• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II METODOLOGI. No Objek Refrensi Keterangan. /

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II METODOLOGI. No Objek Refrensi Keterangan. /"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

BAB II

METODOLOGI

A. Orisinalitas

Perancangan tas yang dibuat memiliki orisinalitas sendiri berdasarkan desain bentuk seperti tas ransel dan selempang, Dengan menonjolkan kelebihan sebuah karya motif rajut benang buatan tangan (handmade) dan pengolahan bahan denim dalam proses pembuatan tas merupakan ciri dan kelebihan pada tas ini. Tetapi masih memiliki kekurangan pada waktu merajut benang yang membutuhkan tenaga manusia yang cukup banyak. Maka dari itu dibutuhkan waktu yang cukup kedepannya dalam proses merekrut tenaga dalam membuat Teknik Bleaching dalam mengelolah bahan denim. Dalam perancangan ini penulis mencari refrensi karya sejenis sebagai pembanding karya, diantaranya produk tas Bleaching , berikut hasil ulasannya pada Tabel berikut:

No Objek Refrensi Keterangan

1

https://id.pinterest.com/pin/515732594801911355/

Desain Produk tas ini seperti desain tas yang sudah ada, hanya saja pengelolahan bahan jeans dengan teknik bleaching/cabut warna yang full seperti warna yang luntur.

(2)

2

https://id.pinterest.com/pin/276830708328218188/

Desain produk tas ini seperti bentuk tas selempang,

teknik perwujudannya menggunakan bahan denim, dengan pengolahan teknik bleaching hanya saja produk tas ini hanya digunakan untuk wanita.

3

https://id.pinterest.com/pin/316237205057918681/

Desain produk tas ini seperti bentuk tas ransel pada umumnya, perwujudannya bahan denim yang diolah dengan metode cabut warna diberikan dengan bentuk tas pada umumnya sehingga terkesan telalu biasanya yang ditonjolkan pada tas tersebut.

(3)

Tabel 2.1 Refrensi Produk Bleaching

Fikri Ardiyanto. 2017

Sedangkan pada perancangan ini penulis memiliki kelebihan pada konsep yang menggunakan teknik pengolahan bahan denim dengan metode Bleaching pada bahan denim dengan cabut warna pada motif tas. Bentuk desainnya dengan konsep asimetris bentuk tas beragam terdiri dari ransel dan selempang. Bahan dasar yang digunakan bahan denim/jeans dan diolah mengunakan metode Bleaching yang dipadukan pada tas, maka akan menghasilkan produk yang menarik untuk disukai oleh konsumen.

4

https://id.pinterest.com/pin/521643569310138023/

Desain produk tas ini seperti bentuk desain tas ransel, ternik perwujudannya bahan denim yang diolah dengan teknik bleaching dengan kelebihan kantung-kantung dalam menyimpan barang pada tas tersebut.

(4)

B. Kelompok Pengguna Produk

Target utama pada produk tas yang penulis buat adalah remaja pria dan wanita yang senang saat berpergian. Gaya dan trend perkembangan pada saat ini sering menghabiskan waktu untuk pergi jalan-jalan entah itu pergi kemall atau tempat hiburan lainnya, dan beraktifitas saat kuliah , yang hanya membutuhkan tas agar mudah dibawa.

Segmentasi pasar demograsi yaitu pria dan wanita, yang memiliki status ekonomi menengah. Sifat prilaku konsumen yang simple, ceria, dan menyukai benda-benda yang unik dan terbaru.

Tas merupakan sebuah pelengkap dari setiap aktifitas kegiatan dalam kehidupan sehari-hari didalam masyarakat. Seperti halnya untuk pria dan wanita yang senang mengoleksi benda-benda seperti model tas yang terbaru. selain untuk kegiatan formal ataupun kegiatan sehari-hari. Jika untuk formal seperti kuliah biasanya berukuran lebih besar dengan muatan barang seperti laptop, buku dan lain sebagainya. Sedangkan untuk berpergian hanya membutuhkan ukuran yang lebih kecil karena barang yang digunakan sedikit hanya membawa barang penting saja.

C. Tujuan dan Manfaat 1. Tujuan

Memberikan sebuah pengembangan baru dalam suatu produk tas yang berbahan denim/jeans dengan teknik pengolahan bleaching/cabut warna Serta menampilkan Desain dan bentuk tas yang inovasi pada Frajeans Bag agar disukai dan digunakan untuk masyarakat.

2. Manfaat

a. Untuk Diri sendiri

1. Memperluas dan memahami wawasan dalam merancang sebuah produk sesuai dengan aspek dan fungsi dan kebutuhan dimasyarakat.

