RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Sekolah : SMP NEGERI SATAP MATAIYANG
Mata Pelajaran : PPKn Kelas/Semester : IX/Ganjil
Materi Pokok : Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia Alokasi Waktu : 10 Menit
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran dengan model Discovery Learning, peserta didik diharapkan dapat:
• Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas bentuk dan kedaulatan Negara Republik Indonesia
• Menunjukkan sikap bertanggung jawab dalam mendukung kedaulatan Negara
• Memahami hakikat, sifat, teori, dan bentuk kedaulatan
• Menyajikan hasil telaah tentang hakikat, sifat, teori, dan bentuk kedaulatan dengan penuh rasa tanggung jawab
B. Langkah-Langkah Pembelajaran
LANGKAH – LANGKAH PEMBELAJARAN ALOKASI
WAKTU
Pendahuluan
Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
2 Menit Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan
dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya serta mengajukan pertanyaan untuk mengingat dan menghubungkan dengan materi selanjutnya.
Menyampaikan motivasi tentang apa yang dapat diperoleh (tujuan &
manfaat) dengan mempelajari materi: hakikat, sifat, teori, dan bentuk kedaulatan.
Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh
Kegiatan Inti
Pemberian rangsangan (Stimulation)
1. Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, dan membaca. Mereka diberi bahan bacaan terkait materi hakikat, sifat, teori, dan bentuk
kedaulatan.
2. Guru membagi siswa menjadi 3 kelompok dengan cara berhitung 1 sampai 3 dan yang mendapatkan nomor yang sama membentuk menjadi 1 kelompok
6 Menit Identifiaksi
Masalah (Problem Statement)
1. Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi hakikat, sifat, teori, dan bentuk kedaulatan.
Pengumpulan Data (Data Collection)
1. Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan informasi,
mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai hakikat, sifat, teori, dan bentuk kedaulatan.
2. Guru mengamati jalannya diskusi dengan mendatangi kelompok secara bergiliran.
Pengolahan Data (Data
1. Peserta didik dipandu oleh guru untuk mengelola data yang telah mereka kumpulkan.
Pembuktian (Verification)
1. Peserta didik secara berkelompok mempresentasikan hasil diskusinya.
2. Peserta didik dapat mengajukan pertanyaan dan kelompok penyaji menjawab pertanyaan yang diberikan
3. Guru memandu jalannya presentasi dan memverifikasi hasil diskusi dan presentasi
Menarik simpulan
(Generalization)
1. Guru dan peserta didik membuat kesimpulan hasil diskusi dan persentasi tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait hakikat, sifat, teori, dan bentuk kedaulatan Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami.
2. Guru mengapresiasi hasil belajar peserta didil
Kegiatan Penutup
Guru bersama Peserta didik membuat rangkuman/simpulan pelajaran.tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
2 Menit Guru menyampaikan tugas mandiri kepada peserta didik untuk mencari
informasi terkait pembelajaran selanjutnya.
Guru memberikan salam penutup kepada peserta didik dan kemudian peserta didik menjawabnya.
C. Media Pembelajaran & Sumber Belajar
Media : Laptop, gambar, dan artikel yang relevan.
Sumber Belajar : Buku PPKn Siswa Kelas IX, Kemendikbud, Tahun 2017.
D. Penilaian Hasil Pembelajaran
1. Penilaian Pengetahuan : Tes Tulis dengan teka-teki silang (crossword) dan lisan (tanya jawab pada saat pembelajaran)
2. Penilaian Sikap : Observasi selama kegaiatan pembelajaran (Pengamatan Sikap) Sikap Spiritual dan Sikap Sosial.
3. Penilaian Keterampilan : Unjuk kerja saat persentasi
Sumbawa Barat, 20 September 2022 Mengetahui
Kepala SMPN Satap Mataiyang Guru Mata Pelajaran
DAHLAN, S.Pd UKI WALUYO, S.Pd.,Gr
NIP. 197010102005011022 NIP. 199102122017081001
Lampiran 1:
Materi Pembelajaran
Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia
Kedaulatan adalah kekuasaan yang tertinggi untuk membuat undang-undang dan melaksanakannya dengan semua cara yang tersedia. Oleh karena itu, kedaulatan rakyat membawa konsekuensi, bahwa rakyat adalah pemegang kekuasaan tertinggi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Kedaulatan rakyat berarti pemerintah mendapatkan mandatnya dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
Pemerintahan oleh rakyat, mengandung pengertian bahwa pemerintahan yang ada, diselenggarakan dan dilakukan oleh rakyat sendiri. Gaya pemerintahan seperti ini disebut dengan ”demokrasi”. Demokrasi adalah pemerintahan dari, oleh, dan untuk rakyat.
