• Tidak ada hasil yang ditemukan

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

(1)

KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14/SJ TAHUN 2022

TENTANG

PETUNJUK TEKNIS PENYALURAN BANTUAN PENANAMAN VEGETASI PANTAI TAHUN 2022

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 15 ayat (1) Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyaluran Bantuan Pemerintah di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan, perlu menetapkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai Tahun 2022;

Mengingat : 1. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 48/PERMEN-KP/2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 1114);

2. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyaluran Bantuan Pemerintah di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 20);

(2)

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENYALURAN BANTUAN PENANAMAN VEGETASI PANTAI TAHUN 2022.

KESATU : Menetapkan Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai Tahun 2022 sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini.

KEDUA : Petunjuk Teknis sebagaimana dimaksud dalam diktum KESATU sebagai pedoman dalam penyaluran bantuan penanaman vegetasi pantai tahun 2022.

KETIGA : Keputusan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 10 Februari 2022

a.n. MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA

SEKRETARIS JENDERAL,

ttd.

ANTAM NOVAMBAR

(3)

LAMPIRAN

KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 14/SJ TAHUN 2022 TENTANG

PETUNJUK TEKNIS PENYALURAN BANTUAN

PENANAMAN VEGETASI PANTAI TAHUN 2022

PETUNJUK TEKNIS PENYALURAN BANTUAN PENANAMAN VEGETASI PANTAI TAHUN 2022

NO NAMA BAB PENJELASAN

BAB I PENDAHULUAN

1. Dasar Hukum a. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyaluran Bantuan Pemerintah di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan; dan b. Peraturan Menteri Keuangan Nomor

132/PMK.05/2021 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.05/2015 tentang Mekanisme Pelaksanaan Anggaran Bantuan Pemerintah pada Kementerian Negara/Lembaga.

2. Latar Belakang Sebagian pesisir Indonesia merupakan wilayah rawan bencana, yang didominasi oleh substrat pasir dan memiliki energi gelombang laut yang cukup tinggi, sehingga diperlukan pelindung pantai berupa vegetasi pantai. Dalam rangka upaya meminimalisasi risiko bencana dan meningkatkan ketangguhan kawasan pesisir, pemerintah melakukan penyaluran bantuan penanaman vegetasi pantai. Melalui upaya tersebut diharapkan membentuk konfigurasi vegetasi pantai dengan ketebalan dan kerapatan tertentu yang berfungsi sebagai pelindung pantai

(4)

yang akan memberikan manfaat bagi lingkungan dan ekonomi masyarakat.

Untuk memastikan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan tujuan yang diharapkan, diperlukan petunjuk teknis penyaluran bantuan penanaman vegetasi pantai.

3. Tujuan a. Tujuan

menyediakan dan menyalurkan bantuan penanaman vegetasi pantai sebagai upaya untuk memperkuat ketangguhan kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil yang rawan bencana.

b. Sasaran

kelompok masyarakat.

c. Indikator keberhasilan 1) output

tersalurkannya bantuan penanaman vegetasi pantai di 2 (dua) lokasi kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil yang rawan bencana.

2) outcome

meningkatnya ketangguhan kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil yang rawan bencana.

4. Pengertian a. Bantuan Pemerintah adalah bantuan yang tidak memenuhi kriteria bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah kepada perorangan, kelompok masyarakat, atau lembaga pemerintah/nonpemerintah.

b. Vegetasi Pantai adalah kelompok tumbuhan yang berada di sepanjang wilayah pasang surut sampai ke bagian dalam pulau atau daratan yang masih terpengaruh laut.

c. Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai adalah Bantuan Pemerintah berupa penanaman

(5)

vegetasi pantai di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil yang rawan bencana.

d. Kelompok Masyarakat adalah kumpulan orang yang terorganisasi yang mempunyai pengurus dan aturan-aturan dalam organisasi kelompok yang secara langsung melakukan kegiatan dalam suatu usaha bersama di bidang kelautan dan perikanan.

e. Direktur Jenderal adalah direktur jenderal yang menyelenggarakan tugas teknis di bidang pengelolaan ruang laut.

f. Direktur adalah direktur yang menyelenggarakan tugas teknis di bidang pendayagunaan pesisir dan pulau-pulau kecil.

g. Direktorat adalah direktorat yang menyelenggarakan tugas teknis di bidang pendayagunaan pesisir dan pulau-pulau kecil.

h. Unit Pelaksana Teknis yang selanjutnya disingkat UPT adalah unit kerja pelaksana teknis Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut.

i. Dinas adalah dinas provinsi atau kabupaten/kota yang membidangi urusan kelautan dan perikanan.

j. Penyuluh Perikanan adalah perorangan warga negara Indonesia yang melakukan kegiatan penyuluhan.

