat inap RSI Sakinah dan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo yang berjumlah 296 orang, dengan besar sampel 225 orang. Sampel diambil dengan simple random sampling. Variabel penelitian adalah compliance pressure, kepatuhan perawat, motivasi dan komitmen. Instrumen penelitian adalah kuesioner yang disusun melalui dua tahap yaitu tahap I bertujuan membangun kuesioner compliance pressure dengan interview mendalam, dan hasilnya menjadi dasar penyusunan kuesioner. Tahap II pengambilan data semua variabel melalui penyebaran kuesioner dan observasi. Analisis penelitian menggunakan SEM
dengan AMOS. Hasil temuan baru, yang pertama adalah ditemukan indikator
compliance pressure: aturan dan kebijakan, standar prosedur, komunikasi, koreksi
dan konfirmasi, standar akreditasi, standar profesi, value serta co-worker support. Kedua, aspek mimetic pressure berkontribusi paling besar sebagai compliance
pressure. Ketiga, menemukan model kepatuhan (compliance model) dengan tiga
jalur model yaitu compliance pressure secara langsung mempengaruhi kepatuhan perawat, compliance pressure yang dikuatkan oleh komitmen mempengaruhi kepatuhan perawat, dan compliance pressure bersinergi dengan motivasi dan komitmen mempengaruhi kepatuhan perawat. Peran compliance pressure sebagai dasar penting membangun kepatuhan dan perubahan perilaku namun pressure
harus bisa menjadi kontrol positif yang dapat menumbuhkan nilai internal individu, merasakan otonomi dan pengakuan kompetensi dari organisasi.
xv ABSTRACT
Various forms of rules and policies were applied by hospital not fully ensured compliance of nurses in implementing SPO patient safety. Evidence suggested a high rate of adverse event, as phlebitis, pressure sores, infections and the incidence of risk of falls. The purpose of this research was to develop compliance model for nurse in implementing SPO patient safety based on compliance pressure. The population was all nurses at the inpatient unit of RSI Sakinah and RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo totaling 296 people, with the sample obtained 225 people. Sample was done by simple random sampling. The research variables consisted of compliance pressure, nurse compliance, motivation and commitment. The research instrument was a questionnaire compiled through two stages: the fist aimed at building compliance pressure questionnaire by means of in-depth interviews and the subsequent result were the basis of questionnaire. Phase II data acquisition for all variables with questionnaires and observation. Analysis of study used SEM with AMOS. The new findings in this study was the first to find indicators of compliance pressure were rules and policies, procedures standards, communication, correction and confirmation, accreditation standards, professional standards, values and co-worker support. Second, communication, correction and confirmation are the indicators of mimetic pressure, which contributes most as compliance pressure. Third, find compliance model with three pathways of compliance model for nurses in implementing the SPO namely compliance pressure directly affects nurses compliance, compliance pressure affects the compliance of nurses through commitment, compliance pressure affects the compliance of nurses through motivation and commitment. The role of compliance pressure was an important basis to build compliance and behavior change but pressure must be a positive control that can improve the internal value of individual, feeling of autonomy and recognizing of the competence from the organization.
xvi
PENETAPAN PANITIA PENGUJI vi
UCAPAN TERIMA KASIH
DAFTAR SINGKATAN xxv
BAB 1 PENDAHULUAN 1
2.1.2 Perkembangan Compliance Theory 25 2.1.3 Analisis Institutional Theory
2.1.4 Compliance Model
40 43 2.2 Konsep Culture of Compliance
2.2.1 Budaya sebagai Instrumen Kepatuhan 2.2.2 The Three C’s of Compliance
2.2.3 Konsep Cognitive Evaluation Theory 2.2.4 Atribut Budaya Kepatuhan
xvii
2.3 Konsep Komitmen 57
2.3.1 Definisi 57
2.3.2 Teori Komitmen 57
