• Tidak ada hasil yang ditemukan

OLEH : Yayan heryana

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "OLEH : Yayan heryana"

Copied!
46
0
0

Teks penuh

(1)

OLEH :

(2)

Media tiga dimensi adalah media yang berupa

model, boneka atau benda sesungguhnya.

Model adalah tiruan tiga dimensional dari

beberapa objek nyata yang terlalu besar, terlalu

jauh, terlalu kecil, terlalu mahal, terlalu jarang atau

terlalu ruwet untuk dibawa ke dalam kelas dan

dipelajari siswa dalam wujud aslinya.

Media tiruan atau Model adalah merupakan tiruan

dari benda yang berbentuk tiga dimensi yang

dibuat sedemikian rupa sehingga serupa dalam

bentuk dan tidak sama dalam hal-hal yang lainnya.

(3)

Model padat biasanya memperlihatkan bagian

permukaan luar dari objek dan acapkali membuang

bagian-bagian yang membingungkan

gagasan-gagasan utama daribentuk, warna dan susunannya.

Kegiatan membuat model oleh para siswa sangat

bermanfaat dalam mengembangkan konsep realistic

pada dirinya. Misalnya siswa diberi tugas membuat

(4)

Peta Timbul

Peta timbul adalah peta yang dapat menunjukkan tinggi rendahnya permukaan bumi.

Secara fisik peta timbul adalah termasuk model lapangan, walaupun untuk obyek lokasi yang lebih luas.

Peta timbul mempunyai ukuran panjang, lebar, dan dalam (lekukan relief).

Keuntungan peta timbul jika dibandingkan dengan peta datar adalah lebih mudah memberikan pengertian atau gambaran tentang keadaan permukaan bumi.

Dengan melihat peta timbul siswa memperoleh gambaran yang jelas tentang perbedaan letak tepi pantai, dataran rendah, dataran tinggi, pegunungan, gunung berapi, lembah, danau-danau, dan sebagainya. Siswa akan mudah memperoleh pengertian atau memahami mengapa tinggi tempat/gunung diukur dari permukaan air laut dan sebagainya.

(5)
(6)

Model penampang yaitu media tiga dimensi

yang memperlihatkan bagaimana sebuah objek

tampak, apabila bagian permukaannya dibuang

untuk mengetahui susunan dalamnya, misalnya

model penampang melintas dari lapisan bumi.

(7)
(8)
(9)

Model susun terdiri dari beberapa bagian

objek yang lengkap atau sedikitnya suatu

bagian penting dari objek itu. Seorang guru

mempersiapkan peta yang terbuat dari kayu

atau benda padat lainnya yang terdiri dari

bagian-bagian tertentu. Selanjutnya siswa

disuruh menyusun bagian-bagian itu agar ia

bermakna

(10)
(11)
(12)

Model susunan dimaksudkan struktur bagian dalam dari suatu benda, disamping memperlihatkan bagian dalam obyek juga dapat dilepas atau dipreteli untuk dipelajari satu per satu sehingga memperjelas pengertian.

Bila sudah selesai dapat diletakkan kembali pada posisinya semula. Model ini dapat berupa variasi dari model irisan.

Model irisan sendiri dapat disebut model terbuka, karena menggambarkan obyek yang aslinya dalam keadaan tertutup ditampilkan dalam model yang terbuka. Untuk model terbuka sebaiknya siswa disuruh hati-hati waktu mempelajarinya. Karena disamping mahal harganya, juga agak mudah rusak dan apabila alat penyetelnya rusak dapat mengganggu penampilan model tersebut dan mungkin tidak dapat disusun seperti semula.

(13)
(14)

Model kerja adalah tiruan dari suatu objek yang

memperlihatkan bagian luar dari objek asli dan

mempunyai beberapa bagian dari benda yang

sesungguhnya. Misalnya pembuatan alat

pengukur kekuatan gempa (seismograg),

pembuatan alat pengukur hujan (hygrometer),

bendera angina, winscope tata surya dan

(15)
(16)

Diorama adalah sebuah pemandangan tiga

dimensi mini, bertujuan untuk menggambarkan

pemandangan sebenarnya. Dalam mata

pelajaran geografi dibuat diorama berupa gua

tiruan dengan bahan dari kertas semen bekas.

