• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hukum Perikatan Islam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hukum Perikatan Islam"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

A. Identitas Mata Kuliah

Mata Kuliah : Hukum Perikatan Islam

Kode :

---Program Studi : Hukum Ekonomi Syari’ah (HES)

Jenjang : S.1

Bobot : 2 sks

B. Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah ini membahas seluk beluk Hukum Benda dan Hukum Perikatan Islam yang meliputi Pengertian, Unsur-unsur Pembagian dan Pandangan Islam tentang Harta; Pengertian Hak Milik, Sebab-sebab dan Macam-macam Kepemilikan; Pengertian, Unsur, Rukun, dan Syarat Akad; Pembentukan dan Pembatalan Akad; Hak dan Kewajiban Para Pihak; Penyelesaian Perselisihan Akad; Klasifikasi Akad; Khiyar.

C. Tolok Ukur Indikator Kompetensi (Target Hasil Belajar) :

1. mahasiswa mampu menguasai pengertian, unsur-unsur, pembagian, dan pandangan Islam tentang harta.

2. Mahasiswa mampu menguasai pengertian hak milik, sebab-sebab dan macam-macam kepemilikan.

3. Mahasiswa mampu menguasai pengertian, unsur, rukun, dan syarat akad. 4. Mahasiswa mampu menguasai proses pembentukan dan pembatalan akad. 5. Mahasiswa mampu menguasai hal-hal yang berkaitan dengan hak dan

kewajiban para pihak.

6. Mahasiswa mampu menguasai cara-cara penyelesaian perselisihan akad. 7. Mahasiswa mampu menguasai klasifikasi akad.

8. Mahasiswa mampu menguasai pengertian dan macam-macam Khiyar.

D. Topik Inti Materi Pembelajaran : 1. Harta

a. Pengertian b. Unsur-unsur c. Pembagian

d. Pandangan Islam tentang Harta. 2. Kecakapan Hukum

a. Pengertian

b. Macam macam kecakapan hukum Islam c. Hilangnya kecakapan hukum dalam Islam 3. Hak Milik

a. Pengertian

b. Macam- macam dan sebabnya c. Milik dan Tamlik

(2)

- Perbedaan Ibahah dan Tamlik

- Perbedaan Milik manfaat dan Hak Manfaat 4. HAKI

a. Pengertian HAKI

b. Posisi HAKI dari hak umum c. Macam-macam

- Hak Cipta

- Hak Merek dagang d. HAKI menurut Islam 5. Akad

a. Pengertian b. Unsur c. Rukun d. Syarat Akad.

6. Pembentukan dan Pembatalan Akad. a. Rukun dan Syarat pembentukan akad b. Sebab dan Akibat Pembatalan akad 7. Fasad dalam Akad

a. Pandangan umum b. Sebab sebab fasad c. Akibat fasad

8. Hak dan Kewajiban Para Pihak. 9. Penyelesaian Perselisihan Akad. 10. Klasifikasi Akad.

11. Pengertian dan Macam-macam Khiyar.

E. Metode Pembelajaran

1. Pertemuan awal dilakukan “kontrak belajar” untuk menyepakati rambu-rambu yang harus ditaati selama perkuliahan.

2. Kegiatan utama perkuliahan dilakukan dengan strategi seminar kelas.

3. Pendalaman/perluasan pemahaman materi dilakukan dengan menggunakan alternatif strategi Information Search dan Active Debate.

4. Untuk melakukan review dapat digunakan alternatif strategi everyone is teacher here.

F. Alternatif Media Pembelajaran

1. Papan Tulis

2. OHP

3. Fotocopy bahan/materi pilihan

4. Ruangan Kelas

5. Perpustakaan

G. Evaluasi Pembelajaran

(3)

1. Untuk menilai proses pembelajaran masing-masing mahasiswa digunakan evaluasi porto folio. Di samping itu, untuk menilai proses ini juga dilakukan penilaian terhadap; kehadiran mahasiswa dalam perkuliahan, dan, partisipasi mahasiswa dalam perkuliahan.