(5)

3. Memperoleh gambaran dalam menciptakan karya-karya yang lebih inovatif dan variatif, sehingga dapat disukai oleh masyarakat. Selain itu juga dapat mengeksplorasi kreativitas yang dimiliki oleh penulis.

b. Untuk Masyarakat

1. Memberikan pilihan produk fasion baru dengan memperkenalkan rajutan tradisional kepada masyarakat dalam bentuk produk desain tas.

2. Memenuhi kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari untuk berpenampilan yang trendy dengan tas Frajeans.

3. Membantu membuka peluang tenaga kerja lapangan bagi pengrajin tangan. c. Untuk ilmu pengetahuan

1. Memperkenalkan Metode pengolahan bahan denim dengan teknik bleaching buatan tangan dengan akademis dan memperkenalkan industri pengolahan bahan denim menjadi sebuah produk karya.

D. Relevansi dan Konsekuensi Studi 1. Logika dan perancangan

Untuk dapat merancang Produk tas Frajeans ini, maka apa yang dibutuhkan oleh penulis dalam proses perancangan :

a. Riset Konsep

Pada Tahap pertama, penulis melakukan riset terlebih dahulu didalam proses pengolahan bahan denim, dan melakukan pengumpulan data mengenai bagaimana bentuk tas, fungsi kenyamanan dan aktifitas apa saja yang dilakukan oleh masyarakat, dan meriset langsung ketersediaan bahan-bahan denim yang digunakan untuk membuat produk tas Frajeans.

(6)

b. Pra Produksi

Pada Tahap selanjutnya, melakukan persiapan pra produksi. Di tahap ini penulis mulai menyiapkan konsep untuk pembuatan desain Tas Frajeans, dan membuat refrensi sketsa-sketsa desain produk Tas Frajeans dan teknik pengolahan bahan denim.

c. Produksi

Setelah Persiapan Konsep sudah terancang dan produk tas sudah fix, maka Proses selanjutnya perancang awali dengan membuat sketsa desain Tas Frajeans Manual dan Sketsa Digital setelah itu Proses pembuatan pola tas Frajeans dengan motif, lalu penulis mulai berkoordinasi dengan tukang yang akan menjahit dan mengeksplorasi bahan denim yang akan dibuat dengan metode Bleaching.

d. Paska Produksi

Tahap selanjutnya setelah Pola Tas sudah dibuat beserta ukuran selesai adalah Proses membuat pola di bahan jeans, memulai membuat pengolahan denim dengan teknik bleaching yang di aplikasikan pada bahan jeans,dan mulai memasang busa, resleting tas dan bahan lainnya pada tas Frajeans dan yang terakhir adalah Proses Finishing yaitu menjahit pola bahan yang membentuk tas frajeans tersebut.

Untuk dapat merancang tas Frajeans dengan benar maka diperlukan pengetahuan mengenai bagaimana bentuk desain, fungsi ketika akan berpergian dengan kegiatan yang berbeda-beda.

(7)

2. Material yang dipergunakan untuk membuat tas a. Bahan baku tas dengan Denim/Jeans

Gambar 2.1 bahan denim biru dongker

Sumber : https://www.lapjesschuur.nl/Medias/Webshop1/Web/628413_a.jpg b. Bahan Busa tas untuk bagian dalam

Gambar 2.2 bahan Busa tas Sumber: Fikri Ardiyanto.2017

(8)

c. Resleting Tas

Gambar 2.3 Resleting Tas

Sumber : http://indozipper.com/wp-content/uploads/2015/02/Tips-Agar-Resleting-Tas-Tidak-Macet.jpg

d. Bahan Saten

Gambar 2.4 Bahan saten Sumber: Fikri Ardiyanto.2017

(9)

e. Alat Potong Bahan Denim/jeans

Gambar 2.5 Alat potong Denim/jeans Sumber: Fikri Ardiyanto. 2017 f. Alat pengukur Bahan

Gambar 2.6 Alat pengukur Bahan Sumber: Fikri Ardiyanto.2017

(10)

g. Teknologi yang dibutuhkan

Mesin Jahit

Gambar 2.7 Mesin Jahit

Sumber : https://sc02.alicdn.com/kf/HTB16qv8KFXXXXX0XVXXq6xXFXXX3/non-woven-bag-sewing-machine-filter-bag.jpg

3. Bahan Material yang digunakan untuk membuat Metode Bleaching a. Bahan Pemutih(Bleaching)

Gambar 2.8 Pemutih dan alat yang digunakan Sumber: Fikri Ardiyanto.2017

(11)

b. Gunting

Gambar 2.9 Gunting

Sumber: http://vendyxiao.com/wp-content/uploads/2015/09/gunting.png

d. Wadah dan air

Gambar 2.10 Air dan wadah Sumber : Fikri Ardiyanto.2017

(12)

