• Tidak ada hasil yang ditemukan

ProdukHukum BankIndonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ProdukHukum BankIndonesia"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

FREQUENTLY ASKED QUESTIONS (FAQs)

Peraturan : Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 10/45/DKBU tanggal 12 Desember 2008 perihal Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek Bagi Bank Perkreditan Rakyat.

Berlaku : 12 Desember 2008

1) Apa latar belakang penerbitan Apa latar belakang penerbitan ketentuan Apa latar belakang penerbitan Apa latar belakang penerbitan ketentuan ketentuan ini?ketentuan ini?ini?ini?

Krisis keuangan global yang terjadi saat ini berdampak pada industri perbankan termasuk industri BPR. Hal tersebut menyebabkan meningkatnya potensi risiko likuiditas BPR dan potensi menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap BPR. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi risiko-risiko tersebut dikemudian hari, perlu disediakan fasilitas pendanaan jangka pendek bagi BPR yang mengalami kesulitan pendanaan jangka pendek. 2)

2)2)

2) Apa tujuan yang ingin dicapai dalam pengaturaApa tujuan yang ingin dicapai dalam pengaturan FPJPApa tujuan yang ingin dicapai dalam pengaturaApa tujuan yang ingin dicapai dalam pengaturan FPJPn FPJP n FPJP

Membantu bank yang mengalami kesulitan pendanaan jangka pendek agar kelangsungan usaha bank dapat dipelihara

3) 3)3)

3) Apa kriteria BPR yang dapat mengajukan permohonan FPJP?Apa kriteria BPR yang dapat mengajukan permohonan FPJP? Apa kriteria BPR yang dapat mengajukan permohonan FPJP?Apa kriteria BPR yang dapat mengajukan permohonan FPJP?

BPR yang mengalami kesulitan pendanaan jangka pendek dapat mengajukan permohonan FPJP sepanjang memenuhi kriteria:

a) Memiliki penilaian TKS selama 6 bulan terahkir paling kurang CS;

b) Memiliki CR selama 6 bulan terakhir rata-rata paling kurang sebesar 4,05%;

c) Memiliki CAR paling kurang sebesar 8%; dan

d) Memiliki arus kas harian negatif selama 14 hari kalender terakhir.

4) 4)4)

4) Apa dasar penentuan plafon maksimal FPJP yang dapat diberikan?Apa dasar penentuan plafon maksimal FPJP yang dapat diberikan? Apa dasar penentuan plafon maksimal FPJP yang dapat diberikan?Apa dasar penentuan plafon maksimal FPJP yang dapat diberikan?

Plafon FPJP diberikan paling banyak sebesar kebutuhan pendanaan jangka pendek BPR untuk mencapai Rasio Kebutuhan Kas sebesar 10%.

5) 5)5)

5) Apakah FPJP harus dijamin denganApakah FPJP harus dijamin dengan agunan?Apakah FPJP harus dijamin denganApakah FPJP harus dijamin dengan agunan?agunan?agunan?

Untuk memperoleh FPJP, BPR harus menyediakan agunan yang berkualitas tinggi.

6) 6)6)

6) Aset jenis apa saja yang dapat menjadi agunan FPJP?Aset jenis apa saja yang dapat menjadi agunan FPJP? Aset jenis apa saja yang dapat menjadi agunan FPJP?Aset jenis apa saja yang dapat menjadi agunan FPJP?

Aset yang dapat dijaminkan oleh BPR untuk memperoleh FPJP dapat berupa: a) SBISBI, dengan nilai paling kurang sebesar 100% dari plafon FPJP; dan/atau SBISBI b) Aset KreditAset Kredit, dengan nilai paling kurang sebesar 150% dari plafon FPJP. Aset KreditAset Kredit

7) 7)7)

7) Apa kriteria SBI yang dapat menjadi agunan FPJPApa kriteria SBI yang dapat menjadi agunan FPJP?Apa kriteria SBI yang dapat menjadi agunan FPJPApa kriteria SBI yang dapat menjadi agunan FPJP???

(2)

8) 8)8)

8) Apakah Apakah kriteria Aset Kredit yang dapat menjadi agunan FPJP?Apakah Apakah kriteria Aset Kredit yang dapat menjadi agunan FPJP?kriteria Aset Kredit yang dapat menjadi agunan FPJP?kriteria Aset Kredit yang dapat menjadi agunan FPJP?

a) Aset Kredit yang akan menjadi agunan FPJP harus memenuhi kriteria:

b)Memiliki perjanjian kredit yang masih berlaku selama jangka waktu FPJP;

c) Memiliki kolektibilitas Lancar selama paling kurang 3 bulan terakhir;

d)Memiliki agunan;

e) Bukan merupakan kredit kepada pihak terkait BPR; dan

f) Memiliki baki debet (outstanding) kredit tidak melebihi plafon kredit dan BMPK.

