PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR 2019 i
DAFTAR ISI Halaman DAFTAR ISI ... i
DAFTAR TABEL ... ii
DAFTAR GAMBAR ... iii
KATA PENGANTAR ... iv BAB I PENDAHULUAN ... I - 1
1.1. Latar Belakang ... I - 1 1.2. Landasan Hukum ... I - 3 1.3. Hubungan RKPD dan Dokumen Perencanaan Lainnya ... I - 5 1.4. Maksud dan Tujuan ... ……….. I - 6 1.5. Sistematika RKPD ... I - 6 BAB II EVALUASI TRIWULAN II... ... II- 1 2.1. Evaluasi Triwulan II. ... II–1 BAB III KERANGKA EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH ... III - 1 3.1. Arah Kebijakan Ekonomi Daerah. ... III - 1 3.2. Arah Kebijakan Keuangan Daerah. ... III - 11 BAB IV SASARAN DAN PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH IV - 1
4.1. Tujuan dan Sasaran dan Pembangunan……... IV - 1 4.2. Prioritas Pembangunan Daerah ...……….... IV – 4 BAB V RENCANA KERJA DAN PENDANAAN DAERAH ... V - 1
BAB VI PENUTUP ……… VII - 1
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR 2019 ii DAFTAR TABEL
Tabel Halaman
3.1. Produk Domestik Bruto Nasional Berdasarkan Pengeluaran dari
Tahun 2017 – 2018 ... III – 1 3.2. Produk Domestik Bruto Nasional Berdasarkan Sektoral dari
Tahun 2016 – 2018 ... III – 2 3.3. PDRB Propinsi Sumatera Selatan Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Lapangan Usaha (Milyar Rupiah) ... III – 4 3.4. PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha
Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2013-2017 ... III – 5 3.5. Perkembangan PDRB Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2014 – 2017
Atas Dasar Harga Konstan Tahun 2010 ... III – 6 3.6. Perkembangan Pendapatan Per Kapita Penduduk Kabupaten Ogan
Ilir Tahun 2014-2017 ... III – 8 3.7. Laju Inflasi Rata-Rata Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2011 – 2015 .... III – 9 3.8. Perkembangan dan Perkiraan Pendapatan dan Penerimaan
Pembiayaan Daerah Tahun Anggaran 2015-2019 ... III – 13 3.9. Realisasi dan Proyeksi Belanja Daerah Kabupaten Ogan Ilir
Tahun 2016-2019 ... III – 16 3.10. Realisasi dan Proyeksi Penerimaan Pembiayaan Daerah Kabupaten
Ogan Ilir Tahun 2016-2019... III – 18 4.1. Prioritas Nasional Pembangunan Tahun 2019... IV – 5 4.2. Prioritas daerah Kab. Ogan Ilir Tahun 2019... IV – 8 4.3. Sasaran ... IV - 10
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR 2019 iii DAFTAR GAMBAR
Gambar Halaman
1.1 Hubungan Antar Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah ... I – 5
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR 2019 iv KATA PENGANTAR
Puji syukur senantiasa tak henti-hentinya selalu kita persembahkan kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat dan ridho-Nya jua kita selalu dalam lindungan-Nya, serta dapat selesainya penyusunan Buku Perubahan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2019.
Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir (P-RKPD) merupakan bagian yang diatur dalam Peraturan Meteri Dalam Degeri Nomor 86 Tahun 2017, dimana Perubahan RKPD dapat dilaksanakan jika mengacu pada penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2016-2021 serta memperhatikan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2019 dan RKPD Propinsi Sumatera Selatan Tahun 2019.
Perubahan RKPD menjadi pedoman bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang secara subtansial memuat kerangka arah kebijakan, program dan kegiatan yang bersifat terukur dan dapat dilaksanakan tahun 2019 dengan mempertimbangkan kemampuan sumber daya yang tersedia, yang dituangkan dalam APBD-P Tahun 2019.
Kami menyadari bahwa RKPD ini masih belum sempurna, oleh karena itu diperlukan saran dan masukan untuk perbaikan di masa-masa yang akan datang.
Akhirnya, semoga Dokumen Perubahan RKPD Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2019 ini dapat berguna dan bermanfaat bagi pemerintahan, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ogan Ilir.
Indralaya, 22 Juli 2019
BUPATI OGAN ILIR,
dto.
M. ILYAS PANJI ALAM
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 I - 1
BAB I PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG
Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Ogan Iliir Tahun 2019 merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2014 tentang Sistem Perencanaan dan Pembangunan Nasional.
Didalam prosesnya, Tatacara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2014 Pemerintahan Daerah, bahwa Pemerintah Daerah wajib menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang merupakan penjabaran dari RPJMD untuk jangka waktu 1 (satu) tahun, maka Pemerintah Daerah wajib melakukan evaluasi tentang pelaksanaan RKPD setiap tahunnya.
Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2019 ditetapkan dengan Peraturan Bupati Ogan Ilir Nomor 35 Tahun 2018 tentang Rencana Kerja Pembangunan Daerah Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2019.
Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daera, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah dijelaskan bahwa RKPD dapat diubah dalam hal tidak sesuai dengan perkembangan dalam tahun berjalan, seperti:
a. Perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kerangka ekonomi daerah dan kerangka pendanaan, prioritas dan sasaran pembangunan, rencana program dan kegiatan prioritas daerah;
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 I - 2 b. Keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun anggaran
sebelumnya harus digunakan untuk tahun berjalan; dan/atau
c. Keadaan darurat dan keadaan luar biasa sebagaimana ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.
Guna mengantisipasi dinamika pembangunan yang disebabkan baik faktor internal maupun faktor eksternal yang mempengaruhi pembangunan Kabupaten Ogan Ilir, maka Pemerintah Ogan Ilir berupaya untuk mengkomodir berbagai kebutuhan masyarakat dalam upaya mengatasi berbagai persoalan sosial ekonomi kemasyarakatan serta melakukan perbaikan dan percepatan pembangunan. Upaya-upaya tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat kearah yang lebih baik.
Seiring pelaksanaan RKPD Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2019 telah ditemukan berbagai kondisi yang layak dijadikan dasar pertimbangan untuk melakukan perubahan atas dokumen RKPD ini. Kondisi ini diperoleh dari hasil evaluasi atas kinerja pelaksanaan program dan kegiatan sampai dengan bulan Juni Tahun 2019, dimana beberapa poin yang ditemukan, antara lain sebagai berikut:
a. Perkembangan keadaan yang tidak sesuai dengan asumsi kerangka ekonomi daerah yang berdampak terhadap pagu yang mengakibatkan terjadinya penambahan atau pengurangan target kinerja dan pagu kegiatan, penambahan atau penghapusan kegiatan;
b. Faktor lain mengakibatkan perlunya dilakukan pergeseran kegiatan antar OPD, perubahan lokasi dan/atau kelompok sasaran dan penghapusan kegiaatan;
c. Kegiatan baru yang harus ditampung dalam perubahan RKPD Tahun 2019 sebagai upaya untuk mempercepat pencapaian visi dan misi daerah.
