• Tidak ada hasil yang ditemukan

POTRET REFORMASI BIROKRASI BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "POTRET REFORMASI BIROKRASI BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN"

Copied!
44
0
0

Teks penuh

(1)

Dra. Mayagustina Andarini, Apt, M.Sc

Inspektur Utama

Jakarta, 23 Februari 2021

POTRET REFORMASI BIROKRASI BADAN

PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN

(2)

2

outline

PENDAHULUAN

PEMBANGUNAN RB BPOM

POTRET RB BPOM

1

1

1

2

3

CONTINUOUS IMPROVEMENT

1

4

(3)

3

outline

PENDAHULUAN

(4)
(5)

SEKALI LAGI, YANG UTAMA ITU BUKAN

PROSESNYA, YANG UTAMA ITU HASILNYA.”

PIDATO PRESIDEN RI

PADA SIDANG PARIPURNA MPR RI DALAM RANGKA

PELANTIKAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TERPILIH

PERIODE 2019-2024

Jangan lagi kerja kita berorientasi Proses, tapi harus berorientasi

pada hasil-hasil yang nyata

.

Saya sering ingatkan ke para Menteri, tugas kita bukan hanya membuat

dan melaksanakan kebijakan, tetapi tugas kita adalah membuat

masyarakat menikmati pelayanan, menikmati hasil pembangunan.”

Seringkali birokrasi melaporkan bahwa program sudah dijalankan, dan

laporan akuntabilitas telah selesai. Kalau ditanya, jawabnya

“Program

sudah terlaksana

Pak.” tetapi, setelah dicek di lapangan, setelah saya

tanya ke rakyat, ternyata masyarakat belum menerima manfaat.

Ternyata rakyat belum merasakan hasilnya.

ARAHAN PRESIDEN

“REFORMASI BIROKRASI”

“Saya tidak mau birokrasi yang sekelas

hanya

sending-sending

saja. Saya akan paksa

(6)
(7)

Pemerintah yang bersih, akuntabel, dan

berkinerja tinggi

Pemerintah yang efektif dan efisien

Pelayanan publik yang baik dan

berkualitas

3 S A S A R A N

R E F O R M A S I B I R O K R A S I

Pelayanan Publik Masih Buruk

Pemerintahan Belum Efektif dan Efisien

Pemerintahan Belum Bersih,

Kurang Akuntabel dan Berkinerja Rendah

1. EVALUASI REFORMASI BIROKRASI

2. EVALUASI ZONA INTEGRITAS

3. EVALUASI AKUNTABILITAS KINERJA

MENDORONG PELAKSANAAN

(8)

INSPEKTORAT UTAMA BADAN POM

80,12

Kategori A

Indeks Reformasi

Birokrasi

78,60

Kategori BB

Indeks SAKIP

Hasil Evaluasi RB dan SAKIP pada Asisten Deputi

Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi

Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan III, Kementerian

PAN dan RB

PENILAIAN REFORMASI BIROKRASI DAN AKUNTABILITAS

KINERJA BADAN POM TAHUN 2019

(9)

PERKEMBANGAN

PEMBANGUNAN ZI

di lingkungan Badan POM

2 0 1 4

2 0 1 1

2 0 2 0

2 0 1 7

4 Unit Kerja Badan POM berhasil mendapatkan

predikat WBK

1. Pusat

Data

dan

Informasi

Obat

dan

Makanan

2. Direktorat

Pengawasan

Distribusi

dan

Pelayanan ONP

3. Direktorat Registrasi Pangan Olahan

4. Balai Besar POM di Surabaya

2 0 1 9

Badan POM memulai Pembangunan ZI

7 Unit Kerja Badan POM berhasil mendapatkan

predikat WBK pada tahun 2019

1. Direktorat Pengawasan Keamanan Mutu Ekspor

Impor Obat Narkotika Prekursor Psikotropika

2. Direktorat Registrasi Obat Tradisional, Suplemen

Kesehatan dan Kosmetik

3. Balai Besar POM di Pekanbaru

4. Balai Besar POM di Padang

5. Balai Besar POM di Pontianak

6. Balai Besar POM di Yogyakarta

7. Balai Besar POM di Denpasar

10 Unit Kerja Badan POM berhasil mendapatkan predikat

WBK pada tahun 2020

1. Direktorat Registrasi Obat

2. Direktorat Pengawasan Kosmetika

3. Direktorat Pengawasan Obat Tradisional dan Suplemen

Kesehatan

4. Direktorat

Pengawasan

Pangan

Risiko

Tinggi

dan

Teknologi Baru

5. Direktorat Pengawasan Pangan Risiko Rendah dan Sedang

6. Direktorat Standarisasi Pangan Olahan

7. Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan

Nasional

8. Balai Besar POM di Jakarta

9. Balai Besar POM di Semarang

10. Balai Besar POM di Gorontalo

21

Wilayah Bebas dari

Korupsi (WBK)