BAB II PEMBERI, BENTUK, RINCIAN JUMLAH, PERSYARATAN PENERIMA, TATA KELOLA PENCAIRAN DANA, DAN PENYALURAN DANA BANTUAN PEMERINTAH

5. Pemberi Bantuan Pemerintah

Satuan Kerja Sekretariat Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut.

(6)

6. Bentuk Bantuan Pemerintah

a. Jenis Bantuan Pemerintah berupa Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai.

b. Bentuk Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai berupa barang.

c. Spesifikasi Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai meliputi penyediaan:

1) bibit vegetasi pantai yang sesuai dengan kondisi biogeofisik, ketersediaan, tumbuh dan berkembang dengan baik di lokasi kegiatan antara lain cemara laut, ketapang, waru, kelapa, dan sukun;

2) pagar;

3) ajir;

4) alat penyiraman;

5) sumur; dan/atau

6) papan informasi paling sedikit memuat keterangan

a) jenis Bantuan Pemerintah; dan b) keterangan tulisan “Bantuan

Pemerintah ini telah diserahterimakan dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Tahun Anggaran 2022 kepada (penerima bantuan)”.

d. foto/gambar teknis (ilustrasi)

vegetasi pantai

(7)

bibit vegetasi pantai

pagar

ajir

sumur

(8)

alat penyiraman

papan informasi 7. Rincian Jumlah

Bantuan Pemerintah

Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai sebanyak 2 (dua) lokasi di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil yang rawan bencana.

8. Persyaratan Penerima Bantuan Pemerintah

a. Kriteria penerima Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai adalah Kelompok Masyarakat dengan persyaratan:

1) terdaftar di laman satu data; dan

2) berbadan hukum atau terdaftar di Dinas.

b. Persyaratan Administrasi 1) proposal (Form 1);

2) surat pernyataan dukungan pemerintah daerah (Form 2);

3) dokumen legalitas calon penerima Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai berupa salinan surat keputusan penetapan kelompok dari Dinas bagi Kelompok Masyarakat.

(9)

4) surat keterangan status lahan dari kepala desa/lurah atau sebutan lainnya (Form 3);

5) surat pernyataan kesanggupan menerima, memanfaatkan, memelihara, dan mengelola (Form 4); dan

6) surat pernyataan bersedia memberikan keterangan yang benar terhadap aparat pengawas internal dan eksternal pemerintah (Form 5).

c. Persyaratan teknis

1) lokasi kegiatan sesuai dengan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP-3-K) yang akan diintegrasikan ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi, Rencana Tata Ruang (RTR); dan/atau 2) dilaksanakan pada kawasan pesisir dan

pulau-pulau kecil yang rawan bencana.

9. Tata Kelola Bantuan Pemerintah

a. Direktur mempunyai tugas:

1) menyusun petunjuk teknis penyaluran Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai;

2) melakukan kajian mitigasi bencana di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil dengan Vegetasi Pantai dari pelaksana kegiatan;

3) menerima usulan/proposal;

4) memverifikasi usulan/proposal (Form 6);

5) menetapkan calon penerima bantuan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan disahkan oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA);

6) melaksanakan pengadaan barang/jasa;

7) menetapkan dan mereviu hasil kerja perencana, pelaksana, dan pengawas kerja.

(10)

8) melakukan serah terima Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai (Form 7);

9) melakukan monitoring dan evaluasi;

10) melakukan pelaporan perkembangan dan pemanfaatan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai;

11) menginput pelaporan perkembangan dan pemanfaatan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai ke laman https://satudata.kkp.go.id;

12) memberikan peringatan dan sanksi dalam hal penerima bantuan melanggar kewajiban, larangan, dan/atau memberikan informasi tidak benar;

13) melakukan pendampingan pemanfaatan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai;

dan

14) mengompilasi dan mendokumentasikan seluruh Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai.

b. Kuasa pengguna anggaran mempunyai tugas mengesahkan penetapan PPK terkait dengan penerima Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai.

c. Kuasa Pengguna Barang mempunyai tugas 1) menandatangani Berita Acara Serah

Terima (BAST) dan naskah dinas lainnya atas barang persediaan yang dihibahkan kepada pemerintah daerah/masyarakat dalam rangka Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai; dan

2) menandatangani surat pernyataan, surat keterangan, berita acara, naskah perjanjian, dan naskah dinas lainnya terkait pelaksanaan pemindahtanganan barang milik negara.