Sehubungan dengan hal di atas, maka perlu dilakukan penyusunan Perubahan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (P-RKPD) Tahun 2019 Kabupaten Ogan Ilir. Perubahan RKPD Tahun 2019 ini dirasakan sangat penting untuk konsistensi dan keselarasan serta kesinambungan upaya
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 I - 3 pencapaian visi dan misi Kabupaten Ogan Ilir dengan lebih efisien dan efektif.
Pada sisi lain, penyusunan Dokumen Perubahan RKPD Tahun 2019 ini merupakan pedoman bagi penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan selanjutnya, yang meliputi Kebijakan Umum Anggaran Perubahan APBD Tahun 2019, Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Tahun 2019, serta Perubahan Anggaran pendapatan Belanja Daerah Tahun 2019, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
1.2. DASAR HUKUM PENYUSUNAN
Landasan hukum yang digunakan dalam penyusunan Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (P-RKPD) Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2019 ini adalah :
1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4421);
2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Pembendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4355);
3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4421);
4. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran negara Nomor 4438);
5. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-undang
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 I - 4 Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara nomor 5679);
6. Peraturan Pemerintah RI Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuanggan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4578);
7. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
8. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah;
9. Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015 – 2019;
10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 tahun 2018 tentang Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2019;
12. Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah
13. Peraturan Daerah Kabupaten Ogan Ilir Nomor 5 Tahun 2005 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2005-2025;
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 I - 5 14. Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Ogan Ilir (Lembaran Daerah Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2016 Nomor 12);
15. Peraturan Daerah Kabupaten Ogan Ilir Nomor 2 Tahun 2018 tentang Perubahan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2016-2021.
1.3. HUBUNGAN ANTAR DOKUMEN
Penyusunan Perubahan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (P- RKPD) Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2019 dimaksudkan untuk menjaga sinergisitas antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan di Kabupaten Ogan Ilir.
Adapun tujuan dari penyusunan Perubahan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (P-RKPD) Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2019 ini antara lain untuk melakukan penyesuaian-penyesuaian terhadap adanya perubahan kebjikan pendapatan, belanja maupun pembiayaan, serta mengkomodir keadaan yang mengharuskan dilakukan pergeseran anggaran antara unit organisasi, antar kegiatan, dan antar belanja.
Gambaran hubungan RKPD dengan dokumen perencanaan lainnya disajikan pada gambar di bawah ini.
Gambar I.1
Hubungan Antar Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah
Sumber: Diolah dari UU Nomor 17 Tahun 2003, UU Nomor 25 Tahun 2004 dan UU Nomor 23 Tahun 2014
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 I - 6 1.4. MAKSUD DAN TUJUAN
Asumsi dasar Perubahan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (P- RKPD) Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2019 sebagaimana kita ketahui bahwa dalam perjalanan APBD Tahun Anggaran 2019 telah terjadi perkembangan yang tidak sesuai lagi dengan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2019 dan perlu disesuaikan kembali terutama yang berkaitan dengan kebijakan pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah, sehingga perlunya diadakan penyesuaian terhadap Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Ogan Ilir 2019.
1.5. SISTEMATIKA DOKUMEN PERUBAHAN RKPD
Dokumen Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (P-RKPD) Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2019 disusun berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 dengan sistematika sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini berisi gambaran umum penyusunan RKPD yang meliputi latar belakang, landasan hukum, hubungan antar dokumen, maksud dan tujuan, serta sistematika dokumen RKPD agar substansi pada bab-bab berikutnya dapat dipahami dengan baik.
BAB II EVALUASI HASIL TRIWULAN II TAHUN 2019
Bab ini memuat hasil evaluasi pelaksanaan RKPD Kabupaten Ogan Ilir sampai dengan triwulan II tahun 2019.
BAB III KERANGKA EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Bab ini memuat penjelasan tentang kondisi ekonomi tahun lalu dan perkiraan tahun berjalan, yang antara lain mencakup indikator pertumbuhan ekonomi daerah, sumber-sumber pendapatan dan kebijakan pemerintah daerah yang diperlukan dalam pembangunan perekonomian daerah meliputi perubahan pendapatan daerah, perubahan belanja daerah dan perubahan pembiayaan daerah, rancangan kerangka ekonomi daerah beserta kerangka pendanaan.
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 I - 7 BAB IV SASARAN DAN PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH
Bab ini memuat tujuan dan sasaran pembangunan, serta kaitannya dengan perumusan prioritas dan sasaran pembangunan daerah berdasarkan hasil analisis terhadap hasil evaluasi pelaksanaan RKPD tahun lalu dan capaian kinerja yang direncanakan dalam RPJMD, dan identifikasi isu strategis pembangunan daerah tahun depan.
BAB V RENCANA KERJA DAN PENDANAAN DAERAH
Bab ini memuat tentang perubahan rencana program dan kegiatan prioritas daerah yang disertai dengan target capaian kinerja dan pagu anggaran tahun 2019.
BAB VI PENUTUP
Bab ini memuat hal-hal yang dipandang penting dan perlu dilakukan untuk terlaksananya perencanaan pembangunan Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2019.
[Type t ext] [Type t ext] [Type t ext]
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 II - 1
BAB II
EVALUASI HASIL TRIWULAN II TAHUN 2019
Evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan RKPD digunakan untuk melihat capaian tingkat kemajuan dan kesesuaian dengan RPJMD untuk mengetahui capaian target yang direncakan oleh Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dengan realisasi yang terjadi dapat dilihat berdasarkan urusan/bidang urusan pemerintah daerah.
Salah satu bagian dari pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana program pembangunan adalah dengan pelaksanaan evaluasi realisasi fisik dan keuangan untuk masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (SKPD), hal ini perlu dilakukan dalam meningkatkan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, agar lebih berdaya guna dan berhasil guna dan secara langsung hasil evaluasi realisasi fisik dan keuangan ini dapat menggambarkan kinerja masing-masing SKPD.
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 III - 1
BAB III
KERANGKA EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Kerangka ekonomi daerah dan keuangan daerah tahun 2019 pada dasarnya menjelaskan arah kebijakan ekonomi daerah dan arah kebijakan keuangan daerah.
Kerangka ekonomi daerah dan keuangan daerah tahun 2019 lebih memperhatikan perkiraan sumber-sumber pendapatan, besaran pendapatan dari sektor-sektor potensial, kondisi perekonomian global dan regional yang ditunjukkan untuk mengalokasikan dengan suatu pendekatan money follows program yang pada akhirnya dapat tercapai suatu anggaran yang efektif dan efisien.
3.1. Arah Kebijakan Ekonomi Daerah
3.1.1. Pengaruh Perekonomian Regional dan Nasional
Kondisi perekonomian regional, nasional maupun global sangat berpengaruh terhadap arah kebijakan ekonomi Kabupaten Ogan Ilir, berdasarkan data dinyatakan oleh Badan Pusat Statistik melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai5,17 persen di tahun 2018 ini lebih tinggi dari 2017 yang dikoreksi sebesar 5,07 persen.
