Pada Nopember 2014, Provinsi Sulawesi Selatan terjadi inflasi sebesar 1,41 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,75. Dari 82 kota IHK, semuanya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Padang 3,44 persen dengan IHK 122,76 dan terendah terjadi di Manokwari sebesar 0,07 persen dengan IHK 110,63.
Inflasi di Provinsi Sulawesi Selatan terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada kelompok bahan makanan 2,98 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,15 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,15 persen; kelompok kesehatan 0,19 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,02 persen; dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 3,84 persen. Sedangkan kelompok sandang mengalami deflasi sebesar -0,21 persen. Tingkat inflasi tahun kalender Nopember 2014 sebesar 5,70 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun
(Nopember 2014 terhadap Nopember 2013) sebesar 6,54 persen.
Komponen inti di Sulawesi Selatan pada Nopember 2014 mengalami inflasi sebesar 0,13 persen, tingkat inflasi komponen inti tahun kalender Nopember 2014 sebesar 3,29 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Nopember 2014 terhadap Nopember 2013) sebesar 3,93 persen.
Perubahan IHK untuk kota Makassar terjadi inflasi sebesar 1,36 persen dengan IHK sebesar 113,45.
No. 66/12/73/Th. XVIII, 1 Desember 2014
P
ERKEMBANGAN
I
NDEKS
H
ARGA
K
ONSUMEN
/
I
NFLASI
NOPEMBER 2014 PROVINSI SULAWESI SELATAN INFLASI 1,41 PERSEN
Pasca kenaikan harga BBM bersubsidi pada pertengahan bulan Nopember 2014, berdasarkan hasil Survei Harga Konsumen BPS Provinsi Sulawesi Selatan terjadi inflasi sebesar 1,41 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 112,17 pada Oktober 2014 menjadi 113,75 pada Nopember 2014. Tingkat inflasi tahun kalender 2014 dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Nopember 2014 terhadap Nopember 2013) masing-masing sebesar 5,70
Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 2,98 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,15 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,15 persen; kelompok kesehatan 0,19 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,02 persen; dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 3,84 persen. Sedangkan kelompok sandang mengalami deflasi sebesar -0,21 persen.
Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Nopember 2014 antara lain: bensin, cabe rawit, angkutan dalam kota, ikan bandeng, cabe merah, beras, angkutan antar kota, kacang panjang, kangkung, daging ayam ras, tarip listrik, biaya administrasi kartu atm, teri basah, bayam, udang basah, labu siam/jipang, dan sawi hijau.
Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga adalah: cumi-cumi, ikan layang, emas perhiasan, bawang merah, ikan cakalang, sabun detergen bubuk, telur ayam ras dan ikan asin belah.
Kelompok komoditas yang memberikan andil/sumbangan inflasi pada Nopember 2014, yaitu: kelompok bahan makanan sebesar 0,6516 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,0232 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,0356 persen; kelompok kesehatan 0,0080 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,0013 persen; dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 0,7033 persen. Sedangkan kelompok sandang memberikan andil deflasi sebesar -0,0168 persen.
