FOTO KAPER
Sambutan dari Kepala Perwakilan
Assalamu’alaikum Wr.Wb. Salam Sejahtera untuk kita semua
Profil Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat merupakan media informasi sebagai salah satu sarana komunikasi dengan memberikan gambaran singkat eksistensi, tusi dan tanggungjawab BPKP dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih di daerah, khususnya di Provinsi Sumatera Barat.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, Peraturan Presiden Nomor 192 Tahun 2014 tentang Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, BPKP adalah internal auditor yang memiliki tugas melakukan pengawasan intern atas akuntabilitas keuangan negara dan pembangunan nasional melalui kegiatan assurance dan consultancy. Wilayah kerja Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat meliputi 20 (dua puluh) Pemerintah Daerah yang meliputi 1 (satu) Pemerintah Provinsi, 12 (dua belas) Kabupaten dan 7 (tujuh) Kota. Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat telah melakukan berbagai aktivitas dan kegiatan dalam rangka mewujudkan akuntabilitas pengelolaan keuangan Negara pada dua puluh Pemerintah Daerah, BUMN/BUMD serta Instansi Vertikal. Dengan keterbatasan jumlah SDM, anggaran dan sarana prasarana merupakan suatu tantangan bagi Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pemangku kepentingan.
Kami menyadari bahwa layanan kepada para pemangku kepentingan belum maksimal karena keterbatasan sumber daya, namun Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat berkomitmen untuk tetap mewujudkan kinerja yang handal sekaligus memberikan layanan terbaik bagi stakeholders.
Padang, 26 Februari 2016
Wassalamu'alaikum Wr.Wb
Struktur Organisasi
Berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata kerja Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, dalam menjalankan fungsinya, Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat memiliki susunan organisasi terlihat dalam bagan dibawah ini:
Perwakilan BPKP dipimpin oleh seorang Kepala Perwakilan yang dibantu oleh satu Kepala Bagian Tata Usaha, tiga Kepala Sub Bagian yakni Kepegawaian, Keuangan dan Umum serta lima koordinator pengawasan yang membawahi bidangnya masing-masing: Bidang Instansi Pemerintah Pusat, Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah, Bidang Akuntan Negara, Bidang Investigasi
Kepala Perwakilan Herman Hermawan
Kabag Tata Usaha Sugeng Riyadi Kasubag Keuangan Agus Yulianto Kasubag Kepegawaian Jang Sepriadi Korwas Investigasi Bambang Ari S. Korwas Instansi Pemerintah Pusat Dessy Adin Korwas Akuntan Negara Marsudi Korwas Akuntabilitas Pemerintah Daerah M.V. Chinggih W Kasubag Umum Susan Prasetya Kelompok Jabatan Fungsional Korwas Program dan Pelaporan dan Pembinaan APIP Novizar
Wilayah Kerja
Provinsi Sumatera Barat berada di pesisir barat bagian tengah Pulau Sumatera. Wilayah Sumatera Barat merupakan dataran rendah di pantai barat dan dataran tinggi vulkanik dibentuk oleh Bukit Barisan yang terdiri dari satu Provinsi, Tujuh Kota dan Dua Belas Kabupaten .
Di samping Provinsi, Kota, dan Kabupaten, satuan pemerintahan terkecil di Sumatera Barat adalah nagari atau desa adat menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Dua puluh Pemerintah Daerah yang menjadi wilayah kerja Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat tersebut, meliputi:
1. Provinsi Sumatera Barat 2. Kota Padang
3. Kota Pariaman 4. Kota Solok
5. Kota Payakumbuh 6. Kota Bukittinggi 7. Kota Padang Panjang 8. Kota Sawahlunto
9. Kabupaten Padang Pariaman 10. Kabupaten Solok
11. Kabupaten Solok Selatan 12. Kabupaten Agam
13. Kabupaten Lima Puluh Kota 14. Kabupaten Pasaman 15. Kabupaten Pasaman Barat 16. Kabupaten Dhamasraya
17. Kabupaten Kepulauan Mentawai 18. Kabupaten Sijunjung
19. Kabupaten Pesisir Selatan 20. Kabupaten Tanah Datar
Sejarah Singkat Perwakilan BPKP
Provinsi Sumatera Barat
Kantor Pengawasan Anggaran Negara (KPAN) Departemen Keuangan Direktorat Jenderal Pengawasan Keuangan Negara (DJPKN), yang beralamat di Jalan Rasuna Said Nomor 69 Padang merupakan cikal bakal keberadaan Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat. Sejalan penggantian nama DJPKN menjadi BPKP berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 31 Tahun 1983 tentang Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, maka KPAN Provinsi Sumatera Barat berubah menjadi Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat.
Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat sejak tahun 1983, telah dipimpin oleh 16 orang Kepala Perwakilan yaitu Soedarjanto, Abdul Hakim Kasim, S. Heroetomo, Tatang Sayuti, Zaenal Arifin, Odang Ruchendi, Arsil A. Oemry, A. Syukur R. Eppe, Tarwin, Agus Sukaton, Nono Sukarna, Endrang, Agus Setianto, Achdiman Kartadimadja, Arman Sahri Harahap dan Herman Hermawan yang masih menjabat sampai saat ini.
Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat berkantor di Jalan Rasuna Said Nomor 69 Padang sampai terjadinya bencana alam tanggal 30 September 2009. Pasca bencana alam tersebut, s.d 21 Desember 2012 untuk sementara Rumah Jabatan Kepala Perwakilan di Jalan Ciliwung nomor 3 Padang difungsikan sebagai Kantor Perwakilan. Sejak 22 Desember 2012, Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat menempati kantor baru di Jalan By Pass Km. 14, Aie Pacah, Padang.
Pemangku Kepentingan
Pemangku kepentingan Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat adalah 20 Pemerintah Daerah, 21 BUMD, 16 PDAM, 8 BLUD, 1 BUMN, 6 Perguruan Tinggi, 27 Instansi Vertikal dan Lembaga Negara Lainnya.
Pemerintah Daerah:
1. Provinsi Sumatera Barat 2. Kota Padang
3. Kota Pariaman 4. Kota Solok
5. Kota Payakumbuh 6. Kota Bukittinggi 7. Kota Padang Panjang 8. Kota Sawahlunto
9. Kabupaten Padang Pariaman 10. Kabupaten Solok
11. Kabupaten Solok Selatan 12. Kabupaten Agam
13. Kabupaten Limapuluh Kota 14. Kabupaten Pasaman 15. Kabupaten Pasaman Barat 16. Kabupaten Dharmasraya
17. Kabupaten Kepulauan Mentawai 18. Kabupaten Sijunjung
19. Kabupaten Pesisir Selatan 20. Kabupaten Tanah Datar
BUMN
PT. Semen Padang
BUMD (Perusda Lainnya)
1. Bank Nagari 12. PD Solinda
2. BPR Pagai Utara Selatan 13. PD Kinantan
3. BPR Sipora 14. PD Tuah Sepakat
4. PT Grafika Jaya Sumbar 15. PD Gonjong Limo Sakato 5. PT Dinamika Sumbar Jaya 16. PT Wahana Wisata Sawahlunto 6. PT Andalas Tuah Sakato 17. PT Lembu Betina Subur
7. PT Pembangunan Sumbar 18. PD Perkebunan Binuang Sejahtera 8. PT Andalas Rekasindo Pratama 19. PT Balairung Citra Sumbar
9. PD Saranto Sasurambi 20. PT Mekar Jaya Madani 10. PT Sanjung Husada Mandiri 21. Asuransi Bangun Askrida 11. PT Equator Pasaman
PDAM
1. Kota Padang 9. Kabupaten Limapuluh Kota
2. Kota Padang Panjang 10. Kabupaten Pasaman
3. Kota Bukittinggi 11. Kabupaten Pasaman Barat
4. Kota Payakumbuh 12. Kabupaten Pesisir Selatan
5. Kota Solok 13. Kabupaten Solok
6. Kota Sawahlunto 14. Kabupaten Solok Selatan
7. Kabupaten Padang Pariaman 15. Kabupaten Sijunjung
8. Kabupaten Agam 16. Kabupaten Tanah Datar
Rumah Sakit Daerah BLUD
1. RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi 5 . RSUD MA Hanafiah Batusangkar 2. RSJ Prof. HB Sa’anin Padang 6. RSUD Padang Panjang
3. RSUD Pariaman 7. RSUD Sawahlunto
4. RSUD Solok 8. RSUD Adnan WD Payakumbuh
Perguruan Tinggi
1. Universitas Andalas 4. Universitas Negeri Padang 2. IAIN Imam Bonjol 5. STAIN Bukittinggi
