17
Universitas Kristen Petra BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Jenis Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana strategi dari Perusahaan Murni Jaya dalam memposisikan dirinya di industri kecap. Dari hasil penelitian ini, maka dapat diketahui strategi manakah yang baik dengan kelemahan dan kelebihan di tiap strategi dan juga competitive positioning dari usaha ini.
Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, di mana data dari penelitian ini berupa kata-kata, gambar, dan bukan berupa angka-angka (Moleong, 2010, p.11). Dengan demikian, laporan penelitian akan berisi kutipan-kutipan data untuk memberikan gambaran penyajian laporan tersebut. Data tersebut mungk in berasal dari naskah wawancara, catatan lapangan, foto, videotape, dokumen pribadi, catatan atau memo, dan dokumen resmi lainnya.
3.2 Metode Penelitian
Terdapat tiga metode penelitian kualitatif yaitu historical, etnografis, dan studi kasus. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus, yaitu penelitian lebih berfokus pada satu subyek tertentu yang mana peneliti menggali informasi lebih dalam dengan studi lapangan (observasi). Subyek yang digunakan adalah perusahaan industri kecap.
3.3 Definisi Konseptual
3.3.1 Bauran Pemasaran (Marketing Mix)
Identifikasi fokus strategi dan pasar di dalam penelitian ini menggunaka n bauran pemasaran (4P) yang terdiri dari 4 variabel diantaranya :
18
Universitas Kristen Petra a. Produk, berarti kombinasi barang dan jasa yang perusahaan tawarkan untuk
pasar.
b. Harga, adalah jumlah dari uang konsumen yang harus dibayarkan untuk mendapatkan produk.
c. Tempat, termasuk aktivitas perusahaan yang membuat produk tersedia untuk konsumen yang ditargetkan.
d. Promosi, mengacu kepada aktivitas yang mengomunikasikan manfaat produk dan membujuk konsumen yang ditargetkan untuk membelinya.
3.3.2 Analisis STP (Segmentation, Targeting, dan Positioning) : - Berikut langkah utama dalam merancang analisis ini, yaitu : 1. Market Segmentation
Setiap pembeli di pasar memiliki keinginan, sumber daya, lokasi, sikap dalam membeli yang berbeda – beda. Melalui segmentasi pasar, perusahaan membagi pasar menjadi segmen yang lebih kecil yang dapat diraih lebih efisien dan efektif dengan produk dan jasa yang cocok dengan kebutuhan unik pembeli.
2. Market Targeting
Target pasar adalah sekumpulan pembeli yang berbagi kebutuhan yang sama atau karakteristik dimana perusahaan putuskan layani. Target pasar mengevaluasi setiap ketertarikan segmen dalam pasar dan memilih satu atau lebih segmen untuk dimasuki.
3. Positioning
Yang terakhir adalah positioning dimana perusahaan menyusun penawaran pasar untuk menempatkan posisi bersaing dengan competitor yang dapat tertanam di benak konsumen.
19
Universitas Kristen Petra 3.3.3 Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran adalah logika pemasaran dimana harapan perusahaan untuk menciptakan nilai konsumen dan mendapatkan hubungan konsumen yang menguntungkan. Strategi pemasaran merupakan gambaran besar mengenai yang akan dilakukan oleh perusahaan disuatu pasar. Dibutuhkan dua bagian yang saling berkaitan, yaitu :
1. Target Market - yaitu sekelompok pelanggan yang homogen yang ingin ditarik oleh perusahaan tersebut.
2. Marketing Mix - yaitu variabel – variabel yang akan diawasi yang disusun oleh perusahaan tersebut untuk memuaskan kelompok yang ditarget.
3.4 Subyek Penelitian dan Obyek Penelitian
Dalam penelitian ini, subyek penelitian yang digunakan adalah Perusahaan Murni Jaya yang bergerak di industri kecap. Perusahaan ini beralamatkan di Jl.
Mauni gang industri no. 35 Kediri.
Sedangkan obyek penelitian yang akan diteliti adalah volume penjuala n, distribusi, serta kondisi perusahaan PT. Murni Jaya.
3.5 Sumber Data
Menurut Lofland dan Lofland (1984:47) sumber data utama dalam penelit ia n kualitatif ialah kata-kata, dan tindakan, selebihnya adalah data tambahan seperti dokumen dan lain-lain (dalam Moleong, 2010, p.157).
a. Kata-kata dan tindakan orang-orang yang diamati atau diwawancara i merupakan sumber data utama. Sumber data utama dicatatat melalui catatan tertulis atau melalui perekaman video/audio tapes, pengambilan foto, atau film.
b. Data tambahan berasal dari sumber tertulis dapat dibagi atas sumber buku dan majalah ilmiah, sumber dari arsip, dokumen pribadi, dan dokumen resmi.