A. Kedaulatan memiliki 4 sifat pokok, yaitu :
1. Asli, artinya kekuasaan tidak berasal dari kekuasaan lain yang lebih tinggi
2. Permanen, artinya kekuasaan itu tetap ada sepanjang negara tetap berdiri walaupun pemerintah sudah berganti
3. Tunggal, artinya kekuasaan itu merupakan satu-satunya dalam negara dan tidak dibagikan kepada badan-badan lain
4. Tidak terbatas, artinya kekuasaan itu tidak dibatasi oleh kekuasaan lain B. Teori Kedaulatan
1. Teori Kedaulatan Tuhan. Tuhan diyakini sebagai sumber kekuasaan tertinggi dalam suatu negara.
Dalam teori ini, Tuhan dipepercaya menyerahkan kekuasaan kepada penguasa sehingga penguasa negara dianggap sebagai wakil/utusan Tuhan. Karena bertindak atas nama Tuhan, maka kedaulatan negara berlaku mutlak, suci, dan tidak dapat diganggu gugat. Seluruh rakyat pun harus tunduk pada penguasa layaknya tunduk pada Tuhan.
2. Teori Kedaulatan Raja. Teori ini berpendapat bahwa kekuasaan tertinggi ada di tangan raja. Raja sendiri dianggap sebagai wakil Tuhan untuk urusan duniawi dan kekuasaannya bersifat mutlak.
Meski dianggap sebagai wakil Tuhan, penganut teori ini percaya bahwa kedaulatan bersumber dari raja, bukan Tuhan. Raja bertanggung jawab sekaligus bertindak atas namanya sendiri, bukan atas nama Tuhan.
3. Teori Kedaulatan Negara. Dalam teori ini, negara adalah sumber sekaligus pemegang kekuasaan tertinggi, sedangkan pemerintah adalah pelaksana kekuasaan tersebut. Pemerintah juga bertanggung jawab dalam melahirkan hukum dan konstitusi demi kepentingan negara. Secara keseluruhan, teori ini memegang teguh prinsip "dari negara, oleh negara, dan untuk negara".
4. Teori Kedaulatan Rakyat. Teori ini menganggap rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dalam suatu negara. Namun karena jumlahnya yang begitu banyak, maka rakyat mewakilkan kekuasaannya kepada suatu lembaga negara untuk menjalankan pemerintahan. Pemerintah akan dipilih secara langsung oleh rakyat melalui pemilihan umum (pemilu) yang dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu. Sebagai wakil rakyat, maka pemerintah wajib bertindak sesuai dengan kehendak rakyat dalam menjalankan tugasnya sehari-hari.
5. Teori Kedaulatan Hukum. Dalam teori ini, kekuasaan tertinggi adalah hukum. Jadi, segala aspek kehidupan, baik itu rakyat maupun negara, wajib tunduk dan patuh pada hukum. Hukum dibuat oleh pemerintah atau lembaga yang berwewenang. Hukum dapat berupa hukum tertulis maupun tidak tertulis serta berisi perintah dan larangan. Hukum sifatnya mengikat semua warga negara, termasuk orang-orang yang berada di jajaran pemerintahan. Jadi, pemerintah bukanlah penguasa karena kinerjanya dibimbing oleh hukum yang ada.