Disana dapat dilihat stalaktit dan stalakmit, bisa

juga dibuat mengenai lingkungan hidup dan

(17)
(18)

Untuk memperlihatkan struktur bagian dalam suatu bentuk atau obyek agar mendapatkan pengertian yang jelas tentang bagian-bagiannya maka digunakanlah model irisan.

Model irisan ini dibuat dengan beberapa alasan yang antara lain benda aslinya tertutup dan terlalu besar, misalnya gunung berapi, sedang murid memerlukan penjelasan tentang struktur bagian dalamnya.

Alasan lain adalah alasan kesesuaian, misalnya untuk mendapat pemahaman yang jelas tentang struktur bagian dalam mata manusia, kita tidak mungkin membuat irisan langsung pada tubuh manusia, sekalipun sudah mati. Untuk itu diperlihatkan tiruan untuknya.

(19)
(20)

Model lapangan ini dibuat untuk menerangkan suatu daerah tertentu atau kondisi wilayah tertentu. Misalnya pelabuhan udara, daerah perkebunan, proyek perumahan, dan sebagainya, Model lapangan dibuat untuk memperjelas lokasi suatu bangunan tertentu. Tentu saja model lapangan ini perlu dilengkapi dengan berbagai bentuk model yang sedang disederhanakan. Biasanya model semacam ini disebut maket (maquette).Walaupun dilengkapi dengan berbagai model yang disederhanakan dan juga menggunakan prinsip model perbandingan, dalam model ini yang diutamakan adalah bentuk kejelasan lokasinya. Dengan model ini orang yang akan mempelajari atau menyelidiki lokasi suatu daerah akan mendapat kejelasan yang memadai melalui model ini.

(21)
(22)

Globe adalah benda tiruan bentuk bumi yang

diperkecil. Tujuan penggunaan globe adalah

menunjukkan bentuk bumi yang sebenarnya

dalam skala kecil, menunjukkan jarak pada

suatu titik tertentu, menunjukkan skala- skala

tentang jarak pada lingkungan yang luas.

(23)
(24)

Boneka adalah benda tiruan dari bentuk manusia dan binatang. Sebagai media

pendidikan, dalampenggunaan boneka dimainkan dalam bentuk sandiwara boneka (diodrama).keuntungan menggunakan boneka:

 Efisien terhadap waktu, tempat, biaya dan persiapan  Tidak memerlukan keterampilan yang rumit

 Dapat mengembangkan imajinasi dan aktivitas anak dalam suasana gembira. Supaya alat- alat visual tiga dimensi itu baik itu yang asli maupun contoh menjadi alat peraga yang efektif. Ada beberpa persyaratan yang perlu diperhatikan:

 Alat visual tiga dimensi harus dapat dilihat oleh semua yang sedang belajar secara bersama

 Beri kesempatan bagi mereka yang belajar untuk memeriksa alat- alat dimensi yang digunakan

Gunakan alat peraga tambahan seperti gambar dua dimensi

(25)
(26)

Mock-up adalah alat tiruan tiga dimensi yang dapat memperlihatkan fungsi atau gerakan dari aspek tertentu saja dari benda, alat atau obyek yang akan diterangkan. Pada mock-up hanya nampak bagian yang penting yang perlu diperagakan gerakannya atau proses kerjanya kepada siswa, sedang bagian kecil lainnya yang dianggap tidak penting atau yang dapat mengganggu perhatian siswa dihilangkan.

Misalnya siswa waktu belajar tentang fungsi bel listrik. Pertama dapat dibuat model rumah yang sederhana, kemudian dibuat perangkat bel listrik yang sebenarnya dan dihubungkan dengan listrik (battery atau accu). Bel listrik ditempelkan pada dinding rumah-rumahan tersebut. Dengan demikian siswa dapat melihat proses kerjanya bel listrik dan tahu cara meletakkan bel listrik dan tahu cara meletakkan bel listrik yang baik.