2.3.3 Perkembangan Komitmen Organisasi 60
2.3.4 Level Komitmen Organisasi 61
2.3.5 Indikator Komitmen 62
2.4 Konsep Motivasi 63
2.4.1 Definisi 63
2.4.2 Jenis Motivasi 64
2.4.3 Self Determinant Theory 64
2.4.4 Kebutuhan Dasar Motivasi 69
2.4.5 Aspek atau Dimensi Motivasi 70
2.5 Konsep Keselamatan Pasien (Patient Safety) 72 2.5.1 Definisi Keselamatan Pasien (Patient Safety) 72 2.5.2 Tujuan Program Keselamatan Pasien (Patient Safety) 72 2.5.3 Sasaran Keselamatan Pasien (Patient Safety) 72 2.5.4 Insiden Keselamatan Pasien (Patient Safety)
2.5.5 Faktor yang Mempengaruhi Insiden Patient Safety
2.5.6 SPO Tindakan Keperawatan
2.6 Hubungan Antara Compliance Pressure Dengan Kepatuhan 2.7 Hubungan Antara Komitmen dengan Kepatuhan
2.8 Analisis Keterkaitan Antar Teori
76
BAB 3 KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS 109
3.1 Kerangka Konseptual Penelitian 109
3.2 Hipotesis Penelitian 115
BAB 4 METODE PENELITIAN 117
4.1 Desain Penelitian 117
4.2 Populasi, Sampel, Besar Sampel, dan Tehnik Sampling 117
4.2.1 Populasi 117
4.2.2 Sampel Penelitian 117
4.2.3 Besar Sampel 118
4.2.4 Tehnik Pengambilan Sampel 119
4.3 Variabel 119
4.4 Definisi Operasional 120
4.5 Alat, Waktu dan Prosedur Pengumpulan Data 129
4.5.1 Alat Pengumpulan Data 129
4.5.2 Waktu dan Lokasi Pengumpulan Data 133
4.5.3 Prosedur Pengumpulan Data 133
4.6 Kerangka Kerja 138
4.7 Analisa Data 139
4.7.1 Uji Validitas dan Reliabilitas Data 139
xviii BAB 5
BAB 6
4.7.3 Analisis Inferensial HASIL PENELITIAN
5.1 Gambaran Umum Tempat Penelitian 5.1.1 RSI Sakinah Mojokerto
5.1.2 RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo 5.2 Hasil Penelitian Tahap 1
5.2.1 Hasil Interview pada Kelompok Patuh
5.2.2 Hasil Interview pada Kelompok Yang Kurang Patuh 5.3 Gambaran Umum Responden
5.3.1 Jenis Kelamin 5.3.2 Kelompok Umur 5.3.3 Tingkat Pendidikan 5.3.4 Masa Kerja
5.3.5 Frekuensi Pelatihan 3 bulan terakhir 5.4 Deskripsi Variabel Penelitian
5.5 Uji Validitas dan Reliabilitas 5.5.1 Variabel Eksogen 5.5.2 Variabel Endogen
5.6 Model Awal Analisis Kepatuhan Perawat Pada SPO
5.6.1 Model Struktural Awal Hasil Uji SEM di RSI Sakinah 5.6.2 Model Struktural Awal Uji SEM di RSU Dr. Wahidin 5.6.3 Model Struktural Awal Hasil Uji SEM secara total 5.7 Model Akhir Analisis Kepatuhan Perawat Pada SPO
5.7.1 Model Struktural Akhir Hasil Uji SEM di RSI Sakinah 5.7.2 Model Struktural Akhir Uji SEM di RSU Dr. Wahidin 5.7.3 Model Struktural Akhir Hasil Uji SEM secara total 5.8 Hasil Pengujian Hipotesis
PEMBAHASAN
6.1 Deskripsi Variabel Penelitian 6.1.1 Compliance Pressure
6.1.2 Motivation 6.1.3 Komitmen
6.1.4 Kepatuhan Perawat dalam Melaksanakan SPO 6.2 Hubungan Antar Variabel Penelitian
6.2.1 Pengaruh Compliance Pressure terhadap Kepatuhan perawat melaksanakan SPO patient safety
6.2.2 Pengaruh Compliance Pressure terhadap Komitmen 6.2.3 Pengaruh Compliance Pressure terhadap Motivasi 6.2.4 Pengaruh Motivasi terhadap Kepatuhan perawat
melaksanakan SPO patient safety
6.2.5 Pengaruh Komitmen terhadap Kepatuhan perawat melaksanakan SPO patient safety
xix BAB 7
6.2.6 Pengaruh Motivasi terhadap Komitmen
6.2.7 Pengaruh compliance pressure, motivasi dan komitmen terhadap kepatuhan perawat pada SPO
6.3 Temuan Hasil Penelitian 6.4 Keterbatasan Penelitian PENUTUP
7.1 Kesimpulan 7.2 Saran
264 267
273 274 275 275 276 Daftar Pustaka
Lampiran
xx
DAFTAR TABEL
Nomer Judul Tabel Hal
Tabel 1.1 Data Persentase Kepatuhan Kerja Perawat dalam Melaksanakan SPO Pemasangan Infus, Oksigenasi, Transfusi dan Cuci tangan di RSI Sakinah 2011-2013
5
Tabel 1.2 Data Kepatuhan Perawat pada standar prosedur tindakan cuci tangan di ruang Sunan Bonang RSI Sakinah, Maret 2014
6
Tabel 1.3 Data Persentase Angka Kejadian Flebitis di Ruang rawat inap RSI Sakinah, Triwulan 3 (Oktober – Desember) Tahun 2013
7 Desember) Tahun 2013
8
Tabel 1.6 Data Persentase Angka Kejadian Plebitis di Ruang rawat inap RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Triwulan 3 (Oktober – Desember) Tahun 2013
9