3. Politeknik Negeri Padang 6. Institut Seni Indonesia
Instansi Vertikal dan Lembaga Negara Lainnya
1. Kementerian PU 15. Politeknik Negeri Padang
2. Kementerian Kesehatan 16. Universitas Negeri Padang 3. RSUD M. Djamil 17. Institut Seni Indonesia
4. RSSN Bukittinggi 18. Universitas Andalas
5. Politeknik Tenaga Kesehatan 19. Komisi Pemilihan Umum
6. Kejaksaan Negeri 20. Badan Pengawas Pemilihan Umum
7. Kanwil Kemenkumham 21. Badan Pertanahan Nasional
8. Kejaksaan Tinggi 22. Badan Lingkungan Hidup
9. Pengadilan Negeri 23. IAIN Imam Bonjol
10. Pengadilan Agama 24. Badan Pusat Statistik
11. Kementerian Agama 25. Kemenakertrans
12. Kementerian Sosial 26. POLRI-POLDA
13. Dinas Pertanian, Balai Pengkajian Teknologi 27. Badan Nasional Penanggulangan Bencana Pertanian Provinsi Sumbar
14. Balai Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak Padang Mangatas
Produk dan Layanan
Untuk melaksanakan tugas dan fungsi pemerintahan di bidang pengawasan keuangan dan pembangunan, Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat memiliki empat bidang dan satu bagian.
BAGIAN TATA USAHA
Bagian Tata Usaha memiliki tugas dan fungsi melakukan penyusunan rencana dan program pengawasan, urusan kepegawaian, keuangan, persuratan, urusan dalam, perlengkapan, rumah tangga, pengelolaan perpustakaan dan pelaporan hasil pengawasan. Bagian Tata Usaha membawahi Subbagian Program dan Pelaporan, Subbagian Keuangan, Subbagian Kepegawaian dan Subbagian Umum.
TATA
USAHA
BIDANG PENGAWASAN INSTANSI PEMERINTAH PUSAT
Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Pusat memiliki tugas dan fungsi melakukan pengawasan terhadap Instansi Pemerintah Pusat di Wilayah Provinsi Sumatera Barat.
Audit keuangan pinjaman hibah luar negeri (LOAN) Audit Kinerja
Audit Operasional
Audit Optimalisasi Peningkatan Penerimaan Negara Monitoring dan Evaluasi Program/Kegiatan
Sosialisasi dan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Instansi Pemerintah
Pendampingan Inventarisasi Barang Milik Negara
Sosialisasi, Asistensi, Pendampingan Penyelenggaraan SPIP Instansi Vertikal
I
P
P
BIDANG AKUNTABILITAS PEMERINTAH DAERAH
Bidang APD memiliki tugas dan fungsi melakukan Pengawasan terhadap Pemerintah daerah di Wilayah Provinsi Sumatera Barat.
Pendampingan Penyusunan Renstra, Tapkin, dan LAKIP Pemda Sosialisasi Good Governance di Pemda
Manajemen Risiko Sektor Publik
Asistensi/Bimbingan Teknis Sistem Akuntansi Keuangan Daerah (SAKD) Asistensi/Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan Keuangan Pemda Peningkatan Kapasitas APIP Daerah
Optimalisasi Penerimaan Asli Daerah Bimbingan Teknis Pengelolaan Aset Daerah
Pendampingan Reviu Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Sosialisasi, Asistensi, Pendampingan SPIP Pemerintah Daerah Konsultasi Pengadaan Barang dan Jasa
A
P
D
BIDANG AKUNTAN NEGARA
Bidang AN memiliki tugas dan fungsi melakukan Pengawasan terhadap BUMN, BUMD, BLU/D di Wilayah Provinsi Sumatera Barat.