Tabel 1
IHK dan Tingkat Inflasi Provinsi Sulawesi Selatan Nopember 2014, Tahun Kalender 2014, dan Tahun Ke Tahun Menurut Kelompok Pengeluaran (2012 = 100)
Kelompok Pengeluaran Desember 2013 IHK Oktober IHK 2014 IHK Nopember 2014 Inflasi Nopember 20141) Laju Inflasi Tahun Kalender 20142) Inflasi Tahun ke Tahun 3) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) U m u m (Headline) 107,62 112,17 113,75 1,41 5,70 6,54 1. Bahan Makanan 107,77 115,47 118,91 2,98 10,34 12,13
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau 107,43 112,56 112,73 0,15 4,93 5,26
3. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar 107,50 113,02 113,19 0,15 5,30 6,59
4. Sandang 107,34 109,93 109,70 -0,21 2,20 3,08
5. Kesehatan 103,97 108,83 109,04 0,19 4,87 5,48
6. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga 103,53 105,36 105,38 0,02 1,78 1,83
7. Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan 110,30 111,33 115,60 3,84 4,81 4,85
1) Persentase Perubahan IHK Nopember 2014 terhadap IHK bulan sebelumnya 2) Persentase Perubahan IHK Nopember 2014 terhadap IHK Desember 2013 3) Persentase Perubahan IHK Nopember 2014 terhadap IHK Nopember 2013
Tabel 2
Sumbangan Kelompok Pengeluaran Terhadap Inflasi Provinsi Sulawesi Selatan (2012=100) Nopember 2014 (persen)
Kelompok Pengeluaran Andil Inflasi
(%)
(1) (2)
U M U M 1,4063
1. Bahan Makanan 0,6516
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok,dan Tembakau 0,0232 3. Perumahan, Air, Listrik, Gas,dan Bahan Bakar 0,0356
4. Sandang -0,0168
5. Kesehatan 0,0080
6. Pendidikan, Rekreasi,dan Olahraga 0,0013
7. Transpor, Komunikasi,dan Jasa Keuangan 0,7033
Gambar 1
Sumbangan Kelompok Pengeluaran Terhadap Inflasi Provinsi Sulawesi Selatan (2012=100) Nopember 2014
1,4063 0,6516 0,0232 0,0356 -0,0168 0,0080 0,0013 0,7033 -0,4000 -0,2000 0,0000 0,2000 0,4000 0,6000 0,8000 1,0000 1,2000 1,4000 Umum Bhn Makanan Makanan Jadi Perumahan Sandang Kesehatan Pendidikan Transpor
No. Kelompok/Sub Kelompok
Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan
Tembakau 0,15 0,0232
1 Makanan Jadi 0,08 0,0060
2 Minuman yang tdk beralkohol 0,19 0,0064
3 Tembakau dan Min. beralkohol 0,23 0,0109
Tabel 4.
Inflasi Sumbangan Inflasi dan Sumbangan Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok
dan Tembakau Nopember 2014 (%)
No. Kelompok/Sub Kelompok
BAHAN MAKANAN 2,98 0,6516
1 Padi-2an, umbi-2an & hsl-nya 1,38 0,0702
2 Daging & hasilnya 1,33 0,0249
3 Ikan Segar 1,04 0,0495
4 Ikan Diawetkan -0,46 -0,0016
5 Telur, Susu dan hsl-nya 0,22 0,0045
6 Sayur-2an 6,57 0,1330
7 Kacang-2an 0,24 0,0014
8 Buah-2an 0,20 0,0038
9 Bumbu-2an 22,85 0,3601
10 Lemak dan Minyak 0,53 0,0058
11 Bahan makanan lainnya 0,14 0,0001
Tabel 3
Nopember 2014 (%)
Inflasi Sumbangan
Inflasi dan Sumbangan Kelompok Bahan Makanan
URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN
1. Bahan Makanan
Kelompok bahan makanan pada bulan Nopember 2014 mengalami perubahan indeks sebesar 2,98 persen, atau terjadi kenaikan indeks dari bulan sebelumnya yaitu 115,47 menjadi 118,91 pada bulan ini.
Dari 11 sub kelompok dalam kelompok bahan makanan, 10 sub kelompok mengalami inflasi sementara 1 sub kelompok lainnya mengalami deflasi. Kelompok pengeluaran bahan makanan secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar
0,6516 persen.
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau
Kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau pada bulan Nopember 2014 mengalami perubahan indeks dari 112,56 pada bulan Oktober 2014 menjadi 112,73 pada Nopember 2014 atau terjadi kenaikan sebesar 0,15 persen.
Dari tiga sub kelompok dalam kelompok pengeluaran ini, semuanya mengalami inflasi.
Kelompok pengeluaran ini secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0232 persen.
3. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar
Kelompok perumahan, air, gas dan bahan bakar pada bulan Nopember 2014 mengalami inflasi sebesar 0,15 persen, atau terjadi kenaikan indeks dari 113,02 pada bulan Oktober 2014 menjadi 113,19 pada bulan Nopember 2014.
