• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kajian Teori Studi Preseden

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan " Kajian Teori Studi Preseden "

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pasar tradisional adalah tempat ketika bertemunya penjual dan pembeli, dan ditandai dengan transaksi jual beli secara langsung dan biasanya ada proses tawar menawar. Bangunanya biasanya terdiri dari kios-kios atau gerai los dan dasaran terbuka,yang dibuka oleh pengelola pasar. kebanyakan pasar tradisional menjual kebutuhan sehari hari. Di dalam pasar tradisional keakraban masih terjaga. biasanya pembeli yang melakukan transaksi sudah menjadi pelanggan tetap dan membuat suasana perdagangan menjadi santai. Di Indonesia pasar tradisional masih banyak keberadaannya. Di berbagai daerah masih ditemukan pasar tradisional. Khususnya di daerah Kabupaten Tangerang ada beberapa pasar tradisional di Kabupaten Tangerang yang terkenal seperti Pasar Lama,Pasar Anyar, Pasar kutabumi, Pasar Malabar, Pasar Tradisional Mauk dan lainnya.

Pasar Tradisional Kutabumi merupakan pasar yang sudah belasan tahun ada di daerah Kutabumi pasar ini merupakan pasar yang berada di dekat jalan utama Kutabumi. Pasar Kutabumi merupakan pasar yang selalu ramai dikunjungi oleh pembeli. di dalam Pasar Kutabumi menjual kebutuhan pokok masyarakat.yaitu sembako. Menurut berita, http://abouttg.com/pasar-kutabumi/

Pasar Tradisional Kutabumi merupakan pasar yang sering dikunjungi oleh masyarakat karena menjual kebutuhan makanan pokok. Namun juga kebutuhan lainnya, karena pasar ini juga menjual barang-barang, pakaian, bahan makanan selain sembako dan lainnya. Menurut sumber tersebut juga setiap akhir pekan banyak pedagang yang bukan dari Pasar Kutabumi berjulan di dekat pasar. Hal ini membuat jalan di dekat pasar menjadi macet. Kondisi pengelolaan pasar

(2)

2 belum baik seperti utilitas, dan pengelolaan sampah karena sering terlihat sampah pelastik di koridor pasar dan di luar pasar.

Artikel dari http://fatikhahnuraini12.blogspot.com/2017/10/kodisi- pasar-tradisional.html menceritakan Pasar Tradisional Kutabumi sebenarnya dari segi pelayanan sudah bagus mulai dari barang yang di perdagangkan lengkap, ada pengamanan di pasar dan tempat parkir. Namun kekurangan terdapat di kondisi bangunan pasarnya, di mana di dalam pasar masih belum terawat misalnya pasar yang bocor saat hujan dan kondisi pasar yang kurang bersih baik di dalam dan diluar pasar. Namun yang menbuat pasar ini selalu ramai adalah Pasar Tradisional Kutabumi menjual barang dengan harga yang terjangkau, lokasinya juga strategis.

Menurut kabar dari Tangerang Express yang ditulis pada , https://www.tangerangekspres.co.id/2019/06/14/pasar-kuta-bumi-bakal-

revitalisasi/ . Pasar Kutabumi akan di tata ulang karena banyak pengaduan dari masyarakat mengenai kondisi Pasar Kutabumi, mulai dari kondisi pasar yang kurang layak dan tidak terawat.sebagian besar pedagang pasar sudah setuju tempat untuk lapaknya akan di tata ulang, untuk pedagang yang ingin tetap berdagang saat menata ulang maka sudah di sediakan tempat sementara. Agar saat sudah selsai nanti Pasar Tradisional Kutabumi akan dapat di tempati kembali oleh pedagang.

1.2 Permasalahan

Pasar tradisional masih mempunyai image yang kurang baik, seperti kurang tertatanya pasar kondisi bangunan pasarnya. Pasar tradisional merupakan bangunan yang masih mempertahankan budaya dari jaman dulu. Yaitu budaya jual beli yang yang dalam proses transaksinya menggunakan komunikasi verbal antar penjual dan pembeli. Masalah pada Pasar Tradisional Kutabumi yang di temukan di media dan lapangan adalah :

(3)

3

 Kondisi bangunan pasar yang belum layak

 Kondisi pasar yang tidak bersih

 Banyak pedagang luar pasar yang ikut berdagang di luar area pasar sehingga mengakibatkan macet

 Bangunan pasar yang kurang terurus dan kondisinya yang kurang baik

1.3 Rumusan Masalah

 Bagaimana membuat Pasar Tradisional Kutabumi menjadi pasar yang lebih layak dan menarik lebih banyak pengunjung lagi

 Bagaimana menata Pasar Tradisonal Kutabumi agar tidak mengakibatkan masalah di sekitar pasar.

 Bagaimana mengatur bangunan Pasar Tradisional Kutabumi menjadi pasar yang lebih layak baik dari bangunan maupun bagian dalam bangunan

1.4 Maksud Dan Tujuan

 Membuat Pasar Tradisional Kutabumi menjadi pasar yang lebih bagus dan lebih layak agar pengunjung yang datang dapat lebih leluasa dan nyaman saat berbelanja di dalam pasar.

