• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH KEKERINGAN PADA BERBAGAI FASE TUMBUH KACANG TANAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGARUH KEKERINGAN PADA BERBAGAI FASE TUMBUH KACANG TANAH"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Kebutuhan air tersedia pada berbagai fase tumbuh dan penambahan irigasi maksimum berdasarkan tekstur tanah.
Tabel 2. Hasil dan kualitas polong dari kacang tanah varietas Florunner dengan kekeringan pada beberapa stadia pertumbuhan
Tabel 5. Hasil polong kacang tanah, persentase berat biji bernas, biji keriput, dan biji rusak pada dua frekuensi pengairan varietas Kancil

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian Hapsoh (2003) mengatakan bahwa mengenai respon morfologi dan fisiologi di berbagai tingkat cekaman kekeringan dimana pada cekaman kekeringan ringan sampai

Cekaman kekeringan sampai dengan kadar air tanah 75% kapasitas lapangan yang terjadi selama fase generatif pada tanaman kacang hijau Varietas Fore Belu telah

Peningkatan cekaman kekeringan mereduksi bobot biji kering, namun pada cekaman 75% kapasitas lapang, pemberian antioksidan dapat mencegah penurunan bobot biji hingga

Akibat cekaman kekeringan di lahan sawah yang terjadi di akhir fase vegetatif hingga dua minggu setelah antesis menunjukkan bahwa peubah tinggi tanaman, jumlah anakan

Kacang merah Kultivar Lokal Ende dan Kultivar Inerie Ngada justeru tidak menghasilkan polong berisi pada cekaman kekeringan 20% kapasitas lapang.. Perubahan

Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan tingkat cekaman kekeringan, yaitu: 100% kapasitas lapang (W0), 50% kapasitas lapang (W1), 37.5%

Hasil penelitian menunjukkan (1) tidak terjadi interaksi antara varietas dan cekaman kekeringan terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman kedelai, (2) pada parameter rasio

Petak utama adalah lingkungan tumbuh, yakni lingkungan tanpa kekeringan sepanjang pertumbuhan (L1), dan lingkungan terdera kekeringan selama fase generative (>50 HST sampai