9) 9)9)

9) Dalam hal terjadi penurunan nilai agunan FPJP, apa yang akan dilakukan Bank Dalam hal terjadi penurunan nilai agunan FPJP, apa yang akan dilakukan Bank Dalam hal terjadi penurunan nilai agunan FPJP, apa yang akan dilakukan Bank Dalam hal terjadi penurunan nilai agunan FPJP, apa yang akan dilakukan Bank dan

dandan

dan Bank Bank Bank Indonesia?Bank Indonesia?Indonesia?Indonesia?

Bank wajib menambah atau mengganti agunan FPJP sehingga nilai agunan FPJP paling kurang sebesar plafon FPJP bagi agunan berupa SBI dan paling kurang sebesar 150% dari FPJP bagi agunan berupa aset kredit. Dalam hal diperlukan, Bank Indonesia dapat meminta Bank untuk menambah atau mengganti agunan FPJP.

10) 10)10)

10)Dalam hal terjadi Dalam hal terjadi default Dalam hal terjadi Dalam hal terjadi default default default yang dilakukan Bank pada saat FPJP jatuh waktu, apayang dilakukan Bank pada saat FPJP jatuh waktu, apayang dilakukan Bank pada saat FPJP jatuh waktu, apayang dilakukan Bank pada saat FPJP jatuh waktu, apa tindakan yang akan dilakukan?

tindakan yang akan dilakukan?tindakan yang akan dilakukan? tindakan yang akan dilakukan?

Bank Indonesia akan mengeksekusi agunan FPJP dan hasil eksekusi agunan diperhitungkan sebagai pelunasan FPJP.

a) Dalam hal agunan berupa SBI, eksekusi agunan dilakukan dengan cara

pelunasan SBI sebelum jatuh waktu (early redemption).

b) Dalam hal agunan berupa Aset Kredit, eksekusi agunan dilakukan dengan cara

menjualhak tagih dan/atau menjual di bawah tangan.

11) 11)11)

11)AAAApakah ada urutan tertentu dalam memberikan agunan?pakah ada urutan tertentu dalam memberikan agunan?pakah ada urutan tertentu dalam memberikan agunan? pakah ada urutan tertentu dalam memberikan agunan?

Ada. Dalam pengajuan FPJP, BPR harus mengagunkan SBI terlebih dahulu. Apabila agunan SBI tidak mencukupi maka BPR baru dapat mengagunkan aset kreditnya.

12) 12)12)

12)Berapa lama jangka waktu FPJP? Berapa lama jangka waktu FPJP? Berapa lama jangka waktu FPJP? Berapa lama jangka waktu FPJP? Apakah dapat diperpanjang?Apakah dapat diperpanjang?Apakah dapat diperpanjang?Apakah dapat diperpanjang?

Jangka waktu setiap FPJP adalah selama 30 hari kalender dan dapat diperpanjang secara berturut-turut sama dengan jangka waktu FPJP (30 hari) dengan jangka waktu keseluruhan paling lama 90 hari kalender.

13)

b) BPR tidak dapat memenuhi Rasio Kebutuhan Kas sebesar 10%; dan

(3)

14) 14)14)

14)Apakah BPR penerima FPJP dikenakan biaya bunga? Apa acuan untuk Apakah BPR penerima FPJP dikenakan biaya bunga? Apa acuan untuk Apakah BPR penerima FPJP dikenakan biaya bunga? Apa acuan untuk Apakah BPR penerima FPJP dikenakan biaya bunga? Apa acuan untuk menentukan bunga tersebut?

menentukan bunga tersebut?menentukan bunga tersebut? menentukan bunga tersebut?

BPR dikenakan biaya bunga atas FPJP yang diterima. Tingkat bunga FPJP ditetapkan sebesar suku bunga penjaminan LPS yang berlaku bagi simpanan nasabah BPR pada saat perjanjian/addendum pemberian FPJP ditandatangani.

Biaya yang timbul sehubungan dengan proses permohonan, penambahan dan perpanjangan FPJP, penambahan, penggantian dan pengikatan agunan, serta proses eksekusi agunan menjadi beban BPR penerima FPJP.