Nilai produk domestik Bruto (PDB) atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp. 2.638,9 triliun, sedangkan PDB atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp. 3.798,7 triliun. Pertumbuhan ekonomi nasional antara lain dipengaruhi kondisi perekonomian global di kuartal IV yang menunjukan peningkatan, namun pertumbuhannya belum merata.
Tabel 3.1.
Produk Domestik Bruto Nasional
Berdasarkan Pengeluaran dari Tahun 2017 – 2018
Komponen 2016 2017 2018
Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 4,98 4,98 5,08
Pengeluaran Konsumsi LNPRT 6,75 6.93 10,79
Pengeluaran Konsumsi Pemerintah -4,02 3,80 4,56
Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto
4,79 7,26 6,01
Ekspor Barang dan Jasa 3.90 9.08 4,33
Dikurangi impor Barang dan Jasa 2.74 8,06 7,10
Sumber :bps.go.id
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 III - 2 Berdasarkantabeltersebutmenunjukan bahwa sumber pertumbuhan ekonomi nasional masih dari konsumsi, terutama konsumsi rumah tangga yang pada tahun 2018 tumbuh sebesar 5,08% Y-On-Y karena penjualan eceran tumbuh, wholesale sepeda motor dan mobil penumpang tumbuh dan nilai transaksi uang elektronik, kartu debit dan kartu kredit tumbuh, pengeluaran konsumsi pemerintah mengalami naik sebesar 0,76% Y-On-Y secara keseluruhan karena didukung oleh kenaikan realisasi belanja barang dan jasa serta belanja bantuan sosial. pertumbahan konsumsi relatif stabil akibat rendahnya inflasi yang berpengaruh positif terhadap daya beli masyarakat.
Tabel 3.2.
Produk Domestik Bruto Nasional Berdasarkan Sektoral dari Tahun 2016 – 2018
Sektoral 2016 2017 2018
A. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 3.25% 3.87% 3.91%
B. Pertambangan dan Penggalian 1.06% 0.66% 2.16%
C. Industri Pengolahan 4.29% 4.29% 4.27%
D. Pengadaan Listrik dan Gas 5.39% 1.54% 5.47%
E. Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang
3.60% 4.60% 5.46%
F. Konstruksi 5.22% 6.80% 6.09%
G. Perdagangan Besar dan Eceran;
Reparasi Mobil dan Sepeda Motor
3.93% 4.46% 4.97%
H. Transportasi dan Pergudangan 7.74% 8.49% 7.01%
I. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum
4.94% 5.39% 5.66%
J. Informasi dan Komunikasi 8.87% 9.63% 7.04%
K. Jasa Keuangan dan Asuransi 9.90% 5.47% 4.17%
L. Real Estate 4.30% 3.66% 3.58%
M,N. Jasa Perusahaan 7.36% 8.44% 8.64%
O. Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib
3.19% 2.06% 7.02%
P. Jasa Pendidikan 3.84% 3.70% 5.36%
Q. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 5.00% 6.84% 7.13%
R,S,T,U. Jasa lainnya 7.80% 8.73% 8.99%
Sumber : BPS
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 III - 3 Selanjutnya laju pertumbuhan ekonomi dari sektoral terbagi dalam 17 sektor/industri, dimana laju pertumbuhan terbesar terjadi di sektor administrasi pemerintahan, Pertahanan dan Jaminsan Sosial Wajib sebesar 7,02% yang terus mengalami kenaikan pertumbuhan signifikan dari tahun 2017. Diikuti oleh Jasa pendidikan, Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial, Pertambangan dan Galian dan serta pengadaan listrik dan gas yang naik kembali setelah menurun di tahun 2017.
Sementara itu pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan tumbuh tinggi di tahun 2018 sebesar 6,04% (yoy) dan tercatat tertinggi selama lima tahun terakhir. Dan kinerja perekonomian sumatera selatan tersebut berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat pada level 5,17%
(yoy). Selain itu pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan juga lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Regional Sumatera Selatan sebesar 4,54%
(yoy).
Sementara itu pada triwulan IV-2018, perekonomian Sumatera Selatan mencatatkan perlambatan pertumbuhan sebesar 6,07% (yoy) atau lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi triwulan III-2018 yang tercatat sebesar 6,14% (yoy). Perlambatan ini disebabkan oleh menurunnya kinerja ekspor luar negeri dan investasi. Disisi lain masih tingginya konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, serta konsumsi lembaga non profit rumah tangga menahan penurunan pertumbuhan ekonomi di triwluan ini. Dari sisi penawaran, tiga sektor utama Sumatera Selatan yang memberikan kontribusi terbesar pada pertumbuhan ekonomi periode ini adalah sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan dan sektor perdagangan besar, eceran, reparasi mobil dan motor.
Inflasi Sumatera Selatan di akhir tahun 2018 terkendali yaitu sebesar 2,74% (yoy) dan berada dalam kisaran target inflasi nasional tahun 2018 yaitu sebesar 3,5+1% (yoy). Realisasi inflasi ini lebih rendah dibandingkan realisasi inflasi tahun sebelumnya yang tercatat 2,96% (yoy). Angka tersebut lebih rendah dibandingkan realisasi inflasi nasional akhir tahun yang sebesar 3,13%
(yoy), namun lebih tinggi dibandingkan realisasi inflasi regional Sumatera Selatan akhir tahun 2018 yang sebesar 2,40% (yoy).
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 III - 4 Tabel 3.3.