Asistensi Good Corporate Governance pada BUMN/D Asistensi Manajemen Aset BUMD
Asistensi Key Performance Indicator
Asistensi Pengembangan Manajemen Risiko (MR)
Asistensi dan Pendampingan Penerapan SAKETAP pada PDAM
Sosialisasi dan Asistensi Implementasi Pola Pengelolaan Keuangan BLUD Bimbingan Teknis Pengembangan Sistem Pengendalian Intern (SPI)
Perusahaan
Reviu mendalam Laporan Keuangan Perusahaan/Due Diligence Audit Kinerja BUMD
Penilaian (Assesment) Penerapan GCG, MR, SPI.A
BIDANG INVESTIGASI
Bidang Investigasi memiliki tugas pokok fungsi menangani kasus yang berindikasi tindak pidana korupsi, penyesuaian harga, klaim, hambatan kelancaran pembangunan dengan pemangku kepentingan Aparat Penegak Hukum, Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, BUMN/BUMD,BLU/D dan Pengaduan Masyarakat.
Audit Investigatif atas kegiatan yang berindikasi TPK
Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara
Audit Klaim
Evaluasi Hambatan Kelancaran Pembangunan
Sosialisasi dan Asistensi Implementasi Fraud Control Plan (FCP)
Pemberian Keterangan Ahli kepada Penyidik dan Persidangan TPK
Kajian Hasil Pengawasan
Sosialisasi Program Anti Korupsi (SOSPAK)
Koordinasi Pengawasan dengan instansi Penyidik (Kejaksaan, Kepolisian, KPK)
I
N
V
E
S
Komposisi Pegawai
Guna menunjang pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya, Perwakilan BPKP memiliki tenaga SDM yang handal. Posisi pegawai per 1 Januari 2016 berjumlah 137 orang pegawai dengan rincian 10 orang Pejabat Struktural, 73 orang Pejabat Fungsional Auditor, 23 orang Pejabat Fungsional Umum dan 31 Tenaga Harian Lepas. Menurut jenis kelamin, 81 pegawai adalah laki-laki dan 56 adalah perempuan.
Berdasarkan golongan, sebanyak 14 orang merupakan golongan II, 72 orang golongan III, 20 orang termasuk golongan IV serta 31 orang merupakan THL. Berdasarkan pendidikan sebanyak 2 orang pegawai lulusan SD, 2 pegawai lulusan SLTP, 37 pegawai lulusan SLTA, 26 pegawai D3, 65 pegawai lulusan S1 dan 5 pegawai lulusan S2.
Komposisi PFA yang berada pada bidang dan bagian per 1 Januari 2016 yakni 20 orang merupakan bidang IPP dengan 5 Pengendali Teknis, 2 Ketua Tim dan 13 Anggota Tim. Bidang APD memiliki 21 PFA dengan rincian 4 Pengendali Teknis, 5 Ketua Tim dan 12 Anggota Tim. Bidang Akuntan Negara memiliki 14 PFA dengan 3 Pengendali Teknis, 3 orang Ketua Tim dan 8 orang Anggota Tim. Bidang Investigasi memiliki 12 PFA dengan 2 Pengendali Teknis, 3 orang Ketua Tim dan 7 Anggota Tim. Tata Usaha memiliki 6 Anggota Tim.