Dari 4 sub kelompok yang ada, tiga sub kelompok mengalami inflasi sedangkan satu sub kelompok lainnya mengalami deflasi. Secara keseluruhan kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0356 persen.
No. Kelompok/Sub Kelompok
Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar 0,15 0,0356
1 Biaya tempat tinggal 0,11 0,0139 2 Bahan bakar, penerangan dan air 0,45 0,0241 3 Perlengkapan rumahtangga 0,05 0,0016 4 Penyelenggaraan rumahtangga -0,17 -0,0040
Tabel 5.
Inflasi dan Sumbangan Kelompok Perumahan, Air,
Inflasi Sumbangan
No. Kelompok/Sub Kelompok
Sandang -0,21 -0,0168
1 Sandang laki-laki 0,04 0,0010
2 Sandang wanita 0,14 0,0030
3 Sandang anak-anak 0,54 0,0073
4 Barang pribadi dan sandang lainnya -1,30 -0,0282
Tabel 6.
Inflasi dan Sumbangan Kelompok Sandang Nopember 2014 (%)
Inflasi Sumbangan
4. S a n d a n g
Kelompok sandang pada bulan ini mengalami deflasi sebesar -0,21 persen atau terjadi penurunan indeks dari 109,93 pada bulan lalu menjadi 109,70.
Dari empat sub kelompok yang terdapat dalam kelompok ini, 3 sub kelompok mengalami inflasi, sedang 1 sub kelompok lainnya deflasi.
Secara keseluruhan kelompok sandang pada bulan Nopember 2014 memberikan sumbangan deflasi sebesar -0,0168 persen.
5. Kelompok Kesehatan
Kelompok kesehatan pada bulan Nopember
2014 mengalami perubahan indeks sebesar 0,19 persen, dengan sumbangan inflasi sebesar
0,0080 persen, angka indeks dari 108,83 pada bulan
lalu menjadi 109,04 pada bulan ini.
Sub kelompok yang mengalami kenaikan indeks adalah : sub kelompok jasa kesehatan, sub kelompok obat-obatan, sub kelompok jasa perawatan jasmani, dan sub kelompok perawatan jasmani dan kosmetika.
6. Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga
Kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga di bulan Nopember 2014 mengalami perubahan indeks sebesar 0,02 persen.
Dari lima sub kelompok yang ada, terdapat 3 sub kelompok mengalami inflasi, sedangkan 2 sub kelompok lainnya stabil. Secara keseluruhan kelompok ini memberikan andil/sumbangan inflasi sebesar
0,0013 persen.
No. Kelompok/ Sub Kelompok
Kesehatan 0,19 0,0080
1 Jasa Kesehatan 0,02 0,0005
2 Obat-obatan 0,13 0,0008
3 Jasa Perawatan jasmani 0,51 0,0014
4 Perawatan jasmani dan kosmetika 0,26 0,0054
Tabel 7.
Inflasi dan Sumbangan Kelompok Kesehatan Nopember 2014 (%)
Inflasi Sumbangan
No. Kelompok/Sub Kelompok
Pendidikan, Rekreasi & Olah Raga 0,02 0,0013
1 Jasa Pendidikan 0,00 0,0000 2 Kursus2 / Pelatihan 0,00 0,0000 3 Perlengkapan/Peralatan Pendidikan 0,05 0,0007 4 Rekreasi 0,02 0,0003 5 Olah raga 0,16 0,0004 Tabel 8.
Inflasi dan Sumbangan Kelompok Pendidikan Rekreasi & Olah Raga Nopember 2014 (%)
7. Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan
Kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan pada bulan Nopember 2014 mengalami perubahan indeks dari 111,33 bulan lalu naik menjadi 115,60 dibulan ini, atau inflasi sebesar 3,84 persen.
Dari 4 sub kelompok, terdapat 3 sub kelompok mengalami inflasi, sementara 1 sub kelompok lainnya stabil. Secara keseluruhan kelompok ini memberikan andil/sumbangan inflasi sebesar 0,7033 persen.