PDRB Propinsi Sumatera Selatan Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha (Milyar Rupiah)
Sektoral 2012 2013 2014 2015 2016 2017
A. Pertanian, Kehutanan, dan
Perikanan 47.862.813 52.145.884,8 54.406.469 56.841.720,5 59.178.493 60.861.880,89
B. Pertambangan dan Penggalian
65.144.435 70.029.976 73.319.992 72.348.616,62 69.369.412,24 73.245.218,87 C. Industri Pengolahan
41.907.540 48.087.170,4 53.157.455,5 60.905.272,59 67.028.799,94 74.900.283,96 D. Pengadaan Listrik dan Gas
181.310.1 189.508.5 236.808,5 301.117,81 426.494,19 493.322,8
E. Pengadaan Air, Pengelolaan
Sampah, Limbah dan Daur Ulang 250.246 258.843 309.416,4 360.823,86 401.682,28 444.863,6 F. Konstruksi
3.115.6840 35.535.704 41.064.856,5 41.746.651,96 46.360.763,64 50.682.608,24 G. Perdagangan Besar dan
Eceran; Reparasi Mobil dan
Sepeda Motor 23.152.609 25.211.357 27.802.452,7 35.087.608,93 41.951.308.59 48.531.686,84
H. Transportasi dan
Pergudangan 4.154.234 4.951.709,8 5.699.881,5 6.903.628,96 7.811.737,71 8.854.638,35
I. Penyediaan Akomodasi dan
Makan Minum 2.959.609
3.312.413 3.853.819 4.687.432,7 5.527.715,7 6.263.417,7 J. Informasi dan Komunikasi
6.353.287 6710357 7.411.680,2 8.309.101,77 9.415.495,21 10.627.817,85 K. Jasa Keuangan dan Asuransi
6.285.772,8 7.254.130,9 7.852.951 8.500.400,29 9.423.742,96 10.081.685,97 L. Real Estate
6.151.615 6.762.173 7.952.846,4 9.335.223,8 10.580.048,69 11.596.643,56 M,N. Jasa Perusahaan
247.653 291.218 329.562,7 367.020,88 410.740,88 459.951,08
O. Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial
Wajib 8.260.931 9.054.025 10.854.381,2 12.547.257,54 12.600.374,72 12.090.521,83
P. Jasa Pendidikan
5.810.600 6.860.066,8 8085638.3 8.959.005,54 9.278.743,75 9.463.365,76 Q. Jasa Kesehatan dan Kegiatan
Sosial 1.491.807 1.616.656
1818666.2 2.056.260,88 2.167.852,11 2.365.738,74 R,S,T,U. Jasa lainnya
1.893.823 2.077.271 2264724.3 2.508.557,1 2.613.670,81 2.794.956,27
Sumber : BPS
Perekonomian Sumatera Selatan di tahun 2019 diperkirakan masih positif walaupun melambat dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini sejalan dengan proses pemulihan ekonomi global meski dengan tekanan risiko yang meningkat serta pasar komoditas yang bergerak ekspansif akan menjadi penggerak utama ekonomi Sumatera Selatan pada tahun 2019. Dari Sektor eksternal terdapat beberapa resiko yang perlu diwaspadai seperti tekanan eksternal berupa risiko meningkatnya tekanan perdagangan global seiring kebijakan proteksi Amerika Serikat, kenaikan suku bunga The Fed, kebijakan protekswi dagang negara tujuan ekspor komoditas kelapa sawit, Serta Fluktuasi harga harga minyak dunia.
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 III - 5 3.1.2. Kondisi Perekonomi Daerah
A. Pertumbuhan Ekonomi
Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ogan Ilir dari tahun ke tahun cukup fluktuatif. Dimana selama 3 tahun terakhir PDRB Kabupaten Ogan Ilir dengan migas atas dasar harga berlaku mencapai Rp. 6.557.521 juta tahun 2013, di tahun 2014 menjadi Rp. 7.336.969,00 dan pada tahun 2015 meningkat menjadi sebesar Rp. 8.174.437,00, sedangkan PDRB Kabupaten Ogan Ilir tanpa migas pada tahun 2013 tercatat sebesar Rp. 6.106.200,- dan pada tahun 2014 menjadi sebesar Rp. 6.796.399 dan meningkat pada tahun 2015 sebesar Rp. 7.671.083,-terlihat bahwa sektor pertanian masih memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan PDRB Kabupaten Ogan Ilir tahun 2015 yaitu sebesar 23,27 % dengan migas, hal ini dapat tergambar pada tabel 3.4. tersebut dibawah ini :
Tabel 3.4
PDRB Atas Dasar Harga Berlaku
Menurut Lapangan Usaha Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2013-2017
Sektoral 2013 2014 2015 2016 2017
A. Pertanian, Kehutanan, dan
Perikanan 1.817.659,26 1.861.560,95 1.924.297,12 2.011.374,66 2.099.166,75
B. Pertambangan dan
Penggalian 588.859,83 715.218,61 709.524,42 692.161,15 727.971,46
C. Industri Pengolahan 710.532,54 796.029,49 894.245,03 986.179,25 1.095.930,22 D. Pengadaan Listrik dan Gas
2.056,56 2.502,15 3.370,67 4.419,33 5.472,28
E. Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur
Ulang 1.485,55 1.834,09 2.158,31 2.527,32 2.920,31
F. Konstruksi
1.027.062,08 1.235.756,92 1.396.346,43 1.542.485,66 1.670.204,24 G. Perdagangan Besar dan
Eceran; Reparasi Mobil dan
Sepeda Motor 845.933,97 949.542,2 1.226.020,23 1.465.860 1.673.951,24
H. Transportasi dan
Pergudangan 66.266,5 78.563,58 94.643,3 108.355,98 123.927,02
I. Penyediaan Akomodasi dan
Makan Minum 223.057,74 266.052,61 320.122,9 371.519,25 421.378,69
J. Informasi dan Komunikasi
19.188,22 21.497,76 24.164.66 27.440,72 30.944,16
K. Jasa Keuangan dan Asuransi
119.931,32 129.321,61 138.652,58 150.130,25 160.438,26
L. Real Estate
146.571,39 174.224,78 206.366,81 234.224,24 257.165,52
M,N. Jasa Perusahaan
8.400,34 9.385,93 10.447,48 11.683,5 13.011,76
O. Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial
Wajib 766.800,89 860.638,7 969.732,19 971.119,61 934.244,44
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 III - 6
P. Jasa Pendidikan
129.413,36 149.860,01 164.330,9 173.600,68 181.175,39
Q. Jasa Kesehatan dan Kegiatan
Sosial 44.406,41 50.119,7 56.365,59 62.158,25 68.960,62
R,S,T,U. Jasa lainnya
39.895,36 41.581,01 44.394,61 45.363,96 46.990,34
PDRB 6.557.521,31 7.343.690,09 8.185.183,22 8.860.603,81 9.513.852,72
Sumber : BPS
Penyusunan dan perhitungan PDRB mulai tahun 2015 telah mengalami perubahan mendasar dibanding dengan perhitungan PDRB tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, penggunaan perhitungan tahun dasar 2000 berubah menjadi angka dasar harga konstan tahun 2010. Dengan demikian terjadi perubahan rincian komponen dan nilai nominal PDRB yang disesuaikan dengan analisis/perhitungan metode baru tersebut dimulai tahun 2010.
Berdasarkan perhitungan PDRB atas dasar harga konstan pada tahun 2017 Nilai PDRB Kabupaten Ogan Ilir dengan Migas adalah Rp.6.761.839,61 juta, meningkat dibandingkan dengan Nilai PDRB Kabupaten Ogan Ilir tahun 2016 ADHK tahun 2010 dengan Migas yaitu Rp.6.431.680 juta. Nilai PDRB Kabupaten Ogan Ilir tahun 2015 ADHK tahun 2010 dengan Migas yaitu Rp. 6.118.421 juta.
