DAMPAK KEBIJAKAN RELOKASI TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) JALAN AHMAD YANI KM 1-6 KE KULINER BARASIH
DAN NYAMAN (BAIMAN) BANJARMASIN KALIMANTAN SELATAN
SKRIPSI
Oleh:
Assholatni Sari Nurjanah NIM. 1401151446
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ANTASARI BANJARMASIN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM
JURUSAN EKONOMI SYARIAH
2018 M/1439 H
i
DAMPAK KEBIJAKAN RELOKASI TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) JALAN AHMAD YANI KM 1-6 KE KULINER BARASIH
DAN NYAMAN (BAIMAN) BANJARMASIN KALIMANTAN SELATAN
Skripsi
Diajukan kepada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam untuk memenuhi sebagian syarat guna mencapai gelar sarjana
dalam Ilmu Ekonomi Islam
Oleh:
Assholatni Sari Nurjanah 1401151446
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ANTASARI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM
JURUSAN EKONOMI SYARIAH BANJARMASIN
2018 M/1439 H
iv
PENGESAHAN
Skripsi yang berjudul “Dampak Kebijakan Relokasi terhadap Pendapatan Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Ahmad Yani KM 1-6 ke Kuliner Barasih dan Nyaman (BAIMAN) Banjarmasin Kalimantan Selatan” ditulis oleh Assholatni Sari Nurjanah telah diujikan dalam sidang Tim Penguji Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Antasari Banjarmasin pada:
Hari : Selasa
Tanggal : 17 Juli 2018
Dan dinyatakan LULUS dengan predikat A (Sangat Baik) / Nilai 83,1
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
UIN Antasari Banjarmasin,
TIM PENGUJI:
NAMA TANDA TANGAN
1. Dra. Naimah, MH.
(Ketua) 1.
2. Dra. Hj. Amelia Rahmaniah, MH.
(Anggota) 2.
3. Dra. Hj. Fitriana Syarqawie, MHI
(Anggota) 3.
4. Yulia Hafizah, S.H.I., MEI.
(Anggota) 4.
v ABSTRAK
Assholatni Sari Nurjanah, 2018. Dampak Kebijakan Relokasi terhadap Pendapatan Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Ahmad Yani KM 1-6 ke Kuliner Barasih dan Nyaman (BAIMAN) Banjarmasin Kalimantan Selatan. Jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
Pembimbing (I) Dra. Naimah, MH. dan Pembimbing (II) Dra. Hj. Amelia Rahmaniah, MH.
Kata Kunci: Relokasi, Pendapatan, Pedagang Kaki Lima
Penelitian ini dilatarbelakangi dari ketertarikan peneliti dengan adanya kebijakan yang diberikan pemerintah Kota Banjarmasin dalam merelokasikan seluruh pedagang kaki lima (PKL) yang berkaktivitas di sepanjang jalan Ahmad Yani KM 1-6 dalam kurun waktu yang lama. Berangkat dari permasalahan itulah, peneliti tertarik untuk mengetahui sedikit banyaknya pendapatan yang diperoleh para pedagang kaki lima (PKL) akibat dari adanya penerapan kebijakan relokasi tersebut. Dengan kata lain, tujuan dari adanya penelitian ini setidaknya mampu mengamati kondisi perolehan (pendapatan) para PKL baik pada saat berlakunya kebijakan, maupun sebelum berlakunya kebijakan relokasi ke wisata kuliner barasih wan nyaman.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Untuk menggali data yang dilakukan dengan wawancara, hasilnya diolah dalam bentuk koleksi, editing, kategorisasi, interprestasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan ditarik kesimpulannya.
Berdasaran hasil penelitian diperoleh data bahwa dari 10 pedagang kaki lima (PKL) sebelum adanya kebijakan relokasi, 1 orang adalah pedagang kaki lima (PKL) yang memperoleh pendapatan bersih dalam satu bulan > Rp.