B. Kedaulatan terdiri atas dua bentuk, yaitu :
1. Kedaulatan ke dalam, berarti bahwa bangsa yang merdeka memiliki kekuasaan untuk menyusun dan mengatur organisasi pemerintahan sendiri menurut kehendak bangsanya sendiri
2. Kedaulatan ke luar, berarti mempunyai kekuasaan untuk berhubungan dan bekerja sama dengan bangsa lain tanpa terikat oleh kekuasaan lain
1
2 3 4
5 6 7 8
9 10
11
12
13 14
15
16 17
18
1 Asas Pemilihan Umum; akronim langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil
5 Pasal 1 ayat 3 berbunyi Negara Indonesia adalah Negara ....
7 Lembaga negara yang anggotanya terdiri dari anggota DPR ditambah dengan anggota DPD
9 Kata Kedaulatan berasal dari bahasa arab yaitu
10 Kekuasaan tidak berasal dari kekuasaan lain yang lebih tinggi
11 Pemegang jabatan kepala negara dan kepala pemerintahan di Indonesia
12 Asas pemilu yang memberikan jaminan bahwa para pemilih yang melaksanakan haknya dijamin pilihannya sehingga tidak diketahui oleh siapapun
14 Sifat Kedualatan yang menyatakan Kekuasaan itu tetap ada sepanjang negara tetap berdiri walaupun
pemerintah sudah berganti
15 Akronim dari Mahkamah Konstitusi
17 Teori ini mengajarkan bahwa negara dan pemerintah mendapat kekuasaan tertinggi dari Tuhan
18 Lembaga Negara penyelenggara Pemilihan Umum
1 Kekuasaan untuk membuat peraturan perundang-undangan dalam suatu negara
2 Pemerintah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat
3 Asas Pemilu yang menjamin kebebasan terhadap pemilih untuk memperoleh kebebasan dalam menentukan pilihannya
4 Kekuasaan tertinggi untuk membuat undang- undang dan melaksanakannya dengan semua cara yang tersedia
6 Kekuasaan untuk berhubungan dan bekerja sama dengan bangsa lain tanpa terikat oleh kekuasaan lain disebut kedaulatan
8 Pejabat Eksekutif yang memimpin sebuah Provinsi
13 Teori Kedaulatan yang dianut oleh Negara Indonesia
14 Kegiatan pemungutan suara untuk memilih wakil rakyat sebagai wujud penerapan Kedaulatan Rakyat
16 Teori Kedaulatan yang menyatakan Kekuasaan Raja berada diatas konstitusi
Mendatar: Menurun:
TEKA TEKI SILANG KEDAULATAN
Lampiran 2:
Penilaian Pengetahuan
Lampiran 3:
Penilaian Sikap
Petunjuk:
Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap spiritual dan sosial siswa.
Berilah tanda cek (v) pada kolom skor sesuai sikap spiritual dan sikap sosial yang ditampilkan oleh siswa.
PEDOMAN PENGAMATAN SIKAP Kelas : …...
Hari, Tanggal : ...
Materi Pokok : …...
Pertemuan Ke : …….………
No Nama Peserta Didik
Aspek Penilaian Mensyukuri
Anugerah Tuhan atas Bentuk dan Kedaulatan NKRI
Toleransi terhadap keberagaman
di kelas
Disiplin dan taat terhadap
komitmen kelas
Berani bertanya dan mengemukan
pendapat
Tanggung jawab dalam mendukung
kedaulatan Negara 1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
Penilaian Keterampilan
LEMBAR PENILAIAN PRESENTASI KELOMPOK
Waktu Pelaksanaan :
Kelas :
Mata Pelajaran :
Materi :
Nama Kelompok : Indikator Penilaian
1. Kemampuan menjelaskan isi presentasi
2. Kemampuan dalam bekerja sama dalam menjawab pertanyaan peserta didik lainnya 3. Kemampuan mempertahankan konsep dalam menjawab pertanyaan
4. Kemampuan berbahasa yang baik, benar, dan jelas Petunjuk
Skor : 1 = kurang Skor : 2 = cukup Skor : 3 = baik Skor : 4 = amat baik
No. Nama Anggota Kelompok Indikator Penilaian Total
Skor Keterangan
1 2 3 4
Rubrik pemberian skor:
Total Skor = Skor Indikator 1 + Indokator 2 + Indikator 3 + Indikator 4 4
Total Skor rentang antara : 1- 4 1 = skor akhir ≤ 1,5 : Kurang 1,5 < skor akhir ≤ 2,5 : Cukup 2,5 < skor akhir ≤ 3,5 : Baik 3,5 < skor akhir = 4 : Sangat Baik