Tabel.3.5
Perkembangan PDRB Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2014 – 2017 Atas Dasar Harga Konstan Tahun 2010 Menurut Lapangan Usaha
Di Kabupaten Ogan Ilir
No Lapangan Usaha 2014 2015 2016 2017
1 Pertanian, Kehutanan, dan
Perikanan 1.609.308 1.645.332 1.685.298 1.717.604,75
2 Pertambangan dan
Penggalian 522.272 524.133 522.446 544.465,28
3 Industri Pengolahan
630.466 652.405 693.031 734.369,53
4 Pengadaan Listrik dan Gas
2.529 2.654 2.882 3.139,87
5 Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur
Ulang 1.654 1.784 1.905 2.067,86
6 Konstruksi
853.875 899.216 988.555 1.060.105,02
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 III - 7
7 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan
Sepeda Motor 834.802 877.029 946.337 1.023.167,93
8 Transportasi dan
Pergudangan 63.829 70.913 77.337 84.296,73
9 Penyediaan Akomodasi dan
Makan Minum 189.377 205.646 222.937 2.41114.09
10 Informasi dan Komunikasi 21.407 23.328 24.984 27.063,15
11 Jasa Keuangan dan Asuransi
100.979 104.944 110.695 113.404,70
12 Real Estate
150.570 162.721 176.721 189.988,64
13 Jasa Perusahaan
7.233 7.548 8.033 8.623,12
14 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan
Sosial Wajib 662.883 720.886 740.029 771.993,59
15 Jasa Pendidikan 127.203 136.031 143.449 149.527,80
16 Jasa Kesehatan dan Kegiatan
Sosial 44.819 48.248 51.290 54.743,48
17 Jasa lainnya
35.447 35.596 35.757 36.164,06
PDRB dengan Migas 5.858.661 6.118.421 6.431.680 6.761.839,61
PDRB Tanpa Migas 5.441.382 5.711.542 6.034.524 -
Sumber : BPS
B. PDRB Perkapita
Pada tahun 2016 Poduk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita penduduk Kabupaten Ogan Ilir berdasarkan PDRB Harga Berlaku dengan Migas adalah Rp. 19.978.046,-, Produk Domestik Regional Bruto per kapita penduduk Atas Dasar Harga Berlaku tanpa Migas tahun 2016 adalah sebesar Rp. 18.747.866,-. Sedangkan Pendapatan per kapita penduduk Kabupaten Ogan Ilir tahun 2015 berdasarkan PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Dengan Migas adalah sebesar Rp. 18.168.550,-, dan PDRB per kapita penduduk berdasarkan PDRB atas dasar harga berlaku tanpa Migas tahun 2015 adalah Rp. 16.829.936.-.
Berdasarkan angka BPS, pada tahun 2016 Produk Domestik Regional Bruto per kapita penduduk Kabupaten Ogan Ilir berdasaran PDRB Harga Konstan tahun 2010 dengan Migas adalah Rp. 14.962.864,-, Produk Domestik Regional Bruto per kapita penduduk Atas Dasar Harga Konstan tahun 2010
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 III - 8 tanpa Migas tahun 2016 adalah sebesar Rp. 13.944.037,-. Sedangkan pendapatan per kapita penduduk Kabupaten Ogan Ilir tahun 2015 berdasarkan PDRB Atas Dasar Harga Konstan tahun 2010 dengan Migas adalah sebesar Rp.
14.493.121,-, dan PDRB per kapita penduduk berdasarkan PDRB atas dasar harga Konstan tahun 2010 tanpa Migas tahun 2015 adalah Rp. 13.459.814,-.
Tabel 3.6
Perkembangan Pendapatan Per Kapita Penduduk Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2014-2017
Pendapatan Per Kapita 2014 2015 2016 2017
(1) (2) (3) (4) (5)
A Atas Dasar harga berlaku
Dengan Migas 16.464.807 18.168.550 19.978.046 -
Tanpa Migas 15.331.618 16.829.936 18.747.866 -
B Atas Dasar Harga Konstan Tahun 2010
Dengan Migas 13.791.789 14.493.121 14.962.864 -
Tanpa Migas 12.877.954 13.459.814 13.944.037 -
Sumber : Ogan Ilir Dalam Angka Tahun 2018
C. Tingkat Inflasi
Inflasi merupakan gambaran tentang terjadinya perubahan harga.
Fluktuasi harga yang terjadi akan mempengaruhi daya beli konsumen, karena berakibat terhadap ketidakseimbangan dengan pendapatan. Laju inflasi ini merupakan alat ukur yang dapat menggambarkan kenaikan/penurunan harga dari sekelompok barang dan jasa yang berpengaruh terhadap kemampuan daya beli masyarakat. Informasi laju inflasi ini berguna untuk memonitor harga barang dan jasa dan mengambil kebijakan khusus yang diperlukan
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 III - 9 Tabel 3.7
Laju Inflasi PDRB Kabupaten Ogan Ilir menurut Lapangan Usaha Tahun 2011 - 2015
Uraian
Laju inflasi Tahun
2014 2015 2016 2017
Dengan migas 5,53 5,01 6,51 -
Tanpa Migas 4,97 5,03 7,53 -
Sumber :OganIlir dalam Angka 2018
3.1.3. Tantangan dan Prospek Perekonomian Kabupaten Ogan Ilir
Pembangunan ekonomi yang ditandai oleh meningkatnya pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan berdampak pada tumbuhnya perekonomian daerah secara dinamis yang direfleksikan pada peningkatan pendapatan perkapita, terciptanya lapangan kerja dan tumbunya usaha mikro, kecil dan menengah dari tahun ke tahun.
Sektor ekonomi Kabupaten Ogan Ilir pada tahun 2017 di sektor Transportasi dan Pergudangan 9,00 sektor lain yang cukup besar peranannya terhadap perekonomian di Kabupaten Ogan Ilir pada tahun 2017 adalah sektor Pengadaan Listrik dan Gas sebesar 8,94%, dan sedangkan penyumbang terkecil terhadap laju pertumbuhan ekonomi di tahun 2017 adalah dari sektor jasa lainnya sebesar 1,14%.