Wilayah Birokrasi Bersih dan

Melayani (WBBM)

Direktorat Pangan Olahan

(10)

10

outline

PEMBANGUNAN RB BPOM

(11)

REFORMASI BIROKRASI MERUPAKAN KEBUTUHAN

ORGANISASI

PEMBANGUNAN REFORMASI BIROKRASI BPOM

MELIBATKAN PENGAWAS

INTERN PEMERINTAH

MENYELESAIKAN

PERMASALAHAN YANG

ADA

SINERGI ANTAR AREA PERUBAHAN

1

2

3

(12)

MENCIPTAKAN BUDAYA

KINERJA DAN

INTEGRITAS

CASCADING INDIKATOR

KINERJA UTAMA (IKU)

REFORMASI BIROKRASI

SAMPAI LEVEL UNIT

KERJA / UNIT PELAKSANA

TEKNIS

5

7

INTERNALISASI RB SAMPAI KEPADA

UNIT KERJA

6

MEMACU KOMPETISI DENGAN

MEMBERIKAN PENGHARGAAN

KEPADA 3 UNIT KERJA DENGAN

INDEKS RB DAN NILAI SAKIP

TERTINGGI

DAN MENGUMUMKAN 3 UNIT

TERENDAH

(13)

ORIENTASI KEPADA HARAPAN DAN

KEPUASAN PENERIMA LAYANAN /

PELANGGAN

.

MEMBUKTIKAN PERUBAHAN

YANG TERJADI (BEFORE AND

AFTER REFORM)

PENGUKURAN KINERJA INDIVIDU

SECARA PERIODIK TRIWULAN

9

10

11

21 Unit Berpredikat WBK

MENJAMIN KEBERLANJUTAN

INOVASI DAN MANFAAT INOVASI

DALAM MEMPERMUDAH DAN

MEMPERCEPAT PELAYANAN

PUBLIK

(14)

14

outline

POTRET RB BPOM

(15)
(16)

MANAJEMEN PERUBAHAN

MULAI TAHUN 2019 TIM RB

TERDIRI DARI :

1. TIM RB BPOM

2. TIM RB UNIT ESELON I

3. TIM RB UNIT KERJA DALAM

RANGKA

PEMBANGUNAN ZI

JUMLAH AOC 2019 SD 2020: 495

ORANG

SETIAP UNIT MEMBENTUK TIM AOC

UNIT KERJA DENGAN PIMPINAN UNIT

SEBAGAI SPONSOR PERUBAHAN,

DAN MASING-MASING AOC

MENGHASILKAN MINIMAL 1

PROGRAM PERUBAHAN

ROADMAP RB BPOM 2020-2024

SUDAH DIINTEGRASIKAN DENGAN

RENSTRA BPOM 2020-2024

INTERNALISASI ROADMAP DAN ARAH PERUBAHAN DILAKUKAN SECARA MASIF MELALUI BERBAGAI MEDIA (WEBSITE, SISTEM

INFORMASI kEPEGAWAIAN (SIASN), SISTEM KNOWLEDGE MANAGEMENT BPOM (SIMPONI),

WEBINAR ONLINE, MEDSOS, DLL

To get your company’s name

out there, you need to make

sure.

