• Tidak ada hasil yang ditemukan

Index of /ProdukHukum/kehutanan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Index of /ProdukHukum/kehutanan"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 8 TAHUN 2005

TENTANG

PENGANGKATAN ANGGOTA DIREKSI DAN/ ATAU

KOMISARIS / DEWAN PENGAWAS BADAN USAHA MILIK NEGARA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kinerja Badan Usaha Milik Negara, dengan ini menginstruksikan:

Kepada : Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara.

Untuk :

Pertama : Dalam rangka pengangkatan anggota Direksi dan/atau Komisaris/Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara, Menteri Negara badan Usaha Milik Negara selaku wakil Pemerintah sebagai sebagai Rapat Umum Pemegang Saham atau pemegang saham pada Persero, atau selaku wakil Pemerintah sebagai pemilik modal pada Perum, agar memperhatikan dan mengedepankan keahlian, profesionalisme dan integritas dari calon anggota Direksi dan/ atau Komisaris/Dewan Pengawas yang bersangkutan, untuk memajukan dan mengembangkan perusahaan.

(2)

KEDUA : Pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang diselenggarakan dalam rangka pengangkatan anggota Direksi Badan Usaha Milik Negara, agar dilakukan secara transparan dan akuntabel, serta memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

KETIGA : Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara melaporkan dan menyampaikan hasil penjaringan calon anggota Direksi dan/atau Komisaris/Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara sebagaimana dimaksud dalam Diktum PERTAMA, serta hasil uji kelayakan dan kepatutan sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA kepada Penilai Akhir yang terdiri dari Presiden, Wakil Presiden, Menteri Negara pendayagunaan Aparatur Negara, Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara, Sekretaris Kabinet dan Kepada Badan Intelijen Negara serta Menteri Teknis yang lingkup tugasnya melingkupi bidang atau kegiatan usaha dari Badan Usaha Milik Negara bersangkutan, guna mendapat penilaian.

KEEMPAT : Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara mengangkat anggota Direksi dan/ atau Komisaris/Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara atau mengusulkan anggota Direksi dan/atau Komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham pada Persero, sesuai hasil penilaian Penilai Akhir sebagaimana dimaksud dalam Diktum KETIGA.

KELIMA : Melaksanakan Instruksi Presiden ini sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab.

(3)

Instruksi Presiden ini mulai berlaku pada tanggal dikeluarkan.

Dikeluarkan di Jakarta

pada tanggal 3 Mei 2005

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

ttd

Referensi

Dokumen terkait

Seorang anggota Direksi atau Dewan Komisaris suatu badan usaha DILARANG merangkap sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris pada Badan Usaha lainnya yang

Seorang anggota Direksi atau Dewan Komisaris suatu badan usaha DILARANG merangkap sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris pada Badan Usaha lainnya yang

Seorang anggota Direksi atau Dewan Komisaris suatu badan usaha DILARANG merangkap sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris pada Badan Usaha lainnya yang

bahwa berdasarkan Pasal 70 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara, dalam rangka membantu Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN dalam melaksanakan tugasnya

bahwa berdasarkan Pasal 70 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dalam rangka membantu Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN dalam

Meni ngkat kan ker j asama dengan Kepol isian Negara Republ ik Indonesi a, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan, Pusat Pel apor an dan Anal i si s Tr ansaksi Keuangan,

(6) Dengan terbitnya pencabutan Keputusan pemberian izin usaha pemanfaatan hutan sebagaimana dimaksud ayat (5), I I UPH yang telah dibayarkan menjadi milik negara dan

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas atau Anggota Komisaris dan Anggota Direksi Badan Usaha