Kegiatan pembangunan ekonomi yang tergambar pada pencapaian inkikator makro ekonomi daerah secara langsung maupun tidak langsung akan berpengaruh terhadap pencapaian kinerja bidang sosial terutama pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, dengan melihat kemajuaan kinerja ekonomi yang telah dicapai, beberapa tantangan yang masih akan dihadapi oleh Kabupaten Ogan Ilir untuk tahun kedepan yang diidentifkiasi dan dianalisis dari lingkungan internal yaitu antara lain :
a. Belum optimalnya kinerja pelayanan aparatur pemerintahan;
b. Masih banyaknya penduduk miskin 13,19%;
c. Angka Pengangguran masih tinggi (2,43%)
d. Angka IPM masih berada pada level 65,63 (metode baru)
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 III - 10 e. Masih terbatasanya sarana prasana pemerintahan di daerah;
f. Belum meratanya pembangunan infrastruktur dasar dan wilayah (sanitasi, air minum);
g. Infrastruktur jalan belum optimal
h. Fasilitas Umum dan Sosial Masih sangat kurang
i. Masih rendahnya kualitas pelayanan pendidikan, kesehatan j. Masih lemahnya pemberdayaan UMKM
k. Tingkat kriminalitas yang relatif masih tinggi;
l. Belum optimalnya implementasi program dan kegiatan pembangunan perdesaan
Sedangkan ancaman dari lingkungan eksternal antara lain :
a. Peningkatan investasi dan eksploitasi sumberdaya alam sehingga berdampak negatif pada lingkungan;
b. Perubahan iklim yang dapat berpengaruh negatif terhadap capaian kinerja pembangunan misalnya yang terkait dengan ketahanan pangan;
c. Meningkatnya kasus kebakaraan hutan dan lahan;
d. Konflik wilayah perbatasan
e. Masih ada kesenjangan infrastuktur antar wilayah
Diantara tantangan yang akan dihadapi tersebut, baik dari lingkungan internal maupun eksternal terdapat peluang bagi peningkatan perekonomian Kabupaten Ogan Ilir, dimana Kabupaten Ogan Ilir memiliki banyak sumber daya alam yang dapat dikembangkan guna menopang pertumbuhan ekonomi yakni sektor pertanian dan perkebunan yang terus meningkat selain dari sektor usaha bangunan dan kotruksi, disusul dengan bidang perdagangan besar, eceran reparasi mobil dan motor yang ditunjang dengan perbaikan infrastruktur penunjang sehingga dapat meningkatkan perekonomian Kabupaten Ogan Ilir.
Prospek perekonomian Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2015 dan 2016 adalah :
1. PDRB ADHB per kapita dengan migas meningkat berdasarkan tren pertumbuhan PDRB ADHB Tahun 2016 sebesar Rp. 19.978.046,- dibanding tahun 2015 sebesar Rp. 18.168.550,-.
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 III - 11 2. PDRB ADHB per kapita tanpa migas meningkat berdasarkan tren pertumbuhan PDRB ADHB Tahun 2016 sebesar Rp. 18.747.866,- dibanding tahun 2015 sebesar Rp. 16.829.936,-.
3. PDRB ADHK per kapita dengan migas meningkat berdasarkan tren pertumbuhan PDRB ADHK Tahun 2016 sebesar Rp. 14.962.864,- dibanding tahun 2015 sebesar Rp. 14.493.121,-.
4. PDRB ADHK per kapita tanpa migas meningkat berdasarkan tren pertumbuhan PDRB ADHK Tahun 2015 sebesar Rp. 13.944.037,- dibanding tahun 2014 sebesar Rp. 13.459.814,-.
5. Pertumbuhan ekonomi dengan migas meningkat berdasarkan tren pertumbuhan ekonomi di tahun 2017 sebesar 5,13% dibanding tahun 2016 tercatat pada angka 5,12%.
6. Hanya pertumbuhan ekonomi tanpa migas yang menunjukan terjadinya penurunan pertumbuhan ekonomi di tahun 2016 sebesar 5,65% dibanding tahun 2015 tercatat pada angka 4,96%.
7. Masuknya wilayah Ogan Ilir dalam Kawasan Pengembangan Strategis Nasional (MBBPT)
8. Komitmen Univesal Access dari pemerintah pusat (program 100 0 100) 9. Minat investor luar daerah dan lokal yang semakin meningkat;
10. Kewenangan daerah yang lebih besar dan didukung oleh alokasi dana desa yang semakin meningkat.
3.2. Arah Kebijakan Keuangan Daerah
Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 pada pasal 258 telah mengamanatkan bahwa daerah dalam melaksanakan pembangunan untuk peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat, kesempatan kerja, lapangan berusaha, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah, dalam rangka mewujudkan pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi urusan pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.
Untuk itu perlu ditetapkan kebijakan keuangan daerah, arah kebijakan keuangan daerah Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir terdiri dari 1). Kebijakan Pendapatan Daerah, 2). Kebijakan Belanja Keuangan Daerah untuk
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 III - 12 mendukung program dan kegiatan strategis, 3). Kebijakan Pembiayaan Daerah, diarahkan untuk menutup defisit dan mengalokasikan pada pos-pos pembiayaan.
3.2.1. Perubahan Kebijakan Pendapatan Daerah
Pendapatan asli Daerah (PAD) Kabupaten Ogan Ilir terdiri dari kelompok Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Perusahaan Milik Daerah dan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah. Sejak diberlakukanya undang-undang nomor 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah, maka dalam implementasinya Kabupaten Ogan Ilir telah menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 15 tahum 2010 tentang Pajak Daerah dan Peraturan Daerah Nomor 20 tahun 2011 tentang Retribusi Jasa umum dan Peraturan Daerah Nomor 21 Tahun 2011 tentang retribusi Perizinan tertentu.
Adanya perubahan pendapatan yang bersumber dari pendapatan Asli Daerah antara lain : sektor Pajak Daerah, retribusi Daerah dan Lain-lain PAD yang Sah
Dengan melihat aktual ekonomi daerah dan nasional serta memperhatikan realisasi APBD Kabuapten Ogan Ilir Tahun Anggaran 2019 dan evaluasi Kinerja pendapatan sampai dengan penghujung bulan Juni 2019, pendapatan daerahdiproyeksikan akan mengalami penyesuian dari Rp.1.571.921.503.821,19 pada APBD tahun Anggaran 2019 menjadi Rp.11.683.443.991.194,11pada RKPD perubahan Tahun Anggaran 2019 atau berubah sebesar 6.55% yang terdiri dari :
a. Perubahan Hasil Retribusi Daerah dari Rp.9.324.858.000,00 diproyeksikan berkurang menjadi Rp.9.249.858.000,00.
b. Hasil Pengelolaan Kekayaan daerah yang dipisahkan dari Rp.3.000.000.000,00 diproyeksikan menjadi Rp.3.404.401439,15.
c. Perubahan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah yang terdiri dari Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya bertambah sebesar Rp. 32.380.491.000,00 sehingga proyeksi pendapatan menjadi Rp.35.050.347.416,00.