(11)

d. UPT mempunyai tugas membantu koordinasi/pendampingan dalam perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi penyaluran Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai.

e. Dinas mempunyai tugas

1) menetapkan surat keputusan atau surat keterangan pembentukan Kelompok Masyarakat yang tidak berbadan hukum;

dan

2) membantu koordinasi/pendampingan dalam perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi penyaluran Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai.

f. Penyuluh Perikanan mempunyai tugas:

1) dapat membantu memberikan pendampingan dalam penyusunan proposal; dan

2) dapat membantu melakukan monitoring dan evaluasi.

g. Penerima Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai mempunyai kewajiban dan larangan sebagai berikut

1) kewajiban

a) mengajukan permohonan dan membuat proposal usulan bantuan melalui dalam jaringan (daring) ke laman https://satudata.kkp.go.id (Form 1);

b) dalam hal calon penerima bantuan tidak dapat mengakses laman satu data, permohonan dan proposal disampaikan melalui Direktur untuk dilakukan input data ke dalam laman https://satudata.kkp.go.id;

(12)

c) menerima Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai yang dituangkan dalam BAST;

d) membuat surat pernyataan kesanggupan untuk memanfaatkan, tidak menyalahgunakan, dan tidak menjual Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai dan kegiatan- kegiatan yang bertentangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan (Form 4);

e) menjaga, mengelola, dan memelihara Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai;

f) membuat berita acara atau surat keterangan apabila Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai yang diberikan rusak atau hilang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan

g) menyampaikan laporan pemanfaatan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai kepada pemberi bantuan.

2) larangan

a) memanfaatkan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai dengan melakukan kegiatan yang bertentangan dengan hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan;

b) merusak Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai yang telah diterima;

dan/atau

c) memindahtangankan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai kepada orang lain tanpa persetujuan

(13)

pemberi Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai.

10. Penyaluran Bantuan Pemerintah

Penyaluran Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai dilakukan dan dicatat pada laman https://satudata.kkp.go.id

a. Usulan calon penerima bantuan

1) calon penerima Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai menyusun usulan/proposal bantuan dengan pendampingan dan fasilitasi dari Penyuluh Perikanan; dan

2) usulan/proposal ditujukan kepada Direktur Jenderal c.q Direktur dan disertai dengan surat pengantar dari Dinas.

b. Verifikasi usulan

1) Direktur melakukan verifikasi terhadap usulan/proposal calon penerima bantuan;

2) hasil verifikasi usulan/proposal calon penerima bantuan dituangkan ke dalam Berita Acara Verifikasi (Form 6);

3) dalam hal hasil verifikasi usulan/proposal calon penerima bantuan tidak sesuai dengan persyaratan, usulan/proposal tersebut ditolak oleh Direktur.

c. Penetapan penerima bantuan

Penetapan penerima Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai ditetapkan oleh PPK dan disahkan oleh KPA berdasarkan hasil verifikasi dan disosialisasikan, yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada semua pihak yang terkait rencana dan maksud penyediaan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai, serta guna

(14)

mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah selama proses dan pasca penyaluran bantuan.

d. Pengadaan barang/jasa

Pengadaan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai dilakukan melalui mekanisme pengadaan barang/jasa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

e. Distribusi bantuan

Penyaluran Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai yang sudah selesai dilaksanakan selanjutnya diserahterimakan dari Kuasa Pengguna Barang (KPB) kepada penerima bantuan yang dituangkan dalam dokumen BAST (Form 7).

f. Pendampingan dan pembinaan pemanfaatan Pendampingan dan pembinaan pemanfaatan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai, dilakukan dengan ketentuan:

1) pendampingan diarahkan untuk keberlanjutan kegiatan dan penggunaan/pemanfaatan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai;

2) pendampingan kepada penerima Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai dilakukan oleh Direktorat, UPT, Dinas, dan/atau Penyuluh Perikanan; dan 3) pembinaan pemanfaatan Bantuan

Penanaman Vegetasi Pantai dilakukan oleh Direktorat dan/atau UPT.

g. Monitoring dan evaluasi

1) monitoring dilakukan terhadap

a) seluruh tahapan proses pemberian Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis yang telah

(15)

ditetapkan dan ketentuan peraturan perundang-undangan terkait lainnya;

b) kesesuaian target capaian dengan realisasi;

c) pemanfaatan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai selama 2 (dua) tahun setelah serah terima Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai; dan

d) kesesuaian tujuan dan operasional Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai.