2. Untuk menilai produk pembelajaran dilakukan tes dalam bentuk Ujian Tengah Semester, Ujian Akhir Semester, dan penilaian terhadap “Tugas Utama”, yaitu tugas yang kemampuan untuk melaksanakannya diasumsikan merupakan akumulasi dari tolok ukur indikator kompetensi yang ditargetkan, dimana “Tugas Utama” ini adalah tugas selain tugas-tugas yang tercakup dalam porto folio.

H. Referensi :

Anwar, Syamsul, Hukum Perjanjian Syariah: Studi tentang Teori Akad dalam Fikih Muamalat, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2010.

Dewi, Gemala, dkk. Hukum Perikatan Islam di Indonesia, Jakarta: Kencana, 2005.

Fogel, Frank E. and Hayes, Samuel L., Islamic Law and Finance: Religion, Risk, and Return, Netherland: Kluwer Law International, 1998.

MHD. Syahnan, Modernization of Islamic Law of Contract, Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama RI, 2009.

Musa, Muhammad Yusuf, al-Buyu’ wa al-Mu’amalah al-Mu’ashirah, Mesir: Dar al-Kitab al-‘Arabi, 1954.

Niazi, Liaquat Ali Khan, Islamic Law of Contract, Lahore: Dyal Sing Trust Library, 1991.

Reyner, Susan E., The Theory of Contracts in Islamic Law, London:-Dordrecht-Boston: Graham&Trotman, 1991.

S. H. Amin, Islamic Law and Its Implication for the Modern World, Scotland: Royston Ltd, 1989.

Sanhuri, Abd ar-Razaq As-, Mashadir Haqq fi Fiqh Islami, Ttp.: Dar al-Hana li an-Nasyr, 1956.

Satrio, J., Hukum Perikatan, Perikatan yang Lahir dari Undang-undang, Bagian Pertama dan Kedua, Bandung: PT Aditya Bakti, 1993.

Zarqa, Musthofa Ahmad az-, al-Fiqh al-Islami fi Saubih al-Jadid: al-Madkhal li al-Fiqh al-Amm, Beirut: Dar al-Fikr, 1968.

Zuhaily, Wahbah al-, Fiqh al-Islam wa Adillatuh, Damaskus: Dar al-Fikr, 1989.

Referensi

Dokumen terkait

Skripsi ini membahas tentang Pandangan Hakim Terhadap Perbandingan Pembagian Harta Warisan Antara Fikih Mawaris Dengan Kompilasi Hukum Islam di Kabupaten Wajo (Studi

Perikatan adalah hubungan hukum antara dua pihak di dalam lapangan harta kekayaan, dimana pihak yang satu (kreditur) berhak atas prestasi dan pihak yang lain (debitur)

Hak cipta dalam pandangan Islam adalah hak kekayaan yang harus mendapat perlindungan hukum sebagaimana perlindungan hukum terhadap harta

Dosen menggali informasi awal kepada mahasiswa mengenai persepsi mahasiswa terhadap lingkup hukum perikatan ( Pembedaan atau Pembagian Perjanjian, Macam- Macam

Mengenai pembagian waris baik antara hukum Perdata BW dan hukum Islam, pembagian harta waris dalam bentuk dan cara apapun, semua itu ditujukan untuk kebaikan setiap

Dari pengertian tersebut diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa mengenai harta warisan atau harta peninggalan baik dalam hukum adat maupun hukum Islam mempunyai persamaan

Tetapi dalam hal pembagian harta waris, masih berbeda dengan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Hukum Islam, dimana pembagian harta waris di Kampung Naga dilaksanakan ketika pewaris

Ringkasan hukum perikatan dalam Bab I KUHPerdata yang mengatur tentang asas kebebasan berkontrak dan definisi