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 III - 13 Realisasi dan Proyeksi serta target Pendapatan Daerah Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2015-2019 dapat di lihat pada Tabel 3.8. di bawah ini :
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 III - 14
Tabel 3.8
Perkembangan dan Perkiraan Pendapatan dan Penerimaan Pembiayaan Daerah Tahun Anggaran 2016-2019
No. Jenis Pendapatan Daerah
Realisasi (Rp) Proyeksi (Rp)
2016 2017 2018 RKPD 2019 Perubahan RKPD
2019
1 2 4 5 6 7
1.1 Pendapatan Asli Daerah 112.788.482.871,67 60.265.457.314,16 55.435.666.875,45 113.830.663.467,00 116.829.921.322,80 1.1.1 Pajak Daerah 62.843.668.168,00 15.769.350.632,00 19.462.789.192,00 69.125.314.467,65 69.125.314.467,65 1.1.2 Retribusi Daerah 4.385.864.468,13 3.839.566.234,00 5.640.043.543,00 9.324.858.000,00 9.249.858.000,00 1.1.3 Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang
dipisahkan
3.172.960.673,56
2.997.496.764,90 2.912.171.852,00 3.000.000.000,00 3.404.401.439,15 1.1.4 Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah 42.385.989.561,98 37.659.043.683,26 27.420.662.288,39 32.380.491.000,00 35.050.347.416,00 1.2 Dana Perimbangan 939.412.494.416,00 984.464.565.587,00 1.049.790.700.966,00 1.194.839.491.000,00 1.191.746.185.675,00 1.2.1 Dana bagi hasil pajak /Bagi hasil bukan
pajak
145.102.605.373,00
148.383.318.574,00 186.541.784.914,00 251.126.439.000,00 251.126.439.000,00 1.2.2 Dana Alokasi Umum 623.839.463.000,00 619.873.617.000,00 623.348.780.000,00 649.199.285.000,00 649.199.285.000,00 1.2.3 Dana Alokasi Khusus 170.470.426.043,00 216.207.630.013,00 239.900.136.052,00 294.513.866.000,00 291.420.461.675,00 1.3 Lain-lain Pendapatan Daerah Yg Sah 194.015.577.329,45 239.418.037.113,83 314.051.722.473,07 263.251.250.353,54 374.867.884.196,31
1.3.1 Hibah 1.811.423.923,00 1.471.518.913,62 48.903.538.547,00 0 48.583.600.000,00
1.3.2 Dana Darurat 0 0 0 0 0
1.3.3 Bagi Hasil Pajak dari Prov. & dari Pemda
lainnya 36.148.365.406,45 60.102.451.200,21 64.196.977.685,59 48.190.110.353,54 96.660.340.196,31 1.3.4 Dana Penyesuaian dan Otonom Khusus 5.722.980.000,00 0 17.500.000.000,00 9.465.334.000,00 9.465.334.000,00 1.3.5 Bantuan Keuangan dari Provinsi &
Pemerintah Daerah 0 0 6.352.564.840,48 0 14.562.804.000,00
1.3.6 Pendapatan Lainnya 150.332.808.000,00 177.098.641.400,00 177.098.641.400,00 205.595.806.000,00 205.595.806.000,00 JUMLAH
PENDAPATAN DAERAH 1.246.216.554.617,12 1.419.278.090.314,52 1.419.278.090.314,52 1.571.921.503.821,19 1.683.443.991.194,11
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 III - 15 3.2.2. Perubahan Kebijakan Belanja Daerah
Kebijakan Umum Belanja daerah Kabupaten Ogan Ilir dilaksanakan berdasarkan pada Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dimana belanja daerah digunakan untuk membiayai pelaksanaan urusan pemerintahan baik urusan wajib yang terkait pelayanan dasar maupun urusan wajib yang tidak terkait pelayanan dasar maupun urusan pilihan yang dilaksanakan. Dimana kualitas pelayanan tersebut merupakan pengeluaran yang dilakukan oleh Pemerintah daerah untuk mendanai seluruh program/kegiatan yang berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap pelayanan publik di daerah.
Dalam melakukan kebijakan belanja daerah tetap mengedepankan pada peningkatan proporsi belanja untuk meningkatkan pelayanan dan kepentingan publik serta tetap menjaga eksistensi penyelenggaraan pemerintahan dalam penggunaanya belanja daerah harus tetap bersifat efisiensi, efektivitas dan penghematan sesuai dengan prioritas yang diharapkan dapat memberikan dukungan program/kegiatan strategis daerah yang mendukung program kegiatan provinsi dan nasional.
Dengan melihat kondisi aktual ekonomi daerah dan nasional, serta memperhatikan realisasi belanja Kabupaten Ogan Ilir Tahun Anggaran 2019 dan evaluasi belanja daerah sampai dengan penghujung bulan Juni 2019, belanja daerah diproyeksikan akan mengalami perubahan dari Rp.1.568.121.503.821,19 menjadi Rp. 1,751,489,965,006.88 pada RKPD Perubahan Tahun Anggaran 2019 atau mengalami perubahan sebesar 11.69% yang terdiri dari :
Kebijakan belanja daerah Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2019 ditentukan dengan mempertimbangkan kemampuan pendapatan daerah dan permasalahan/isu yang dihadapi berikut adalah kebijakan belanja daerah untuk tahun 2019 :
1. Perubahan belanja yang sebelumnya Rp.1.564.121.503.821,19 menjadi Rp. 1,751,489,965,006.88 dimana perubahan terjadi pada Belanja Pegawai yang dialokasikan Rp. Rp.603.112.324.121,19 mengalami perubahan menjadi Rp. 618,041,770,656.62 atau bertambah sebesar
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 III - 16 Rp.14,929,446,535.43. Belanja subsidi pada tahun ini bertambah
Rp.750.000.000,00 pada RKPD perubahan 2019. Belanja hibah dialokasikan Rp.22.369.960.000,00 Mengalami perubahan menjadi Rp.22,869,960,000.00 atau bertambah sebesar Rp.500.000.000,00 atau sebesar 2,26%. Belanja Bagi Hasil kepada Provinsi /Kabupaten/Kota dan Pemerintah Desa Berubah dari Rp.7.945.000.000 mengalami perubahan menjadi Rp.7.992.302.875,00 atau bertambah Rp.47.302.875,00.
Kemudian belanja bantuan keuangan kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintah Desa dialokasikan Rp.295.959.628.400,00 mengalami perubahan sebesar Rp.297.447.863.000,00 atau penambahan sebesar Rp.1.488.234.600,00 atau sebesar 0,50%.
APBD Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2019 menetapkan belanja tidak langsung dan belanja langsung secara proposional yakni dengan memprioritaskan belanja untuk pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat dimana program dan kegiatan disusun harus dapat memberikan informasi yang jelas dan terukur serta memiliki korelasi langsung dengan keluaran yang diharapkan dan program dan kegiatan dimaksud ditinjau dari aspek indikator, tolak ukur dan target kinerjanya.