2) monitoring dan evaluasi pemanfaatan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai dilakukan untuk mengetahui perkembangan pemanfaatan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai dan permasalahan yang dihadapi selama 2 (dua) tahun, serta mengambil langkah tindak lanjut upaya penyelesaiannya.

3) monitoring pemanfaatan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai dilakukan terhadap aspek:

a) status dan kondisi barang Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai;

b) pemenuhan kewajiban dari kelompok penerima Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai; dan c) manfaat Bantuan Penanaman

Vegetasi Pantai antara lain manfaat terhadap sosial ekonomi, manfaat terhadap kualitas sumber daya atau lingkungan, dan/atau manfaat bagi pemerintah daerah.

(16)

4) hasil monitoring sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan terhadap pelaksanaan kegiatan pemberian Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai baik yang sedang berjalan maupun untuk masa yang akan datang. Evaluasi dimaksudkan untuk menilai dan mengetahui hal-hal sebagai berikut a) pencapaian target kinerja

pelaksanaan dan penyaluran Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai;

b) transparansi pelaksanaan dan penyaluran Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai; dan

c) akuntabilitas pelaksanaan dan penyaluran Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai.

Bagan Alur Mekanisme

Penyaluran Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai USULAN CALON PENERIMA BANTUAN

Usulan ditujukan kepada Direktur Jenderal c.q. Direktur

VERIFIKASI USULAN

Direktur melakukan verifikasi terhadap usulan/proposal calon penerima bantuan dan hasilnya dituangkan dalam berita acara verifikasi

PENETAPAN PENERIMA BANTUAN Calon penerima bantuan ditetapkan oleh PPK dan

disahkan oleh KPA

PENGADAAN BARANG / JASA

Panitia/Pejabat Pengadaan melakukan pengadaan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan

perundang-undangan

(17)

DISTRIBUSI BANTUAN

Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai yang sudah selesai diserahterimakan dari KPB kepada

penerima bantuan

PENDAMPINGAN DAN PEMBINAAN PEMANFAATAN BANTUAN PENANAMAN

VEGETASI PANTAI

Pendampingan kepada penerima Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai dilakukan oleh Direktorat, UPT, Dinas, dan/atau Penyuluh Perikanan.

Pembinaan pemanfaatan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai dilakukan oleh Direktorat dan/atau UPT.

MONITORING DAN EVALUASI

Monitoring dan evaluasi tahapan proses pengadaan penerima Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai

Monitoring dan evaluasi pemanfaatan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai dilakukan selama 2 (dua) tahun

BAB III PERTANGGUNGJAWABAN BANTUAN PEMERINTAH, KETENTUAN PERPAJAKAN, SANKSI, DAN PELAPORAN

11. Pertanggungjawaban Bantuan Pemerintah

Alur pertanggungjawaban Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai dilakukan dengan tahapan:

a. perencanaan;

b. persiapan;

c. pelaksanaan;

d. pengawasan; dan

e. serah terima hasil pekerjaan.

12. Ketentuan Perpajakan Ketentuan mengenai perpajakan terkait Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai dilakukan berdasarkan ketentuan peraturan perundang- undangan di bidang perpajakan.

13. Sanksi Dalam hal penerima Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai melakukan pelanggaran terhadap kewajiban dan larangan akan dikenakan sanksi sebagai berikut

(18)

a. tidak diikutsertakan kembali dalam program yang dikelola lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan;

b. Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai akan dialihkan atau dipindahtangankan ke penerima bantuan lain yang memenuhi persyaratan dan kriteria oleh pemberi bantuan yang diketahui oleh Dinas sesuai dengan kewenangannya; dan

c. bertanggung jawab dalam proses hukum atas penyalahgunaan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai.

14. Monitoring dan Evaluasi

a. Monitoring dan evaluasi pada saat tahun pelaksanaan penyaluran dilaksanakan paling lambat tanggal 31 Desember; dan b. Monitoring dan evaluasi tahun berikutnya

dilaksanakan selama 2 (dua) tahun, paling lambat tanggal 30 September.

15. Pelaporan a. Laporan perkembangan pelaksanaan penyaluran Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai

1) Direktur menyampaikan laporan perkembangan pelaksanaan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai kepada Direktur Jenderal setiap 3 (tiga) bulan paling lambat tanggal 1 (satu) setelah triwulan berakhir (Form 8).

2) Direktur menyampaikan laporan pemanfaatan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai setiap 1 (satu) tahun paling lambat setiap tanggal 5 September pada tahun berikutnya kepada Direktur Jenderal selama dalam kurun waktu 2 (dua) tahun (Form 10).