PERBANDINGAN INFLASI PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2010 – 2014
Dalam rentang waktu lima tahun terakhir (2010 - 2014), Sulawesi Selatan mengalami inflasi pada bulan Nopember 2014 sebesar 1,41 persen, sedangkan dua tahun sebelumnya mengalami deflasi, yakni tahun 2012 sebesar -0,13 persen, dan tahun 2013 sebesar -0,67 persen. Sementara tahun 2010 mengalami inflasi sebesar 0,32 persen, dan tahun 2011 sebesar 0,22 persen.
Laju inflasi tahun kalender Provinsi Sulawesi Selatan Nopember 2014 sebesar 5,70 persen lebih tinggi
dibandingkan periode tahun 2013 sebesar 5,40 persen, tahun 2012 sebesar 3,80 persen, tahun 2011 sebesar 2,18 persen dan tahun 2010 sebesar 5,39 persen. Demikian pula laju inflasi ”year on year” Nopember 2014 terhadap
Nopember 2013 sebesar 6,54 persen lebih tinggi dibanding tahun 2010, 2011, 2012 dan 2013.
Tabel 10
Inflasi Bulanan, Tahun Kalender dan Tahun ke Tahun, Tahun 2010 – 2014
Inflasi (2007 = 100) 2010 (2007 = 100) 2011 (2007 = 100) 2012 (2007 = 100) 2013 (2012 = 100) 2014
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1. Nopember 0,32 0,22 -0,13 -0,67 1,41
2. (Nopember) tahun kalender 5,39 2,18 3,80 5,40 5,70
3. Nopember terhadap Nopember (Year on Year) 5,83 3,31 4,51 6,02 6,54
No. Kelompok/Sub Kelompok
Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan 3,84 0,7033
1 Transpor 5,44 0,6681
2 Komunikasi Dan Pengiriman 0,00 0,0000
3 Sarana dan Penunjang Transpor 0,10 0,0012
4 Jasa Keuangan 8,92 0,0340
Tabel 9.
Inflasi dan Sumbangan Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan Nopember 2014 (%)
Gambar 2
Perbandingan Inflasi Tahun Kalender 2010-2014 Provinsi Sulawesi Selatan
5,39 2,18 3,80 5,40 5,70 0,00 1,00 2,00 3,00 4,00 5,00 6,00 2010 2011 2012 2013 2014 Gambar 3
Perbandingan Inflasi Tahun ke Tahun (Year on Year) 2010-2014 Provinsi Sulawesi Selatan (2012 = 100)
5,83 3,31 4,51 6,02 6,54 0,00 1,00 2,00 3,00 4,00 5,00 6,00 7,00 2010 2011 2012 2013 2014
NOPEMBER 2014 KOTA MAKASSAR INFLASI 1,36 PERSEN
Kota Makassar pada bulan Nopember ini mengalami inflasi sebesar 1,36 persen, atau terjadi perubahan indeks dari 111,93 pada bulan Oktober 2014 naik menjadi 113,45 pada bulan Nopember 2014. Laju inflasi tahun kalender (Nopember 2014) sebesar 5,67 persen, dan laju inflasi ”year on year” dari Nopember 2014 terhadap Nopember 2013 sebesar 6,58 persen.
Inflasi dipicu oleh naiknya harga-harga komoditi yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada kelompok bahan makanan sebesar 3,19 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,04 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,10 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,11 persen; kelompok pendidikan, dan rekreasi dan olahraga sebesar 0,01 persen; dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 3,54 persen. Sedangkan kelompok sandang deflasi sebesar -0,23 persen.