3.000.000 – Rp. 5.000.000 dan 5 pedagang kaki lima memperoleh pedapatan bersih dalam satu bulan > Rp. 5.000.000 – Rp. 10.000.000 dan 4 pedagang kaki lima (PKL) lainnya memperoleh pendapatan bersih dalam satu bulan >Rp 10.000.000. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sebelum adanya kebijakan relokasi pendapatan pedagang kaki lima relatif tinggi karena pendapatan yang diperoleh setiap bulannya berada di atas nilai upah minimum regional atau provinsi (UMR/UMP) Kalimantan Selatan yaitu Rp. 2.085.050. Sedangkan untuk pendapatan yang diperoleh sesudah relokasi tidak menentu dan relatif rendah. Hal ini dikarenakan ada beberapa faktor yang memperngaruhinya seperti diantaranya modal, jam kerja, pengalaman, promosi, dan lokasi.
vi
MOTTO
“PATIENCE IS NEEDED IF YOU WANT TO ACHIEVE A SUCCES”
“KESABARAN DIBUTUHKAN JIKALAU KAMU INGIN
MENCAPAI KESUKSESAN”
vii
KATA PERSEMBAHAN
Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT. yang telah melimpahkan berkah, nikmat serta hidayah-Nya kepada penulis. Sehingga penulis berada pada titik pencapaian ini. Satu proses telah terlewati lagi. Satu pengalaman telah diperoleh lagi. Satu hasil telah dirasakan lagi. Terimakasih Yaa Allah.
Selawat serta salam tidak lupa terus digaungkan untuk yang mulia baginda tuntunanku Nabi Muhammad Saw. bersama keluarga, sahabat, tabiit dan tabiien serta para pengikut beliau hingga yaumul akhir, semoga ini menjadi amal shaleh untuk keluargaku Yaa Allah... Atas ridho-Mu ku persembahkan karya yang sangat sederhana ini untuk mereka yang istimewa dalam hidupku.
Skripsi ini ku persembahkan untuk kedua orang tuaku tercinta alm. H.
Abdul Thamrin (Ayah tercinta) dan Hj. Noor Hayani (Ibu tersayang) serta saudara-saudaraku (ka Eka, ka Sari, ka Wanda, ka Sarif, ka Ani, ka Suhai, ka Intan, ka Rahman dan ka Zahra) yang selalu mendukung dan memberikan doa mencurahkan cinta dan kasih sayang pengorbanan dan perjuangan hidupnya dalam mendidik dan membimbing yang kalian berikan baik spiritual maupun finansial.
Untuk Bapak dan Ibu dosen pembimbing, penguji, dan pengajar terimakasih telah tulus dan ikhlas meluangkan waktunya untuk menuntun dan mengarahkan saya, memberikan bimbingan dan pelajaran yang tiada ternilai harganya, agar saya menjadi lebih baik. Jasa kalian akan selalu terpatri di hati.
Untuk sahabat-sahabatku Aulia Rahmah, Rina Sofwati, Nada Amelia, Zakiah, Zainal Abidin, Wisma serta kawan- kawan seperjuangan Ekonomi Syariah Lokal F 2014 dan juga Lokal B 2014 dan kawan-kawan perpustakaanku terimakasih sudah banyak membantu dan memberikan masukan kepadaku dalam penyusun skripsi ini. Tanpa semangat dukungan dan bantuan kalian semua tidak akan mungkin sampai disini. Terimakasih untuk kenangan manis yang telah kita ukir Bersama tentunya kenangan ini tidak akan pernah dilupakan. Saranghaeyo….
Tidak lupa juga dengan organisasi yang telah menjadi wadah untuk saya belajar di luar bangku kuliah tempatku berproses selama 4 tahun di UIN ANTASARI, yaitu ASRI, eLsisk, HMJ Ekonomi Syariah
Terimakasih yang sebesar-besarnya untuk kalian semua, akhir kata persembahkan skripsi ini untuk kalian semua orang-orang yang ku sayangi.
Semoga skripsi ini dapat bermanfaat dan berguna untuk kemajuan ilmu pengetahuan dimasa yang akan datang, aamiin.
viii
KATA PENGANTAR
ِمْيِح َّرلا ِنَمْح َّرلا ِللها ِمْسِب
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, segala puji dan syukur bagi Allah Tuhan semesta alam. Selawat serta salam semoga selalu tercurah kepadanya Nabi Muhammad SAW beserta para keluarga, sahabat dan pengikut beliau hingga akhir zaman.