 Meningkatkan lagi kualitas di bidang pelayanaan agar menjadi Pasar Tradisional yang banyak diminati di Kabupaten Tangerang

 Membuat ulang bangunan pasar dengan mengganti bangunan yang lama dengan bangunan yang baru dengan pentaan yang lebih rapih agar menjadi layak dan nyaman

1.5 Manfaat

Manfaat dari menata ulang Pasar Tradisional Kutabumi adalah agar Pasar Kutabumi dapat menjadi pasar yang bagus dan nyaman bagi pengunjung.

Karena pasar ini akan di perbaiki kondisi bangunannya baik di dalam maupun di luar bangunan pasar.

(4)

4 yang akan dibuat.dan meningkatkan kualitas bangunan pasar.

1.7 Sistematika Penulisan

Isi bab-bab dari karya tulis ini adalah 1.) Pendahuluan

Bab ini berisi latar belakang,permasalahan,rumusan masalah,maksud dan tujuan, manfaat, ruang lingkup, sistematika pembahsan pembuatan karya tulis dan kerangka berfikir.

2.) Kajian Teori

Merupakan pengertian umum tentang pasar bangunan-bangunan dengan fungsi serupa macam-macam pasar, jenis-jenis kegiatan pasar dan berbagai aspek yang berhubungan dengan pasar tradisional.

3.) Studi Preseden

Meneliti pasar-pasar tradisional yang berada Di Indonesia dan di Kota Tangerang untuk melihat bagaiamana ciri-ciri pasar yang baik.

4.) Tinjauan Pasar

Meninjau pasar yang akan di teliti bagaimana keadaan di area pasar dan kondisi pasar.

5.) Analisa

Menganalisa pasar yang akan dijadikan rencana royek yaitu Pasar Tradisonal Kutabumi dan melihat bagaimana keadaan pasar tersebut dari luar bangunan, dalam bangunan dan lingkungan sekitar pasar.

6.) Konsep Perancangan

Bab ini menjelaskan bagaimana konsep perancangan revitalisasi terhadap Pasar Tradisional Kutabumi.

1.8 Metode Pengumpulan Data Wawancara

Yaitu dengan menanyakan kepada pengunjung, pengguna, dan pengelola pasar tentang informasi apa saja yang ada di pasar tersebut.

(5)

5 Adalah dengan datang langsung ke lapangan atau pasar untuk mengetahui

keadaan sebenarnya yang ada di pasar baik dari keadaan dari bangunannya maupun lingkungannya.

Literatur

Dengan cara mencari informasi sebanyak-banyaknya dan sejelasnya tentang pasar yang bisa memberi informasi lebih tentang pasar.

(6)

6 1.9 Kerangka Berfikir

Lelakang Belakang

Mencari permasalahan yang ditemukan baik secara daring maupun secara langsung

Permasalahan

Memecahkan masalah yang di temukan dari segi bagian dalam dan luar pasar

Kajian Teori Studi Preseden

Mencari informasi umum tentang mencari informasi studi terhadap pasar dan jenis-jenis pasar pasar tradisional yang sudah ada

Analisis

Menganalisa pasar proyek untuk pertimbangan perancangan

Konsep Perancangan

Gambar.1.1 Kerangka Berfikir

( sumber : Dokumentasi Penulis,02-04-2021 )

Referensi

Dokumen terkait

Pada model Vertical Wall Abutment untuk arah C terjadi fenomena yang berbeda dengan arah A, seperti tampak pada Gambar 5 (b). Pada Arah C, saat dilakukan simulasi

Pada bagian ini dibahas tiga perbaikan metode bertipe Steffensen dengan orde kon- vergensi optimal untuk menyelesaikan persamaan nonlinear dengan mengoptimalkan orde konvergensinya

Perubahan nyeri pada kelompok I lebih banyak daripada kelompok II sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh penurunan nyeri pada hold relax lebih baik dari

Pada penelitian ini, proses klasifikasi hutan mangrove dilakukan dengan menggunakan metode klasifikasi yang menghasilkan nilai akurasi terbesar pada proses analisis

Analisis Pengaruh Kepuasan Kerja dan Iklim Organisasi terhadap Keinginan Keluar (Intention to Quit) dengan Komitmen Organisasional sebagai Variabel Intervening

Median kadar IL-4 sebelum, sesudah dan selisih pada kelompok pengobatan ITS dan kontrol .... Median kadar IFN- sebelum, sesudah dan selisih pada kelompok pengobatan ITS

Dalam Fatwa Tentang Rahn Tasjily , dalam hal pemberi jaminan wanprestasi, penerima jaminan dapat mengambil pelunasan dengan cara menjual marhun (objek jaminan), baik

Selanjutnya Husain al-Dhahabi menunjuk contoh bagi tafsir nazari (falsafi) dengan tafsir Ibnu ‘Arabi (560-638 H.) yang berjudul at- Tafsīr al - Kabīr yang terdiri