Skill

PERAN AOC SELAIN MENANAMKAN

PEMAHAMAN REFORMASI PERUBAHAN

KEPADA PEGAWAI JUGA MENANAMKAN

NILAI- NILAI BUDAYA ORGANISASI,

SEHINGGA DAPAT MENJADI

SOCIAL

CONTROL

DALAM UPAYA PENGUATAN

INTEGRITAS

SURVEI DILAKUKAN TERHADAP

PEMAHAMAN REFORMASI

BIROKRASI DAN PENERAPAN

(17)

Sharing Knowledge Agent of Change

Knowledge Management BPOM

WhatsApp Group Agent of ChangeBPOM

Apresiasi

Agent of

Change

BPOM

MANAJEMEN PERUBAHAN

Monitoring dan Evaluasi Kegiatan

(18)

PENATAAN PERATURAN

PERUNDANG-UNDANGAN

(19)

Sumber: jdih.pom.go.id

PERBPOM NOMOR 5 TAHUN 2020

TENTANG INTEGRASI PELAYANAN PERIZINAN

BERUSAHA SECARA ELEKTRONIK SEKTOR OB

AT DAN MAKANAN

PERBPOM NOMOR 8 TAHUN 2020

TENTANG

PENGAWASAN OBAT DAN

MAKANAN YANG DIEDARKAN SECARA DARING

MENCABUT:

1. PERKA BPOM NOMOR HK.03.1.23.12.10.11983 TAHUN 2010 2. PERKA BPOM NOMOR No.34 TAHUN 2013

19

PERBPOM NOMOR 15 TAHUN 2020

TENTANG PERUBAHAN PERATURAN

BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN

TENTANG PENGAWASAN PEMASUKAN OBAT

DAN MAKANAN KE DALAM WILAYAH INDONESIA

MENGUBAH PERBPOM NOMOR 29 DAN 30 TAHUN 2017 DALAM RANGKA KEMUDAHAN INVESTASI (INTEGRASI DENGAN SISTEM OSS)

PERBPOM NOMOR 11 TAHUN 2020

TENTANG KRITERIA DAN TATA LAKSANA

REGISTRASI SUPLEMEN KESEHATAN

MENCABUT:

PERKA BPOM Nomor HK.00.05.41.1381 Tahun 2005 TENTANG TATA LAKSANA PENDAFTARAN SUPLEMEN MAKANAN

PERBPOM NOMOR 12 TAHUN 2020

TENTANG TATA CARA PENGAJUAN

NOTIFIKASI KOSMETIKA

PERBPOM NOMOR 14 TAHUN 2020

TENTANG PEPERUBAHAN PERATURAN

BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN

TENTANG PENGAWASAN PEMASUKAN BAHAN

OBAT DAN MAKANAN KE DALAM WILAYAH

INDONESIA

(20)

PENATAAN DAN PENGUATAN

ORGANISASI

(21)

PENATAAN ORGANISASI DAN TATA KERJA BPOM TAHUN 2020

PERSETUJUAN MENPAN-RB

1. Surat MenPAN RB Nomor : B/171/M.SM.02.00/2020 Tanggal 27 Maret 2020 Hal Persetujuan Penyetaraan Jabatan Administrasi ke dalam JF di Lingkungan BPOM BPOM

2. Surat MenPAN RB Nomor : B/892/M.KT.01/2020 Tanggal 16 Juli 2020 Hal Penataan Organisasi dan Tata Kerja BPOM

HARMONISASI RANCANGAN PERATURAN BPOM

TENTANG OTK BPOM

Surat Kementerian Hukum dan HAM Ditjen Peraturan Perundang-undangan Nomor : PPE.PP.01.03-1324 Tanggal 27 Agustus 2020 tentang

Penyampaian Hasil Pengharmonisasian Rancangan Peraturan BPOM

Penambahan Direktoratpada Deputi Bidang

Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik yaituDirektorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha (PMPU) Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik

Pada Deputi Bidang Penindakan,

• Perubahan nomenklatur Direktorat Pengamanan, menjadiDirektorat Cegah Tangkal

• PembentukanDirektorat Siber Obat dan Makanan.

Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika,

Prekursor, dan Zat Adiktif Direktorat Standardisasi Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat

Adiktif

Direktorat Pengawasan Keamanan, Mutu,

dan Ekspor Impor Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif

Direktorat Registrasi Obat Direktorat Pengawasan Produksi Obat, Narkotika, Psikotropika, dan

Prekursor Direktorat Pengawasan Distribusi

dan Pelayanan Obat, Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor

Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional,

Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik Direktorat Standardisasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan,

dan Kosmetik Direktorat Registrasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan,

dan Kosmetik Direktorat Pengawasan Obat

Tradisional dan Suplemen Kesehatan Direktorat Pengawasan Kosmetik

Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan

Direktorat Standardisasi Pangan Olahan

Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha

Pangan Olahan Direktorat Registrasi Pangan Olahan Direktorat Pengawasan Produksi Pangan Olahan