Tabel 1.7 Data Persentase Angka Kejadian Dekubitus di Ruang rawat inap RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Triwulan 3 (Oktober – Desember) Tahun 2013
10
Tabel 1.8 Data Persentase Angka Kejadian Infeksi Luka Operasi di Ruang rawat inap RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Triwulan 3 (Oktober – Desember) Tahun 2013
10
Tabel 2.1 Penjabaran Tiga jenis dimensi institutional pressure 39 Tabel 2.2 Penilaian resiko dekubitus skala Norton 78 Tabel 2.3
Tabel 2.4
Skor skala Mores Fall
Tingkat risiko dan rekomendasi tindakan
81 81 Tabel 2.5 Penilaian flebitis berdasarkan VIP 83 Tabel 2.6
Tabel 2.7 Tabel 2.8 Tabel 2.9 Tabel 2.10
Model sistem di pelayanan kesehatan Pedoman SPO Identifikasi pasien Pedoman SPO Komunikasi efektif Pedoman SPO Pemasangan infus Pedoman SPO risiko jatuh
85 93 94 95 97 Tabel 4.1 Variabel dan indikator penelitian pengembangan compliance
model bagi perawat dalam melaksanakan SPO patient safety
berbasis compliance pressure di RSI Sakinah Mojokerto
120
Tabel 4.2 Definisi operasional penelitian pengembangan compliance
model bagi perawat dalam melaksanakan SPO patient safety
berbasis compliance pressure di RSI Sakinah Mojokerto
121
Tabel 4.3 Tabel 4.4
Matriks pengembangan alat ukur variabel compliance pressure
Kriteria nilai Goodness of Fit Index
xxi Nomer
Tabel 5.2
Judul Tabel
Distribusi responden berdasarkan jenis kelamin pada perawat di RSI Sakinah dan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Januari-April 2015
Hal 161
Tabel 5.3 Distribusi responden berdasarkan kelompok umur pada perawat di RSI Sakinah dan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Januari-April 2015
161
Tabel 5.4 Distribusi responden berdasarkan tingkat pendidikan pada perawat di RSI Sakinah dan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Januari-April 2015
162
Tabel 5.5 Distribusi responden berdasarkan masa kerja pada perawat di RSI Sakinah dan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Januari-April 2015
163
Tabel 5.6 Distribusi responden berdasarkan frekuensi pelatihan pada perawat di RSI Sakinah dan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Januari-April 2015
163
Tabel 5.7
Tabel 5.8
Hasil statistik deskriptif variabel eksogen compliance pressure
bagi perawat di RSI Sakinah dan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo, 2015
Distribusi frekuensi variabel compliance pressure bagi perawat di RSI Sakinah dan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo, 2015
164
165
Tabel 5.9
Tabel 5.10
Distribusi frekuensi variabel compliance pressure bagi perawat secara total di kedua rumah sakit, 2015
Hasil statistik deskriptif komitmen perawat di RSI Sakinah dan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo, 2015
166
167
Tabel 5.11 Distribusi frekuensi komitmen perawat di RSI Sakinah dan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo, 2015
168
Tabel 5.12
Tabel 5.13
Distribusi frekuensi komitmen perawat secara total di kedua rumah sakit, tahun 2015
Hasil statistik deskriptif motivasi perawat di RSI Sakinah dan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo, 2015
168
169
Tabel 5.14 Distribusi frekuensi motivasi perawat di RSI Sakinah dan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo, 2015
169
Tabel 5.15
Tabel 5.16
Distribusi frekuensi motivasi perawat secara total di kedua rumah sakit, tahun 2015
Hasil statistik deskriptif kepatuhan perawat di RSI Sakinah dan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo, 2015
170
171
Tabel 5.17 Distribusi frekuensi kepatuhan perawat di RSI Sakinah dan RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo, 2015
171 rumah sakit, tahun 2015
Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Compliance Pressure
Hail Uji Validitas dan Reliabilitas Variabel Komitmen, Motivasi dan Kepatuhan Perawat dalam melaksanakan SPO
Patient Safety
Hasil Pengujian Koefisien Jalur Model Awal Kepatuhan Perawat dalam Melaksanakan SPO di RSI Sakinah, 2015
172
175 179
xxii
Hasil Pengujian Koefisien Jalur Model Awal Kepatuhan Perawat di RSU Dr. Wahidin, 2015
Hasil Pengujian Koefisien Jalur Model Awal Kepatuhan Perawat di Kedua Rumah Sakit, 2015