Tabel 11
IHK dan Tingkat Inflasi Kota Makassar Nopember 2014, Tahun kalender 2014, dan Tahun ke Tahun Menurut Kelompok Pengeluaran (2012=100)
Kelompok Pengeluaran IHK Desember 2013 IHK Oktober 20141) IHK Nopember 20141) Inflasi Nopember 20141) Laju Inflasi Tahun Kalender 20142) Inflasi Tahun ke Tahun 3) Andil (%) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) U M U M 107,36 111,93 113,45 1,36 5,67 6,58 1. Bahan Makanan 106,58 114,49 118,14 3,19 10,85 12,61 0,6803
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan
Tembakau 107,06 112,23 112,28 0,04 4,88 5,13 0,0062
3. Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan Bakar 107,74 113,26 113,37 0,10 5,23 6,82 0,0234
4. Sandang 108,41 110,83 110,57 -0,23 1,99 3,11 0,0187
-5. Kesehatan 104,16 109,36 109,48 0,11 5,11 5,85 0,0044
6. Pendidikan, Rekreasi, dan Olahraga 103,36 105,41 105,42 0,01 1,99 2,04 0,0004
7. Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan 110,03 111,04 114,97 3,54 4,49 4,54 0,6579
1) Persentase perubahan IHK Nopember 2014 terhadap IHK bulan sebelumnya 2) Persentase perubahan IHK Nopember 2014 terhadap IHK Desember 2013 3) Persentase perubahan IHK Nopember 2014 terhadap IHK Nopember 2013
Gambar 4.
Laju Inflasi ”Year on Year” (Nopember 2014 terhadap Nopember 2013) Kota Makassar Menurut Kelompok Pengeluaran
6,58 12,61 5,13 6,82 3,11 5,85 2,04 4,54 -1,00 1,00 3,00 5,00 7,00 9,00 11,00 13,00 15,00 Umum Bahan Makanan Makanan Jadi
Perumahan Sandang Kesehatan Pendidikan Transpor
PERBANDINGAN ANTAR KOTA IHK DI PULAU SULAWESI
Kota-kota IHK di wilayah pulau Sulawesi yang berjumlah 11 kota, pada Nopember 2014 semuanya mengalami
inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Parepare sebesar 1,87 persen dengan IHK 113,45, terendah di Palu sebesar 0,21 persen dengan IHK 116,87. (lihat tabel 12 kolom 6).
Laju inflasi tertinggi berdasarkan ”tahun ke tahun” (Nopember 2014 terhadap Nopember 2013) terjadi di Bau-bau sebesar 7,96 persen; diikuti berturut-turut Manado sebesar 7,67 persen; Bulukumba sebesar 7,53 persen; Palu sebesar 6,77 persen; Makassar sebesar 6,58 persen; Palopo sebesar 6,54 persen; Parepare sebesar 6,12 persen; Watampone sebesar 6,02 persen; Mamuju sebesar 5,56 persen; Kendari sebesar 4,00 persen; dan Gorontalo sebesar 3,40 persen.
Tabel 12
Perbandingan Indeks dan Inflasi Nopember 2014 Antar Kota di Pulau Sulawesi (2012=100)
No. K o t a Desember IHK
2013 IHK Oktober 2014 IHK Nopember 2014 Inflasi Nopember 20141) Laju Inflasi Tahun Kalender 20142) Inflasi Tahun ke Tahun 3) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) 01. PAREPARE 107,62 111,37 113,45 1,87 5,42 6,12 02. KENDARI 108,16 110,63 112,48 1,67 3,99 4,00 03. BAU-BAU 109,45 116,07 117,95 1,62 7,77 7,96 04. BULUKUMBA 114,76 120,34 122,27 1,60 6,54 7,53 05. MANADO 108,15 112,47 114,23 1,56 5,62 7,67 06. PALOPO 106,97 111,76 113,39 1,46 6,00 6,54 07. WATAMPONE 108,44 112,96 114,57 1,43 5,65 6,02 08. MAKASSAR 107,36 111,93 113,45 1,36 5,67 6,58 09. MAMUJU 108,31 112,61 114,06 1,29 5,31 5,56 10. GORONTALO 108,59 110,01 110,70 0,63 1,94 3,40 11. PALU 110,44 116,63 116,87 0,21 5,82 6,77
