• Tidak ada hasil yang ditemukan

Istidlal Fatwa Dewan Syariah Nasonal Tentang Jual Beli Emas Tidak Tunai.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Istidlal Fatwa Dewan Syariah Nasonal Tentang Jual Beli Emas Tidak Tunai."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

[r]

penelitian tesis ini. 9) Seluruh pihak yang terkait dengan penyusunan tesis penulis yang tidak bisa. penulis sebutkan satu

Berdasarkan hasil pengamatan serta membanding pendapat DSN-MUI dan Empat Imam Mazhab, dimana DSN mengambil rujukan dari pendapat Ulama kontemporer seperti Ibnu Taimiyah,

berbeda, maka juallah semau kalian dengan syarat tunai”.. emas dan perak berbeda dengan yang lainnya. Menurut Malik dan Syafi‟i dikarenakan illat barang itu

Fenomena ini sudah barang tentu menimbulkan keresahan dan kekhawatiran bagi masyarakat luas mengenai legalisasi tentang kebolehan jual-beli emas secara tidak tunai atau dicicil

Sementara terhadap barang yang tidak disyaratkan serah terima tunai dalam jual belinya (seluruh jenis barang, kecuali emas, perak dan mata uang), maka jual beli secara

Dapat disimpulkan bahwa fatwa DSN- MUI tentang jual beli emas secara tidak tunai relevan dengan ulama mazhab yang membolehkan jual beli emas secara tidak tunai, yaitu

Oleh karena itu, tidak wajib zakat atas perhiasan (yang terbuat dari emas atau perak) tersebut, dan tidak berlaku pula riba (dalam pertukaran atau jual beli) antara