BIDANG/
BAGIAN
DALNIS
KT
AT
JUMLAH
IPP
5
2
13
20
APD
4
5
12
21
AN
3
3
8
14
INVESTIGASI
2
3
7
12
TATA USAHA
-
-
6
6
Jumlah
14
13
46
73
Laporan Realisasi Anggaran
Uraian Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) % Sisa (Rp)
Belanja Pegawai 15.092.734.000 14.772.376.906 98,55 30.357.094
Belanja Barang 7.959.175.000 7.602.743.576 95,22 356.431.424
Belanja Modal 1.386.225.000 1.371.030.757 98,90 15.194.243
Jumlah 23.645.391.906 23.839.308.629 97,55 741.982.761
Laporan Realisasi Anggaran Belanja Pegawai untuk tahun 2015 sebanyak 98,55% dengan anggaran Rp15.092.734.000 dan direalisasikan sebesar Rp14.772.376.906,00 dengan sisa anggaran sebanyak Rp30.357.094,00. Realisasi Belanja barang sebesar 95,22% dengan anggaran sebesar Rp7.959.175.000,00 dan direalisasikan sebesar Rp 7.602.743.576,00 dengan sisa anggaran sebanyak Rp 356.431.424,00. Realisasi Belanja Modal sebesar 98,90% dengan anggaran sebesar Rp 1.386.225.000,00 dan realisasi sebesar Rp1.371.030.757,00 dengan sisa anggran sebesa Rp 15.194.243,00.
SARANA DAN PRASARANA
Sarana dan Prasarana Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat yakni terdiri dari tanah bangunan kantor pemerintah, tanah bangunan rumah negara, bangunan gedung kantor dan bangunan rumah
negara dengan nilai masing-masing adalah Rp15.923.451.000,00 seluas 20,810 M2; Rp2,470.590.000,00 dengan luas sebanyak 7.058 M2; 2 unit bangunan gedung kantor dengan nilai Rp
38.680.609.371,00 dan 29 unit bangunan rumah negara dengan nilai Rp3.299.161.598,00.
No Peruntukan Unit Kondisi Keterangan Lokasi
1) Kepala Perwakilan 1 B Jl. Ciliwung No 3
2) Kepala Bagian TU 1 B Jl. Bengkulu No 11
3) Kepala Bidang 4 B Jl.Bengkulu No 12, 13, 14 dan 15
4) Kasubbag 3 B Jl.Bahasa No 56; Jl Kimia No 31 dan 32
5) PFA 18 B Jl Belanti Barat IV No 2A, 2B, IV b; Jl Nangka No 10 ,11
Jl Matematika No 7, 9,11; Gang Ikhlas III No 3,4, 4a Jl Gajah Mada Rt 1/5 No 1-5 ; Jl Sumbawa No 3 Jl Sawahan I/4a
6) Staf TU 1 B Jl.Belanti Barat No IV a
Terdapat 29 unit rumah dinas yang ditempati oleh Kepala Perwakilan, Kepala Bagian Tata Usaha, 4 Kepala Bidang, 3 Kepala Sub Bagian, 18 PFA. 1 orang staf TU dan 1 rumah dinas masih kosong dengan rincian sedang proses rehabilitasi
Kendaraan yang dimiliki oleh Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat yakni 12 kendaraan dengan rincian 1 unit kendaraan roda 6 dengan nilai Rp 68.000.000,00; 7 unit kendaraan roda empat dengan nilai Rp 868.903.250.000,00 dan 4 unit kendaraan roda 2 dengan nilai Rp 39.380.500,00,-
Kendaraan roda empat sebanyak 7 unit dengan jumlah nilai sebanyak Rp 868.903.250,00 terdiri dari 3 unit kondisi baik dan 4 unit rusak ringan
No Jenis Unit Tahun
Perolehan
Kondisi Warna Nopol Nilai (Rp)
1 Kijang Inova 1 2007 B Hitam BA 38 200.000.000,00
2 Kijang Inova 1 2006 B Merah marun BA 1892 BD 198.478.000,00
3 Kijang kapsul 1 2002 RR Biru metalik BA 1885 BD 105.000.000,00
4 Kijang kapsul 1 2002 RR Coklat metalik BA 1133 BG 105.000.000,00
5 Kijang Grand 1 1996 RR Hijau BA 1628 AE 60.000.000,00
6 Kijang Super 1 1990 RR Biru metalik BA 1415 AB 19.873.750,00
7 Toyota Avanza 1 2014 B Hitam metalik B 1633 TUN 180.551.500,00
Kendaraan roda dua sebanyak 4 unit dengan nilai sebesar Rp 39.380.500,00 dengan 3 unit berkondisi rusak ringan dan 1 unit rusak berat.
