• Tidak ada hasil yang ditemukan

6) Johansyah 21020110141041 BAB V

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "6) Johansyah 21020110141041 BAB V"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 5.1 Program Ruang Kegiatan Utama
Tabel 5.5 Program Ruang Kegiatan Servis Stasiun Monorel
Tabel 5.6 Program Ruang Kegiatan Servis Halte Busway
Tabel 5.12 Total Luas Bangunan Stasiun Monorel
+3

Referensi

Dokumen terkait

Sistem penghawaan yang dapat mendukung aktivitas membaca adalah sistem penghawaan buatan, dikarenakan dapat menjaga kelembaban ruang dan akustik ruang yang

Sistem penghawaan ruang yang digunakan adalah penghawaan alami dan buatan, diterapkan pada seluruh bangunan Pusat Pelatihan dan Pertandingan Bulutangkis di Yogyakarta,

Alami adalah penghawaan yang didapatkan dari alam yakni dengan menggunakan cross ventilation utnuk memaksimalkan ruang yang membutuhkan sirkulasi dan udara bebas, sedangkan

Bangunan Pondok Pesantren ini akan menggunakan 2 sistem penghawaan yaitu, penghawaan alami, menggunakan sistem ventilasi silang (cross ventilation) antara lain dengan

Perancangan sistem penghawaan mengutamakan penghawaan alami yang sesuai dengan pendekatan konsep arsitektur organik. Penghawaan alami pada bangunan diperoleh dengan

Sistem Penghawaan/Pengkondisian Udara Sistem penghawaan atau pengkondisian udara pada bangunan hotel ini terbagi menjadi 2, yaitu :  Sistem Penghawaan Alami Sistem penghawaan alami

• Penghawaan alami beberapa ruangan pada Terminal Leuwi Panjang sebagian Besar menggunakan penghawaan buatan, namun beberapa ruangan seperti ruang tunggu dalam kota menggunakan

Aktivitas, peralatan elektronik, radiasi matahari merupakan sumber panas yang harus dikeluarkan dengan sistem penghawaan, baik penghawaan alami tidak melibatkan mesin, penghawaan buatan