• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III RANCANGAN PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III RANCANGAN PENELITIAN"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

RANCANGAN PENELITIAN

3.1 Rancangan Sistem

Rancangan sistem pada penelitian ini adalah seperti gambar 3.1 menjelaskan terkait representasi setiap komponen yang digunakan dalam penelitian.

Gambar 3. 1 Rancangan Sistem

Perangkat pengawasan pembatasan jarak fisik menggunakan sensor nRF24L01 sebagai alat komunikasi antar receiver dan transceiver melalui gelombang radio. Sensor yang bertindak sebagai receiver akan mendeteksi radio gelombang yang dipancarkan oleh sensor transceiver disekitarnya. Penelitian ini akan menggunakan sensor nrF24L01 yang dapat mendeteksi sinyal radio gelombang dengan jarak

(2)

radio gelombang yang dipancarkan oleh sensor transceiver dengan jarak kurang dari 2 meter, setelah menerima sinyal buzzer akan berbunyi dan lampu led akan menyala selama pelanggaran dengan rentan jarak kurang dari 2 meter. Alarm pengingat akan mati secara otomatis jika jarak dari pengguna sudah lebih dari 2 meter, alarm yang berbunyi menandakan bahwa ada pengguna yang tidak menerapkan physical distancing dan melanggar batas jarak 2 meter dengan pengguna lain. Sistem ini akan menyimpan informasi terkait pelanggaran physical distancing pada database, data yang disimpan berupa nomor pelanggaran, pelanggar1, nama pelanggar2 serta waktu pelanggaran yang meliputi tahun, bulan, hari serta jam, menit dan detik. Data pelanggaran akan disimpan pada database untuk menjadi acuan agar dapat meminimalisir penyebaran virus corona.

Untuk dapat menyimpan data pelanggaran secara online ke database, diperlukan modul ESP8266 agar dapat terkoneksi dengan internet; Pengembangan alat pada penelitian ini menggunakan versi ESP-01 sebagai penerapan internet of things. Alat tidak mencatatkan data pelanggaran pengguna jika tidak terkoneksi dengan internet, maka dari itu alat diharuskan selalu tetap terjaga konektivitasnya, sehingga dapat mencatatkan data yang akurat dan realtime. Penelitian ini juga menggunakan real time clock (RTC) untuk pendeteksian waktu secara real time saat alat mendeteksi pelanggaran, RTC juga menjadi acuan agar data pelanggaran direset ulang. Perangkat juga dilengkapi dengan LCD (liquid crystal display) yang dapat menampilkan akumulasi jumlah pelanggaran physical distancing yang dilakukan setiap harinya.

3.2 Rancangan Penelitian

Dari permasalahan kepatuhan pembatasan jarak yang masih rendah dan sering dilanggar, maka diusulkan sebuah perangkat yang dapat berperan untuk mengatasi masalah tersebut. Alat yang dibangun adalah Perangkat pengawasan pembatasan jarak fisik berbasis internet of things dan frekuensi radio. Perangkat ini memiliki fungsi utama yaitu dapat berperan sebagai pengingat bagi pengguna untuk menjaga jarak dalam bersosial dan beraktifitas melalui bunyi buzzer yang diaktifkan pada perangkat ketika pengguna melakukan pelanggaran jarak fisik.

(3)

3.2.1 Rancangan Perangkat Keras

Rancangan perangkat keras yang dibutuhkan dalam pengembangan Perangkat pengawasan pembatasan jarak fisik berbasis internet of things dan frekuensi radio antara lain:

1. Kebutuhan Perangkat Keras

Pada penelititan ini perangkat keras yang dibutuhkan adalah berjumlah 12 buah komponen. Terdiri dari mikrokontroler Arduino uno, nRF24l01, ESP8266 WiFi, LCD(liquid crystal display), RTC module, push button, buzzer, kabel jumper dan laptop. Berikut penjelasan fungsi dari masing-masing perangkat yang dapat dilihat pada Tabel 3.1.

Tabel 3. 1 Kebutuhan Perangkat Keras

No Nama Alat Fungsi

1

Mikrokontroler Arduino

Sebagai alat yang berfungsi untuk menyimpan dan menjalankan program untuk dapat mengontrol perangkat melalui sensor-sensor yang digunakan. 2 nRF24l01 Sebagai sensor utama yang berfungsi untuk

memberi dan menerima sinyal radio melalui komunikasi antara receiver dan transceiver

dengan rentan jarak kurang dari 2 meter. 3

ESP8266

Alat yang berguna untuk menghubungkan perangkat ke internet yang bertujuan untuk mencatatkan data pelanggaran pengguna pada

database

4 LCD Perangkat yang berfungsi untuk menampilkan akumulasi jumlah pelanggaran physical distancing 5

RTC

Perangkat yang berperan sebagai pendeteksian waktu nyata, mencatatkan waktu pelanggaran

(4)

akumulasi pelanggaran physical distancing oleh pengguna.