No
Jenis
Unit
Tahun
Perolehan
Kondisi Warna
Nomor
Polisi
Nilai (Rp)
1 Suzuki Tunder 1 2005 RR Hitam BA 2820 AE 12.050.000,00
2 Honda GL Pro 1 2006 RR Hitam BA 3588 AV 15.342.000,00
3 Honda Legenda 1 2001 RR Hitam BA 2090 AQ 8.588.500,00
4 Honda Legenda 1 2001 RB Hitam BA 2041 AQ 3.400.000,00
Jumlah 4 39.380.500,00
Kondisi bus yakni rusak ringan dengan nilai sebesar Rp 68.000.000,00.
No
Jenis
Unit
Tahun
Perolehan
Kondisi Warna
Nomor
Polisi
Nilai (Rp)
1 Bus 3/4 1 2006 RR Biru B 7321 IQ 68.000.000,00
Jumlah 1 RR 68.000.000,00
Inventaris peralatan kantor dengan total nilai Rp 6.033.430.342,00 dengan rincian persediaan sebanyak Rp88.187.703; 1.138 peralatan dan mesin dengan nilai Rp 5.896.459,00; 1 jaringan instalasi dengan nilai Rp 45.071.180,00 dan 2 aset tetap lainnya dengan nilai Rp 3.700.000,00.
No Uraian Jumlah Satuan Nilai (Rp)
1 Persediaan - - 88.187.703,00
2 Peralatan dan Mesin (tidak termasuk kendaraan
dinas)
1.138 Unit 5.896.471.459,00
3 Jaringan Instalasi 1 Unit 45.071.180,00
4 Aset Tetap Lainnya 2 Unit 3.700.000,00
Rencana dan Realisasi Kerja Pengawasan
Tahun 2015
Bidang IPP
1. Rencana PKPT IPP Tahun 2015 adalah 124 penugasan PKPT. Realisasi mencapai 100% atau dijalankan sebanyak 124 penugasan PKPT.
2. Realisasi non PKPT sebanyak 104 penugasan.
3. Laporan terbit sebanyak 124 laporan PKPT dan 104 laporan non PKPT atau sebanyak 100%.
Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah
1. Rencana PKPT APD Tahun 2015 adalah 129 penugasan PKPT. Realisasi mencapai 96,12% atau dijalankan sebanyak 124 penugasan PKPT.
2. Realisasi non PKPT sebanyak 134 penugasan.
3. Laporan terbit sebanyak 124 laporan PKPT dan 134 laporan non PKPT
Bidang Akuntan Negara
1. Rencana PKPT AN Tahun 2015 adalah 58 penugasan PKPT. Realisasi mencapai 100% atau dijalankan sebanyak 58 penugasan PKPT.
2. Realisasi non PKPT sebanyak 42 penugasan.
3. Laporan terbit sebanyak 58 laporan PKPT dan 42 laporan non PKPT.
Bidang Investigasi
1. Rencana PKPT Investigasi Tahun 2015 adalah 59 penugasan PKPT. Realisasi mencapai 89,93% atau dijalankan sebanyak 53 penugasan PKPT.
2. Realisasi non PKPT sebanyak 24 penugasan.
Pelaksanaan Tupoksi
HASIL EVALUASI INSPEKTORAT BPKP TAHUN 2014/20151. Evaluasi Kinerja memperoleh skor 87,43 (Baik)
2. Evaluasi LAKIP 2014 memperoleh capaian skor 84,08 (Baik) 3. Evaluasi SPIP 2015 memperoleh skor 77,17 (Baik)
4. Tingkat Maturitas SPIP tahun 2015 Level 3 (Terdefinisi) skor 3,04
Saldo temuan dan tindak lanjut hasil pengawasan BPKP Sumatera Barat periode pelaporan sampai dengan 31 Desember 2015:
Temuan Tindak Lanjut Saldo
Kej. Nilai (Rp) Kej. Nilai (Rp) Kej. Nilai (Rp)