Direktorat Pengawasan Peredaran Pangan

Olahan Deputi Bidang Penindakan Direktorat Cegah Tangkal Direktorat Intelijen Obat dan Makanan

Direktorat

SiberObat dan Makanan

Sekretariat Utama Biro Perencanaan dan Keuangan Biro Hukum dan Organisasi Biro Kerja Sama dan

Humas Biro Sumber Daya Manusia Biro Umum Biro Sumber Daya Manusia Inspektorat Utama Inspektorat I Inspektorat II Inspektorat Utama Inspektorat I Pusat Data dan Informasi Obat dan

Makanan

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengawasan

Obat dan Makanan

Pusat Riset dan Kajian Obat dan

Makanan Pusat Pengembangan

Pengujian Obat dan Makanan Nasional Kepala Badan

Pengawas Obat dan Makanan

Unit Pelaksana

Teknis Direktorat Pemberdayaan

Masyarakat dan Pelaku Usaha Obat Tradisional, Suplemen

Kesehatan, dan Kosmetik

Direktorat Penyidikan Obat dan Makanan

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan

Perubahan fungsi pada Sekretariat Utama

Peleburan fungsi pada Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan ke 4 biro lain • Pemisahan fungsi pada Biro Umum dan SDM menjadi

Biro Umum dan Biro SDM

Perubahan fungsipada Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan→perubahan nomenklatur:

• Direktorat Pengawasan Pangan Olahan Risiko Tinggi dan Teknologi Baru→Direktorat Pengawasan Produksi Pangan Olahan

• Direktorat Pengawasan Pangan Olahan Risiko Rendah dan Sedang→Direktorat Pengawasan Peredaran Pangan Olahan

1. Peraturan BPOM Nomor 21 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja BPOM

2. Peraturan BPOM Nomor 22 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan BPOM 3. Peraturan BPOM Nomor 23 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Pusat

Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional BPOM

PENGUNDANGAN PERBPOM

HASIL EVALUASI

KELEMBAGAAN BPOM

1. Berdasarkan

hasil

penilaian

pada

2

(dua)

tingkatan

organisasi

, diperoleh skor

rata-rata

83,37

atau

dapat

disimpulkan

bahwa

hasil

evaluasi kelembagaan BPOM

termasuk

dalam

peringkat

komposit 5 (P-5).

2. Hal ini mencerminkan bahwa

dari sisi

struktur

dan

proses

,

organisasi

BPOM

dinilai

tergolong

sangat

efektif

.

Struktur dan proses organisasi

yang ada dinilai mempunyai

kemampuan

sangat

tinggi

untuk

mengakomodir

kebutuhan internal organisasi

dan sangat mampu beradaptasi

terhadap dinamika perubahan

lingkungan eksternal organisasi.

(22)
(23)

Penerapan Sistem Manajemen Mutu (QMS)

ISO 9001:2015

terintegrasi dengan SPIP,

Manajemen Risiko, Pelaksanaan RB dan

ISO 17025:2017

Pelaksanaan evaluasi implementasi proses

bisnis

melalui

Audit

Internal

ISO

9001:2015 yang diintegrasikan dengan ISO

17025:2017

Jumlah Unit Kerja yang dilaksanakan

surveilan/

sertifikasi

oleh

Auditor

Eksternal:

a. Manajemen Puncak

b. 28 Unit Kerja Pusat

c. 33 Balai Besar/Balai POM

d. 21 Loka POM

Sistem Manajemen persuratan melalui aplikasi

SIKD dalam hal tata persuratan

Publikasi informasi public dilakukan melalui

website Badan POM,

subiste

PPID, media sosial,

media informasi digital (ekiosk, videowll,videtron),

media cetak, dan majalah pom

BPOM Mobile :

dengan fitur scan, pengaduan masyarakat,

berita, riwayat scan, Cek NIE, dan link

aplikasi BPOM

Penomoran surat secara elektronik melalui

aplikasi SIPANDA

Penggunaaan aplikasi e-presensi untuk WFH

(24)

24

2,44

3,68

2018 2019

Nilai Indeks SPBE, Domain dan Aspek

Hasil Penilaian KemenPAN Tahun 2019

Badan POM meraih predikat

sangat memuaskan

dalam

Penghargaan Hasil Pengawasan

Kearsipan tahun 2019 dari Arsip

Nasional Republik Indonesia

(ANRI)

Anugerah Keterbukaan

Informasi Badan Publik Tahun

2019 dengan kualifikasi

“Menuju Informatif”

PENATAAN TATA LAKSANA

Seluruh Unit Eselon II Pusat

dan Balai Besar / Balai POM

telah tersertifikasi ISO

(25)
(26)

Sistem Pembelajaran daring (e-learning) yang

mendukung pelaksanaan pengembangan

kompetensi tanpa terbatas jarak dan waktu.