6

Button

Alat yang berfungsi sebagai tombol untuk menampilkan akumulasi jumlah pelanggaran pada

LCD

7 Buzzer

Alat yang berfungsi untuk memberi alarm peringatan pada pengguna jika nRF24101 mendapati adanya pelanggaran batas jarak kuran

dari 2 meter 8 Holder dan

baterai 9 V

Baterai 9 V adalah alat pemberi daya pada Arduino. Holder adalah perangkat yang memudahkan keterhubungan ntara baterai 9 volt

dan Arduino uno.

9 Lampu LED Memberi peringatan berupa nyala lampu yang berkedip kedip bersamaan dengan bunyi buzzer

saat pengguna melakukan pelanggaran 10 Kabel Jumper Alat yang yang berperan sebagai pnghubung antar

dua komponen agar dapat terhubung dengan arduini uno.

11 Laptop Alat yang berperan untuk memprogram perangkat pembatas jarak fisik.

12 LED Komponen yang berguna untuk memberi tanda pelanggaran kepada pengguna melalui nyala LED

yang terus-menerus jika terdeteksi pelanggaran physical distancing.

Pada Tabel 3.1 menjelaskan komponen-komponen yang digunakan dalam menjalankan dan mengembangkan tujuan dari penelitian. Penelitian ini juga menggunakan alat pendukung seperti aluminium foil yang berguna untuk blocking gelombang radio yang dipancarkan oleh transceiver agar dapat mengurangi jarak gelombang pancar.

(5)

2. Arsitektur Sistem (Flowchart)

Gambar 3. 2 Flowchart Sistem

Arsitektur sistem menjelaskan terkait gambaran sistem yang akan dibangun oleh peneliti, serta menjelaskan fungsionalitasa alat menggunakan flowchart. Pada gambar 3.2 adalah flowchart sistem yang menjelaskan terkait alat yang akan

(6)

yang dipancarkan oleh nRF24L01 (transceiver) yang berjarak kurang dari 2 meter di sekitarnya, jarak deteksi radio dari nRF24L01 dapat dikurangi dengan menurunkan power (low power) dari transceiver [17]. Jika receiver mendapati ada radio gelombang yang dipancarkan oleh transceiver, maka sistem akan mendeteksi ID dari pemancar tersebut, jika ID dari pemancar tersebut sesuai dengan ID yang sudah diprogram pada sistem, maka alat akan menyalakan alarm pengingat pada user sebagai tanda bahwa user telah melakukan pelanggaran physical distancing. Sistem yang mendapat adanya pelanggaran physical distancing disekitar akan langsung mencatatkan data pelanggaran pada database. Pada gambar 3.2 juga menjelaskan terkait LCD (liquid crystal display), pada penelitian ini LCD berguna untuk menampilkan jumlah pelanggaran yang telah dilakukan pengguna setiap harinya.

3.2.2 Perancangan Perangkat Lunak

Perancangan perangkat lunak (Software) yang dibutuhkan dalam mengembangkan Perangkat pengawasan pembatas jarak fisik menggunakan Internet of Things (IoT) dan radio frekuensi.

1. Kebutuhan Perangkat Lunak

Terdapat 3 kebutuhan perangkat lunak dalam mengembangkan penelitian ini, dapat dilihat pada tabel 3.2.

Tabel 3. 2 Kebutuhan Perangkat Lunak

No Nama Keterangan

1. Arduino IDE Software yang berfungsi untuk memprogram Arduino Uno dengan menggunakan bahasa pemerograman C

2. XAMPP Software yang berfungsi sebagai server yang berdiri sendiri (local host) yang digunakan untuk penyimpanan data pelanggaran pada database

(7)

No Nama Keterangan

3. Visual Code Software yang berperan sebagai code program untuk mengintegrasikan perangkat dengan database

Sistem yang dikembangkan adalah alat yang dapat mengingatkan pengguna untuk menjaga jarak sosial dalam beraktifitas dan berinteraksi, untuk mengembangkan alat tersebut dibutuhkan perangkat lunak seperti Arduino IDE yang berguna untuk memprogram alat yang akan dikembangkan. Sistem juga mendukung pencatatan data pelanggaran physical distancing secara online, yaitu mencatat setiap pelanggaran yang telah dilakukan pengguna pada database, untuk membangun sistem ini dibutuhkan perangkat lunak seperti visual code dan juga XAMPP.

3.2.3 Rancangan Basis Data

Perancangan database berupa pencatatan data pelanggaran physical distancing yang dilakukan pengguna. Format perancangan dapat dilihat pada gambar

Perancangan database yang dikembangkan adalah mencatatkan data pelanggaran pengguna berupa, nomor pelanggaran, waktu real time saat pengguna melakukan pelanggaran jarak fisik, pelanggar pertama dan pelanggar kedua.