3) Direktur mengunggah laporan perkembangan penyaluran dan

(19)

pemanfaatan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai ke laman https://satudata.kkp.go.id.

b. Penerima Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai menyampaikan laporan pemanfaatan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai setiap 1 (satu) tahun dalam kurun waktu 2 (dua) tahun paling lambat setiap tanggal 30 Agustus pada tahun berikutnya kepada pemberi bantuan (Form 9).

BAB IV PENUTUP

Petunjuk Teknis Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai ini dibuat sebagai acuan dalam perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan, serta monitoring dan evaluasi dalam penyaluran Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai sesuai dengan kebutuhan dan dapat dirasakan manfaatnya secara berkelanjutan.

(20)

Form 1. Proposal

PROPOSAL KEGIATAN

PENYALURAN BANTUAN PENANAMAN VEGETASI PANTAI TAHUN 2022

DI ...

Diajukan oleh:

”XXX”

(21)

OUTLINE PROPOSAL KEGIATAN KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

I. PENDAHULUAN

Paling sedikit memuat latar belakang usulan, tujuan usulan, dan sasaran usulan

II. KONDISI UMUM WILAYAH CALON PENERIMA BANTUAN PENANAMAN VEGETASI PANTAI

Paling sedikit memuat profil administratif lokasi, kondisi fisik lokasi, demografi, koordinat calon lokasi bantuan, serta aset dan jumlah masyarakat pesisir yang dilindungi

III. ANALISIS/KAJIAN HISTORI BENCANA DI WILAYAH PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL CALON PENERIMA BANTUAN PENANAMAN VEGETASI PANTAI

Paling sedikit memuat hasil analisis/kajian histori bencana di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil

IV. USULAN PENANGANAN

paling sedikit memuat desa/kelurahan atau yang disebut nama lain dan luas lahan yang merupakan prioritas penanganan.

V. PENUTUP

Berisi tanggal, bulan, dan tahun,

Tanda tangan pengurus kelompok (ketua dan sekretaris) Mengetahui oleh Dinas Provinsi/Kabupaten/Kota.

Proposal ini kami sampaikan sebagai bahan pertimbangan selanjutnya. Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

..., ...-...-20...

(Tempat, tanggal/bulan/tahun pelaporan)

Penanggung Jawab Penerima Bantuan,

...

(Tanda tangan) (Nama penanggung jawab

penerima bantuan) LAMPIRAN

1. Foto kondisi wilayah calon penerima Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai, termasuk kegiatan mitigasi yang sudah dilakukan (jika ada);

2. Peta rencana tata ruang dan/atau rencana zonasi;

3. Dokumen legalitas;

4. Surat keterangan status lahan; dan 5. Hal-hal lain yang terkait.

(22)

Form 2. Surat Pernyataan Dukungan Pemerintah Daerah

Surat Pernyataan Dukungan Pemerintah Daerah

..., ...-...-20...

(Tempat, tanggal/bulan/tahun) Nomor :

Lampiran :

Hal : Dukungan dan Usulan Lokasi Kegiatan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai

Yth. Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut

di Jakarta

Sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan Penyaluran Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai Tahun Anggaran 2022 di wilayah ..., kami selaku Pemerintah Kabupaten/Kota …. menyatakan dukungan penuh kegiatan dimaksud dengan usulan lokasi kegiatan sebagai berikut:

No. Kabupaten/

Kota Kecamatan Desa/

Kelurahan Calon Penerima

Bantuan

Status kepemilikan

Lahan

Arahan Pemanfaatan

ruang 1.

2.

dst.

Untuk menunjang tabel di atas kami lampirkan data dukung berupa kajian tentang sejarah kejadian bencana di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Selain itu, untuk mengantisipasi konflik yang mungkin terjadi saat pelaksanaan maupun setelah pelaksanaan, kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya untuk merekomendasikan ... (calon penerima bantuan) yang akan menerima dan memanfaatkan bantuan tersebut dengan maksimal.

Surat dukungan dan usulan ini kami buat untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Kepala Dinas ...

Kabupaten/Kota …

(…) NIP. … Tembusan

1. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut 2. Bupati/Wali Kota …

3. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi ...

