Introduction
Introduction
Introduction
Introduction
Aspek yang paling penting dari suatu proyek adalah mencapai hasil sesuai keinginan secara tepat waktu dan anggaran
Hal penting lainnya adalah selalu memberi informasi kepada pihak terkait secara reguler baik keberhasilan maupun kegagalan sehingga tidak mengejutkan pihak
2 2 2 2
maupun kegagalan sehingga tidak mengejutkan pihak berwenang yang telah mempertaruhkan proyek
Yang ingin diketahui stackholder adl status proyek : Apakah sesuai jadwal
Apakah sesuai biaya Apakah sesuai harapan
Mereka juga ingin mengetahui kemungkinan biaya proyek yang melebihi anggaran, kemungkinan jadwal yang meleset, masalah yang bisa diantisipasi, halangan yang mungkin muncul atau mengancam proyek
Introduction
Introduction
Introduction
Introduction
Mempelajari proyek dengan cermat dan hati-hati, dan menyusun rencana secara efektif dapat meminimalisir potensi kejutan.
Rencana menunjukkan segala sesuatu yang dapat ditentukan tentang apa saja yang perlu dikerjakan pada proyek untuk mencapai hasil yang diinginkan.
3 3 3 3
pada proyek untuk mencapai hasil yang diinginkan. Hal ini akan memberi kejelasan dan arahan
Hal ini akan membantu untuk menentukan dimana kita berada dan apa yang perlu dilakukan untuk sampai ke sana
Suatu rencana (entah baik atau buruk) adalah lebih baik dari pada tidak sama sekali
Rencana
Rencana
Rencana
Rencana
Pihak berwenang bisa memberi outline, catatan atau peta untuk memulai proyek atau tidak sama sekali
Perlu studi kelayakan untuk merencanakan proyek, bisa dilakukan survey ke semua pihak terkait untuk mulai merencanakan proyek
4 4 4 4
mulai merencanakan proyek
Cari dokumen yang diperlukan, bagaimana cara memulai dan mengakhiri.
Dalam menyusun rencana, tantangan utama adalah memastikan hubungan satu sama lain dari
tugas-tugas atau kejadian yang berbeda dan
mengkoordinasikan sehingga proyek dilaksanakan secara efektif dan efisien.
WBS
WBS
WBS
WBS
Work Breakdown Structure bisa diartikan sbg Struktur Perincian Pekerjaan sinonim dengan daftar tugas
Bentuk paling sederhana adalah outline.
Dapat digunakan untuk menggambarkan penugasan dan jadwal serta untuk memelihara gokus pada anggaran
Outline bisa dipecah menjadi sub – sub secara lebih detail
Tingkatan / sub tergantung kerumitan proyek. Tingkat detail bisa didelegasikan ke bawahan
Dengan detail WBS bisa menangani dan
meningkatkan perhatian semua aspek
WBS
WBS
WBS
WBS
WBS bisa dikombinasikan dengan diagram pohon. Hal ini bisa menjamin totalitas proyek
Setiap sub tugas memerlukan estimasi jam kerja, berapa lama dan berapa biaya
WBS bisa memberikan indikator ttg sumber daya
6 6 6 6
WBS bisa memberikan indikator ttg sumber daya yang diperlukan selain manusia.
Jika ada perjalanan, memerlukan biaya akomodasi, dll
Hendaknya berfokus pada hasil. Contoh untuk programmer jangan berpaku pada LOC (Line Of Coding) tapi pada jalan tidaknya program
Aktifitas Dasar WBS
Aktifitas Dasar WBS
Aktifitas Dasar WBS
Aktifitas Dasar WBS
Mengidentifikasi kejadian atau tugas dan subtugas untuk mencapai tujuan
Menggambarkan aktifitas dengan outline, diagram prohon atau kombinasi
Memperkirakan tingkat usaha yang diperlukan, waktu
7 7 7 7
Memperkirakan tingkat usaha yang diperlukan, waktu mulai dan selesai
Identifikasi sumber pendukung, kapan tersedia, berapa lama tersedia kapan dan bagaimana dikembalikan
Menentukan tanggal target penyelesaian setiap sub Membuat daftar deliverable
Aktifitas Dasar WBS
Aktifitas Dasar WBS
Aktifitas Dasar WBS
Aktifitas Dasar WBS
Pembuatan WBS sebaiknya lepas dari alokasi staff, baru setelah terbentuk staffnya kita alokasikan
Jenis Tugas : Tugas Paralel dan Dependent Parallel bisa dilaksanakan secara bersamaan Dependent bisa dilaksanakan setelah yang lain
8 8 8 8
Dependent bisa dilaksanakan setelah yang lain selesai
Kegunaan WBS
Kegunaan WBS
Kegunaan WBS
Kegunaan WBS
Membantu memastikan tingkat akurasi dan kelengkapan pendefinisian pekerjaan dan mendapatkan komitmen proyek
Menjadi dasar penganggaran dan penjadwalan Menjadi alat kontrol pelaksanaan proyek
9 9 9 9
Kegunaan WBS
Kegunaan WBS
Kegunaan WBS
Kegunaan WBS
Membantu memastikan tingkat akurasi dan
kelengkapan pendefinisian pekerjaan dan
mendapatkan komitmen proyek
Menjadi dasar penganggaran dan penjadwalan Menjadi alat kontrol pelaksanaan proyek
10 10 10 10