3.3 Rancangan Pengujian

Rancangan pengujian yang dilakukan pada pengembangan sistem ini adalah menggunakan metode black box, yaitu metode pengujian yang digunakan untuk menguji sistem tanpa harus mengetahui struktur kode program secara rinci.

3.3.1 Rancangan Pengujian Perangkat Keras

Rancangan pengujian perangkat keras bertujuan untuk memperhitungkan dan menguji terkait fungsionalitas dari alat-alat yang digunakan dalam mengembangkan “Perangkat pengawasan pembatasan jarak fisik berbasis Internet of Things (IoT) dan frekuensi radio” serta menguji keakuratan sensor nRF24L01 dalam mendeteksi sinyal yang dipancarkan oleh objek.

(8)

No Kelas Uji Butir Uji Indikator Keberhasilan

1 Sensor nRF24l01

Mendeteksi batas jarak fisik melalui gelombang radio

transceiver pengujian pada

ruang terbuka

Alarm akan berbunyi jika Receiver menerima radio gelombang yang dipancarkan

transceiver kurang dari 2 meter.

Mendeteksi batas jarak fisik melalui gelombang radio

transceiver pengujian di dalam

ruangan

Alarm akan berbunyi jika Receiver menerima radio gelombang yang dipancarkan

transceiver kurang dari 2 meter.

Mendeteksi batas jarak fisik melalui gelombang radio transceiver jika 2

pengguna menghadap

belakang

Alat tidak akan mendeteksi pelanggaran dan alarm tidak

berbunyi selama batas jarak fisik tidak lebih dari 0,5 cm

Mendeteksi batas jarak fisik melalui gelombang radio dengan pengujian

dinding sebagai penghalang

Alat tidak mendeteksi radio gelombang yang dipancarkan

transceiver dan alarm tidak berbunyi

Pengujian respon dan kepekaan

dengan menggunakan 3

3 perangkat dapat merespon dan memberikan peringatan berupa bunyi buzzer jika perangkat-perangkat tersebut

(9)

No Kelas Uji Butir Uji Indikator Keberhasilan perangkat pada

ruang tertutup

sama dan melakuukan pelanggaran jarak fisik pada

ruang tertutup Pengujian respon dan kepekaan dengan menggunakan 3 perangkat pada ruang terbuka

3 perangkat dapat merespon dan memberikan peringatan berupa bunyi buzzer jika perangkat-perangkat tersebut

berada pada linkungan yang sama dan melakuukan pelanggaran jarak fisik pada

ruang terbuka 2 Alarm pengingat Alarm pengingat

pelanggaran physical distancing

Buzzer berbunyi dan led akan berkedip-kedip untuk memperingatkan user untuk tidak melanggar jarak sosial 3 Informasi Jumlah Pelanggaran Menampilkan Informasi akumulasi pelanggaran physical distancing

Data informasi akumulasi jumlah pelanggaran tampil

pada LCD dan akan reset setiap harinya

3.3.2 Perancangan Pengujian Database

Pengujian database bertujuan untuk memperhitungkan fungsionalitas terkait keakuratan dan kecepatan penyimpanan data.

Tabel 3. 4 Pengujian database

No Kelas Uji Butir uji Indikator Keberhasilan

1 Fungsionalitas database

Meyimpan data informasi user pada

database

Menyimpan informasi data user secara otomatis ke dalam database jika sistem

Gambar

Gambar 3. 1 Rancangan Sistem
Tabel 3. 1 Kebutuhan Perangkat Keras
Gambar 3. 2 Flowchart Sistem
Tabel 3. 2 Kebutuhan Perangkat Lunak
+2

Referensi

Dokumen terkait

Bibit yang telah siap lalu ditempatkan pada persemaian, dimana rimpang akan muncul tunas telah tanaman berumur 1-1,5 bulan. Setelah tunas tumbuh 2-3 cm maka rimpang sudah

Titik berat bidang gabungan Mempersiapka n tugas dan mendiskusikan nya dalam kelompok Menyelesai kan permasalah an titik berat dan mendiskusi kannya Kemampuan dalam

pengaruh air di dalam jaringan tanaman.Bobot kering tanaman menggambarkan hasil kumulatif penimbunan fotosintat atau selisih hasil fotosintesis dengan respirasi tanaman yang

Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar pendidikan nilai dan hasil belajar keterampilan sosial sebe- lum dan setelah menggunakan metode permainan, siswa yang menjadi responden

Berdasarkan permasalahan yang terdapat di lapangan maka penelitian ini akan menganalisis work value dengan mengacu pada dimensi work value menurut Wollack serta

Telah dirumuskan rapat entropi berdasarkan jalinan Weyl Scalar Invariant yang ditentukan berdasarkan persamaan (34) untuk kasus di mana konstanta integrasi,

Ini bermaksud bahawa Urang Sunda juga dapat menyerlahkan karakteristik singer dalam layanan penginapan melalui tiga item, iaitu dapat memberikan harga yang sesuai,