Suatu berkah yang luar biasa dan layak penulis syukuri kepada Allah SWT yang telah melimpahkan taufiq dan hidayah-Nya, sehingga selesaikanlah skripsi yang berjudul “Dampak Kebijakan Relokasi terhadap Pendapatan Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Ahmad Yani KM 1-6 ke Kuliner Barasih dan Nyaman (BAIMAN) Banjarmasin Kalimantan Selatan” dengan kemampuan yang penulis miliki.
Penyusunan skripsi ini pun tentunya tidak lepas dari banyaknya arahan serta masukan positif yang telah penulis peroleh dari berbagai pihak. Karena itulah melalui tulisan ini tidak lupa penulis ucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada mereka, seperti diantaranya:
1. Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Bapak Prof. Dr. Mujiburahman, MA;
2. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Bapak Dr. H. Fathurrahman Azhari, MHI;
3. Ketua Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Antasari Banjarmasin Ibu Rohana Faridah, SE., MM. yang telah memberikan persetujuan dan menerima dari tahap proposal hingga akhirnya menjadi skripsi;
ix
4. Dra. Naimah, MH. selaku dosen pembimbing I dan Ibu Dra. Hj. Amelia Rahmaniah, MH. selaku pembimbing II yang telah memberi bimbingan, petunjuk, arahan dan koreksi dalam penyusunan konsep, materi, serta metode dalam pembuatan skripsi ini;
5. Seluruh Dosen, Asisten Dosen, Karyawan dan Karyawati Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Antasari Banjarmasin yang dengan tulus dan ikhlas memberikan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan studi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam;
6. Kepala UPT perpustakaan UIN Antasari Banjarmasin dan Kepala perpustakaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Antasari Banjarmasin dan Perpustakaan Daerah Kalimantan Selatan yang telah memberikan layanan yang baik bagi peneliti dalam mendapatkan buku-buku yang diperlukan; dan 7. Seluruh pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah
bersedia memberikan masukan dan bantuan untuk penyusunan skripsi ini.
Dengan menyadari sifat kekurangan manusia, maka tentunya dalam penulisan skripsi ini masih banyak terdapat kekurangan, dan penulis berharap nantinya akan ada yang dapat lebih menyempurnakan lagi penulisan skripsi ini.
Semoga skripsi ini mendapat berkah dan keridhoan Allah SWT. sehingga dapat memberikan manfaat bagi para pembaca, khususnya bagi diri penulis sendiri.
Banjarmasin, 05 Juni 2018 Penulis,
Assholatni Sari Nurjanah NIM. 1401151446
x
PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-INDONESIA
A. Konsonan
Transliterasi yang dipakai dalam pedoman penulisan tesis ini adalah pedoman Transliterasi Arab-Indonesia berdasarkan Surat Keputusan bersama Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tanggal 22 Januari 1988.
NO HURUF
ARAB NAMA HURUF LATIN NAMA
1 ا alif Tidak dilambangkan Tidak dilambangkan
2 ب ba b Be
3 ت Ta t Te
4 ث sa ś es (dengan titik di atas)
5 ج jim j Je
6 ح ha h ha (dengan titik di bawah)
7 خ kha kh ka & ha
8 د dal d De
9 ذ zal ż Zet (dengan titik di atas)
10 ر ra r Er
11 ز zai z Zet
12 س sin s Es
13 ش syin sy Es dan ye
14 ص sad ş Es (dengan titik di bawah)
15 ض dad ḍ De (dengan titik di bawah)
16 ط ta ţ Te (dengan titik di bawah)
17 ظ za ẓ Zet (dengan titik di bawah)
18 ع ‘ain ‘ Koma terbalik
19 غ gain g Ge
20 ف fa f Ef
21 ق qaf q Qiu
22 ك kaf kh Ka
23 ل lam l El
24 م mim m Em
25 ن nun m En
26 و waw w We
27 ه ha h Ha
28 ء hamzah ‘ Apostrof
29 ي ya y Ye
xi B. Vokal
Vokal bahasa Arab, seperti vokal bahasa Indonesia, terdiri dari vocal tunggal atau monoftong dan vokal rangkap atau diftong.
1. Vokal Tunggal
Vokal tunggal bahasa Arab yang lambangnya berupa tanda atau harakat, transliterasinya sebagai berikut:
Tanda Nama Huruf Latin Nama
----︠---- ---
︠
ﻮ
---
Fathah Kasrah Dhommah
a i u
A i u
2. Vokal Rangkap
Vokal rangkap bahasa Arab yang lambangnya berupa gabungan antara harakat dan huruf, transliterasinya berupa gabungan huruf, yaitu:
Tanda dan Huruf Nama
Gabungan
Huruf Nama
ي -︠-- و ---︠----
Fathah dan ya Fathah dan wau
ai au
a dan i a dan u
Contoh:
َبَتَك
= Katabaَلَعَف
= Fa’alaC. Maddah
Maddah atau vokal panjang yang lambangnya berupa harakat dan huruf, transliterasinya berupa huruf dan tanda, yaitu:
Tanda dan huruf Nama Gabungan
huruf Nama
ى -︠-- ا -︠--
ي ---
︠
ﻮ
و ---
Fathah dan alif atau ya Kasrah dan ya Dammah dan
Wau
ā
ī ū
a dan garis di atas
i dan garis di atas u dan garis di atas
xii Contoh:
َلاَق = qāla يِق
َل = qīla ُقُي
ﻮ
ُل = yaqūlu
D. Ta marbutah
Transliterasi untuk ta marbutah ada dua, yaitu:
1. Ta marbutah hidup
Ta marbutah yang hidup atau mendapat harakat fathah, kasrah dan dammah, transliterasinya adalah t (te).
2. Ta marbutah mati
Ta marbutah yang mati atau mendapat harakat sukun, transliterasinya adalah h (ha).
3. Kalau pada kata yang terakhir dengan ta marbutah diikuti oleh kata yang menggunakan kata sandang al serta kedua kata itu terpisah maka ta tarbutah itu ditransliterasikan dengan h (ha).
Contoh:
ِلاَف طَلأ ا ُةَض و - raudah al-aţfāl َر
ُةَرَّﻮَنُمَلا ُةَن يِدَم لَا - al-Madīnah al-Munawwarah
E. Syaddah (Tasydid)
Syaddah atau tasydid yang dalam tulisan Arab dilambangkan dengan sebuah tanda, tanda syaddah atau berupa tasydid dalam transliterasi ini tanda syaddah tersebut dilambangkan dengan huruf, yaitu huruf yang sama dengan huruf yang diberi tanda syaddah itu.
Contoh:
اَنَّبَر Rabbanâ َلَّزَن Nazzala
F. Kata Sandang
Kata sandang dalam sistem tulisan Arab dilambangkan dengan huruf, yaitu لا, namun dalam transliterasi ini kata sandang itu dibedakan atas kata sandang diikuti oleh huruf syamsiyyah dan kata sandang yang diikuti huruf qamariyah.
1. Kata sandang yang diikuti oleh huruf syamsiyyah
Kata sandang yang diikuti oleh huruf syamsiyyah ditransliterasikan sesuai dengan bunyinya, yaitu huruf l diganti dengan huruf yang sama dengan huruf yang langsung mengikuti kata sandang itu.
2. Kata sandang yang diikuti oleh huruf qamariyah
xiii
Kata sandang yang diikuti oleh huruf qamariyah ditransliterasikan sesuai aturan yang digariskan di depan dan sesuai dengan bunyinya.
Baik diikuti huruf syamsiyyah maupun huruf qamariyah, kata sandang ditulis terpisah dari kata yang mengikuti dan dihubungkan dengan tanda sempang.
Contoh:
لجرلا ar-rajulu ملقلا al-qalamu G. Hamzah
Dinyatakan di depan bahwa hamzah ditransliterasikan dengan apostrof.
Namun, itu hanya berlaku bagi hamzah yang terletak di tengah dan di akhir kata.
Bila hamzah itu terletak di awal kata, ia dilambangkan, karena dalam tulisan Arab berupa alif.
Contoh:
ُت رِمُا Umirtu َّنِإ Inna
H. Penulisan Kata
Pada dasarnya setiap kata, baik fiil, isim maupun harf ditulis terpisah.
Hanya kata-kata tertentu yang penulisannya dengan huruf Arab sudah lazim dirangkaikan dengan kata lain karena ada huruf atau harakat yang dihilangkan maka transliterasi ini, penulisan kata tersebut dirangkaikan juga dengan kata lain yang mengikutinya.
Contoh:
َناَز يِم لاَو َل يَك لا ُف وَأَف Fa aufu al-kaila wa al mīzān ُر يَخ َﻮُهَل َالله ِّنإ َو
َن يِقِزاَرَّلا Wa innallāha lahua khair arraziqīn
I. Huruf Kapital
Meskipun dalam sistem tulisan Arab, huruf kapital tidak dikenal, dalam transliterasi ini huruf tersebut digunakan juga. Penggunaan huruf capital seperti apa yang berlaku dalam EYD, di antaranya: Huruf kapital digunakan untuk menuliskan huruf awal nama diri dan permulaan kalimat. Bilama nama diri itu didahului oleh kata sandang, maka yang ditulis dengan huruf capital tetap huruf awal nama diri tersebut, bukan huruf awal kata sandangnya.
Contoh:
َامَو
ٌل ﻮُسَر َّلاِإٌدَّمَحُم Wa mā Muhammadun illā rasūl َن يِمَلاع لا ِّبَر ِلله ُد مَح لا Alhamdu lillāhi rabbi al-‘ālamīn
xiv
Penggunaan huruf awal kapital untuk Allah hanya berlaku bila dalam tulisan Arabnya memang lengkap demikian dan kalau penulisan itu disatukan dengan kata lain, sehingga ada huruf atau harakat yang dilambangkan, huruf kapital tidak dipergunakan.
Contoh:
اع يِمَج ُر مَ لأا ِلله Lillāhi al-amru jamī’an
ٌب يِرَق ٌح تَف َو ِالله َنِم ٌر صَن Naşrun minallāhi wa fathun qarīb
J. Tajwid
Bagi mereka yang menginginkan kefasihan dalam bacaan, pedoman transliterasi ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dengan ilmu tajwid, karena itu peresmian pedoman transliterasi ini perlu disertai dengan pedoman tajwid.
xv DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN ... ii
PERSETUJUAN SKRIPSI ... iii
PENGESAHAN SKRIPSI ... iv
ABSTRAK ... v
MOTO ... vi
KATA PERSEMBAHAN ... vii
KATA PENGANTAR ... viii
DAFTAR TRANSLITERASI ... x
DAFTAR ISI ... xv
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ... 1
B. Fokus Masalah... ... 7
C. Tujuan Penelitian ... ... 7
D. Signifikansi Penelitian ... 8
E. Definisi Operasional... 8
F. Kajian Pustaka ... 10
G. Sistematika Penulisan ... 13
BAB II LANDASAN TEORI A. Konsep Kebijakan ... 15
1. Pengertian Kebijakan ... 15
2. Bentuk Kebijakan Publik ... 18
3. Proses Perumusan Kebijakan Publik ... 19
B. Konsep Pendapatan ... 23
1. Pengertian Pendapatan ... 23
2. Faktor-Faktor yang mempengaruhi Pendapatan ... 28
3. Pendapatan dalam Perspektif Ekonomi Syariah ... 30
C. Konsep Pedagang Kaki Lima ... 33
1. Pengertian Pedagang Kaki Lima ... 36
2. Sejarah Pedagang Kaki Lima ... 38
3. Dampak Hadirnya Pedagang Kaki Lima ... 39
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian... 41
B. Lokasi Penelitian ... 42
C. Data dan Sumber Data ... 42
D. Teknik Pengumpulan Data ... 44
E. Teknik Pengolahan Data dan Analisis data ... 45
xvi
F. Tahapan Penelitian ... 47
BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA ... 50
A. Penyajian Data ... 50
1. Gambaran Data Lokasi Penelitian ... 50
2. Sejarah Berdirinya Wisata Kuliner Baiman ... 50
3. Identitas Informan ... 53
4. Data Pedagang Kaki Lima ... 54
B. Analisis Data ... 68
BAB V PENUTUP A. Simpulan ... 80
B. Saran-Saran ... 81
DAFTAR PUSTAKA.. ... 82
LAMPIRAN-LAMPIRAN ... 86
DAFTAR RIWAYAT HIDUP ... 93