2. Biaya perancangan dan Produksi

a. Biaya Bahan Baku Pembuatan Tas Frajeans & jasa

No Bahan Jumlah Harga Satuan Total

1 Bahan Denim/Jeans 6 Meter Rp 28.000,- Rp 168.000,- 2 Biaya Menjahit Tas Dan

Aksesories

3 Tas Rp 90,000,- Rp 270.000,-

3 Biaya membeli pemutih 1 liter Rp 5.000,- Rp 360.000,-

Total Rp 443.000,-

b. Biaya Lain-Lain

No Bahan Jumlah Harga Satuan Total

1 Pembuatan Poster & Photo 4 Rp 15.000,- Rp 60.000,-

Total Rp.60.000,-

Tabel 2.2 Biaya Perancangan Dan Produksi Fikri Ardiyanto. 2017

c. Total Biaya

Biaya Bahan baku & Jasa dan Biaya lain-lain : Rp 443.000,- + Rp.60,000,- = Rp 503,000,-

(13)

E. Skema Proses Kerja dan Road Map

Tabel 2.3 Skema Proses Kerja Dan Road Map

Fikri Ardiyanto.2017

No Estimasi Waktu Keterangan

1 27 februari 2017 Pengajuan Proposal Tugas Akhir

2 2 Maret 2017 Asistensi judul Proposal Tugas

Akhir

3 9 maret 2017 Asistensi jurnal dan Penelitian

Produk terdahulu

4 16 Maret 2017 Studi Literatur

5 30 Maret 2017 Pengumpulan Progres bimbingan

Pembuatan fishbone, Road Map, dan Sketsa Alternatif

6 6 April 2017 Sketsa Alternatif

7 22 April 2017 Pembuatan Sketsa Detail+ Warna

8 13 Mei 2017 Buat Sketsa Digital, ACC Bahan

denim/Jeans,ACC Pola, + Produksi, teknik Bleaching

(14)

2. Skema Proses Kerja

3. Sketsa Manual

Sketsa di buat dengan mengambil konsep astimestris yang dijadikan konsep pada bentuk dari rancangan tas.

4. Pemilihan Bahan

Bahan yang digunakan Adalah Bahan Denim 5. Produksi

Proses produksi dimulai dengan memberikan pengarahan kepada tukang jahit dan mulai pembuatan dengan proses membuat pola dan penjahitan, Mengeksplorasi bahan denim dengan Teknik Bleaching kedalam produk tas.

Konsep Awal Permasalahan desain Solusi Desain

Ide/Konsep

Pemberian nama Produk

Pengumpulan Data Observasi/Studi banding Wawancara Sketsa Desain Sketsa manual, Digital Pemilihan Bahan Denim/jeans

Eksplorasi Bahan Denim dengan Metode Bleaching

Produksi

Membuat Pola tas, Menjahit Tas, Menggolah bahan denim untuk membuat tas Frajeans, membuat Eksplorasi Bahan denim dengan menggunakan Teknik Bleaching

Hasil Akhir Produk Tas Frajeans

Gambar

Tabel 2.1 Refrensi Produk Bleaching  Fikri Ardiyanto.  2017
Gambar 2.1 bahan denim biru dongker
Gambar 2.4 Bahan saten  Sumber:  Fikri Ardiyanto.2017
Gambar 2.5 Alat potong Denim/jeans  Sumber:  Fikri Ardiyanto. 2017  f. Alat pengukur Bahan
+5

Referensi

Dokumen terkait

dichotomous pula menunjukkan min peratusan telur yang menetas dan bilangan nimfa yang terhasil tidak menunjukkan perbezaan yang signifikan (P>0.05) antara kumpulan nisbah

Penelitian di Indonesia dilakukan oleh Helena dan Saifi (2018) yang hasil penelitiannya menyatakan bahwa semakin tinggi ukuran jumlah dewan direksi akan

SAK EMKM membantu saya dalam menyusun laporan keuangan sehingga dapat mempermudah pekerjaan saya.. Menggunakan SAK EMKM tidak dapat meningkatkan kualitas

Adapun Skripsi ini berjudul “Penggunaan model pembelajaran Student Team Achievement Division dan Word Square untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada

Jurnal Nasional Terakreditasi :”Analisis Sumber Gempabumi dengan Potensi Tsunami pada Segmen Mentawai”, Jurnal Meteorologi dan Geofisika BMKG.. Wiko Setyonegoro, Bambang Sunardi,

Keberadaan oksigen dalam air terjadi melalui beberapa cara antara lain proses fotosintesis yang berlangsung di dalam air, proses difusi oksigen dari udara bebas, dari

Karakteristik perilaku deformasi dan model kegagalan yang terjadi adalah adanya daerah gaya tekan pada arah diagonal yang bertemu dengan ujung beban, daerah gaya tarik pada

Bertitik tolak dari uraian di atas, peneliti tertarik untuk meneliti tentang Pengaruh Pengalaman Meng- ajar, Pelatihan Guru dan Pembinaan Akademis Pengawas TK/SD terhadap