Pengembangan kurikulum, modul,

dan media pembelajaran

pengembangan kompetensi BPOM.

PENGUATAN SISTEM MANAJEMEN SDM ASN

sistem informasi kepegawaian BPOM (SIASN) yang berbasis

online

dan

terintegrasi dengan sistem penilaian kinerja, penegakan disiplin, pembinaan

kepegawaian, penilaian dan pengembangan kompetensi, serta informasi layanan

kepegawaian lainnya

Fitur sisfo yang

mengakomodir

layanan

kepegawaian:

usulan kenaikan

pangkat/jabatan,

mutasi,

pemberhentian dari

jabatan,

pengangkatan

dalam jabatan

Tampak muka SIASN

dengan berbagai fitur

e-SKP

e-tukin

SIAP

(database)

Pengembangan

(27)

27

Pengisian jabatan administrasi menggunakan

data

talent pool

dan rekam jejak

1.

Data talent pool diperoleh dengan memetakan kompetensi

dan kinerja pegawai

2.

Data rekam jejak diperoleh dari data pegawai pada aplikasi

SIASN dan data penilaian kepemimpinan 360 dan data

dukung lainnya dari Inspektorat Utama

PENGUATAN SISTEM MANAJEMEN SDM ASN

27

g. Sistem Penilaian

Kompetensi Penilaian

Kompetensi Manajerial

dan Sosial Kultural

berbasis daring/online

Sistem Penilaian Kompetensi Teknis Pengawas

Farmasi dan Makanan berbasis daring/online

(28)

28

BPOM masuk ke

dalam 5 besar

instansi yang

melaporkan

kinerja

individunya

tepat waktu ke

BKN

PENGUATAN SISTEM MANAJEMEN SDM ASN

Penilaian Instansi Pembina Jabatan

Fungsional Terbaik Tahun 2019

PENGANUGERAHAN

THE MOST

INNOVATIVE INSTITUTION

PENGHARGAAN

PENERAPAN SISTEM MERIT

DALAM MANAJEMEN ASN

TAHUN 2020

(29)

PENGUATAN AKUNTABILITAS

KINERJA

(30)

30

Upaya yang sudah dilakukan untuk meningkatkan implementasi SAKIP di BPOM

Pengembangan aplikasi

e-Planning

Pengembangan aplikasi

e-SIPP (Sistem Perencanaan

dan Penganggaran)

1

2

Dashboard

e-SIPP

Login page

Implementasi e-performance

BPOM terintegrasi dengan SIASN

BPOM dan aplikasi SAS Kemenkeu

3

Login page

(31)
(32)

Kepatuhan

penyampaian

LHKPN dan

LHKASN : 100 %

100% laporan

Whistle Blowing

System (WBS)

telah ditindaklanjuti

100% laporan

Pengaduan

Masyarakat

telah ditindaklanjuti

100% unit kerja melaporkan hasil

Monev Penanganan

Benturan

Kepentingan

2020

Penghargaan KPK/UPG atas 69

Laporan Penerimaan/ penolakan

gratifikasi +/- Rp50.301.346

Pengembangan Sistem

Pengendalian Intern Tematik di

bidang Pengendalian Kecurangan

(

Fraud Control Plan

) yang bekerja

sama dengan BPKP

Peningkatan Kapabilitas APIP

dengan menerapkan Pengawasan

Intern Berbasis Risiko (PIBR)

-

32 Unit Kerja (52,45 %)

berpredikat WBK, 2 Unit Kerja

(3,28%) berpredikat WBBM

berdasarkan Keputusan

KaBPOM

-

11 Unit Kerja (18,03%)

berpredikat WBK oleh

Kemenpan RB

PENGUATAN PENGAWASAN

(33)

Integrasi pelaksanaan

survei Indeks Kepuasan

Masyarakat, survei Indeks Pelayanan Publik (IPP),

survei Indeks Persepsi Anti Korupsi (IPAK)

yang

terintegrasi dengan aplikasi pelayanan publik dan

dilaksanakan secara

online

dan

Real Time

.

