JENIS-JENIS BANGUNAN
A. Bangunan Rum ah Tinggal
Perum ahan
Rum ah Susun
Apart em en
M ess
Asram a B. Bangunan Kom ersial
Ret ail
Superm arket
Pert okoan (pakaian,m akanan, m ot or-t ransport asi, peralat an elekt ronik)
Pusat Perbelanjaan
Perkant oran kom ersial
Layanan Jasa (service, laundry dll) C. Bangunan fasilit as Penginapan
M ot el
Hot el
Cot t age
Wism a t am uD. Bangunan Fasilit as Pendidikan
Pra sekolah
Sekolah
Kursus/ pelat ihan
Perpust akaan
Laborat orium pendidikan
Science Park dllE. Bangunan Fasilit as Kesehat an
Rum ah sakit
Puskesm as
Klinik kesehat an
Laborat orium M edis
Gym nasium
Peraw at an kecant ikan
Pusat rehabilit asi
Pusat t erapi kesehat an
Apot ekF. Bangunan Fasilit as Peribadahan
M asjid
GerejaG. Bangunan Fasilit as Transport asi
Bandara, t erm inal, st asiun, pelabuhan
Travel Agen
ParkirH. Bangunan Fasilit as Budaya dan Hiburan
M useum
Perpust akaan
Gedung Pert unjukanI. Bangunan Fasilit as Pem erint ahan dan Layanan Publik
Kant or Polisi
Kant or perijinan
Pusat Rekreasi dllINTERIOR BANGUNAN PUBLIK
Bangunan public m erupakan bangunan yang diperunt ukkan bukan unt uk kepent ingan rum ah t inggal pribadi. Terdapat berbagai jenis penggolongan bangunan public dilihat dari kegiat an yang dilakukan di dalam fasilit as bangunan t ersebut . Hal t ersebut m engacu pada pem bagian jenis secara int ernasional pada m asa sekarang ini m eski t idak m enut up kem ungkinan m uncul jenis fasilit as lain bergant ung pada perubahan dunia dan kebut uhan m anusia secara um um . M unculnya st andarisasi secara int ernasional disebabkan t idak dapat dihindarinya perkem bangan global yang m em pengaruhi kegiat an m anusia yang m em iliki m obilit as t inggi dari sat u Negara ke Negara lain sert a dari sat u budaya ke budaya lain. Desain m odern m erupakan hasil konvensi int ernasional para arsit ek dan desainer m ulai era m odern ket ika m em asuki abad 20, dim ana m uncul nam a-nam a arsit ek yang m endunia sepert i Louis Sullivan, Frank Loyd Wright dan Le Corbusier.
Peradaban desain bangunan m odern dim ulai dengan kredo “ form follow s funct ion” yang diungkapkan oleh Sullivan dan didukung dengan m unculnya slogan-slogan pendukung lainnya yait u “ less is more” , “ small is beaut ifull” . Desain m odern berkem bang dengan gaya “ simplycit y” , m inim alis dan
m engut am akan fungsi sert a bent uk-bent uk sederhana t anpa ornam ent asi. Disinilah m ulainya desain arsit ekt ur yang berbent uk kot ak sederhana m endunia, dan arsit ekt ur juga diikut i dengan desain int eriornya yang senada dengan bangunannya.
Perlengkapan int erior bangunanpun m ulai dist andarisasi secara int ernasional dengan bent uk sert a t anda yang dapat dibaca secara int ernasional. Sebagai cont oh adalah perlengkapan kam ar m andi, dim ensi pint u dan perlengkapan lainnya, sehingga dim anapun kit a pergi di seluruh dunia, akan m enem ui beberapa jeni s peralat an yang st andar yang biasa kit a t em ui di Negara kit a, t erut am a pada fasilit as publiknya.
BAGIAN-BAGIAN PENTING BANGUNAN PUBLIK
Sebuah bangunan m erupakan kepribadian dari pemilik bangunan t ersebut . Arsit ekt ur dan int erior dim unculkan m enjadi w arna dari sang pem ilik yang dapat dibaca oleh pengunjung at au pengguna ruang t ersebut . Karena bangunan public penggunanya bukan secara pribadi, beberapa hal yang perlu
diperhat ikan dalam bangunan public t ersebut ant ara lain: Sign system
Syst em t anda yang dim unculkan pada bangunan public harus dapat dibaca oleh t arget audiencenya dengan jelas. Sign syst em sendiri t erdiri dari berbagai hal ant ara lain, w ayfinding, t raffic sign, signboard dan bent uk sign lain yang dit erapkan pada int eriornya. Sign syst em akan m em udahkan pengguna dalam m em anfaat kan fasilit as yang ada pada bangunan t ersebut .
Sign syst em m erupakan graphic design yang dit erapkan pada int erior, hal-hal yang m uncul dalam sign syst em ant ara lain pict ogram (t anda yang harus m em iliki ket erbacaan secara um um , m udah dilihat , sederhana, konsist en, dan m udah digunakan), let t ering, dan w arna yang am an dan m em iliki karakt er. Ergonomi
Fakt or ergonom ic pada int erior bangunan sangat diperlukan, fact or ergonom ic m eliput i fact or keam anan, kenyam anan dan keindahan. Kesem uanya harus disesuaikan dengan pengguna ruang
t ersebut sert a fungsi dari ruang t ersebut . Fact or keam anan m eliput i keam anan saat m enggunakan fasilit as yang ada dan fact or kem ungkinan jika t erjadi em ergency. Kelayakan ergonom ic dit erapkan dalam sem ua elem en int erior ruang baik persoalan bent uk, bahan, konst ruksi, dan w arna.
Akesabilitas
Aksesabilit as m erupakan kem udahan dalam m engakses bagi beragam kondisi pengguna t erut am a bagi handicap at au penyandang cacat . Bangunan um um at au public m erupakan bangunan yang
diperunt ukkan unt uk siapapun t anpa deskrim inasi t erlebih lagi bagi difable, unt uk it u fakt ur aksesabilit as harus sangat diperhat ikan kalayakannya, jangan sam pai difable m engalam i kesulit an dalam
m enggunakan fasilit as um um t ersebut dengan m andiri. Int erior ruang harus m em perhit ungkan fact or ergonom ic unt uk difable.