(23)

Form 3. Surat Keterangan Status Lahan dari Kepala Desa/Lurah atau Sebutan Lainnya

SURAT KETERANGAN STATUS LAHAN Yang bertanda tangan di bawah ini

Nama :

Alamat :

Desa :

Kecamatan : Kabupaten/Kota : Provinsi :

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Kepala Desa/Lurah atau sebutan lainnya ..., menyatakan bahwa lokasi calon Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai merupakan

1. lahan yang status kepemilikannya merupakan milik pemerintah atau milik masyarakat yang dibuktikan dengan sertifikat atau surat pernyataan dari kepala desa/lurah dan diserahterimakan untuk pelaksanaan kegiatan vegetasi pantai (*);

2. kawasan ekosistem pesisir dan pulau-pulau kecil yang statusnya dalam rencana tata ruang dan/atau rencana zonasi dan bukan merupakan kawasan hutan; dan

3. lahan tersebut di atas tidak akan diperjualbelikan, digadaikan, tidak terkena proyek, tidak dalam keadaan sengketa, dan bebas dari segala perikatan.

(24)

Surat Keterangan ini kami buat dengan sebenarnya dan tanpa tekanan oleh siapa pun untuk digunakan sebagaimana mestinya.

..., ...-...-20...

(Tempat, tanggal/bulan/tahun pelaporan)

Kepala Desa/Lurah atau sebutan lainnya

meterai ...

(Tanda tangan)

(Nama Kepala Desa/Lurah atau sebutan lainnya)

Mengetahui Kepala Dinas ...

Kabupaten/Kota ...

(…) NIP. …

Saksi I: Camat setempat

Keterangan

(*) Coret yang tidak dipilih

(25)

Form 4. Surat Pernyataan Kesanggupan Menerima, Memanfaatkan, Memelihara, dan Mengelola Bantuan

SURAT PERNYATAAN KESANGGUPAN

Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : Nama Kelompok/Lembaga : Penerima Bantuan : Jabatan : Pekerjaan : Alamat : Desa : Kecamatan : Kabupaten/Kota :

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama (penerima bantuan) ..., menyatakan bahwa saya bersedia untuk

1. menerima, memanfaatkan, memelihara, dan mengelola Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai yang diserahkan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan sesuai dengan hukum dan ketentuan peraturan perundang- undangan;

2. tidak menyalahgunakan, menjual, memindahtangankan sebagian atau seluruh bantuan, atau melakukan hal–hal yang tidak sesuai dengan hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan terhadap Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai;

3. bertanggung jawab dalam proses hukum atas penyalahgunaan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai yang tidak sesuai dengan hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan;

4. tidak sedang menerima Bantuan Pemerintah yang sejenis dari unit kerja lain di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan pada tahun anggaran yang sama.

5. memberikan laporan setiap 1 (satu) tahun sekali dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun kepada Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut c.q. Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil; dan

(26)

6. tidak sedang menerima Bantuan Pemerintah yang sejenis dari unit kerja lain di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan pada tahun anggaran yang sama.

Surat pernyataan ini kami buat dengan sebenarnya dan tanpa tekanan oleh siapa pun untuk digunakan sebagaimana mestinya.

..., ...-...-20...

(Tempat, tanggal/bulan/tahun pelaporan)

Yang membuat pernyaataan, meterai

...

(Tanda tangan) (Nama penerima bantuan)

(27)

Form 5. Surat Pernyataan Bersedia Memberikan Keterangan yang Benar terhadap Aparat Pengawas Internal dan Eksternal Pemerintah

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini Nama : Nama Kelompok/Lembaga : Penerima Bantuan : Jabatan : Pekerjaan : Alamat : Desa : Kecamatan : Kabupaten/Kota :

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama (kelompok/lembaga penerima bantuan) ... menyatakan bersedia memberikan keterangan yang benar terhadap aparat pengawas internal dan eksternal pemerintah sehubungan dengan bantuan yang diterima dari Satuan Kerja ... Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan, untuk mendukung pelaksanaan program, melalui sumber pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 20…

Surat pernyataan ini kami buat dengan sebenarnya dan tanpa tekanan oleh siapa pun untuk digunakan sebagaimana mestinya.

..., ...-...-20...

(Tempat, Tanggal/Bulan/Tahun Pelaporan)

meterai ...

(Tanda tangan) (Nama penerima bantuan)

(28)

Form 6. Berita Acara Verifikasi Usulan Bantuan

BERITA ACARA

VERIFIKASI USULAN BANTUAN PENANAMAN VEGETASI PANTAI TAHUN 2022

Pada Hari ini …, tanggal …, bulan …, tahun … yang bertempat di Desa/sebutan

lainnya

: ...

Kecamatan : ...

Kabupaten/Kota : ...

Provinsi : ...