Perkuatan 3 lini pertahanan pada pengelolaan

keuangan dan laporan keuangan BPOM melalui

implementasi

Pengendalian Intern Pelaporan

Keuangan

Evaluasi SAKIP

dilaksanakan dengan self asesmen

oleh unit kerja BPOM dengan input nilai pada aplikasi

SIMOLEKDESI, untuk kemudian dievaluasi secara

online oleh Inspektorat Utama.

Pembangunan

aplikasi

SITAMPANADI

sebagai sarana digital manajemen pengawasan

intern

Pembangunan

aplikasi SOLUSI

(Saluran

Online

untuk Layanan Konsultasi) sebagai

media digital konsultasi kepada Inspektorat

Utama

KPK dan BPOM merintis kerjasama

kampanye

anti korupsi

secara luas kepada masyarakat

dengan mencantumkan tag line berani jujur

hebat pada produk obat dan makanan

PENGUATAN PENGAWASAN

Implementasi Manajemen Risiko yang

terintegrasi

dengan Manajemen Mutu ISO 9001:2018.

Bersama

BPKP

menerapkan Implementasi

SPIP

tematik Fraud Control

Plan

(34)

20 UNIT KERJA PELAYANAN

PUBLIK BADAN POM

DENGAN PREDIKAT WBK

dan 1 UNIT KERJA

BERPREDIKAT WBBM

OPINI WTP DARI BPK ATAS

LAPORAN KEUANGAN

BADAN POM 6 TAHUN

BERTURUT-TURUT

(LK 2014 – 2019)

Penilaian Kapabilitas APIP

BPOM Tahun 2019 telah

mencapai

“Level 3 Penuh”

Performance audit berbasis

risiko

Maturitas SPIP BPOM Tahun

2018 mencapai “Level 3”

Manajemen Risiko & SPIP

terintegrasi dengan ISO

9001:2015

PENGUATAN PENGAWASAN

96.03%

% TINDAK LANJUT HASIL PEMERIKSAAN BPK

(TERTINGGI DI LINGKUP PEMERIKSAAN

AUDITORAT KEUANGAN NEGARA VI,

berdasarkan Laporan Semester I 2020)

EVALUASI PENERAPAN JFA DI

INSPEKTORAT UTAMA 86,23 (BAIK)

Pilloting Pengawasan Intern

Berbantuan Komputer oleh BPKP

(35)

PENINGKATAN KUALITAS

PELAYANAN PUBLIK

(36)

36

PERCEPATAN REGISTRASI OBAT UNTUK

MENDUKUNG KEMUDAHAN BERUSAHA

Registrasi obat pengembangan baru

Registrasi pertama obat baru yang melakukan investasi di Indonesia

Registrasi obat generik yang melakukan investasi di Indonesia

Registrasi Ulang Tanpa Perubahan

50

HK

100

HK

75

HK

8

JAM

100

HK

300

HK

150

HK

10

HK

Certificate of Pharmaceutical Product (Ekspor)

3

HK

10

HK

PERCEPATAN REGISTRASI UNTUK MENDUKUNG

KEMUDAHAN BERUSAHA

Notifikasi parfum dan

Clustering Jalur Hijau

Notifikasi Kosmetik

Registrasi OT dan SK khusus

Ekspor

Pra Reg OT dan SK (Clustering Jalur Hijau)

Registrasi OT dan SK (Clustering Jalur Hijau)

3

HK

3

HK

10

HK

15

HK

14

HK

30

HK

20

HK

30

HK

Registrasi OT Lowrisk

7

HK

30

HK

(37)

NIE Mar-Jun 937

hand gel

, 394

hand wash

Dukungan Pengembangan

Vaksin COVID-19

Skema pengembangan Vaksin COVID-19

secara paralel (Kerjasama Internasional

dan Lokal)

Percepatan Izin Uji Klinik

Percepatan Registrasi

Emergency Use

Authorization

Percepatan sertifikasi CPOB

sarana

Produksi vaksin

Percepatan Perizinan pada Masa Pandemi COVID-19

37

Percepatan registrasi

(prioritas) OT dan SK

dengan klaim memelihara daya tahan tubuh

Mekanisme

do and tell

untuk variasi perubahan

supplier bahan baku (dengan spesifikasi sama)

