• Tidak ada hasil yang ditemukan

jumlah personil spkt yang terbukti melak pelanggaran kode etik semester ii thn 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "jumlah personil spkt yang terbukti melak pelanggaran kode etik semester ii thn 2016"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DAERAH NUSA TENGGARA BARAT RESOR BIMA KOTA

KODE ETIK DISIPLIN PIDANA

1 IRWAN NASUTION BRIGADIR/84051389 Putusan Sidang Komisi Kode Etik Polri Nomor : PUT

KKEP/02/XII/2016KEP, Tertanggal 05

Desember 2016

- - Anggota Sat Sabhara

Kesatuan Polres Bima Kota

Yang bersangkutan telah mengajukan Permohonan Banding atas nama : IRWAN NASUTION

(menunggu putusan dari Komisi Banding) TEMPAT ASAL SATFUNG

PERSONEL MELAKUKAN PELANGGARAN

KETERANGAN JUMLAH PERSONIL SPKT YANG TERBUKTI MELAKUKAN PELANGGARAN KODE ETIK, DISIPLIN DAN PIDANA

YANG TERBUKTI MELAKUKAN PELANGGARAN

NO NAMA PANGKAT/NRP

Raba, 31 Desember 2016 KA. SPKT POLRES BIMA KOTA

Referensi

Dokumen terkait

(5) Apabila dosen yang terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik sebagaimana dimaksud pada ayat (t) tidak bersedia melaksanakan sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) yang telah

1) Bahan hukum primer berupa peraturan perundang- undangan yang berkaitan dengan kajian kode etik terhadap pelanggaran hakim yang berpotensi pidana.. d) Keputusan Bersama

Penyelesaian pelaggaran Kode Etik Kepolisian yang dilakukan oleh anggotanya akan dikenakan sanksi sesuai pencopotan sebagai anggota polisi karena melakukan tindak pidana

(5) Apabila tenaga kependidikan yang terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak bersedia melaksanakan sanksi sebagaimana

DATA PELANGGARAN KODE ETIK ANGGOTA POLRI/PNS SATUAN FUNGSI INTELKAM POLRES MATARAM POLRES MATARAM BULAN JULI S/D DESEMBER TAHUN

Indonesia sehingga walaupun notaris yang bersangkutan telah terbukti melakukan pelanggaran kode etik, notaris tersebut masih dapat membuat akta dan menjalankan kewenangan

(3) Apabila Pegawai yang terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik tersebut tidak bersedia melaksanakan sanksi yang telah ditetapkan kepada Pegawai yang bersangkutan,

(5) Jika berdasarkan pemeriksaan Komite Kode Etik, Pegawai Negeri Sipil yang diduga melakukan Pelanggaran Kode Etik terbukti tidak bersalah, Komite Kode Etik menyampaikan