• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Dasar-Dasar Kristalografi

Dasar-Dasar Kristalografi

(2)

Kristal dan

Kristal dan

Kristalografi ?

Kristalografi ?

 Kristalografi: Ilmu yang merupakan Kristalografi: Ilmu yang merupakan cabang mineralogi cabang mineralogi mempelajari struktur material dalam tingkat atomik

mempelajari struktur material dalam tingkat atomik: :

penentuan, klasifikasi dan penafsiran struktur geometri penentuan, klasifikasi dan penafsiran struktur geometri

zat padat

zat padat ((khususnyakhususnya kristalkristal).).

 Kristal: Kristal: zat padat zat padat dengan dengan struktur mikroskopiknya struktur mikroskopiknya ditandai secara khusus oleh pengulangan

ditandai secara khusus oleh pengulangan 33 dimensi dimensi secara periodik

secara periodik dari dari motif yang tersusun dari atommotif yang tersusun dari atom..  Kajian keteraturan dan ketidakteraturan atom dalam Kajian keteraturan dan ketidakteraturan atom dalam

struktur zat padat merupakan cakupan inti dari struktur zat padat merupakan cakupan inti dari

kristalografi kristalografi..

 Keperiodikkan struktur atomik mempengaruhi sifat-sifat Keperiodikkan struktur atomik mempengaruhi sifat-sifat makroskopik kristal, misalnya pada sifat

makroskopik kristal, misalnya pada sifat fisiknya: fisiknya:

kecepatan tumbuh, konduktif, elektrik dan termik, indeks kecepatan tumbuh, konduktif, elektrik dan termik, indeks

refraksi, elastisitas, piezoelektrik. refraksi, elastisitas, piezoelektrik. Point-point Penting

(3)

 Kristalografi merupakan disiplin ilmu relatif baruKristalografi merupakan disiplin ilmu relatif baru,,

penemuan diffraksi sinar-X tahun 1912 pada

penemuan diffraksi sinar-X tahun 1912 pada

penentuan struktur kristal

penentuan struktur kristal..

 Kristalografi memiliki peran interdisipliner antara fisika, Kristalografi memiliki peran interdisipliner antara fisika,

kimia, biologi molekuler, sains material dan mineralogi

kimia, biologi molekuler, sains material dan mineralogi..

 Tema-tema berkaitan kristalografiTema-tema berkaitan kristalografi: : penentuan struktur penentuan struktur

mikroskopik pada tingkat atomik dari material

mikroskopik pada tingkat atomik dari material

anorganik, organik dan makromolekuler (jarak antar

anorganik, organik dan makromolekuler (jarak antar

atom, sudut ikatan, stereokimia), identifikasi material

atom, sudut ikatan, stereokimia), identifikasi material

murni ataupun campuran (batuan dan mineral, kontrol

murni ataupun campuran (batuan dan mineral, kontrol

kualitas, analisis pada hasil korosi dan sebagainya),

kualitas, analisis pada hasil korosi dan sebagainya),

analisis tekstur pada batuan dan paduan logam,

analisis tekstur pada batuan dan paduan logam,

kontrol orientasi kristal.

kontrol orientasi kristal.

 PrinsipPrinsip dalam eksperimen dalam eksperimen kkristalristal: penggunaan: penggunaan difraksi difraksi

sinar-X dan netron dengan panjang gelombang sekitar

sinar-X dan netron dengan panjang gelombang sekitar

1 Å (100 nm).

(4)

Pengukuran eksak bentuk kristalin polihedral, teori

Pengukuran eksak bentuk kristalin polihedral, teori

simetri kristal dan periodisitas struktur

simetri kristal dan periodisitas struktur

mikroskopiknya (simetri translasi) berkembang

mikroskopiknya (simetri translasi) berkembang

selama abad ke XVIII dan XIX.

selama abad ke XVIII dan XIX.

Teori ini telah dibuktikan pertama kali melalui

Teori ini telah dibuktikan pertama kali melalui

penelitian fundamental dengan difraksi sinar-X oleh

penelitian fundamental dengan difraksi sinar-X oleh

Von Laue, Friedrich dan Knipping (1912).

Von Laue, Friedrich dan Knipping (1912).

Selanjutnya teori dan teknik penentuan struktur

Selanjutnya teori dan teknik penentuan struktur

dengan difraksi sinar-X atau netron berkembang,

dengan difraksi sinar-X atau netron berkembang,

seiring dengan perkembangan komputer yang

seiring dengan perkembangan komputer yang

semakin canggih.

semakin canggih.