Hasil Pengujian Koefisien Jalur Model Akhir Kepatuhan Perawat dalam Melaksanakan SPO di RSI Sakinah, 2015 Pengaruh Langsung, Tak langsung, Total Compliance Pressure
terhadap Kepatuhan melalui Komitmen dan Motivasi di RSI Sakinah, 2015
Hasil Pengujian Koefisien Jalur Model Akhir Kepatuhan Perawat di RSU Dr. Wahidin, 2015
Pengaruh Langsung, Tak langsung, Total Compliance Pressure
terhadap Kepatuhan melalui Komitmen dan Motivasi di RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo, 2015
Hasil Pengujian Koefisien Jalur Model Akhir Kepatuhan Perawat di Kedua Rumah Sakit, 2015
Pengaruh Langsung, Tak langsung, Total Compliance Pressure
terhadap Kepatuhan melalui Komitmen dan Motivasi di Kedua Rumah Sakit, 2015
Hasil Pengujian Hipotesis Variabel Penelitian
xxiii
DAFTAR GAMBAR
Gambar Judul Gambar Hal
Gambar 1.1
Gambar 2.1
Skema kajian masalah kepatuhan kerja perawat dalam melaksanakan standar prosedur operasional keselamatan pasien
Hubungan tipe power dan keterlibatan karyawan
17
25 Gambar 2.2 Dimensi compliance pressure dari DiMaggio & Powell,
1983
33
Gambar 2.3 Proses compliance dari Lisa Interligi, 2010 42 Gambar 2.4
Gambar 2.5 Gambar 2.6
Framework Culture of Compliance Model the three C’s of compliance
A three component model of organizational commitment
(Allen, 1991)
Kontinum Self Determination (Deci & Ryan, 2000)
Faktor yang berkontribusi pada insiden keselamatan pasien
(adverse event) di pelayanan kesehatan (Henriksen, 2008)
Model multi causal theory “Swiss Cheese” diagram
(Reason, 1991)
Compliance Model dari Lisa Interligi, 2010
Kerangka konseptual penelitian
Bagan alur kerangka kerja penelitian
Diagram jalur penelitian pengembangan compliance model
bagi perawat dalam melaksanakan SPO patient safety
berbasis compliance pressure
Hasil second order confirmatory factor analysis compliance pressure.
Hasil CFA variabel endogen
Analisis Model Awal pengembangan compliance model
bagi perawat dalam melaksanakan SPO patient safety
berbasis compliance pressure di RSI Sakinah, 2015
Analisis Model Struktural Awal pengembangan compliance
model bagi perawat dalam melaksanakan SPO patient safety
berbasis compliance pressure di RSU Dr. Wahidin
Analisis Model Awal pengembangan compliance model
bagi perawat dalam melaksanakan SPO patient safety
berbasis compliance pressure di Kedua Rumah Sakit
Analisis Model Akhir pengembangan compliance model
bagi perawat dalam melaksanakan SPO patient safety
berbasis compliance pressure di RSI Sakinah, 2015
Analisis Model Struktural Akhir pengembangan compliance
model bagi perawat dalam melaksanakan SPO patient safety
berbasis compliance pressure di RSU Dr. Wahidin
Analisis Model Akhir pengembangan compliance model
bagi perawat dalam melaksanakan SPO patient safety
berbasis compliance pressure di Kedua Rumah Sakit
xxiv
DAFTAR LAMPIRAN
Nomor Judul Lampiran Hal
Lampiran 1 Lembar penjelasan penelitian tahap I 293 Lampiran 2 Lembar penjelasan penelitian tahap II 294 Lampiran 3 Lembar persetujuan mengikuti penelitian 295
Lampiran 4 Kuesioner penelitian 296
xxv
DAFTAR ARTI LAMBANG SINGKATAN DAN ISTILAH
KTD Kejadian Tidak Diinginkan
MFS Morse Fall Scale
SPO Standar Prosedur Operasional
VIP Visual Infusion Phlebitis
WHO World Health Organization
KKPRS Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit
RSI Rumah Sakit Islam
RSU Rumah Sakit Umum
NPUAP National Pressure Ulcer Advisory Panel
SEM Structural Equation Modeling
GOF SAK CFA CR
Goodness of Fit
Standar Asuhan Keperwatan
Confirmatory Factor Analysis Construc Reliability
Compliance Kepatuhan yang terjadi sebagai respon terhadap
permintaan langsung yang berasal dari pihak lain ataupun faktor tertentu.
Compliance model Sebuah kerangka sistem yang bersifat terbuka,
menjelaskan bagaimana interaksi antar variabel akan mempengaruhi perilaku kepatuhan karyawan.
Compliance pressure
Tekanan kepatuhan yang dirasakan oleh karyawan yang didapatkan dari organisasi dan lingkungan, yang terdiri dari tiga aspek: coercive, mimetic, normative pressure Culture of
compliance