16) 16)16)

16)Bagaimana mekanisme pencairan dan pelunasan FPJP BPR?Bagaimana mekanisme pencairan dan pelunasan FPJP BPR?Bagaimana mekanisme pencairan dan pelunasan FPJP BPR?Bagaimana mekanisme pencairan dan pelunasan FPJP BPR?

Apabila permohonan FPJP disetujui, Bank Indonesia akan segera melakukan pencairan FPJP dengan mengkredit rekening BPR di bank umum yang telah ditunjuk. untuk pelunasan FPJP (pokok dan bunga) yang jatuh tempo?

untuk pelunasan FPJP (pokok dan bunga) yang jatuh tempo?untuk pelunasan FPJP (pokok dan bunga) yang jatuh tempo? untuk pelunasan FPJP (pokok dan bunga) yang jatuh tempo?

Apabila saldo rekening BPR di bank umum tidak mencukupi untuk membayar pokok dan bunga FPJP dan/atau BPR tidak lagi memenuhi persyaratan untuk memperoleh perpanjangan FPJP maka Bank Indonesia melakukan eksekusi agunan FPJP.

BPR tetap dikenakan biaya bunga sampai dengan eksekusi agunan selesai dilaksanakan dan/atau sampai dengan FPJP dilunasi.

18) 18)18)

18)Apakah BPR diwajibkan menyampaikan laporan terkait dengan FPJP?Apakah BPR diwajibkan menyampaikan laporan terkait dengan FPJP?Apakah BPR diwajibkan menyampaikan laporan terkait dengan FPJP?Apakah BPR diwajibkan menyampaikan laporan terkait dengan FPJP? BPR penerima FPJP wajib menyampaikan rencana tindak perbaikan (remedial

action plan) untuk mengatasi kesulitan pendanaan jangka pendek paling

lambat 10 hari kerja setelah perjanjian/addendum pemberian FPJP ditandatangani.

(4)

19) 19)19)

19)Sanksi apakah yang dikenakan oleh Bank Indonesia kepada BPR Sanksi apakah yang dikenakan oleh Bank Indonesia kepada BPR Sanksi apakah yang dikenakan oleh Bank Indonesia kepada BPR Sanksi apakah yang dikenakan oleh Bank Indonesia kepada BPR penerima FPJP dalam hal terjadi pelanggaran dan/atau penyimpangan? penerima FPJP dalam hal terjadi pelanggaran dan/atau penyimpangan?penerima FPJP dalam hal terjadi pelanggaran dan/atau penyimpangan? penerima FPJP dalam hal terjadi pelanggaran dan/atau penyimpangan?

a) Apabila BPR tidak melunasi FPJP, melakukan pelanggaran atas ketetuan PBI dan/atau terjadi penyimpanagan penggunaan FPJP, dikenakan sanksi berupa tidak dapat menerima FPJP dalam jangka waktu tertentu dan sanksi administratif sesuai UU Perbankan.

b) Pengurus dan/atau pegawai BPR yang dengan sengaja memberikan keterangan atau dokumen secara tidak benar, dikenakan sanksi sesuai Pasal 49 UU Perbankan.

c) Pengurus, PSP dan/atau pegawai BPR yang tidak melaksanakan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan ketaatan BPR terhadap ketentuan PBI ini, dikenakan sanksi sesuai Pasal 50 UU Perbankan

DKBU,

Referensi

Dokumen terkait

Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi atas sarana air bersih perdesaan,

Baudrillard is one of postmodernist theorists that criticize the unreality of the culture which we live in. He suggests that human interactions with virtual reality media and

Dengan demikian, pihak manajemen mampu memantau permasalahan yang timbul dan mengambil tindakan dengan cepat secara efisien dan efektif Masalah yang timbul adalah

Data kuantitatif yang diperoleh berupa: baseline fasilitas pelayanan kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS, tenaga dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi pada

The main aim of this paper is to present the methodology developed within the European project VIVACE [4][5] to support this Pilot specifications definition activity, dealing

Rationale: In patients without disorders of gastric emp- tying undergoing elective surgery it is unnecessary and undesirable to restrict access to clear, non-particulate fluids for

The objective in dissolution is to find procedures which dissolve (as individual molecules) all of the starch in a sample (which might be, e.g., a whole cereal grain or a

Berdasarkan pada pengetahuan penulis, untuk penelitian dengan Analisis Tebal Perkerasan Lentur dengan Metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2013 dan AASHTO 1993 pada