Saat ini, lebih dari 9000 struktur kristal dan 2000

Saat ini, lebih dari 9000 struktur kristal dan 2000

spektra po

spektra po

w

w

der baru telah berhasil dipublikasikan

der baru telah berhasil dipublikasikan

per tahun.

(5)

  

y

x

z

b

a c

Sistem koordinat kristalografik

Sistem koordinat kristalografik

Sumbu kristalografi dan sudut

Sumbu kristalografi dan sudut

antar sumbu

(6)

Hukum dan Postulat kristalografi

Hukum dan Postulat kristalografi

 DDiajukan oleh ahli berkebangsaan Denmark, Nils iajukan oleh ahli berkebangsaan Denmark, Nils

Steensen (1669) untuk kristal kwarsa (SiO Steensen (1669) untuk kristal kwarsa (SiO22))

Hukum ini diberlakukan untuk kristal secara umum Hukum ini diberlakukan untuk kristal secara umum

oleh ahli berkebangsaan Italia, Domenico oleh ahli berkebangsaan Italia, Domenico

Guglielmini (1688) dan Swis, Moritz Anton Cappeler Guglielmini (1688) dan Swis, Moritz Anton Cappeler

(1723). (1723).

Jean Bantiste Louis de l’Isle (1978) dari Perancis Jean Bantiste Louis de l’Isle (1978) dari Perancis

membuat rumusan atas dasar ahli di atas membuat rumusan atas dasar ahli di atas

(7)

Rumusan Jean Bantiste Louis de l’Isle:

Rumusan Jean Bantiste Louis de l’Isle:

Sudut antara dua permukaan tidak akan

Sudut antara dua permukaan tidak akan

berubah akibat pertumbuhan kristal, dengan

berubah akibat pertumbuhan kristal, dengan

demikian sudut tersebut tidak bergantung dari

demikian sudut tersebut tidak bergantung dari

jarak permukaan ke suatu titik tertentu

jarak permukaan ke suatu titik tertentu

Sudut-sudut antar permukaan berkaitan dari

Sudut-sudut antar permukaan berkaitan dari

dua individu yang memiliki jenis kristal yang

dua individu yang memiliki jenis kristal yang

sama adalah sama (pada temperatur dan

sama adalah sama (pada temperatur dan

tekanan yang sama)

tekanan yang sama)

Pada kondisi fisik tertentu, sudut-sudut

Pada kondisi fisik tertentu, sudut-sudut

antar permukaan merupakan karakteristik

antar permukaan merupakan karakteristik

untuk satu jenis kristalin

(8)

Tiga polihedral dengan sudut sama pada 60° dan 90° antar permukaan normal

Tiga polihedral dengan sudut sama pada 60° dan 90° antar permukaan normal

Princip Bernhardi (1890) : jumlah dan dimensi

permukaan suatu kristal tidak khas, masing-masing kristal memiliki kekhasan yang asli (habitus), yang terpenting adalah arah dan orientasi yaitu arah

(9)
(10)
(11)

Referensi

Dokumen terkait

BERKAITAN DENGAN SATU CABANG SENI, SATU CABANG ILMU ATAU SATU CABANG TEKNOLOGI.... - MUSEUM PERJUANGAN

Mendeskripsikan Hukum Tata Negara, cabang-cabang ilmu lain yang berobjek negara dan menganalisis sumber hukum formal HTN, asas-asas ketatanegaraan RI, sejarah ketatanegaraan

Asumsinya adalah memperlajari struktur bahasa siswa otomatis dapat berbahasa. Asumsinya adalah mempelajari wacana yang diskret dan lepas konteks siswa otomatis

disimpulkan bahwa pengertian filologi secara luas, adalah ilmu yang mempelajari perkembangan kebudayaan suatu bangsa yang. meliputi bahasa, sastra, seni, dan

• Ilmu alamiah atau Nature Science atau dikenal juga Sains merupakan ilmu pengetahuan yang mengkaji gejala-gejala dalam alam semesta sehingga terbentuk konsep

Sains merupakan ilmu pengetahuan yang mengkaji gejala-gejala dalam alam semesta sehingga terbentuk konsep dan prinsip.. • Ilmu alamiah harus memenuhi

• Belajar merupakan proses menyusun struktur pemahaman atau pengetahuan dengan cara menghubungkan fenomena, ide, kegiatan dengan pengetahuan baru ke dalam struktur pengetahuan

Anatomi adalah ilmu yang mempelajari tentang nama bagian tubuh dan susunan bagian tubuh itu dari bagian yang satu terhadap yang lain.. - Ilmu urai adalah ilmu