20
Universitas Kristen Petra 3.6 Metode Pengumpulan Data
Dalam penelitian yang akan dilakukan kali ini, peneliti menggunakan salah satu teknik pengumpulan data yang cukup baik yaitu wawancara (Moelong, 2010, p.186). Ada bermacam-macam jenis wawancara dan yang dipakai dalam penelit ia n ini adalah wawancara terstruktur dan wawancara tidak terstruktur.
a. Wawancara terstruktur adalah wawancara yang pewawancaranya menetapkan sendiri masalah dan pertanyaan-pertanyaannya yang akan diajukan.
Pertanyaan-pertanyaan ini disusun sebelumnya dan didasarkan atas masalah dalam rancangan penelitian (Moelong, 2010, p 190). Wawancara dilakukan kepada orang-orang yang sudah lama berad`a di perusahaan dan mengetahui analisa serta pengalaman yang sudah dilaluinya, yaitu direktur dan kepala bagian di tiap divisi.
b. Wawancara tidak terstruktur digunakan untuk menemukan informasi yang bukan baku atau informasi tunggal. Pertanyaan biasanya tidak disusun terlebih dahulu, malah disesuaikan dengan keadaan dan ciri yang unik dari responden.
Biasanya mereka memiliki pengetahuan dan mendalami situasi, dan mereka lebih mengetahui informasi yang diperlukan. (Moelong,2010,p.190).
Wawancara ini biasanya hanya dilakukan di awal perjumpaan sebagai pembuka karena sifatnya yang tidak sistematis.
3.7 Informan
Informan adalah orang yang dimanfaatkan untuk memberikan informas i tentang situasi dan kondisi latar penelitian (Moleong, 2010, p.132). Kegunaan informan bagi peneliti ialah agar dalam waktu yang relatif singkat banyak infor mas i yang terjaring, jadi sebagai sampling internal, karena informan dimanfaatkan untuk berbicara, bertukar pikiran, atau membandingkan suatu kejadian yang ditemukan dari subjek lainnya (Bogdan dan Biklen, 1981 : 65) (dalam Moleong, 2010, p.132).
Dalam penelitian ini terdapat 3 informan, yaitu : 1. Direktur PT. Murni Jaya
21
Universitas Kristen Petra Informasi yang akan didapat pertama – tama berasal dari Ali Sugianto selaku direktur dari perusahaan PT Murni Jaya, dengan pertimbangan bahwa beliau merupakan informan yang paling memahami kondisi dan situasi perusahaan baik secara internal maupun eksternal.
2. Kepala penjualan
Selanjutnya setelah mendapat informasi dari direktur, maka informas i dilakukan kepada karyawan bagian penjualan, untuk mengetahui tingkat dan volume penjualan serta pesaing yang ada saat ini.
3. Kepala Gudang
Kemudian, informasi terakhir akan digali dari bagian gudang dimana untuk mengetahui pemasaran produk dan sistem distribusi produk.
3.8 Teknik Analisis Data
Proses analisis data dapat dimulai dengan: (Moleong, 2010, p.247)
a. Menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, yaitu dari wawancara, pengamatan yang sudah dituliskan dalam catatan lapangan, dokumen pribadi, dokumen resmi, gambar, foto, dan sebagainya.
b. Reduksi data dengan melakukan abstraksi. Abstraksi merupakan usaha membuat rangkuman yang inti, proses dan pernyataan-pernyataan yang perlu dijaga sehingga tetap berada di dalamnya.
c. Kategorisasi dengan mengelompokkan data yang sudah ditelaah dan direduksi, dan dibuat dengan melakukan koding.
d. Mengadakan pemeriksaan keabsahan data yang menggunakan triangulas i sumber.
e. Penafsiran data dalam mengolah hasil sementara dengan menggunaka n deskripsi analitik, yaitu rancangan organisasional dikembangkan dari kategori- kategori yang ditemukan dan yang muncul dari data.
22
Universitas Kristen Petra 3.9 Uji Keabsahan Data
Untuk menetapkan keabsahan (trustworthiness) data diperlukan teknik pemeriksaan. Pelaksanaan teknik pemeriksaan didasarkan atas sejumlah kriteria tertentu (Moelong, 2010, p324). Keabsahan data dalam penelitian ini ditentuka n dengan menggunakan kriteria kredibilitas. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang dipakai adalah triangulasi. Teknik triangulasi yang paling banyak digunaka n ialah pemeriksaan melalui sumber lainnya.
Triangulasi dengan sumber berarti membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam penelitian kualitatif (Patton 1987:331). Hal itu dapat dicapai dengan jalan (dalam Moelong, 2010, p.330):
1. Membandingkan data hasil pengamatan dengan hasil wawancara
2. Membandingkan apa yang dikatakan orang didepan umum dengan apa yang dikatakannya secara pribadi
3. Membandingkan apa yang dikatakan orang – orang tentang situasi penelit ia n dengan apa yang dikatakannya sepanjang waktu
4. Membandingkan keadaan dan perspektif seseorang dengan berbagai pendapat dan pandangan orang seperti rakyat biasa, orang yang berpendidikan menenga h atau tinggi, orang berada, orang pemerintahan
5. Membandingkan hasil wawancara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan.