FORMULIR Kode Dok. KUR/PIP/FO-005 No. Revisi 05
KARTU SOAL Halaman 1 dari 1
Tanggal Berlaku 1 Januari 2017
KUMPULAN SOAL KONSTRUKSI BETON BERTULANG SEMESTER 1
I. Pilih Satu Jawaban Yang Benar
1. Penggunaan beton dan bahan-bahan vulkanik sebagai pembentuknya sudah dimulai sejak zaman Yunani maupun Romawi atau bahkan sebelumnya, namun penggunaan beton tersebut baru dapat berkembang pada awal abad ...
a. 16 c. 18 e. 20
b. 17 d. 19
2. Tokoh pelopor perkembangan betonantara lain adalahF Coignet tahun 1801, J.L Lampbot tahun 1850, W.B. Wilkinson tahun 1854, Josep Monier tahun 1867, Koenen tahun 1886, C.A.P Turner tahun 1906. Yang pertama kali berhasil mengembangkan flat slab tanpa balok adalah ...
a. C.A.P Turner tahun 1906 b. Koenen tahun 1886 c. Josep Monier tahun 1867 d. W.B. Wilkinson tahun 1854 e. J.L Lampbot tahun 1850
3. Perhatikan dengan cermat gambar skema bahan susun beton disamping, maka nama huruf a, b, c, dan d secara berurutan adalah ...
a. Semen, air, pasir, kerikil b. Semen, pasir, air, kerikil
c. Semen, pasta semen, agregat, kerikil d. Pasta semen, air, pasir, agregat e. Pasta semen, semen, pasir, kerikil
4. Dalam pembuatan beton, campuran air dan semen membentuk pasta semen berfungsi sebagai ...
a. Sebagai pengisi beton b. Sebagai perekat beton c. Sebagai satu kesatuan beton d. Sebagai agregat halus beton e. Sebagai pengeras beton
5. Menurut PBI tahun 1971 air yang dapat digunakan untuk pembuatan dan perawatan beton harus tidak boleh, kecuali ...
a. Mengandung minyak b. Mengandung Asam
c. Mengandung bahan-bahan Alkali d. Mengandung Garam-garam
e. Mengandung bahan organik yang tidak merusak beton
6. Menurut SII 0031-81 semen yang dipakai di Indonesia dibedakan menjadi 5 jenis. Jenis semen yang mempunyai kekuatan awal tinggi atau cepat mengeras dan sangat tahan sulfat adalah jenis ...
a. Jenis I dan III b. Jenis II dan IV c. Jenis III dan V
c a Beton b d air agregat
FORMULIR Kode Dok. KUR/PIP/FO-005 No. Revisi 05
KARTU SOAL Halaman 1 dari 1
Tanggal Berlaku 1 Januari 2017
Kumpulan soal KBB3Hal : 2 dari 20
d. Jenis IV dan I e. Jenis Vdan II
7. Butiran pasir yang digunakan sebagai bahan pembuatan beton mempunyai diameter 1–5 mm serta memenuhi persyaratan, kecuali...
a. Berbutir tajam dan keras
b. Bersifat kekal yaitu tidak mudah hancur akibat cuaca c. Tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 5% d. Tidak boleh mengandung lumpur lebih 10%
e. Boleh menggunakan pasir laut dengan persyaratan tertentu.
8. Kerikil merupakan agregat kasar dengan ukuran diameter 5 – 40 mm, namun dalam hal tertentu kerikil dapat diganti batu pecah/split. Kerikil yang dapat digunakan sebagai bahan beton adalah kecuali...
a. Bersifat padat b. Keras dan berpori c. Bersih
d. Tidak boleh mengandung lumpur lebih 1%
e. Pada keadaan terpaksa dapat dipakai kerikil bulat.
9. Jumlah penggunaan air dalam membuat adukan beton segar disebut dengan fas atau ras. Yang dimaksud dengan fas atau ras adalah ...
a. Berat air pada campuran beton b. Berat semen pada campuran beton
c. Kebutuhan berat air pada campuran beton terhadap berat semen pada campuran beton
d. Perbandingan berat semen tehadap berat beton e. Perbandingan berat air terhadap berat beton
10. Pengaruh fas terhadap kuat tekan beton bahwa semakin rendah fas maka ... a. Makin rendah pula kuat tekan beton yang dihasilkan
b. Sama dengan kuat tekan sesuai dengan aslinya c. Makin tinggi kuat tekan beton yang dihasilkan
d. Tidak berpengaruh terhadap kuat tekan beton yang dihasilkan
e. Berpengaruh tetapi sedikit saja tehadap kuat tekan beton yang dihasilkan
11. Pengaruh jumlah dan jenis semen terhadap kuat tekan beton, bahwa pada fas sama jumlah semen terlalu sedikit/terlalu berlebihan maka ...
a. Diperoleh kuat tekan beton tinggi b. Diperoleh kuat tekan beton sedang c. Diperoleh kuat tekan beton rendah d. Diperoleh kuat tekan beton tidak sesuai e. Tidak diperoleh kuat tekan beton sama sekali
12. Untuk mengetahui konsistensi atau tingkat kekentalan adukan beton dilaksanakan dengan cara pengujian penurunan adukan atau lazim disebut pengujian slump. Dibawah ini yang
tidak termasuk alat utama untuk pengujian slump tersebut adalah ...
a. Kerucut Abram
b. Tongkat baja yang ujunnya dibulatkan c. Talam atau tempat adukan
FORMULIR Kode Dok. KUR/PIP/FO-005 No. Revisi 05
KARTU SOAL Halaman 1 dari 1
Tanggal Berlaku 1 Januari 2017
e. Meteran
13. Pengaruh umur beton terhadap kuat tekan beton sebagai standar bahwa pada umur 28 hari beton telah mendekati sempurna. Beton pada umur 7 hari mempunyai kuat tekan setara ...
a. 25% d. 88 %
b. 40% e. 95%
c. 65%
14. Pada praktik di lapangan sering dijumpai campuran dengan perbandingan volume untuk menghasilkan campuran beton konstruksi, campuran beton padat, dan campuran beton rapat air. Yang disebut dengan campuran beton konstruksi adalah ...
a. 1 PC : 2 PS : 4 KR b. 1 PC : 2 PS : 3 KR c. 1 PC : 1,5 PS : 2,5 KR d. 1 PC : 3 PS : 5 KR e. 1 PC : 3 PS : 6 KR
15. Seorang pekerja akan membuat suatu campuran beton. Masing-masing bahan campuran beton tersebut ditimbang dengan cermat. Pekerja tersebut melakukan pencampuran beton dengan sistim ...
a. Perbandingan volume b. Perbandingan berat c. Perbandingan teliti d. Perbandingan normal e. Perbandingan beton kering
16. Perhatikan dengan cermat gambar hubungan antara tegangan dan regangan tekan beton, bahwa saat beton di berikan beban tertentu sampai pada angka 0,003 beton akan runtuh. Untuk selanjutnya nilai 0,003 disebut dengan ...
a. Nilai regangan maksimal
b. Nilai regangan batas perencanaan c. Nilai tekan maksimal
d. Nilai tekan batas perencanaan e. Nilai runtuh
17. Menurut SNI 03-2847-2002 mutu beton menurut
kuat tekannya dibedakan menjadi 3 macam. Mutu beton dengan fc’ 10 MPa – 20 MPa digunakan untuk beton struktur dibawah ini kecuali
a. Balok d. Pondasi
b. Kolom e. Rabat
c. Pelat
18. Mutu beton dengan kuat tekan antara fc’ 10 MPa – fc’ 20 MPa digunakan untuk beton struktur misalnya, kecuali ...
a. Balok, d. Pelat
b. Kolom e. Pondasi
c. Kolom praktis
19. Mutu beton dengan kuat tekan lebih dari fc’ 20 MPa direcanakan untuk struktur beton ...
a. Tahan dingin d. Tahan air
FORMULIR Kode Dok. KUR/PIP/FO-005 No. Revisi 05
KARTU SOAL Halaman 1 dari 1
Tanggal Berlaku 1 Januari 2017
Kumpulan soal KBB3Hal : 4 dari 20
c. Tahan bakar
20. Pengujian kuat tekan beton digunakan benda uji berupa silinder beton dengan ukuran ... a. Diameter silinder 15 cm tinggi silinder 20 cm
b. Diameter silinder 15 cm tinggi silinder 30 cm c. Diameter silinder 20 cm tinggi silinder 30 cm d. Diameter silinder 20 cm tinggi silinder 15 cm e. Diameter silinder 30 cm tinggi silinder 45 cm
21. Dari pengujian kuat tekan beton diperoleh rumusan
σ
c = P/A. Pernyataan yang tidak benar dengan rumus tersebut adalah ...a.
σ
c adalah tegangan tekan beton b. P adalah beban yang diujikan c. A adalah luas penampang beton d. Satuanσ
c adalah MPae. Satuan A adalah cm
22. Besar tegangan dan regangan batas beton pada perencanaan beton berturut-turut adalah ... a. 0,85 fc’ dan 0,300
b. 0,80 fc’ dan 0,030 c. 0,85 fc’ dan 0,003 d. 0,80 fc’ dan 0,300 e. 0,08 fc’ dan 0,003
23. Disamping sangat baik menerima beban tekan, beton juga mampu menahan beban tarik sebesar fcr = 0,33 fc’. Jika rumus tersebut di buat dalam persen nilainya mendekti ...
a. 5% dari fc’ b. 10% dari fc’ c. 15% dari fc’ d. 20% dari fc’ e. 25% dari fc’
24. Pada pengujian beton hubungan antara tegangan regangan menimbulkan adanya modulus
elastisitas beton dengan rumus Ec = (Wc)1,5 . 0,043 fc’. Simbol Wc adalah ...
a. Kuat tarik beton b. Kuat tekan beton c. Elastisitas beton d. Berat beton ringan e. Berat beton normal
25. Untuk menyempurnakan beton, beton ditambah dengan baja tulangan BJTP maupun BJTD. BJTD adalah ...
a. Besi beton tunggal b. Besi beton rangkap c. Besi beton polos d. Besi beton ulir e. Besi beton begel
FORMULIR Kode Dok. KUR/PIP/FO-005 No. Revisi 05
KARTU SOAL Halaman 1 dari 1
Tanggal Berlaku 1 Januari 2017
26. Agar dapat menjamin bahwa suatu struktur yang direncanakan mampu menahan beban yang bekerja maka pada perencanaan struktur digunakan faktor keamanan. Faktor keamanan yang berkaitan dengan kekuatan struktur disebut ...
a. Faktor beban
b. Faktor reduksi kekuatan c. Faktor kekuatan ektra d. Faktor momen rencana
e. Faktor momen yang diperlukan
27. Yang tidak termasuk kombinasi beban berfaktor adalah ... a. U = 1,4 D
b. U = 1,2 D + 1,6 L + 0,5 (A atau R)
c. U = 1,2 D + 1,0 L ± 1,6 W + 0,5 (A atau W) atau U = 0,9 D ± 1,6 W d. U = 1,2 D + 1,0 L ± 1,0 E atau U = 0,9 D ±1,0 E.
e. U = 0,85 D
28. Faktor reduksi kekuatan balok geser dan torsi adalah Ø 0,75 sedangkan faktor reduksi tumpuan pada beban adalah ...
a. Ø = 0,85 d. Ø = 0,65
b. Ø = 0,80 e. Ø = 0,60
c. Ø = 0,70
29. Menurut SNI 03-2847-2002 pada perhitungan struktur beton bertulang ada tiga kekuatan penampang beton adalah ...
a. Kekuatan nominal, kekuatan kekakuan dan kekuatan tarik b. Kekuatan nominal, kekuatan rencana, dan kekuatan perlu c. Kekuatan nominal, kekuatan tekan, dan kekuataan tarik d. Kekuatan rencana, kekuatan tarik, dan kekuatan tekan e. Kekuatan perlu, kekuatan tarik, dan kekuatan tekan
30. Menurut SNI dipersyaratkan bahwa nilai kuat rencana ( Rr ) adalah ...
a. ≤ Ru d. ≥ Ru
b. ≥ Rn e. = Rn
c. ≤ Ø Rn
31. Nilai momen maksimal yang timbul pada balok kantilever adalah ... a. M(+) = ½ q l2
b. M(-) = ½ q l2 c. M(+) = 1/8 q l2 d. M(-) = 1/8 q l2 e. M(+) = 1/16 q l2
32. Nilai momen maksimal yang timbul pada balok yang bertumpua dikedua ujungnya adalah .. a. M(+) = ½ q l2
b. M(-) = ½ q l2 c. M(+) = 1/8 q l2 d. M(-) = 1/8 q l2 e. M(+) = 1/16 q l2
33. Diketahui Momen Nominal ( Rn)balok 100 kNM, maka Momen Perlu (Mu) adalah ... a. 0,08 kNM
FORMULIR Kode Dok. KUR/PIP/FO-005 No. Revisi 05
KARTU SOAL Halaman 1 dari 1
Tanggal Berlaku 1 Januari 2017
Kumpulan soal KBB3Hal : 6 dari 20
c. 80,0 kNM d. 0,85 kNM e. 85,0 kNM
34. Pemasangan tulangan tunggal longitudinal pada struktur balok, pelat, fondasi, atau struktur beton lainnya dipasang pada penampang daerah ....
a. Atas d. Tarik
b. Bawah e. Tekan
c. Tengah
35. Perhatikan penampang balok sebagai berikut, simbol As’ dan As adalah ... a. Daerah tekan dan daerah tarik b. Tempat penulangan tekan dan tarik c. Luas tulangan yang direncanakan d. Terjadinya regangan dan tegangan e. Daerah momen positif dan negatif
36. Pada perencanaan penulangan longitudinal balok,maka jika K > K maks maka ... a. Dirubah ukuran besinya
b. Dipasang tulangan tunggal c. Dipasang tulangan rangkap d. Diperkecil ukuran baloknya e. Di naikkan nilai momen
37. Pada perencanaan penulangan longitudinal balok,maka jika nilai K< Kmax maka ... a. Dirubah ukuran besinya
b. Besi tulangan di pasang pada jarak yang diperkecil c. Dipasang tulangan rangkap
d. Diperkecil ukuran baloknya e. Dipasang tulangan tunggal
38. Kekuatan suatu komponen stuktur atau penampang yang diperoleh dari hasil perkalian antara kuat nominal dan faktor reduksi kekuatan adalah ...
a. Kuat nominal d. Kuat tekan
b. Kuat perlu e. Kuat Tarik
c. Kuat rencana
39. Dalam perencanaan kekuatan struktur beton dikenal ada pengaruh kekuatan gaya dalam dan pengaruh kekuatan gaya luar. Yang termasuk gaya dalam adalah ...
a. Rn d. K
b. Rr e. P
c. Ru
40. Kekuatan struktur beton yang dipengaruhi oleh kombinasi beban U adalah ...
a. Rn d. K
b. Rr e. P
FORMULIR Kode Dok. KUR/PIP/FO-005 No. Revisi 05
KARTU SOAL Halaman 1 dari 1
Tanggal Berlaku 1 Januari 2017
41. Bagian atas penampang balok kantilever pada ujung balok adalah ...
a. Daerah tarik d. Daerah lentur
b. Daerah tekan c. Daerah runtuh
c. Daerah netral
42. Bagian atas penampang balok dengan dua tumpuan pada daerah lapangan adalah...
a. Daerah tarik d. Daerah lentur
b. Daerah tekan e. Daerah runtuh
c. Daerah netral
43. Pada perencanaan penulangan balok dikenal adanya ds dan ds’, ds dan ds’ adalah ... a. ds adalah jarak tulangan bawah dan ds’ jarak tulangan dalam
b. ds adalah jarak tepi tulangan tarik dan ds’ jarak tulangan tekan
c. ds adalah jarak titik berat tulangan tarik dan ds’ jarak titik berat tulangan tekan d. ds adalah jarak titik berat tulangan tekan dan ds’ jarak titik berat tulangan tarik e. ds adalah jarak titik berat tulangan tarik dengan sisi tarik dan ds’ jarak titik berat
tulangan tekan dengan sisi tekan
44. Jarak maksimal tulangan samping pada balok di simbolkan b, menurut SNI 1991 adalah ... a. ≤ 300 mm dan atau ≤ 1/6 kali tinggi efektif balok
b. ≤ 300 mm dan atau ≥ 1/6 kali tinggi efektif balok c. ≥ 300 mm dan atau ≤ 1/6 kali tinggi efektif balok d. = 300 mm dan atau ≤ 1/6 kali tinggi efektif balok e. ≤ 300 mm dan atau = 1/6 kali tinggi efektif balok
45. Jarak mendatar tulangan disimbolkan Sn, adapun syarat Sn adalah ... a. ≥ 25 mm dan ≥ dari tulangan utama dan disarankan ≥ 40 mm b. ≥ 25 mm dan = dari tulangan utama dan disarankan ≥ 40 mm c. ≤ 25 mm dan ≥ dari tulangan utama dan disarankan ≤ 40 mm d. ≥ 25 mm dan ≤ dari tulangan utama dan disarankan ≥ 40 mm e. ≤ 25 mm dan ≥ dari tulangan utama dan disarankan ≥ 40 mm
46. 2 11 Sn D ds b
m adalah rumus untuk menentukan... a. Jumlah maksimal tulangan tarik
b. Jumlah maksimal tulangan dalam satu baris c. Jumlah maksimal momen perlu
d. Jumlah maksimal momen nominal e. Jumlah maksimal momen pikul
47. Jika diketahui bahwa suatu balok yang berada pada dua tumpuan menerima beban mati qD = 2 kN/m’ dan beban hidup qL = 2 kN/m’ maka momen perlu yang timbul adalah...
a. 10,1 kN/m’ b. 80,8 kNm c. 16,0 kNm d. 46 kNm e. 2 kNm
48. Besar momen negatif yang timbul di daerah tumpuan pada balok dua tumpuan sederhana adalah ...
a. 1 / 2 momen positif b. 1 / 3 momen positif
FORMULIR Kode Dok. KUR/PIP/FO-005 No. Revisi 05
KARTU SOAL Halaman 1 dari 1
Tanggal Berlaku 1 Januari 2017
Kumpulan soal KBB3Hal : 8 dari 20
c. 1 / 4 momen positif d. 1 / 5 momen positif e. 1 / 6 momen positif
49. Perencanaan tulangan pada suatu balok dibedakan menjadi perencanaan tulangan tunggal dan perencanaan tulangan rangkap. Perencanaan tulangan rangkap adalah ...
a. Tulangan yang diperlukan hanya pada derah tarik penampang balok b. Tulangan yang diperlukan pada daerah tekan penampang balok
c. Tulangan yang diperlukan pada daerah tarik dan daerah tekan penampang balok d. Tulangan direncanakan dengan rangkap bersusun vertikal
e. Tulangan direncanakan dengan rangkap bersusun horisontal 50.
fy b a fc
As0,85. '. . adalah rumus untuk menentukan ... a. Luas tulangan
b. Luas tulangan longitudinal c. Luas penampang beton d. Luas tulangan tekan e. Luas tulangan bagi 51. fy fy fc b ). 600 ( ' . 1 . 5 , 382 . 75 , 0 max
(%) adalah rumus untuk menentukan ...
a. Rasio tulangan maksimal b. Tekanan beton maksimal c. Tarikan baja maksimal d. Kekuatan beton maksimal e. Kelelehan baja tulangan
52. Pada bagian atas penampang balok di daerah tumpuan terpasang tulangan longitudinal disebut juga dengan tulangan ...
a. Rangkap d. Positif
b. Tekan e. Geser
c. Negatif
53. Pada bagian bawah penampang balok kantilever terpasang tulangan longitudinal yang disebut juga dengan tulangan...
a. Rangkap d. Tarik
b. Tunggal e. Geser
c. Tekan
54. Pada bagian bawah penampang balok dua tumpuan terpasang tulangan longitudinal yang disebut juga dengan tulangan...
a. Rangkap d. Tarik
b. Tunggal e. Geser
c. Negatif
55. Yang mempengaruhi nilai ρ(rho) adalah ... a. Mutu beton
b. Mutu baja tulangan
c. Mutu beton dan mutu baja tulangan
d. Mutu beton, mutu baja tulangan, dan jenis momen
FORMULIR Kode Dok. KUR/PIP/FO-005 No. Revisi 05
KARTU SOAL Halaman 1 dari 1
Tanggal Berlaku 1 Januari 2017
56. Nilai ρ (rho) ditentukan dengan rumus ...
a. Persentase luas tulangan terpasang di bagi dengan luas penampang balok b. Persentase luas tulangan dikalikan dengan luas penampang balok
c. Persentase luas tulangan terpasang
d. Persentase luas tulangan terpasang di kalikan luas tulangan tarik e. Persentase tulangan longitudinal
57. Menurut SNI , agar penampang beton dapat mendekati keruntuhan seimbang disyaratkan ... a. As harus ≤ As maksatauρ ≤ ρmaks
b. As harus ≤ As maks atau ρ ≥ ρmaks c. As harus ≥ As maks atau ρ ≤ ρmaks d. As harus ≤ As maks atau ρ = ρmaks e. As harus = As maks atau ρ ≤ ρmaks
58. Menurut SNI, keadaan seimbang juga bisa terjadi jika nilai εc’ = εcu’ = 0,003 dan εs = εy , simbol tersebut diartikan bahwa ...
a. Regangan tekan beton sama dengan regangan tekan maksimum b. Tegangan tekan beton sama dengan tegangan maksimum beton
c. Regangan tarik beton sama dengan regangan tarik besi tulangan maksimum d. Regangan tarik besi tulangan sama dengan tegangan tarik beton
e. Regangan besi tulangan sama rengan tegangan tarik besi tulangan
59. Jika ternyata dalam perhitungan dihasilkan nilai ρ (rho) ternyata <ρmin (rho min) maka ...
a. Ukuran balok diperbesar b. Ukuran balok tetap c. Ukuran balok diperkecil d. Ukuran besi diperbesar e. Ukuran besi diperkecil
60. Perencanaan beton bertulang dipengaruhi oleh faktor momen pikul yang dirumuskan ... a. ) . (bd2 Mn K atau ) . . ( bd2 Mu K b. ) . (bd2 Mr K atau ) . . ( bd2 Mn K c. ) . (bd2 Mu K atau ) . ( . 2 d b Mn K d. ) . . ( 2 d b Mn K atau ) . ( 2 d b Mr K e. ) . ( . 2 d b Mn K atau ) . (bd2 Mn K
61. Untuk menentukan nilai K maks digunakan rumus
) 600 ( ) 1 . 225 600 '.( . 1 . 5 , 382 fy fy fc Kmaks
atau menggunakan tabel Kmaks . Jika fc’ 28 MPa, nilai β1 adalah ... a. 0,65
b. 0,75 c. 0,85
FORMULIR Kode Dok. KUR/PIP/FO-005 No. Revisi 05
KARTU SOAL Halaman 1 dari 1
Tanggal Berlaku 1 Januari 2017
Kumpulan soal KBB3Hal : 10 dari 20
e. 0,80
62. Simbol
εs
adalah ...a. Jarak tepi serat tekan ke tulangan tarik b. Regangan tulangan tarik paling dalam c. Jarak tepi serat tarik ke tulangan tekan d. Regangan tulangan tekan
e. Jarak tulangan tarik
63. Nilai Modulus elastis baja tulangan Es adalah ...
a. 20 MPa d. 20000 MPa
b. 200 MPa e. 200000 MPa
c. 2000 MPa
64. Pada perencanaan tulangan rangkap, tinggi blok tegangan beton tekan persegi ekivalen (a) digunakan untuk mengetahui apakah semua tulangan tarik maupun semua tulangan tekan sudah leleh atau belum leleh. Jika nilai a ≤ a maks lelehmaka ...
a. Berarti semua tulangan tarik sudah leleh b. Berarti semua tulangan tekan sudah leleh c. Berarti semua tulangan tarik belum leleh d. Berarti semua tulangan tekan belum leleh
e. Berarti semua tulangan tarik dan tulangan tekan sudah leleh
65. Pada perencanaan tulangan rangkap, jika tulangan tarik pada baris paling dalam belum leleh ( a > a maks leleh) maka ...
a. Dimensi balok di perbesar b. Dimensi balok di perkecil c. Dimensi balok tetap d. Dimensi besi di perbesar e. Dimensi besi diperkecil
66. Pada perencanaan tulangan rangkap, jika tulangan tekan pada baris paling dalam belum leleh maka ... a. a ≤ a maks leleh b. a > a maks leleh c. a ≥ a min leleh d. a < a min leleh e. a = a maks leleh
67. Pada perencanaan tulangan rangkap setelah nilai a diketahui, maka selanjutnya menentukan nilai A1 dan A2. Maka nilai tulangan tarik As adalah ...
a. As = A 1 b. As = A1 + A2 c. As = A1 - A2 d. As = A2 e. As = a
68. Simbol dari λd , db , α adalah kelompok simbol panjang penyaluran tulangan tarik adalah ...
a. Panjang ujung tulangan, diameter tulangan, dan faktor lokasi penulangan b. Panjang penyaluran, diameter tulangan dan faktor lokasi penulangan c. Panjang kaitan, jarak tepi serat beton tarik, sudut pemasangan tulangan
FORMULIR Kode Dok. KUR/PIP/FO-005 No. Revisi 05
KARTU SOAL Halaman 1 dari 1
Tanggal Berlaku 1 Januari 2017
e. Panjang ujung tulangan, diameter tulangan terpasang, sudut pemasangan tulangan 69. Rumus λdh = λhb.f1.f2.f3.f4.f5.f6adalah rumus untuk menentukan ...
a. Panjang penyaluran tulangan kait b. Panjang penyaluran tulangan tarik c. Panjang penyaluran tulangan tekan d. Panjang penyaluran tulangan tunggal e. Panjang penyaluran tulangan rangkap 70. Simbol Mnc adalah ...
a. Momen nominal yang dihasilkan beton
b. Momen nominal yang dihasilkan gaya tekan beton c. Momen nominal yang dihasilkan gaya tekan tulangan d. Momen nominal rencana
e. Momen nominal yang diperlukan
71. Menurut SNI 2002 bahwa untuk menahan retak geser pada balok dipasang tulangan ... a. Longitudinal
b. Tulangan tunggal c. Tulangan rangkap d. Tulangan geser e. Tulangan ulir/profil
72. Akibat pembebanan balok akan mengalami retak miring dan retak vertikal. Retak miring dan retak vertikal terjadi pada ...
a. Retak miring pada ujung dan retak vertikal pada daerah tumpuan b. Retak miring pada daerah tumpuan dan retak vertikal pada daerah ujung c. Retak miring pada daerah tumpuan dan retak vertikal pada daerah lapangan d. Retak miring pada derah lapangan dan retak vertikal pada daerah tumpuan e. Retak miring pada daerah tengah retak vertikal pada daerah lapangan 73. Sebetulnya retak miring pada balok dapat ditahan oleh 4 unsur, kecuali...
a. Bentuk dan kekasaran permukaan agregat beton b. Gaya tarik dan gaya potong dari tulangan c. Strut beton
d. Mutu beton
e. Gaya tarik tulangan geser
74. Menurut jenisnya pemasangannya tulangan geser dibedakan menjadi dua, yaitu ... a. Tulangan tegak dan begel
b. Tulangan miring dan tulangan serong c. Tulangan begel dan tulangan serong d. Tulangan begel dan tulangan negatif e. Tulangan serong dan tulangan positif
75. Menurut jumlah kakinya tulangan begel dibedakan menjadi tiga jenis yaitu ... a. Begel persegi, begel segi tiga dan begel persegi panjang
b. Begel kaki dua, begel kaki tiga dan begel kaki empat c. Begel kaki satu, begel kaki dua dan begel kaki tiga d. Begel kaki tiga, begel kaki empat dan begel sengkang e. Begel , sengkang, tulangan serong
FORMULIR Kode Dok. KUR/PIP/FO-005 No. Revisi 05
KARTU SOAL Halaman 1 dari 1
Tanggal Berlaku 1 Januari 2017
Kumpulan soal KBB3Hal : 12 dari 20
a b c
76. Suatu gambar pelaksanaan dijumpai simbol begel Ø8 - 150 dan 3Ø6 – 150 maka pernyataan dibawah ini yang salah adalah ...
a. Begel diameter 8 mm tulangan polos dipasang dengan jarak 150 mm
b. Begel diameter 6 mm tulangan polos tiga buah dipasang dengan jarak 150 mm c. Begel tiga kaki diameter 6 mm tulangan polos dipasang dengan jarak 150 mm d. Kedua jenis begel pemasangannya dengan jarak masing-masing 150 mm
e. Dalam satu meter panjang diperlukanmasing-masing (1000/150) + 1 buah begel 77. Perhatikan gambar disamping huruf a, b,dan c adalah ...
a. Begel dua kaki, begel tiga kaki, dan begel empat kaki b. Begel tiga kaki, begel empat kaki, dan begel empat kaki c. Begel dua kaki, begel tiga kaki, dan begel tiga kaki d. Begel tiga kaki, begel tiga kaki, dan begel empat kaki e. Begel dua kaki, begel dua kaki, dan begel tiga kaki
78. Jika Anda merencanakan suatu penulangan tunggal pada penampang balok (catatan: b dan h tidak akan dirubah) ternyata nilai K ≥ Kmax maka ...
a. Tulangan ditambah jumlahnya
b. Tulangan direncanakan menjadi tulangan rangkap c. Tulangan dipasang secara bersusun horisontal d. Tulangan dipasang secara bersusun vertikal e. Tulangan diperbesar diameternya
79. Jika Anda merencanakan suatu penulangan rangkap setelah diperoleh bahwa nilai K ≥ Kmax maka ...
a. Tulangan ditambah jumlahnya
b. Selanjutnya menentukan nilai K1 = 0,8 K maks c. Tulangan dipasang secara bersusun horisontal d. Tulangan dipasang secara bersusun vertikal e. Tulangan diperbesar diameternya
80. Jika nilai a ternyata > dari a maks leleh maka berarti tulangan tarik belum leleh sehingga sebaiknya ...
a. Dimensi balok sudah baik b. Dimensi balok diperkecil c. Dimensi balok diperbesar
d. Perencanaan menjadi tulangan rangkap e. Perencanaan menjadi tulangan tunggal
81. Pada perencanaan tulangan tekan, jika ternyata nilai a ≥ a min leleh berarti tulangan tekan sudah leleh, maka berarti
a. Nilai a sudah baik b. Nilai a belum baik
c. Dimensi balok diperbesar d. Dimensi balok diperkecil e. Direncanakan tulangan tarik
82. Data utama yang diperlukan dalam perencanaan penulangan beton bertulang adalah, kecuali
a. b,h,d,ds d. Mn
FORMULIR Kode Dok. KUR/PIP/FO-005 No. Revisi 05
KARTU SOAL Halaman 1 dari 1
Tanggal Berlaku 1 Januari 2017
c. Mu
83. Dalam mendimensi balok jika ternyata nilai K ≥ Kmax maka ... a. Perhitungan diulang
b. Dimensi balok diperbesar c. Nilai ds, d di perbesar
d. Dimensi tulangan utama saja diperbesar e. Dimensi besi diperbesar
84. Jika dalam perencanaan balok beton bertulangan nila ρ< ρ maks, maka a. Perhitungan diulang
b. Dimensi balok diperbesar c. Nilai ds, d di perbesar
d. Dimensi tulangan utama saja diperbesar e. Dimensi balok diperkecil
85. Pada perencanaan penulangan pelat beton bertulang jika K ≥ K maks, maka a. Ukuran pelat sudah baik
b. Ukuran pelat diperbesar h nya c. Dihitung tulangan pokoknya d. Dihitung tulangan geser e. Dikontrol tegangannya
86. Simbol Asb pada perencanaan tulangan pelat adalah a. Luas tulangan pokok
b. Luas tulangan bagi c. Luas tulangan geser d. Luas tulangan tepi e. Luas tulangan
87. Pada perencanaan tulangan pelat jika ρ ≤ ρ min, maka a. Ukuran pelat diperbesar
b. Ukuran pelat diperkecil c. Ukuran besi diperbesar d. Ukuranbesi diperkecil e. Ukuran pelat sudah baik
88. Pada asumsi perencanaan beton bertulang lentur,ada 3 jenis keruntuhan yaitu keruntuhan tekan, keruntuhan seimbang dan keruntuhan tarik. Yang disebut dengan keruntuhan tarik adalah ...
a. Baja tulangan sudah leleh sebelum beton hancur
b. Baja tulangan leleh bersamaan dengan hancurnya beton c. Baja tulangan belum leleh tetapi beton sudah hancur d. Baja tulangan dan beton belum hancur
e. Baja tulangan dan beton tidak hancur
89. Nilai ds’dan dspada penampang balok yang direncanakan dengan penulangan rangkap sebagai berikut adalah ...
a. 44 mm dan 48 mm b. 54 mm dan 73 mm
FORMULIR Kode Dok. KUR/PIP/FO-005 No. Revisi 05
KARTU SOAL Halaman 1 dari 1
Tanggal Berlaku 1 Januari 2017
Kumpulan soal KBB3Hal : 14 dari 20
c. 78 mm dan 106 mm d. 88 mm dan 90 mm e. 96 mm dan 190 mm
90. Jika tulangan tarik dipakai D 16 dan tulangan tekan D12 maka luas tulangan tarik pada gambar tersebut diatas adalah ...
a. 9,42 mm2 b. 113,04 mm2 c. 200,96 mm2 d. 678,24 mm2 e. 3014,40 mm2
91. Gambar dibawah ini menunjukan ...
a. Diagram momen
b. Distribusi tegangan aktual balok beton c. Distribusi tegangan tekan persegi ekivalen d. Distribusi regangan
e. Distribusi penampang balok
92. Penggambaran bentuk garis horisontal dan garis vertikal yang saling berpotongan pada titik buhul menurut konsep perencanaan strktur beton disebut ...
a. Balok d. Portal
b. Kolom e. Persendian
c. Pondasi
93. Yang berfungsi untuk menahan beban geser dan torsi pada penulangan balok beton bertulang adalah ... a. Tulangan longitudinal b. Tulangan begel c. Tulangan negatif d. Tulangan positif e. Tulangan ekstra
94. Dalam perencanaan tulangan beton bertulang,terdapat istilah tulangan positif dan tulangan negatif. Tulangan negatif adalah ...
a. Tulangan tarik yang berada di bagian atas balok b. Tulangan tekan pada daerah momen negatif c. Tulangan tarik pada daerah momen negatif d. Tulangan tarik pada daerah momen positif
e. Tulangan negatif yang berada pada baris vertikal ke dua dari bawah
95. Dalam perencanaan penulangan balok yang ditumpu oleh dua tumpuan, terdapat dua jenis momen, pernyataan yang benar adalah ...
a. Momen positif dan momen negatif
b. Momen positif di daerah lapangan dan momen negatif didaerah tumpuan c. Momen negatif didaerah tumpuan dan momen positif didaerah lapangan d. Momen negatif dibagian bawah dan momen positif dibagian atas
FORMULIR Kode Dok. KUR/PIP/FO-005 No. Revisi 05
KARTU SOAL Halaman 1 dari 1
Tanggal Berlaku 1 Januari 2017
e. Momen minimal dan momen maksimal
96. Balok padadua tumpuan bentang 4000 mm,memikul M(+) = 25 kNm, maka M (–)adalah ... a. 100 kNm
b. 12,5 kNm c. 8,33 kNm d. 6,25 kNm e. 12,5 kNm
97. Sruktur tipis yang dibuat dari beton bertulang dengan bidang yang arahnya horisontal, dan beban yang bekerja tegak lurus pada bidang disebut ...
a. Pelat d. Tangga
b. Luifel e. Lantai
c. Sading
98. Terdapat tiga jenis perletakan pelat pada balok, jika pelat dan balok dicor bersama-sama secara monolit, dan ukuran balok cukup besar, sehingga mampu untuk mencegah terjadinya rotasi pelat disebut tumpuan ...
a. Terletak bebas d. Terletak bebas b. Terjepit elastis e. Terletak roll c. Terjepit penuh
99. Pelat yang ditumpu oleh dua tumpuan yang saling sejajar digunakan jenis penulangan ... a. Penulangan satu arah
b. Penulangan dua arah c. Penulangan rangkap d. Penulangan tunggal e. Penulangan sederhana
100. Jenis perletakan pelat pada balok dibedakan menjadi tiga jenis perletakan yaitu, terletak bebas, terjepit elastis, dan terjepit penuh. Jika pelat dan balok dicor bersamaan secara monolit, tetapi ukuran balok cukup kecil sehingga balok tidak cukup kuat untuk mencegah terjadinya rotasi pelat disebut ...
a. Terjepit elastis b. Terletak bebas c. Terjepit penuh d. Terjepit sebagian e. Terjepit sendi
101. Menurut fungsinya bahwa sistim penulangan pelat beton dibedakan menjadi dua jenis. Penulangan yang direncanakan untuk menahan lebih utama berupa beban lentur pada bentang satu arah saja disebut ...
a. Penulangan pelat satu arah b. Penulangan pelat dua arah c. Penulangan pelat tunggal d. Penulangan pelat rangkap e. Penulangan pelat majemuk
102. Pelat yang berupa kantilever direncanakan dengan penulangan ... a. Penulangan pelat satu arah
b. Penulangan pelat dua arah c. Penulangan pelat tunggal
FORMULIR Kode Dok. KUR/PIP/FO-005 No. Revisi 05
KARTU SOAL Halaman 1 dari 1
Tanggal Berlaku 1 Januari 2017
Kumpulan soal KBB3Hal : 16 dari 20
d. Penulangan pelat rangkap e. Penulangan pelat majemuk
103. Hal yang benartentang tulangan pokok dan tulangan bagi penulangan pelat beton adalah,
kecuali ...
a. Tulangan pokok menahan momen lentur b. Tulangan bagi menahan ½ momen positif c. Tulangan pokok berada pada bagian tarik
d. Pada konstruksi luifel tulangan pokok berada dibagian atas
e. Pada pelat dua tumpuan tulangan pokok di daerah lapangan berada di bawah
104. Pelat beton terletak pada tumpuan terjepit elastis/menerus mempunyai rumus momen positif dan momen negatif sama yaitu ...
a. ½ q L2 d. 1/12 q L2
b. ¼ q L2 e. 1/16 q L2
c. 1/8 q L2
105. Panjang tumpuan X pada pelat beton dihitung berdasarkan ... a. Bentang ly
b. Bentang lx
c. ½ bentang lx atau ly d. 1/4bentang lx atau ly e. 1/5 bentang lx atau ly
106. Nilai momen yang digunakan pada perencanaan tulangan bagi adalah ... a. ½ momen positif
b. 1/3 momen positif c. ¼ momen positif d. 1/5 momen positif e. 1/6 momen positif
107. Gambar simbol perletakan tulangan pada konstruksi pelat adalah ... a. Tulangan dibagaian atas no 1 dan tulangan di bagian bawah no 1 dari bawah b. Tulangan di bagian atas no 1 dan tulangan di bagian bawah no 2 dari bawah c. Tulangan di samping no 1 dan tulangan di bagian atas no 2 dari atas
d. Tulangan di atas no 1 dan tulangan atas no 2
e. Tulangan bawah no 1 dan tulangan bawah no 2 dari bawah
108. Jenis tumpuan sejajar pada pelat beton dibedakan menjadi tiga, yaitu terletak bebas, terjepit elastis dan terjepit penuh. Tumpuan terjepit elastis adalah
a. Keadaan plat dan balok dicor bersama secara monolit dan balok cukup kuat menahan rotasi plat.
b. Keadaan plat dan balok dicor secara monolit tetapi balok tidak cukup kuat menahan rotasi plat.
c. Keadaan plat dan balok dicor secara monolit plat dan balok tidak kuat menahan rotasi plat.
d. Keadaan plat dan balok tidak dicor secara bersama sehingga plat dapat bebas berotasi pada tumpuan
e. Keadaan pat dan balok dicor bersama, sehingga plat dapat bebas berotasi pada tumpuan
FORMULIR Kode Dok. KUR/PIP/FO-005 No. Revisi 05
KARTU SOAL Halaman 1 dari 1
Tanggal Berlaku 1 Januari 2017
109. Penulangan pelat jembatan yang perletakannya dua saling sejajar termasuk jenis penulangan ..
a. Tunggal d. Dua arah
b. Rangkap e. Pokok
c. Satu arah
110. Penulangan pada plat katilever termasuk jenis penulangan..
a. Tunggal d. Dua arah
b. Rangkap e. Bagi
c. Satu arah
111. Anda mengerjakan penulangan suatu pelat beton bertulang, ternyata menurut gambar bestek terdapat tulangan pokok arah x dan dan tulangan bagi arah y, maka
a. Penulangan tersebut jenis penulangan satu arah b. Penulangan tersebut jenis penulangan dua arah c. Penulangan rangkap
d. Penulangan tunggal e. Penulangan majemuk
112. Nilai momen positif jenis tumpuan terletak bebas adalah ...
a. ½.q.L2 d. 1/24 q L2
b. 1/8.q.L2 e. 1/12 q L2
c. 1/16.q.L2
113. Nilai momen negatip jenis tumpuan terjepit elastis adalah ... a. ½.q.L2
b. 1/8.q.L2 c. 1/16.q.L2 d. 1/24.q.L2 e. 1/12.q.L2
114. Plat lantai berukuran 300 x 400 mm, maka rasio bentang plat tersebut adalah
a. 1,75 d. 1,00
b. 1,50 e. 0,75
c. 1,33
115. Jenis momen lentur pada plat dua arah dihitung dalam empat jenis momen, kecuali
a. Mu d. Mlx
b. Mtx e. Mly
c. Mty
116. 0,001.Ci.q.l.x2 adalah rumus dari a. Momen perlu i
b. Momen nominal i c. Momen rencana i
d. Momen tumpuan atau lapangan bentang i e. Momen lentur kolom i
117. Bagian tangga yang digunakan sebagai pijakan disebut anak tangga, sedangka yang digunakan sebagai sarana lalu lintas disebut
a. Badan tangga d. Pasangan keramik
b. Bordes e. Beton bertulang
FORMULIR Kode Dok. KUR/PIP/FO-005 No. Revisi 05
KARTU SOAL Halaman 1 dari 1
Tanggal Berlaku 1 Januari 2017
Kumpulan soal KBB3Hal : 18 dari 20
118. Langkah tegak pada perencanaan tangga diasumsikan sebagai a. Jarak langkah orang berjalan
b. Saat orang berjalan tenaga untuk mengangkat kaki diperlukan tenaga dua kali langkah maju
c. Tempat untuk istirahat sementara d. Kemiringan sudut nyaman tangga e. Jumlah pijakan yang nyaman 119. Faktor reduksi kekuatan (Ø) kolom adalah
a. 1,05 d. 0,75
b. 0,85 e. 0,65
c. 0,80
120. Kolom yang didalamnya diperkuat dengan profil baja dengan atau tanpa diberi tulangan pokok memanjang atau pipa baja yang diisi beton disebut
a. Kolom baja beton b. Kolom tiang menara
c. Kolom dengan pengikat sengkang d. Kolom komposit
e. Kolom spiral
121. Kolom dimana pengaruh panjang kolom dan reaksi terhadap goyangan akibat beban di atasnya sangat kecil dan dapat diabaikan disebut
a. Kolom pendek d. kolom efektif
b. Kolom panjang e. kolom praktis
c. Kolom struktur
122. Batas yang digunakan dalam perencanaan tulangan kolom diantaranya adalah persentase ρ (rho) yaitu
a. Perbandingan luas tulangan efektif
b. Perbandingan luas penampang dengan luas tulangan c. Perbandingan luas tulangan dengan luas penampang
d. Perbandingan luas tulangan pokok dengan luas tulangan pembagi e. Perbandingan luas tulangan begel dengan luas tulangan pokok
123. Jika ρ (rho) penampang kolom 20/35beton bertulang adalah 3,15 % maka As terpasang adalah
a. 0,002 M2 d. 22,05 M2
b. 0,2205 M2 e. 2205 M2
c. 2,205 M2
124. Jarak bersih antar tulangan pokok kolom adalah a. 16 kali diameter tulangan pokok
b. 48 kali diameter tulangan sengkang c. 1,5 kali diameter tulangan pokok d. Maksimal 40 mm
e. 300 mm
125. Untuk membantu perencanaan kolom digunakan alat bantu yang dipengaruhi akibat gaya aksial tekan dan momen lentur. Alat bantu tersebut ...
a. Diagram venn
FORMULIR Kode Dok. KUR/PIP/FO-005 No. Revisi 05
KARTU SOAL Halaman 1 dari 1
Tanggal Berlaku 1 Januari 2017
c. Diagram interaksi M-P d. Diagram regangan e. Diagram tegangan
FORMULIR Kode Dok. KUR/PIP/FO-005 No. Revisi 05
KARTU SOAL Halaman 1 dari 1
Tanggal Berlaku 1 Januari 2017
Kumpulan soal KBB3Hal : 20 dari 20
II. Soal Essay
Jawablah dengan uraian yang singkat dan jelas
1. Jelaskan dengan singkat pengertian beton dan beton bertulang ! 2. Uraikan dengan suatu gambar skema bahan susun beton !
3. Jelaskan pengertian dari Momen rencana, Momen perlu, dan Momen nominal !
4. Jelaskan pengertian tulangan tunggal dan tulangan rangkap pada balok ! Bagaimana mengetahui bahwa balok direncanakan menggunakan tulangan tunggal atau tulangan rangkap !
5. Jelaskan pengertian rho (ρ) pada perencanaan penulangan beton ! 6. Jelaskan pengertian tegangan dan regangan pada beton !
7. Jelaskan pengertian keruntuhan tekan, keruntuhan seimbang, dan keruntuhan tarik ! 8. Pada perencanaan beton tulangan rangkap dijumpai simbol d, dd dan dt.Jelaskan
pengertian ketiga simbol tersebut. 9. Jelaskan pengertian dari Mnc dan Mns !
10. Gambarlah penampang balok beserta penempatan simbol-simbol sebagai berikut - b, h, d, ds, ds’, dd, dt,
- ds1, ds2, ds3, ds’1,ds’2 - Sb, Sn, Snv, D, - As, As’
11. Tuliskan rumus untuk menentukan jumlah maksimal tulangan dalam satu baris ! 12. Jelaskan pengertian balok kantilever !
13. Untuk mengatasi terjadinya retak pada balok dipasang tulangan geser. Jelaskan dengan gambarkan jenis-jenis tulangan geser tersebut !
14. Jelaskan jenis-jenis penulangan pada pelat !
15. Buatlah gambar perbedaan penampang balok yang direncanakan dengan tulangan tunggal dan tulangan rangkap beserta simbol yang diperlukan !