Realisasi dan proyeksi/Target Belanja Daerah Tahun 2015 – 2019 dapat dilihat pada Tabel 3.9 berikut ini :
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 III - 17
Tabel 3.9
Realisasi dan Proyeksi Belanja Daerah Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2016-2019
No. Uraian
Realisasi (Rp.000) Proyeksi (Rp.000)
Tahun 2016 Tahun 2017 Tahun 2018 RKPD Tahun 2019 RKPD Perubahan Tahun 2019
1 2 3 4 5 6 7
2 BELANJA DAERAH
2.1 Belanja Tidak Langsung 948,771,240,655.48 900.997.725.838,92 871.451.502.111.82 930.886.912.521,19 951,975,896,531.62 2.1.1 Belanja Pegawai 719,305,578,707.48 615.472.511.244,00 573.283.725.658.82 603.112.324.121,19 618,041,770,656.62
2.1.2 Belanja Bunga - - - -
2.1.3 Belanja Subsidi 3.600.000.000,00 - - 750,000,000.00
2.1.4 Belanja Hibah 14,618,845,500.00 15.606.228.600,00 24.675.680.000.00 22.369.960.000,00 22,869,960,000.00
2.1.5 Belanja Bantuan Sosial 1,276,007,773.00 2.476.007.773,00 1.354.000.000.00 - -
2.1.6 Belanja bagi hasil kepada
Prov/Kab/Kota dan Pemdes 734,847,375.00 1.414.870.075,00 12.306.625.250.00 7.945.000.000,00 7,992,302,875.00 2.1.7 Belanja bantuan Keuangan kepada
Prov.Kab/Kota dan Pemdes 211,835,961,300.00 260.928.108.146,92 258.331.471.203.00 295.959.628.400,00 297,447,863,000.00 2.1.8 Belanja Tidak Terduga 1,000,000,000.00 1.500.000.000,00 1.500.000.000,00 1.500.000.000,00 4,874,000,000.00
2.2. Belanja Langsung 504.517.764.457,47 713.155.240.436,00 675.718.448.000.00 637.234.591.300,00 799,514,068,475.26 2.2.1. Belanja Pegawai 16.373.275.400,00 14.031.169.000,00 19.074.263.500.00 13.418.290.000,00
2.2.2. Belanja Barang dan Jasa 232.643.623.074,81 246.495.633.793,00 326.052.954.886.00 335.335.400.330,00 2.2.3. Belanja Modal 255.500.865.982,66 452.628.437.643,00 330.591.229.614.00 288.480.900.970,00
JUMLAH BELANJA DAERAH 1.453.289.005.112,95 1.614.152.966.274,92 1.547.169.950.111.82 1.568.121.503.821,19 1,751,489,965,006.88
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 III - 18
3.2.3. Perubahan Kebijakan Pembiayaan Daerah
Kebijakan Umum Pembiayaan Daerah terdiri atas kebijakan penerimaan pembiayaan maupun kebijakan pengeluaran pembiayaan, pembiayaan daerah merupakan transaksi keuangan untuk menutupi selisih antara Pendapatan dan Belanja Daerah, Penerimaan Pembiayaan dapat bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Lalu (SILPA) tahun anggaran 2019, pencairan dana cadangan, hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan, penerimaan pinjaman daerah, penerimaan kembali pemberian pinjaman dan penerimaan piutang daerah. pengeluaran pembiayaan diarahkan untuk pernyertaan modal.
Target Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk perubahan TA 2019 sebesar Rp.71,845,973,812.77 Kebijakan pembiayaan daerah pada tahun 2019 di Kabupaten Ogan Ilir antara lain untuk :
1. Menjaga agar keuangan daerah tetap dalam kondisi surplus anggaran dan jika terjadi defisit anggaran sedapat mungkin ditutup dengan sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) tahun lalu.
2. Mengembangkan investasi daerah dan penyertaan modal dengan prinsiif konservatif.
APBD Kabupaten Ogan Ilir setiap tahun mengalami defisit anggaran namun dapat ditutup dangan pos pembiayaan (Penerimaan pembiayaan), berikut ini realisasi dan target/proyeksi Pembiayaan Daerah Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2016 – 2019 dapat dilihat pada Tabel 3.10 di bawah ini :
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2019 III - 19
Tabel 3.10
Realisasi dan Proyeksi Penerimaan Pembiayaan Daerah Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2015-2019
No. Jenis Pendapatan Daerah
Realisasi (Rp.000) Proyeksi (Rp.000)
2016 2017 2018 RKPD Tahun
2019
RKPD Perubahan 2019
1 2 3 4 5 6 7
3 Pembiayaan Daerah
3.1. Penerimaan Pembiayaan
3.1.1 Sisa lebih perhitungan anggaran sebelumnya 35.812.927.196,12 22.500.000.000,00 - - 71,845,973,812.77
3.1.2 Pencairan Dana Cadangan - - - - -
3.1.3 Hasil Penjualan Kekayaan daerah yang
dipisahkan - - - - -
3.1.4 Penerimaan Pinjaman daerah - - - - -
3.1.5 Penerimaan kembali pemberiaan pinjaman - - - - -
3.1.6 Penerimaan piutang daerah 27.097.725.710,62 - - - -
Jumlah Penerimaan Pembiayaan Daerah 62.910.652.906,74 22.500.000.000,00 - - 71,845,973,812.77
3.2. Pengeluaran Pembiayaan
3.2.1 Pembentukan Dana Cadangan - - - - -
3.2.2 Penyertaan Modal (Investasi) Daerah 750.000.000,00 800.000.000,00 2.300.000.000,00 3.800.000.000,00 3.800.000.000,00
3.2.3 Pembayaran Pokok Utang 151.750.736.900,00 - - - -
3.2.4 Pemberiaan Pinjamanan Daerah - - - - -
Jumlah Pengeluaran Pembiayaan Daerah 152.500.736.900,00 800.000.000,00 2.300.000.000,00 3.800.000.000,00 3.800.000.000,00
RKPD KABUPATEN OGAN ILIR 2018 III - 20
PERUBAHAN RKPD KABUPATEN OGAN ILIR 2019 IV - 1
BAB IV
SASARAN DAN PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH
Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2019 disusun mengikuti arah dan kebijakan yang digariskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ogan Ilir dan RKPD Provinsi Sumatera Selatan serta Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2019 untuk keselarasan program dan kegiatan pembangunan daerah. Prioritas pembangunan daerah merupakan arahan bagi SKPD dalam menjabarkan program dan kegiatan yang dibutuhkan pada tahun 2019, dan berkorelasi dengan pencapaian prioritas dan sasaran pembangunan nasional.
4.1 Tujuan dan Sasaran Pembangunan
RKPD Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2019 merupakan penjabaran dari pelaksanaan RPJMD Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2016-2021, dan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Ogan Ilir 2005 -2025 yang mempunyai Visi “ Terwujudnya Ogan Ilir Yang Santri Menuju Masyarakat Sejahtera;
Memperhatikan situasi, kondisi, kelemahan, peluang tantangan dan sinergitas pelaksanaan pembangunan maka dirumuskan dan ditetapkanlah visi pembangunan Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2016-2021 yaitu :
TERWUJUDNYA MASYARAKAT OGAN ILIR LEBIH SEJAHTERA, UNGGUL DAN BERKUALITAS DILANDASI KEIMANAN DAN
KETAQWAAN KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA
Untuk mewujudkan visi pembangunan daerah tersebut selanjutnya dirumuskan misi pembangunan Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2016-2021 sebagai berikut :
1. Meningkatkan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik dan Pelayanan Masyarakat Yang Transparan, Bersih dan Bertanggungjawab.
Misi ini diarahkan untuk dapat mewujudkan dan meningkatkan kinerja aparatur pemerintah daerah yang dapat melayani masyarakat secara prima,