Registrasi produk dengan penambahan tempat

produksi dapat melampirkan

surat komitmen

pelaksanaan uji stabilitas pasa registrasi

Registrasi produk dengan komposisi sama untuk

jenis kemasan berbeda dimana

uji stabilitas

dapat dilakukan pasca registrasi

Inspeksi sertifikasi CPOTB secara

online

Percepatan dan simplifikasi persyaratan

permohonan fasilitas bersama OT dan Kosmetik

untuk pembuatan antiseptik, dengan timeline

dari

20 HK menjadi 2 HK

Timeline notifikasi kosmetika

Hand Gel

,

Hand

Moist

,

Hand Wash

dan

Hand Soap

hanya 1 HK

Kemudahan Pengajuan Fasilitas Bersama

Kosmetik dan PKRT

Penundaan pengiriman dokumen

yang harus disahkan atau dikeluarkan oleh institusi lain sampai dengan masa

pandemi COVID-19 berakhir

Timeline registrasi produk pangan kebutuhan dasar pokok seperti Gula Kristal Putih (GKP) dari

5 HK menjadi 1 HK

Pengajuan registrasi yang masih dilakukan

manual dapat dilakukan dengan mengirimkan email

seperti registrasi

manual Pangan Kebutuhan Gizi Khusus (PKGK) dan sediaan Bahan Tambahan Pangan (BTP)

Pendampingan proses registrasi secara

online

Percepatan

timeline

pra registrasi menjadi 40 HK

(non

COVID-19) dan

6 jam

(COVID-19)

Percepatan

timeline

registrasi obat baru dan produk

biologi sesuai kajian risiko

(non COVID-19) dan

20 HK

(COVID-19)

Percepatan

timeline

registrasi obat generik

menjadi

150

HK

(non COVID-19) dan

5 HK

(COVID)

Timeline

sertifikasi CPOB

dari 35 HK

menjadi 7 HK

Timeline

sertifikasi CDOB

dari 54 HK

menjadi 7 HK

Timeline

Surat Keterangan Impor

dari 8 jam menjadi

2

jam

Bidang Obat

Bidang OT, SK, dan Kosmetik

Bidang Pangan Olahan

NIE Jan-Jul 416 SK, 140 OT, 2 Fitofarmaka

13.851 NIE pangan pada triwulan I tahun 2020

(naik 25% dibandingkan triwulan 1 tahun 2019)

RELAKSASI PERIZINAN DAN PERCEPATAN PELAYANAN PUBLIK

DAMPAK AKIBAT PANDEMI

COVID-19 TERHADAP

(38)

INOVASI SELAMA PANDEMIK

BIDANG OBAT

Menerbitkan Pedoman Pelayanan Publik di Bidang Obat dalam Kondisi Pandemi COVID-19

Menerbitkan Pedoman Pengawasan Pemasukan Obat COVID-19 Melalui Jalur Khusus

Menerbitkan Buku Saku Panduan Pengajuan dan Pelaksanaan Uji Klinik Selama Pandemi COVID-19 Menerbitkan“Informatorium Obat COVID-19” yang berisi informasi obat-obat utama dalam pengobatan COVID-19 yang ditujukan kepada tenaga kesehatan serta dapat dimanfaatkan oleh pihak terkait

Menerbitkan Langkah Strategis Badan POM dalam Penanganan Obat COVID-19

BIDANG OBAT TRADISIONAL DAN SUPLEMEN KESEHATAN

Kawal Potensi Herbal untuk Penanganan COVID-19

BIDANG KESEHATAN

Menerbitkan buku "Serba COVID, Cegah COVID-19 Sehat untuk Semua"

BIDANG PELAYANAN DI P3OMN

Pelayanan pengiriman melalui pos dan tidak perlu tatap muka langsung untuk pembelian BP pengujian

Pengujian specimen Covit-19 di Laboratorium Biohazard

BIDANG PANGAN OLAHAN

Menerbitkan Pedoman Produksi dan Distribusi Pangan Olahan Pada Masa Status Darurat Kesehatan COVID-19 di Indonesia