1) Persentase perubahan IHK Nopember 2014 terhadap IHK bulan sebelumnya 2) Persentase perubahan IHK Nopember 2014 terhadap IHK Desember 2013 3) Persentase perubahan IHK Nopember 2014 terhadap IHK Nopember 2013
INFLASI MENURUT KOMPONEN NOPEMBER 2014
Komponen inti Sulawesi Selatan pada bulan Nopember 2014 inflasi sebesar 0,13 persen, komponen diatur pemerintah inflasi 4,08 persen; dan komponen bergejolak inflasi sebesar 3,28 persen. Sementara itu komponen inti untuk kota Makassar pada Nopember 2014 mengalami inflasi sebesar 0,06 persen, komponen yang harganya diatur pemerintah mengalami inflasi sebesar 3,84 persen, dan komponen bergejolak inflasi sebesar 3,53 persen. Kota Watampone komponen inti inflasi sebesar 0,09 persen; harga diatur pemerintah inflasi sebesar 4,87 persen; dan komponen bergejolak inflasi sebesar 2,49 persen. Kota Parepare komponen inti inflasi sebesar 0,20 persen; harga diatur pemerintah 4,63 persen; dan komponen bergejolak sebesar 4,43 persen. Kota Palopo komponen inti inflasi sebesar 0,72 persen; harga diatur pemerintah inflasi sebesar 5,77 persen; dan komponen bergejolak sebesar 0,18 persen. Kota Bulukumba komponen inti inflasi sebesar 0,52 persen; harga diatur pemerintah inflasi 3,96 persen; dan komponen bergejolak sebesar 2,62 persen.
Berdasarkan hitungan “year on year” provinsi Sulawesi Selatan : inflasi komponen inti sebesar 3,93 persen; komponen diatur pemerintah 9,62 persen dan komponen bergejolak inflasi sebesar 12,76 persen. Untuk “year on year” kota Makassar : inflasi komponen inti sebesar 3,98 persen; diatur pemerintah 9,36 persen; dan komponen bergejolak inflasi sebesar 13,29 persen (lihat Tabel 13).
Tabel 13
Laju Inflasi Nopember 2014, Inflasi Tahun Kalender 2014 dan Inflasi Year on Year Menurut Komponen
Di Provinsi Sulawesi Selatan
Komponen
Kota Makassar Kota Watampone Kota Parepare
IHK Nop 2014
Perubahan IHK (%) IHK Nop 2014
Perubahan IHK (%) IHK Nop 2014 Perubahan IHK (%) Nop 2014 Tahun Kalender 2014 Year on Year Nop 2014 Tahun Kalender 2014 Year on Year Nop 2014 Tahun Kalender 2014 Year on Year (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) U M U M 113,45 1,36 5,67 6,58 114,57 1,43 5,65 6,02 113,45 1,87 5,42 6,12 Inti 109,03 0,06 3,2 3,98 107,09 0,09 3,31 3,15 107,21 0,20 3,11 3,38 Harga Diatur Pemerintah 125,8 3,84 9,27 9,36 128,09 4,87 8,38 9,09 128,23 4,63 9,73 10,08 Bergejolak 118,87 3,53 11,23 13,39 127,68 2,49 10,06 11,76 121,42 4,43 8,6 10,96 Komponen
Kota Palopo Kota Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan
IHK Nop 2014
Perubahan IHK (%) IHK Nop 2014
Perubahan IHK (%) IHK Nop 2014 Perubahan IHK (%) Nop 2014 Tahun Kalender 2014 Year on Year Nop 2014 Tahun Kalender 2014 Year on Year Nop 2014 Tahun Kalender 2014 Year on Year (14) (15) (16) (17) (18) (19) (20) (21) (22) (23) (24) (25) U M U M 113,39 1,46 6,00 6,54 122,27 1,60 6,54 7,53 113,75 1,41 5,70 6,54 Inti 107,99 0,72 3,72 4,1 118,87 0,52 5,09 5,12 108,99 0,13 3,29 3,93 Harga Diatur Pemerintah 128,23 5,77 12,58 12,72 133,81 3,96 9,72 9,72 126,48 4,08 9,47 9,62 Bergejolak 118,09 0,18 7,26 8,54 123,45 2,62 7,96 11,99 119,63 3,28 10,61 12,76