Telah dilaksanakan kegiatan verifikasi usulan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai Tahun 2022 dengan hasil sebagai berikut

No Dokumen Sesuai/Tidak

Sesuai

Keterangan

1. Proposal

2. Surat pernyataan dukungan pemerintah daerah

3. Dokumen legalitas calon penerima bantuan

4. Surat keterangan status lahan

5. Surat pernyataan kesanggupan menerima, memanfaatkan, memelihara, dan mengelola bantuan

6. Hasil analisis kesesuaian lokasi dengan rencana tata ruang dan/atau rencana zonasi

Berdasarkan hasil verifikasi yang dilaksanakan terhadap usulan ... (calon penerima bantuan) dinyatakan (sesuai/tidak sesuai)* dengan usulan sebelumnya.

(29)

Berita Acara ini kami buat untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Calon Penerima Bantuan atau yang mewakili

(...)

Pelaksana Survei

(...) NIP.

Mengetahui, Kepala Dinas ...

Kabupaten/Kota

(…) NIP.

Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil

(…) NIP.

catatan:

*pilih salah satu

(30)

Form 7. Berita Acara Serah Terima

KOP SURAT SATUAN KERJA

BERITA ACARA SERAH TERIMA BARANG/JASA BANTUAN PENANAMAN VEGETASI PANTAI TAHUN ANGGARAN 2022

NOMOR ...

Pada hari ini …, tanggal …, bulan …, tahun …, yang bertanda tangan di bawah ini

I. Nama : ...

Jabatan: Kuasa Pengguna Barang ...

Alamat : ...

bertindak untuk dan atas nama Menteri Kelautan dan Perikanan selaku Pengguna Barang, berkedudukan di …, untuk selanjutnya disebut PIHAK KESATU.

II. Nama : … Jabatan: ...

Alamat : …

bertindak untuk dan atas nama …, berkedudukan di …, untuk selanjutnya di sebut PIHAK KEDUA.

Dengan ini menyatakan sebagai berikut

1. PIHAK KESATU menyerahkan hasil pengadaan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai Tahun 2022 dari Pejabat Pembuat Komitmen Satuan Kerja

… berupa barang/jasa kepada PIHAK KEDUA, sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Berita Acara ini.

2. PIHAK KEDUA telah memeriksa dan menerima barang dengan baik, hasil penyerahan barang/jasa dari PIHAK KESATU.

3. PIHAK KEDUA menyetujui kewajiban memelihara, mengoperasikan, dan memanfaatkan barang/jasa hasil penyerahan dari PIHAK KESATU sesuai Petunjuk Teknis.

(31)

4. PIHAK KEDUA bersedia untuk mengalihkan Bantuan Pemerintah yang diterima atas persetujuan PIHAK KESATU kepada penerima lain jika tidak sanggup memelihara, mengoperasionalkan, dan memanfaatkan Bantuan Pemerintah.

Berita Acara Serah Terima ini dibuat dengan sebenarnya dan ditandatangani oleh PARA PIHAK pada hari, tanggal, bulan, dan tahun sebagaimana disebutkan di atas, untuk digunakan sebagaimana mestinya.

PIHAK KESATU

Kuasa Pengguna Barang,

Meterai

Cap basah dan tanda tangan

(…) NIP. …

PIHAK KEDUA (…)

Meterai

Cap basah dan tanda tangan

(…)

(32)

LAMPIRAN

BERITA ACARA SERAH TERIMA BARANG/JASA

BANTUAN PENANAMAN VEGETASI PANTAI TAHUN ANGGARAN 2022

Nomor ...

Tanggal ...

DAFTAR BARANG/JASA YANG DISERAHTERIMAKAN No Nama Barang/

Merek/Spesifikasi Volume Satuan Harga Perolehan (Rp)

1 2 3 ...

dst.

TOTAL HARGA PEROLEHAN

PIHAK KESATU

Kuasa Pengguna Barang

Meterai

Cap basah dan tanda tangan

(…) NIP. …

PIHAK KEDUA (…)

Meterai

Cap basah dan tanda tangan

(…)

(33)

Form 8. Laporan Perkembangan Pelaksanaan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai Tahun 2022

LAPORAN PERKEMBANGAN PELAKSANAAN BANTUAN PENANAMAN VEGETASI PANTAI TAHUN 2022

Unit Kerja :

Periode pelaporan: Triwulan I/Triwulan II/Triwulan III/Triwulan IV

No Nama

Bantuan

Vol Satuan Anggaran Jenis Bantuan

Petunjuk Teknis

Prov Kab Kec Desa Identifi kasi

Verifikasi Penetapan penerima

Nama Kelompok

Pengadaan Barang

Nilai BAST Kendala Koordinat

No Tgl No Tgl No Tgl

(34)

Form 9. Laporan Pemanfaatan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai Tahun 2022 dari Penerima Bantuan kepada Pemberi Bantuan