Menerbitkan buku “Tips Keamanan Pangan Edisi Ramadhan + Tips khusus mencegah Covid-19 “Pangan Aman Ibadah Lancar”

Menerbitkan Petunjuk Teknis Tindak lanjut Pengawasan Pangan Olahan Dalam Upaya Kewaspadaan dan Pencegahan Penyebaran COVID-19

Menerbitkan Pedoman Pemeriksaan Sarana

Produksi/Distribusi Pangan Olahan Selama Masa COVID-19 KIE secara online melalui video conference, kulwap dan kulgram

Dalam menghadapi masa pandemi COVID-19, Badan POM telah melakukan berbagai upaya percepatan pelayanan publik khususnya terkait obat dan vaksin untuk penanganan COVID-19. Percepatan tersebut antara lain meliputi registrasi Obat,Special Access Scheme(SAS), pengajuan uji klinik, sertifikasi Cara Pembuatan Obat Yang Baik (CPOB), sertifikasi Cara Distribusi Obat Yang Baik (CDOB), dan persetujuan Surat Keterangan Impor (SKI).

DUKUNGAN INFRASTRUKTUR TIK BAGI PELAYANAN PUBLIK

Fasilitas Remote Server (VPN) bagi Para Agent Contact Center selama WFH, agar pelayanan publik dan

pengaduan tetap berjalan normal

Pengembangan Perpustakaan Digital (e-Perpustakaan) untuk kemudahan Informasi Pedoman Layanan Publik

(39)

Dukungan BPOM dalam Percepatan Penanganan COVID-19 dan Publikasi Terkait

COVID-19

39

Peminjaman 4 mobil insinerator

kepada RS Darurat COVID-19

Pemeriksaan Obat Donasi

Pengujian spesimen dan

peminjaman PCR

Infografis edukasi masyarakat melalui

media sosial

KIE secara langsung maupun

online

Pedoman Penanganan Obat COVID-19

Pedoman Plasma

Konvalesen

Distribusi Pangan OlahanPedoman Produksi dan

Pedoman Penggunaan Herbal

dan Suplemen Kesehatan

Buku edukasi

Layanan Call Center

Badan POM tetap

Melayani selama

(40)

BPOM SEBAGAI

ROLE MODEL

PENYELENGGARAAN

PELAYANAN PUBLIK

KATEGORI A

(PELAYANAN PRIMA)

2019

Indeks: 4.52

2018

Indeks: 4.52

(41)

41

Penghargaan kategori Inovasi dalam

Percepatan Pelayanan Publik dari

Gatra Award 2020

pada acara

Anugrah Gatra Ikonis Nusantara

tanggal 26 Agustus 2020

Dalam menghadapi masa pandemi COVID-19, BPOM telah melakukan berbagai

upaya percepatan pelayanan publik khususnya terkait obat dan vaksin untuk

penanganan COVID-19. Percepatan tersebut antara lain meliputi registrasi

Obat,

Special Access Scheme

(SAS), pengajuan uji klinik, sertifikasi Cara

Pembuatan Obat Yang Baik (CPOB), sertifikasi Cara Distribusi Obat Yang Baik

(CDOB), dan persetujuan Surat Keterangan Impor (SKI).

(42)

42

outline

CONTINUOUS IMPROVEMENT

(43)

CONTINUOUS IMPROVEMENT RB BPOM

(44)

BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN 44

Terima Kasih

Satu Tindakan Untuk Masa Depan, Baca Label Sebelum Membeli

@bpom_ri

BADAN POM RI

Layanan Pelaporan

Whistle Blowing System,

Benturan Kepentingan dan Gratifikasi :

rb.pom.go.id atau ppid.pom.go.id atau [email protected]

+62 21 424 4691 atau +62 21 428 83309 atau +62 21 428 83462

+62 812 1999 9533

Referensi

Dokumen terkait

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan tentang Perubahan Atas Peraturan Kepala

Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 22 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan

1) Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 21 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pengawas Obat dan Makanan. 2) Laboratorium BPOM menetapkan

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b perlu menetapkan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan tentang Tata

bahwa persyaratan mengenai cemaran mikroba dalam pangan olahan sebagaimana telah ditetapkan dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor

Menimbang : bahwa untuk menyesuaikan ketentuan terkait Pendaftaran Pangan Olahan perlu menetapkan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan tentang Perubahan

Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 14 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan (Berita

BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2017 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN UJI KOMPETENSI