Contoh lain misalnya dibuat mock-up traffick light ukuran kecil yang dapat menyala. Kemudian dibuatkan model lapangan yang menggambarkan perempatan jalan dan traffick light tadi dipasang pada posisi yang tepat.

(27)
(28)

Ritatoon adalah serangkaian gambar berbingkai atau gambar seri. Jadi sebenarnya wujut gambarnya sendiri bukan tiga dimensi, melainkan dua dimensi.Tetapi karena perangkat untuk meletakkan gambar berbingkai tersebut tiga dimensi, maka ritatoon termasuk golongan media yang ujud perangkatnya tiga dimensi. Tempat gambar seri tersebut berupa sebuah papan yang diberi lajur-lajur berlobang/seperti parit untuk menempatkan bingkai-bingkai gambar tadi secara vertikal dan berjajar.

Ritatoon terdiri dari seri beberapa gambar dapat 5 atau enam dan dapat pula lebih banyak lagi. Pada tiap gambar dibaliknya terdapat sketsa gambar yang serupa dengan gambar yang ditampilkan dengan sedikit keterangan tentang gambar tersebut. Satu set gambar seri yang dipersiapkan merupakan serangkaian gambar yang dapat menunjang pencapaian tujuan pembelajaran tertentu.

(29)
(30)

Rotatoon sebenarnya prinsipnya adalah gambar seri juga. Bedanya dengan ritatoon adalah rotatoon merupakan gambar seri yang berhubungan. Rotatoon dibahas dalam media tiga dimensi bukan karena gambarnya, melainkan karena perangkat untuk menampilkan berujud tiga dimensi. Rotatoon sebenarnya adalah merupakan penggunaan semacam “wayang beber” yang disempurnakan.

Dengan menggunakan kotak persegi panjang yang dilobangi bagian muka dan bagian belakangnya, sehingga dapat terlihat gambar-gambar yang telah digulung pada gulungan yang diletakkan pada bagian tepi kotak tersebut. Besar lobang yang kita buat adalah dengan perbandingan seperti pada layar televisi. Dengan alat pemutar gambar seri tersebut dapat ditampilkan secara berurutan. Dengan kata lain rotatoon adalah semacam film strip tanpa proyeksi. Lobang depan dibuat sedemikian rupa sehingga menyerupai layar telivisi dan dengan demikian akan menarik perhatian anak.

(31)
(32)

Media yang berbasis visual (image atau perumpamaan) memegang peranan yang sangat penting dalam proses belajar. Media visual dapat memperlancar pemahaman si anak dan memperkuat ingatan. Visual dapat pula menumbuhkan minat siswa dan dapat memberikan minat dan dapat memberikan hubungan antara isi materi pelajaran dan dunia nyata.

 Agar efektif, visual sebaiknya diletakkan pada kontek yang bermakna dan siswa harus berinteraksi dengan visual tersebut untuk meyakinkan terjadinya proses informasi.

 Usahakkan media tersebut sesederhana mungkin.

Media yang digunakan harus menekankan pada informasi pembelajaran yang akan

disampaikanoleh guru.

 Tekankan kejelasan dan ketepatan dalam semua media visual tiga dimensi tersebut.

 Media visual tiga dimensinya ditampilkan harus dapat terbeca kejelasannya.

 Unsur- unsur pesan dalam media itu harus ditonjolkan dan dengan mudah dibedakan dari unsur-unsur latar belakang untuk mempermudah pengolahan informasi.

Hindari pada media tersebut yang menggunakan gambar- gambar yang akan mengalihkan

(33)

1. Belajar melalui benda sebenarnya dan melalui specimen Terminology benda sebenarnya digolongkan atas dua, yaitu objek dan benda contoh (specimen).

Obyek adalah semua benda yang masih dalam keadaan asli dan alami.

Specimen adalah benda- benda asli atu sebagian benda asli yang digunakan sebagai contoh. Namun ada juga benda asli tidak alami atu benda asli buatan, yaitu jenis benda asli yang telah dimodifikasi bentuknya oleh manusia.

Contoh- contoh specimen benda yang masih hidup adalah aquarium, terrarium, kebun binatang,kebun percobaan dan insectariums. Contoh specimen benda yang sudah mati adalah herbarium, awetan dalam botol, awetan dalam cairan plastic.

Contoh- contoh specimen benda yang tak hidup adalah berbagai benda yang berasal dari batuandan mineral.

(34)

2. Belajar melalui media tiruan

Media tiruan sering disebut sebagai model. Belajar melalui model dilakukan untuk pokok bahasan tertentu yang tidak mungkin dapat dilakukan melalui pengalaman langsung atau melalui benda yang sebenarnya.

Tujuan belajar dengan menggunakan model adalah mengatasi kesulitan yang muncul ketika mempelajari objek yang terlalu besar, untuk mempelajari orang yang telah menyejarah dimasa lampau, untuk mempelajari objek- objek yang tak terjangkau secara fisik, untuk mempelajari objek yang mudah di jangkau tetapi tidak memberikan keterangan yang memadai, contohnya mata manusia, telinga manusia, untuk mempelajari konstrukksi- konstruksi yang abstrak, untuk memperlihatkan dari onjek yang luas.

(35)
(36)

Proses Pembuatan

Buat Slide baru

Pilih Home- Layout – Blank

Insert Picture – pilih gambar / Photo

Insert – Clipt Art- pilih Puzzles- insert

Ubah Warna Block Puzzle menjadi no Fill Color

Copy – Paste Block Puzzle menutupi gambar

Print Gambar dalam kertas Stiker

Temple Gambar Pada kertas karton / Duplek

Gunting gambar menurut garis-garis puzzle

Puzzle sudah siap dimainkan

(37)
(38)
(39)
(40)
(41)

MEMBUAT GAMBAR 3 DIMENSI

DENGAN POWER POINT

(42)

PROSES PEMBUATAN

1.

Buat Slide Baru

2.

Pilih Layout - Blank

(43)

PROSES PEMBUATAN

1.

Klik Kanan Gambar

2.

Pilih Format Shape

3.

Pilih 3 D Format

(44)

PENGATURAN – 3 D FORMAT

Pengaturan Atur bevel

Top : Lebar dan Ketinggian

Bottom : Lebar dan ketinggian

Depth (kedalaman/ketinggian)

Color : warna dan Kedalaman

Contour

Color : warna dan Ketebalan

Surface

Material : bentuk Lighting : tata cahaya

Angle : sudut kemiringan warna

(45)

PENGATURAN 3-D ROTATION

PRESET :

MENGATUR TAMPILAN

POSISI GAMBAR

RATOTION :

PEMUTARAN POSISI

GAMBAR

(46)

Referensi

Dokumen terkait

Untuk mengatasi kesulitan utama dalam mempelajari konsep mol yang disebutkan di atas, ‘’segitiga mol’’yangdiimplementasikan menggunakan experiential learning,

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Frekuensi Belajar dan Kemampuan Mengatasi Kesulitan Belajar terhadap Prestasi Belajar mahasiswa dalam mata

1) Tercapainya tujuan belajar (penguasaan pengetahuan, keterampilan dan pengembangan sikap. Bimbingan belajar dari orang tua kepada anaknya akan membantu mengatasi

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kesulitan mahasiswa dalam mempelajari ilmu Balaghah. Kesulitan tersebut muncul karena berbagai faktor, seperti sebagian besar

Upaya untuk mengatasi kesulitan siswa atau cara yang dilakukan oleh guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa mata pelajaran ekonomi menggunakan beberapa cara

Belajar dari kesulitan diartikan dengan belajar dari pengalaman yang ada untuk mengatasi kesulitan guna meraih pencapaian tujuan secara bertahap yang mengarah pada

Dari kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung dengan menggunakan metode drill, maka tujuan pembelajaran yaitu untuk dapat mengatasi kesulitan belajar siswa dan siswa untuk

Menggunakan model example non-example (contoh non- contoh) dapat mengatasi kesulitan belajar dalam pembelajaran menulis teks cerita fabel. Menumbuhkan motivasi belajar