LAPORAN PEMANFAATAN BANTUAN PENANAMAN VEGETASI PANTAI TAHUN 2022

1 Nama : …

2 Jabatan : …

3 Nama

Kelompok/Lembaga

: …

4 Alamat : …

Desa : …

Kecamatan : …

Kabupaten/Kota : …

Provinsi : …

5 Nomor Telepon : … 6 Tahun Bantuan : … 7 Nilai Bantuan : …

8 BAST : Nomor …

Tanggal … 9 Tanggal Pelaporan :

10 Narahubung : Nama …

Nomor HP/Telepon …

(35)

No Item Bantuan

Kondisi Bantuan

Bentuk Pemanfaatan

Bantuan

Permasalahan

dan Solusi Keterangan 1. Spesifikasi

bantuan dan

jumlahnya

Diuraikan kondisi bantuan apakah baik/rusak

Diuraikan apakah barang bantuan

dimanfaatkan, kegiatan yang dilakukan, dan manfaatnya

Diuraikan permasalahan yang ada, rencana tindak lanjut, serta solusi yang telah dilakukan

Diisi dengan dokumentasi antara lain bentuk

pemanfaatan bantuan dan kondisi barang bantuan

..., ...-...-20...

(Tempat, tanggal/bulan/tahun pelaporan)

...

(Tanda tangan) ...

(Nama Perwakilan Penerima Bantuan)

(36)

Form 10. Laporan Pemanfaatan Bantuan Penanaman Vegetasi Pantai Tahun 2022 dari Pemberi Bantuan kepada Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut

OUTLINE LAPORAN PEMANFAATAN BANTUAN PENANAMAN VEGETASI PANTAI TAHUN 2022

I. SAMPUL

II. KATA PENGANTAR

III. RINGKASAN EKSEKUTIF IV. DAFTAR ISI

V. PENDAHULUAN (Latar Belakang, Tujuan, Metode Monitoring, dan Evaluasi)

VI. HASIL MONITORING DAN EVALUASI, menyajikan paling sedikit:

a. informasi umum penerima bantuan;

b. kondisi terkini bantuan (kondisi baik/rusak, jumlah, jenis, dan spesifikasi bantuan);

c. pemanfatan bantuan yang mendukung kegiatan;

d. manfaat terhadap lingkungan atau ekonomi masyarakat;

e. data atau time series data jika ada yang dapat menunjukkan manfaat/outcome secara terukur; dan

f. rekomendasi/solusi dari permasalahan atas bantuan.

VII. PENUTUP (Kesimpulan dan Saran)

(37)

LAMPIRAN

a. Dokumentasi barang bantuan saat pelaporan;

b. Dokumentasi kegiatan pemanfaatan bantuan;

c. Surat pernyataan barang hilang/rusak di atas meterai, diketahui oleh dinas kabupaten/kepala desa setempat; dan

d. Dokumen lain yang sesuai dengan pelaksanaan kegiatan.

a.n. MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA

SEKRETARIS JENDERAL,

ttd.

ANTAM NOVAMBAR

Referensi

Dokumen terkait

Maksud dari penelitian ini adalah untuk memperoleh data, dan informasi yang berkaitan dengan pengaruh pemberian kompensasi dalam meningkatkan prestasi kerja guru

Nilai t hitung yang dihasilkan pada pengujian pengaruh Sales Promotion terhadap Keputusan Pembelian adalah sebesar 2.323 dengan nilai signifikansi sebesar 0.025

Pantulan air untuk sinar matahari tidak langsung menuju jendela kaca yang berada disetiap sisi bangunan Hasil rancangan ini menggunakan prinsip Keterbukaan, yang memberikan

Hasil kajian menunjukkan bahwa: (i) Ada hubungan positif antara tingkat pendapatan per kapita dan konsumsi daging sapi per kapita dan jumlah konsumsi; (ii)

Manik, Drs., MKom., selaku Sekretaris Jurusan Matematika dan Statistika serta dosen pembimbing yang selalu memberikan dukungan moral dan telah banyak membantu memberikan

Hermawan dkk, 2013, “ Analisa Pengaruh Variasi Temperatur Tuang Pada Pengecoran Squeeze Terhadap Struktur Mikro Dan Kekerasan Produk Sepatu Kampas Rem Dengan

Adapun deskripsi konseli dalam proses konseling didasari pada surah Asy Syams terbagi ke dalam tiga bagian: (1) konseli belum memahami hambatan dirinya secara utuh (surah Asy

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair urin sapi dengan dosis 120 ml/tanaman memberikan pertumbuhan tertinggi pada tinggi tanaman, jumlah